cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BELIA: Early Childhood Education Papers
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023" : 10 Documents clear
The Role of Parents in Independence Children with Mental Retardation Amaliah, Rizqi; Diana, Diana
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.58462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk peran orang tua dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian anak penyandang retardasi mental di Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah tiga orang tua anak penyandang retardasi mental di Kabupaten Tegal, guru dan tokoh masyarakat. Sumber data diperoleh melalui informan, pustaka dan dokumen. Analisis data menggunakan metode analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi peran orang tua dalam kemandirian anak penyandang retardasi mental dapat di integrasikan dalam beberapa aspek kemandirian, di antaranya peran orang tua sebagai pembimbing dalam kemandirian sosial emosi bentuknya bimbingan untuk bersosialisasi dengan orang lain dan interaksi sosial kebahasaan. Peran orang tua sebagai pendidik dalam kemandirian fungsi tubuh dengan cara mendidik mereka mengenai keterampilan bantu diri (self help) serta peran orang tua sebagai motivator dalam kemandirian beradaptasi dengan lingkungan, caranya memotivasi anak mereka untuk bersekolah, mengajak mereka berinteraksi di luar rumah serta belajar membedakan hal baik dan buruk. Faktor yang mempengaruhi peran orang tua dalam kemandirian anak penyandang retardasi mental adalah pola asuh orang tua, pendidikan dan usia orang tua, stress orang tua anak penyandang retardasi mental dan hubungan ayah dan ibu anak penyandang retardasi mental dalam keluarga yang menentukan peran orang tua dalam pengasuhan.
The Gross Motor Development of 2-4 Years Old Children ( A Case Study in Malnourished Children) Khotijah, Siti; Ambari S., Reni Pawestuti
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.60985

Abstract

Anak sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian khusus sejak lahir, terutama dalam bidang pemenuhan nutrisi atau nutrisi yang begitu besar kebutuhannya dari usia 0-6 tahun untuk mengoptimalkan perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan otorik kasar, faktor terjadinya malnutrisi dan usaha penanggulangan malnutrisi pada anak usia 2-4 tahun di Desa Tlogopayung Kecamatan Plantugan Kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah anak malnutrisi berusia 2-4 tahun. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara kepada orang tua dan observasi perkembangan anak. Data dianalisis dengan model Miles and Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anak malnutrisi mengalami hambatan kemampuan motorik kasarnya dibuktikan dengan belum tercapainya empat dari lima indikator kemampuan motorik kasar anak pada anak usia 2-3 tahun. Anak malnutrisi usia 3-4 tahun juga belum mampu mencapai empat dari enam indikator yang digunakan. Adapun kemampuan motorik yang telah dicapai bersifat gerak motorik lokomotor (gerakan yang berpindah tempat). Usaha penanggulangan kasus malnutrisi dilakukan dengan sosialisasi pencegahan malnutrisi dan stunting, kelas balita stunting, pemberian makanan tambahan, pemberian motivasi dan arahan bagi ibu dalam perawatan anak Saran yang dapat diberikan peruasan informasi terkait standar kemampuan perkembangan anak dan pentingya nutrisi bagi anak pada orang tua yang bisa dilakukan melalui peningkatan pelayanan posyandu serta sosialisai pencegahan kurang nutrisi pada anak usia dini. Kata kunci: malnutrisi, motorik kasar, anak usia dini
Effect Of Interactive Media In Fun Learning On Cognitive Abilities In Children Aged 5-6 Years Utomo, Aulia Maulida Kurnia; Windiarti, Rina
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.65721

