cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Biology Education
ISSN : 2540833X     EISSN : 22526579     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Journal of Biology Education [e-ISSN 2540-833X | p-ISSN 2252-6579 | DOI 10.15294/jbe | DOAJ toc/2252-6579 | Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang] publishes research articles and conceptual analysis of philosophy, education theory, biology education research, instrument of biology learning tools, biology of learning media, biological experiments developing, and evaluation of biology learning.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 3 (2016)" : 30 Documents clear
PENERAPAN STRATEGI BIOEDUTAINMEN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA MATERI EKOLOGI DI SMA Nilasari, Zumala; Peniati, Endah; Marianti, Aditya
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran materi ekologi membutuhkan sumber belajar yang nyata untuk memahaminya. Berdasarkan observasi awal di SMA Negeri 7 Semarang diketahui bahwa nilai ketuntasan klasikal masih rendah yaitu sebesar 67,5%. Perlu adanya inovasi pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Salah satu strategi dan model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk membangkitkan aktivitas dan semangat belajar siswa adalah dengan menggunakan strategi bioedutainmen dengan model pembelajaran group investigation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan strategi bioedutainmen dengan model pembelajaran group investigation. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 7 Semarang pada Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016. Sampel pada penelitian ini diambil menggunakan cara purposive sampling dan terpilih 2 kelas yaitu X MIA 4 dan X MIA 6. Rancangan penelitian ini adalah pre experiment design dengan one shot case study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar dari dua kelas mencapai ketuntasan klasikal sebesar 98,6%. Rata-rata aktivitas siswa dari kedua kelas sampel mencapai 90,5%. Hasil penelitian tersebut sudah melampaui kriteria minimum yang ditetapkan yaitu sebesar ≥85%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi bioedutainmen dengan model pembelajaran group investigation berpengaruh positif terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa. Learning materials ecology requires real learning resources to understand. Based on early observations in SMA Negeri 7 Semarang is known that the classical completeness is still low at 67.5%. Need for innovation to improve activity and the results of learning students. One of the strategies and learning model that can be applied to generate activity and enthusiasm of student learning is to use a bioedutainmen strategy with model group investigation learning. This study aims to know the activity and the results of learning students after following the learning bioedutainmen strategy with group investigation learning model. This research was conducted in SMA Negeri 7 Semarang in the second Semester in Academic Year 2015/ 2016. Samples were taken using purposive sampling and selected two classes of X MIA 4 and X MIA 6. The research was pre experiment design with one shot case study. The results of research showed that the average learning outcomes of the two classes achieve classical amounted to 98.6%. The average activity of students of second grade sample reached 90,5 %. The results of these studies have exceeded the minimum criteria set forth in the amount of ≥85%. Based on the results of this study concluded that the use of the learning bioedutainmen strategy with group investigation learning model have positive effect on the results of learning and student activity.
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI BIOEDUTAINMENT MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA PEMBELAJARAN MATERI ALAT INDERA MANUSIA TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA Febriyani, Shoimatun; Isnaeni, Wiwi; Irsadi, Andin
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016): 2016
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan strategi bioedutainment model Teams Games Tournament (TGT) pada pembelajaran materi alat indera manusia terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment. Rancangan penelitian ini menggunakan pola non randomized pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA N 11 Semarang, dan sampelnya adalah kelas XI MIPA 6 sebagai kelas eksperimen yang menerapkan strategi bioedutainment model TGT, dan kelas XI MIPA 7 sebagai kelas kontrol yang menerapkan cermah dan diskusi. Pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar dan tingkat keaktifan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil posttest yang diperoleh kemudian di analisis dengan uji t. Hasil analisis uji t diperoleh harga t hitung > harga t tabel yaitu 4,58 > 1,99. Dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa kelas kontrol dan eksperimen. Selain itu keaktifan siswa kelas ekperimen lebih baik daripada kelas control. Sejumlah 36,84% siswa kelas eksperimen sangat aktif dan 63,16% siswa aktif mempelajari materi alat indera manusia. Hal ini didukung dengan tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan strategi bioedutainment model TGT yang memberikan respon positif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi bioedutainment model TGT pada pembelajaran alat indera manusia berpengaruh terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan strategi bioedutainment model Teams Games Tournament (TGT) pada pembelajaran materi alat indera manusia terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment. Rancangan penelitian ini menggunakan pola non randomized pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA N 11 Semarang, dan sampelnya adalah kelas XI MIPA 6 sebagai kelas eksperimen yang menerapkan strategi bioedutainment model TGT, dan kelas XI MIPA 7 sebagai kelas kontrol yang menerapkan cermah dan diskusi. Pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar dan tingkat keaktifan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil posttest yang diperoleh kemudian di analisis dengan uji t. Hasil analisis uji t diperoleh harga t hitung > harga t tabel yaitu 4,58 > 1,99. Dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa kelas kontrol dan eksperimen. Selain itu keaktifan siswa kelas ekperimen lebih baik daripada kelas control. Sejumlah 36,84% siswa kelas eksperimen sangat aktif dan 63,16% siswa aktif mempelajari materi alat indera manusia. Hal ini didukung dengan tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan strategi bioedutainment model TGT yang memberikan respon positif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi bioedutainment model TGT pada pembelajaran alat indera manusia berpengaruh terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa.
EFEKTIVITAS TGT DENGAN QUICK AND SMART TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Amanningrum, Widya Kusuma; Susilowati, Sri Mulyani Endang; Setiati, Ning
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mewujudkan cita-cita pendidikan diperlukan pembelajaran yang tepat. Kenyataan di lapangan pembelajaran belum berpusat pada siswa. Hasil wawancara guru dan siswa diperoleh hasil belajar siswa rendah dikarenakan siswa kurang antusias dan berperan aktif dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut dapat diupayakan melalui model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dengan Quick and Smart yang mengharuskan siswa untuk belajar dan memahami materi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas TGT dengan Quick and Smart terhadap aktivitas dan hasil belajar materiSistem Pertahanan Tubuh di SMA Negeri 2 Salatiga. Penelitian ini menggunakan desain pretest-postest control group design. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA 3 (kelas eksperimen) dan XI IPA 2 (kelas kontrol). Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukan aktivitas kelas eksperimen lebih aktif daripada kelas kontrol, lebih dari 80% aktivitas siswa kelas eksperimen tinggi, rata-rata posttest kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol,skor N-gain kelas eksperimen tinggi, tercapai ketuntasan klasikal yaitu ≥80% siswa kelas eksperimen memperoleh nilai postest ≥75. Hasil ini diperkuat dengan tanggapan siswa dan guru sangat baik terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa TGT dengan Quick and Smart efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa materi Sistem Pertahanan Tubuh. Reality showed that learning process has not been student-centered. Interviews of teachers and students explained low student learning outcomes were because students were less enthusiastic and less actively involved in learning process. The condition could be improved by Team Games Tournament (TGT) learning model with Quick and Smart which requires students to learn and understand the material. This study aimed to determine effectiveness of TGT with Quick and Smart to Immune System concept learning activities and learningout comes in SMA Negeri 2 Salatiga. This study was done by pretest-posttest control group design. Samples were XI IPA 3 (experimental class) and XI IPA 2 (control group). Samples were taken by random cluster sampling. The results showed that experiment class was more active than control class, more than 80% experimental class’ students activity was high, experimental class’ posttest average was better than control class, N-gain of experimental’s score was high, more than 80% of students posttest of experimental group reached ≥75. These results were confirmed by students and teachers very well’s response to learning model applied. Based on this research, it can be concluded that TGT with Quick and Smart was effectively increase Immune System concept’s sudents activity and learning outcomes.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS DISCOVERY PADA PEMBELAJARAN STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN Pramudi, Titis Abimanyu; Yennita, Yennita; Primairyani, Ariefa