Abstract

Peluang dan tantangan pada era perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan yaitu mendorongnya inovasi serta kreasi dalam pengembangan proses pembelajaran (Primayana, 2019). Penggunaan media interaktif dalam pembelajaran fun learning di rasa penting untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sehingga tercapainya tingkatan pencapaian perkembangan (Shalikhah, 2016).Proses pembelajaran yang di terapkan pada tingkat satuan pendidikan untuk taman kanak-kanak belum berjalan secara maksimal dalam tingkatan pencapaian perkembangan, para guru masih sering menggunakan metode yang sama atau proses ajar konvensional yang terkesan membosankan (Nur et al., 2020). Salah satunya adalah aspek perkembangan kognitif pada anak usia dini. Aspek perkembangan kognitif merupakan kemampuan yang di miliki oleh setiap individu dalam mengolah informasi dengan bahasa sehari-hari yang disebut kemampuan berfikir (Novitasari & Fauziddin, 2020). Penelitian ini mengkaji dan mengukur apakah ada peningkatan pada kemampuan kognitif pada anak setelah diterapkannya pembelajaran fun learning menggunkaan media interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu berupa pemberian perlakuan atau treatment pada anak. Selain itu, jenis metode dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Faktor Tunggal Desain atau dapat disebut One-Group Pretest-Posttest Design. Adpun teknik analisis data berupa Paired Sample T-Test dan seluruh perhitungan menggunakan IMB SPSS Statistic 25. Hasil analisis data nilai rata-rata (mean) sebelum diterapkannya pembelajaran fun learning menggunkaan media interaktif yaitu 44.20 dan setelah diterapkanya pembelajaran fun learning menggunkaan media interaktif yaitu 59.37. Hal tersebut terlihat bahwa adanya peningkatan skor rata-rata nilai yaitu 15,17. Berdasarkan pada hasil uji Paires Sampel T-Test menunjukan nilai t hitung > t tabel (33,705 > 2,042). Selain itu dapat terlihat dari nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0.000, berarti (0.000 < 0.05). Berdasarkan hal tersebut menunjukan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh media interaktif dalam pembelajaran fun learning terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK AR ROCIM Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal.
The Arts Creativity Improvement of Children Aged 4-5 Years through Finger Painting Activities at TK Pertiwi 45 Kalisegoro Arifin, Mey Medhia; Rahmadhani, Ni Kadek Aris
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.66892

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan kreativitas seni lukis pada anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan finger painting. Finger painting adalah suatu teknik melukis dengan menggunakan jari jemari anak dengan cara mengoleskan warna pada kertas kosong, yang bertujuan untuk membantu perkembangan kreativitas anak. Manfaat kegiatan finger painting sebagai media untuk menuangkan emosi anak, alat bercerita, media bermain, melatih ingatan, dan juga melatih pengembangan kreativitas seni lukis pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pada kreativitas seni lukis anak usia 4-5 tahun di TK Pertiwi 45 setelah diterapkannya perlakuan atau treatment berupa pembelajaran finger painting. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, yaitu berupa pemberian treatment kepada anak. Selain itu, jenis metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan pre-eksperimental design (nondesign) dalam one-grup pretest-posttest design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah anak kelas TK A yang berjulah 31 anak dari kelompok usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan Teknik analisis data yang berupa paired sample t-test dan perhitungan lainnya menggunakan IBM SPSS Statistic 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada peningkatan kreativitas seni lukis pada anak usia 4-5 tahun setelah diberikan treatment berupa kegiatan finger painting hasil rata-rata sebesar 84.52 menjadi 113.55 yang berarti terdapat peningkatan sebesar 29,03, 34%. Berdasarkan perhitungan dari analisis uji t diperoleh nilai t hitung > t tabel (10,683 > 2,045), dengan nilai sig (2-tailed) yaitu 0,000 yang dimana nilai (0.000 < 0.05). Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi terdapat perbedaan antara hasil Pretest dan Posttest yang artinya terdapat pengaruh kegiatan finger painting sebagai upaya peningkatan kreativitas seni lukis anak usia 4-5 tahun di TK Pertiwi 45 Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Utilizing Herbarium Book of Medicinal Plants as a Medium to Improve Science Knowledge for Children Aged 5-6 Years at TK Dharma Wanita Yos Sudarso Ayu Rizkiana, Indah; Mukminin, Amirul
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.67383

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media herbarium book tanaman obat terhadap peningkatan pengetahuan sains pada anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Yos Sudarso. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian pre-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan adalah anak usia 5-6 tahun berjumlah 30 anak. Teknik pengambilan sampe dalam penelitian ini adalah teknik jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar instrumen. Analisis data menggunakan perhitungan paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tingkat pengetahuan sains anak usia 5-6 tahun sesudah diterapkannya media herbarium book tanaman obat diperoleh hasil rata-rata sebesar 69.80 menjadi 94.97, yang artinya terdapat peningkatan pengetahuan sains sebesar 25.17. Berdasarkan pada perhitungan analisis uji t diperoleh nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0.000 yang disimpulkan (0.000 < 0.05). Berdasarkan hal tersebut menunjukkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan media herbarium book tanaman obat dapat meningkatkan pengetahuan sains pada anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Yos Sudarso.
The Influence of the Role of Stay at Home Fathers on the Democratic Character of Children Aged 5-6 Years in Purbalingga District Ajiningtyas, Dinda Teni; Pranoto, Yuli Kurniawati Sugiyo
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.67865