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran biologi akan menjadi lebih bermakna jika menggunakan bahan ajar yang kontekstual yang tidak hanya menekankan pada penguasaan konsep saja, namun juga kepada melatih siswauntuk mengaplikasikan konsep yang diperolehnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk pengembangan lembar kerja siswa (LKS) berbasis discovery untuk pembelajaran biologi SMA pada topik struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model 4D. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar validasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru mitra; lembar respon siswa oleh 12 orang siswa kelas XII; dan tes hasil belajar 25 siswa XI IPA 3. Hasil penelitian diketahui bahwa LKS yang dikembangkan tergolong sangat baik. Nilai kelayakan LKS oleh ahli materi (84%), media (98%), guru mitra (85,3%), dan respon siswa (85,8%). Simpulan penelitian ini bahwa LKS berbasis discovery pada topik struktur dan fungsi jaringan tumbuhan berhasil dikembangkan dan layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar biologi. Learning biology would be more meaningful if teacher use a contextual teaching materials which not only emphasizes the mastery of concepts, but also train students to apply the concepts. The purpose of this study was to describe the development of student worksheet (LKS) based discovery activity on the structure and function of plant tissues topic. This type of research is the research and development by adapting the 4D model of Thiagarajan. Data was collected using sheets validation by subject matter experts, media specialists, and biology teachers; student response sheet by 12 students of class XII; and 25 student achievement test XI IPA 3. Based on the survey results revealed that the feasibility of LKS by subject matter experts (84%), media (98%), teacher partners (85.3%), and the response of the students (85.8%) already classified as very good. Thus, it can be concluded that the discovery-based worksheets on the topic of the structure and function of plant tissue is fit for use as a biological alternative teaching materials.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN LKS SMART (SOLVING, MANIPULATION, AND STORY TELLING) BERBASIS GUIDED INQUIRY MATERI SISTEM RESPIRASI Deviani, Deviani; Supriyanto, Supriyanto; Harini, Nugrahaningsih Wahyu
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil belajar siswa pada pembelajaran menggunakan LKS SMART berbasis Guided Inquiry pada materi sistem respirasi di SMA N 1 Kajen. Penelitian ini menggunakan desain quasy experimental. Sampel yang digunakan adalah kelas 11 MIPA 3 (kelas kontrol) dan 11 MIPA 4 (kelas eksperimen). Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen ketuntasan klasikal 86,2%, kelas kontrol 83,4%. Hasil analis uji n gain diperoleh peningkatan hasil belajar kelas eksperimen 63,8% pada kategori tinggi dan 36,2% pada kategori sedang, sedangkan kelas kontrol 22,2% pada kategori tinggi, 69,4% pada kategori sedang dan 8,4% pada kategori rendah. Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan thitung 3,834> ttabel 1,67. Berdasarkan analisis aspek afektif, baik sikap spiritual maupun sosial, karakteristik kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol yaitu 100% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan aspek psikomotorik, kelas eksperimen menunjukkan hasil 47,22% dengan kriteria sangat baik dan 52,78% dengan kriteria baik, sedangkan kelas kontrol hanya 27,77% dengan kriteria sangat baik dan 72,23% dengan kriteria baik. Secara umum guru dan siswa juga memberikan tanggapan sangat baik terhadap pembelajaran yang diterapkan. Simpulan: pembelajaran menggunakan LKS SMART berbasis Guided Inquiry efektif terhadap pembelajaran materi sistem respirasi. This study aim’s to find out the students learning results in learning using SMART Worksheet Guided Inquiry-based on the respiratory system material in SMA N 1 Kajen. This study used a quasy-experimental design. Sampling used purposive sampling technique. The sample used was Grade 11 MIPA 3 (as controlled group) and 11 MIPA 4 (as experimental class). The results showed that experimental class had achieved classical completeness 86,2%, while the controlled class was 83,4%. The results of analysis of test n-gain showed that the improvement experimental class learning results was 63,8% in the high category and the rest 36,2% was in medium category, while the controlled class only 22,2% in the high category and the rest 69,4% in medium and 8,4% in low category. The results of t-test showed a significant difference between the results of experimental class learning with a controlled class with t count 3.834 > t tabel 1.67. Based on data analysis affective aspect, both spiritual attitudes and social characteristics of the experimental class showed better result than controlled class that were 100 % in very good criteria. Based on psychomotor aspect, experimental class showed better results than the controlled class got 47.22% classified as very good criteria and the rest 52,78% were in good criteria, while only 27,77% controlled class classified as very good criteria and the rest 72,23% were in good criteria. In general, teachers and students also respond very well to applied learning. The conclusion of this study results showed that learning using SMART Worksheet Guided Inquiry-based on effective to learning ofthe respiratory system materials.