Abstract

Ayah rumah tangga merupakan pria berkeluarga yang memiliki waktu lebih banyak di dalam rumah dibandingkan dengan ibu, hal tersebut menyebabkan terjadinya pergeseran peran dengan munculnya ayah rumah tangga yang bertanggung jawab pada urusan rumah, mengasuh anak, membentuk perilaku dan karakter anak salah satunya pada karakter demokratis. Karakter demokratis sangat penting karena merupakan pondasi awal terhadap kepribadian anak dimasa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh peran ayah rumah tangga terhadap karakter demokratis anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana yang dilakukan di Bustanul Athfal Aisyiyah seluruh Kecamatan Purbalingga dengan melibatkan 100 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan penentuan jumlah sampel oleh Isaac dan Michael. Teknik pengumpulan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada ayah melalui lembaga. Hasil analisis regresi linear sederhana didapat nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05, hal tersebut menunjukan bahwa peran ayah rumah tangga berpengaruh positif terhadap karakter demokratis anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Purbalingga. Pada nilai R Square didapat 0,170, memiliki arti bahwa pada pengaruh peran ayah rumah tangga terhadap karakter demokratis anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Purbalingga adalah sebesar 17%, sedangkan 83% karakter demokratis anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Purbalingga dipengaruhi oleh faktor selain ayah rumah tangga.
Analysis of the Impact of Gadget Use in Terms of Figural Creativity in Children Aged 5-6 Years Sari, Gharinta Ilham Muqsitha; Tasu'ah, Neneng
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.68151

Abstract

Kehadiran gadget yang semakin canggih sudah menjadi kebutuhan sehari-hari semua usia, dari orang dewasa bahkan anak-anak zaman sekarang sudah mampu dan memahami cara menggunakan gadget. Dalam penggunaan gadget pasti terdapat beberapa dampak yaitu salah satunya dapat meningkatkan kreativitas pada anak, akan tetapi bila anak terlalu sering hingga kecanduan bermain gadget akan mempengaruhi aktivitas atau kecerdasan anak menurun dan menjadi malas untuk melakukan segala hal dalam berpikir atau malas belajar terutama pada kecerdasan logika. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti, yaitu teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget ditinjau dari kreativitas figural serta untuk mengetahui apa dampak positif dan bagaimana cara mengatasi dampak negatif. Kreativitas figural adalah kemampuan untuk menghasilkan ide atau gagasan baru melalui gambar yang dibuat. Kreativitas figural ini didasarkan pada kegiatan menggambar untuk menghasilkan ide atau gagasan baru, tetapi tidak memerlukan keterampilan atau kemampuan menggambar. Proses pengerjaan gambar untuk melihat kreativitas figural yaitu peneliti mengamati proses kegiatan menggambar di kelas yang diberikan contoh oleh guru kemudian anak dapat menirukannya. Gadget dapat mendukung perkembangan kreativitas anak, terlebih kreativitas figural. Karena anak sudah mengenal dan menggunakan gadget serta banyak fitur yang beraneka ragam, gadget dianggap bisa membantu perkembangan kreativitas anak sebagai penambah pengetahuan dan sumber referensi untuk berkreasi. Berdasarkan wawancara orang tua anak usia dini di TK Aisyiyah Kauman Batang yaitu dampak dari penggunaan gadget lebih cenderung berdampak positif. Kemampuan mewarnai dan menggambar anak menjadi lebih meningkat dan bervariasi setelah menyaksikan banyak referensi yang ia dapat saat menggunakan gadget dan dapat memecahkan teka-teki tebak gambar yang merupakan salah satu permainan di gadget. Anak menjadi memiliki banyak pandangan yang semakin beragam berkat gadget dan juga internet yang ia mainkan.
Extracurricular Management of Early Children's Education During the Covid-19 Pandemic Rahmawati, Alvi Dwi; Waluyo, Edi
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.68212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen ekstrakurikuler pada masa pandemi di TK Siti Sulaechah 04 Semarang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan semua guru pembimbing ekstrakurikuler di TK Siti Sulaechah 04 Semarang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif antara lain reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler, pihak lembaga membuat perencanaan. Perencanaan kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan adalah menentukan apa saja kegiatan ekstrakurikuler yang akan dilaksanakan, waktu pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, dan bagaimana pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Sebelum adanya pandemi covid-19 kegiatan ekstrakurikuler di TK Siti Sulaechah 04 Semarang terdapat 6 macam kegiatan yaitu drumband, tari, kognitif, lasy, menggambar, dan english. Namun pada saat adanya pandemi covid-19 kegiatan ekstrakurikuler mengalami pengurangan menjadi 3 macam kegiatan ekstrakurikuler saja yaitu drumband, lasy, dan menggambar. Tiga macam bentuk kegiatan ekstrakurikuler tersebut menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh semua siswa di TK Siti Sulaechah 04 Semarang pada saat pandemi covid-19. 3 macam kegiatan ekstrakurikuler tersebut menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh semua siswa di TK Siti Sulaechah 04 Semarang karena 3 kegiatan ekstrakurikuler tersebut merupakan kegiatan ekstrakurikuler pilihan yang tetap dilaksanakan di masa pandemi covid-19 guna menambah nilai keaktifan anak untuk mengikuti kegiatan sekolah di masa pandemi covid-19.
Cultural and Citizenship Early Childhood Literacy Ulya, Arikatul; Nugroho, R Agustinus Arum Eka
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.68447