ANALISIS PERMASALAHAN GURU DAN SISWA TERKAIT PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA BERBASIS INQUIRY DAN PEMECAHANNYA Nuraini, Nuraini; Tindangen, Makrina; Maasawet, Elsje Theodora
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016): 2016
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh 1) gambaran pemahaman guru SMA terkait perangkat pembelajaran Biologi berbasis Inquiry, 2) rumusan solusi dalam mengatasi permasalahan guru terkait pengembangan perangkat pembelajaran Biologi di SMA, 3) gambaran kemampuan siswa memecahkan masalah Biologi berbasis Inquiry, 4) rumusan solusi dalam mengatasi kemampuan pemecahan masalah siswa terkait pembelajaran Biologi berbasis Inquiry. Gambaran pemahaman guru dan siswa ditentukan dengan wawancara dan angket dianalisis secara secara deskriftif kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa: 1) pemahaman guru terkait perangkat pembelajaran biologi berbasis Inquiry masih kurang sehingga penggunaannya pada proses pembelajaran belum dilakukan secara optimal, 2) Guru mengalami kendala dalam pembuatan perangkat pembelajaran. memerlukan referensi acuan, kegiatan pendampingan dan sosialisasi dalam pengembangangan perangkat pembelajaran berbasis Inquiry, 3) Siswa masih sulit dalam memecahkan permasalahan pada proses pembelajaran di kelas, 4) rendahnya kemampuan siswa memecahan masalah perlu diatasi dengan bimbingan guru secara penuh. The aim of this study is to obtain 1) description of the understanding level of high school teachers related to inquiry-based biology learning kit, 2) the solutions formulation to overcome of teachers’ problems in developing Biology learning kit in high school, 3) description of the level of students’ problem-solving skills related to Inquiry-based biology learning, 4) the solutions formulation to solve the students problem solving skills related to Inquiry based biology learning. General overview of teachers’ and students’ understanding was explored by interview and questionnaire then by descriptively qualitative analyzed. It found that 1) teachers had low understanding level of inquiry based biology learning kit, so it was not optimally applied learning process 2) teachers had problems in making learning kit, need references, mentoring activities and socialization to conduct inquiry based learning model, 3) students were still hard to overcome problems appeared in learning process, 4) the low level of students’ problem-solving skills need to be addressed with teachers’ full guidance.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI SISTEM EKSKRESI Kurniahtunnisa, Kurniahtunnisa; Dewi, Nur Kusuma; Utami, Nur Rahayu
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar yang kurang maksimal menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa yang kurang maksimal pula. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah problem based learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan posttest only control design. Variabel yang diukur adalah kemampuan berpikir kritis siswa yang diperoleh dari skor posttest yang diuji korelasi biserial dan uji-t. Aktivitas siswa, tanggapan siswa, dan tanggapan guru dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif persentase. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata skor kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen adalah 76,93 sedangkan kontrol adalah 65,67. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran biologi model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMAN 1 Singorojo. Hasil uji korelasi biserial menunjukkan bahwa pembelajaran biologi model Problem Based Learning memiliki hubungan yang kuat terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis aktivitas siswa secara deskriptif menunjukkan bahwa kelas ekskperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran biologi model problem based learning berpengaruh meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Students’ achievement which is not maximal can show that their critical thinking skill is not maximal too. One of learning model that can improve students’ critical thinking skills is problem based learning. This study aims to determine the effect of problem based learning to students critical thinking skills on the excretory system. Samples of this study were XI IPA 1 as an experimental class and XI IPA 2 as the control class. This is a quasi-experimental research with posttest only control design. Variable that measured are students critical thinking skills obtained from the posttest scores than analyzed with biserial correlation and t-test. Students’ activity, students and teacher responses were analyzed by descriptive qualitative percentage. Based on the result, critical thinking skills average scores of experimental class was 76,93, while the control class was 65,67. The result of t-test showed that there is a significant influence between biology learning model of problem based learning to the students’ critical thinking skill at SMAN 1 Singorojo. Biserial correlation test showed that biology learning model of problem based learning have a strong relationship to the students’ critical thinking skills. Students’ activity analyzed showed that experimental class is higher than control class. The conclusion of this research is biology learning model of problem based learning have a effect there is increase students’ critical thinking skills.
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DISERTAI PETA KONSEP UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Intany, Narinda; Saptono, Sigit; Retnoningsih, Amin
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016): 2016
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil survei TIMSS tahun 2011 mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir analitis siswa Indonesia belum memenuhi harapan. Penelitian ini bertujuan menentukan perkembangan kemampuan berpikir analitis melalui pembelajaran kontekstual disertai peta konsep pada materi pencemaran lingkungan. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Walisongo 1 Semarang dan VII A, VII B, VII C SMP N 1 Karangtengah Demak pada semester genap tahun ajaran 2015/2016 yang diambil melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, observasi, angket, dan wawancara. Skor pretest dan posttest dianalisis dari hasil N-Gain, sedangkan data yang lain dianalisis secara deskriptif. Perkembangan kemampuan berpikir analitis terlihat dari 6,5% skor gain yang tergolong tinggi dan persentase ketercapaian indikator kemampuan berpikir analitis ≥ 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir analitis dapat dikembangkan melalui pembelajaran kontekstual disertai peta konsep. TIMSS survey result in 2011 indicated that analytical thinking skill of Indonesia students has not met expectation. This study aims to determine the analytical thinking skill development of junior high school students through contextual learning with concept maps in environmental pollution. The subjects were VII grade students of 2nd semester in academic year 2015/2016. They were class VII A of SMP Walisongo 1 Semarang and VII A, VII B, VII C of SMP N 1 Karangtengah Demak, which were determined by purposive sampling. Data were collected by pre test, post test, observation, questionnaire, and interview. The score of pre test and post test were analyzed from N-Gain result, meanwhile the others analyzed descriptively. Development of student’s analytical thinking skill showed from 6.5% high gain score and attachment of analytical thinking skill indicator ≥ 50%. The result showed that students’ analytical thinking skill can be developed through contextual learning with concept maps.