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dicanangkannya kebijakan tentang literasi budaya dan kewargaan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi literasi budaya dan kewargaan di Lembaga PAUD Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek dalam penelitian ini adalah guru di Lembaga PAUD Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Populasi pada penelitian ini adalah guru di Lembaga PAUD sebanyak 150 guru. Perhitungan sampel menggunakan rumus Solvin dengan taraf kepercayaan 95% dan kesalahan 5%. Sampel diambil dengan menggunakan teknik proportional random sampling dan diperoleh data sampel sebanyak 109 guru di Lembaga PAUD Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen non tes dengan kuesioner tertutup. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan penyajian data melalui tabel, diagram lingkaran, pictogram, perhitungan modus, median mean (pengukuran tendensi sentral), perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi, dan perhitungan presentase (Sugiyono, 2017). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga PAUD Kecamatan Gunungpati Kota Semarang sudah mengimplementasikan literasi budaya dan kewargaan anak usia dini dengan presentase sebesar 77%. Sehingga dapat dikatakan bahwa literasi budaya dan kewargaan di Lembaga PAUD Kecamatan Gunungpati Kota Semarang sudah diimplemnetasikan dengan baik. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah dalam pengumpulan data masih ada guru yang perlu bimbingan untuk mengisi kuesioner menggunakan google form. Sebaiknya penelitian selanjutnya tidak hanya dilihat dan diukur dari pihak guru saja, namun dapat melihat dan mengukur literasi budaya dan kewargaan anak usia dini dari pihak anak, orang tua, pemerintah, tokoh masyarakat, serta dalam lingkup keluarga maupun masyarakat.
Implementation of the ABCD5E Learning Model and Integration of 21st Century Competences in Aisyiyah Pesantunan Kindergarten, Kab. Brebes Kur'aini, Kiki; Formen, Ali
BELIA: Early Childhood Education Papers Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan PGPAUD FIP UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v12i1.69039

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the ABCD5E learning model and the integration of 21st century competencies which include planning, implementation, and evaluation. In addition, knowing the supporting and inhibiting factors in the implementation of the ABCD5E learning model and the integration of 21st century competencies in Aisyiyah Pesantunan Kindergarten, Kab. Brebes. The subjects in this study were teachers, students of TK Aisyiyah Pesantunan, Kab. Brebes as well as GTK Core and GTK Partners of the ABCD5E learning model. This study uses qualitative methods, through interview techniques, observation and documentation. Then the validity is carried out by triangulating sources and techniques. The results of the study show that the teacher has implemented the ABCD5E learning model which includes planning, implementation and evaluation, each of which has its own characteristics. In learning planning, it has special characteristics in its learning objectives, namely containing elements of ABCD (Audience, Behavior, Condition, and Degree). In the implementation of learning, the teacher includes the 5E phase (Engagement, Explanation, Exploration, Elaboration and Evaluation) in the evaluation using the STAR technique. The implementation of the ABCD5E learning model can integrate in stimulating children to achieve 21st century competence (4C) in Aisyiyah Pesantunan Kindergarten. The results of the study also show that there are several supporting and inhibiting factors, namely the existence of good collaboration from school stakeholders, as well as the availability of existing infrastructure, media, tools and learning materials. While the inhibiting factor is that there are teachers who still lack knowledge about the ABCD5E learning model and limited ideas in making learning activities that are in accordance with 21st century competencies (4C).

Page 1 of 1 | Total Record : 10