KEEFEKTIFAN MEDIA PEMBELAJARAN “SI IMUT” BERBASIS MASALAH MATERI SISTEM IMUN TERHADAP SIKAP PEKA DAN PEDULI KESELAMATAN DIRI DAN LINGKUNGAN SISWA Azka, Salma Hafiizhati Millatina; Indriyanti, Dyah Rini; Widianti, Tuti
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan media pembelajaran “Si Imut” berbasis masalah materi sistem imun sikap peka dan peduli keselamatan diri dan lingkungan siswa. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI semester genap SMA N 13 Semarang dengan desain posttest only control design. Sampel yang diperoleh adalah kelas XI MIA 2 dan XI MIA 3, melalui teknik random sampling. Keefektifan diukur berdasarkan kompetensi sikap dengan predikat minimal B, dan ketuntasan kompetensi ketrampilan kelompok eksperimen > kelompok kontrol. Hasil perhitungan uji t, nilai kompetensi pengetahuan kelompok eksperimen > kelompok kontrol. Tanggapan guru dan siswa terhadap “Si Imut” minimal baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% siswa memperoleh sikap dengan predikat minimal B, ketuntasan ketrampilan kelompok eksperimen 90,9%, sedangkan kelompok kontrol 84,8%. Nilai rata-rata pengetahuan kelompok eksperimen sebesar 67, sedangkan kelompok kontrol 61. Guru dan siswa memberikan tanggapan sangat baik. Simpulan yang dapat diambil media pembelajaran “Si Imut” berbasis masalah materi sistem imun efektif terhadap sikap peka dan peduli keselamatan diri dan lingkungan siswa. This study aims to find out the effectiveness of “Si Imut” problem-based instructional media of immune system to students sensitive and personal safety and environmentally conscious attitudes. This study was conducted by post-test only control design at grade XI. The samples of this study were grade XI MIA 2 and XI MIA 3 through random technique sampling. The effectiveness was reached if minimal stance competence predicate is B, and completeness of skill competence of experimental group is greater than control group. The results of t-test showed that experimental group was greater than control group. Response of teacher and students to “Si Imut” was good. The result showed that affective minimal predicate of 100% of students was B, the skill completeness of experimental group was 90,9%, while the control group was 84,8%. Knowledge mean score of experimental group was 67, while control group was 61. Teacher and students gave good response. It could be concluded that “Si Imut” problem-based instructional media of immune system learning was effective to improve students sensitive and personal safety and environmentally conscious attitudes.
EFEKTIVITAS PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN BAHAN AJAR BERBASIS KONSEP MATERI VERTEBRATA Safufia, Ariza Naila; Priyono, Bambang; Subekti, Niken
Journal of Biology Education Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan bahan ajar berbasis konsep materi vertebrata terhadap hasil belajar di SMA Kesatrian 1 Semarang. Penelitian dilakukan dengan quasi experimental design. Sampel yang digunakan adalah kelas X MIA 6 (kelas kontrol) dan X MIA 3 (kelas eksperimen) yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan rata-rata ketuntasan klasikal siswa kelas eksperimen mencapai 83,3% sedangkan kelas kontrol 55,5%. Berdasarkan analisis data aktivitas siswa aspek afektif siswa kelas eksperimen (81,09%) lebih baik daripada kelas kontrol (61,2%). Analisis aspek psikomotorik siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol dengan persentase kriteria sangat baik sebesar 92,2%, sedangkan kelas kontrol diperoleh kriteria sangat baik sebesar 84,5%. Hasil analisis uji menunjukkan thitung 8,114> ttabel 1,994 dengan taraf signifikan 0,05 sehingga terlihat adanya perbedaan peningkatan hasil belajar kedua kelas. Hasil rata-rata angket tanggapan siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan kriteria baik sebesar 77,4% dan 88,2% siswa mengatakan terlaksana dengan sangat baik. Secara umum guru dan siswa memberikan tanggapan sangat baik terhadap pembelajaran yang diterapkan. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan bahan ajar berbasis konsep efektif diterapkan pada materi vertebrata siswa kelas X MIA SMA Kesatrian 1 Semarang. The aim of this research was to analyze the effectiveness of implementation of guided inquiry learning aided teaching materials based on the concept of vertebrate material to the learning outcome at SMA Kesatrian 1 Semarang. The research was done by quasi experimental design. The samples was X MIA 6 class as the control group and X MIA 3 class as the experimental group which taken by purposive sampling technique. The result showed that the classical completeness average of the experimental group was 83,3%, while the control group was 55,5%. Data analysis on affective aspects in the experimental group was better than the control group. The analysis of the psychomotor aspects of the experimental group was better than the control group. T-test showed that both classes were significantly different. The average of the students questionnaire responses after joining the learning was in good criteria. Generally the teacher and the students also gave good responses in the implementation of the learning. It can be concluded that implementation of guided inquiry learning aided teaching materials based on the concept was effective to be implemented in the vertebrate material for tenth graders of X MIA in SMA Kesatrian 1 Semarang.

Page 1 of 3 | Total Record : 30