cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN PRODUK COCOLEAF CRAFT ART TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP REDOKS SISWA KELAS X Mubarok, Ahmad Roisul; Sumarni, Woro; Sunarto, Wisnu
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek dengan produk cocoleaf craft art terhadap pemahaman konsep redoks siswa kelas X. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only experiment-control group design dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Untuk menentukan besarnya pengaruh pemahaman konsep siswa digunakan soal posttest yang telah memenuhi syarat berdasarkan analisis validitas butir, tingkat kesukaran, daya beda, dan reliabilitas soal. Bentuk soal yang dianalisis adalah pilihan ganda beralasan, dengan total soal sebanyak 20 butir. Penentuan pengaruh pemahaman konsep siswa pada materi redoks dihitung dengan uji koefisien biserial yang kemudian ditentukan persentasenya menggunakan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan, didapatkan nilai koefisien biserial sebesar 0.59 dan persentase deteriminasi sebesar 24.80%. Dari uraian tersebut dapat dikatakan bahwa tingkat pemahaman konsep kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol sehingga pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap pemahaman konsep redoks siswa kelas X. Selain itu, hasil analisis deskriptif juga menunjukkan adanya perbedaan pemahaman konsep yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA MATERI HIDROLISIS Oktaviana, Delta; Widodo, Antonius Tri; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang cenderung masih berpusat pada guru menyebabkan hasil belajar kimia siswa masih rendah. Selain itu aktivitas pembelajaran juga terkesan monoton karena siswa hanya mendengarkan guru saja dan tidak terlibat aktif dalam pembelajaran. Untuk dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa, guru dapat menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan aktivitas belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA N 2 Semarang pada tanggal 6 April - 28 Mei 2017. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas XI MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 6 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest control group. Hasil uji perbedaan rerata memperlihatkan t hitung hasil belajar adalah 2,81 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 5% yaitu 1,99. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap hasil belajar dan aktivitas belajar siswa berturut-turut sebesar 16% dan 19,36%. Harga n-gain hasil belajar untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut 0,67 dan 0,55. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif serta dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BRAIN-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA Kumala, Izza Ratna; Sumarni, Woro; Haryani, Sri
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan literasi sains siswa dengan menggunakan model BBL. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SMA Negeri 3 Pekalongan kelas XI MIPA semester genap. Berdasarkan perhitungan uji chi-kuadrat populasi berdistribusi normal. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan pengambilan sampel ditentukan secara sampling purposive. Setelah penerapan model BBL menunjukkan rata-rata peningkatan kemampuan literasi sains dari empat aspek yang dimiliki kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Hasil perhitungan N-gain pada kelas eksperimen diperoleh aspek konteks dan konten sebesar 0,56 dengan kategori sedang, aspek kompetensi sebesar 0,67 dengan kategori sedang serta sikap sains yang memiliki persentase sebesar 81 % berkriteria baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model BBL dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa karena pada model tersebut memiliki kelebihan yang mendukung kinerja otak siswa sehingga siswa dapat memaksimalkan penggunakan otak kanan dan kiri. Penggunaan otak kanan secara maksimal ini ditandai peran aktif siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu penerapannya yaitu dengan pelaksanaan praktikum dengan menggunakan bahan dari lingkungan sekitar yang kemudian disesuaikan dengan indikator literasi sains agar dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa serta mampu menumbuhkan semangat siswa untuk belajar.
DESAIN PANDUAN PEMBELAJARAN DISCOVERY MATERI HUKUM-HUKUM DASAR KIMIA UNTUK GURU KIMIA SMA/MA Halimah, Nur; Supartono, Supartono; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan panduan pembelajaran discovery materi hukum-hukum dasar kimia yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Research and Development dengan model pengembangan 4-D menurut Thiagarajan & Semmel, yang kemudian dimodifikasi menjadi 3-D karena penelitian sebatas prototype. Tahap-tahap penelitian meliputi tahap pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Metode untuk mengumpulkan data berupa wawancara, validasi, angket, dan observasi. Wawancara dilakukan dengan guru untuk mendapatkan permasalahan. Validasi untuk menganilsis kelayakan oleh ahli materi dan media. Angket diberikan kepada guru sebagai respon dari profesional. Observasi dilakukan untuk menilai aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan bahwa panduan pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dengan rerata skor aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan masing-masing sebesar 3,36, 3,33, 3,28 dan 3,55. Hasil tanggapan guru menunjukkan skor 33,5 dengan kriteria sangat terbantu. Secara keseluruhan, panduan pembelajaran discovery materi hukum-hukum dasar kimia untuk guru kimia SMA/MA layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERMUATAN MULTI REPRESENTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA Albanani, Tsabit; Supardi, Kasmadi Imam; Nuswowati, Murbangun
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma pembelajaran yang berpusat pada siswa menuntut guru untuk mengurangi dominasinya dalam kegiatan pembelajaran sehingga siswa secara optimal dapat mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing bermuatan multi representasi terhadap pemahaman konsep siswa. Penelitian dilaksanakan di suatu SMA Negeri di Bumiayu pada tanggal 20 Februari sampai 14 Maret 2017. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas dengan menggunakan teknik cluster random sampling, karena populasi berdistribusi normal dan homogen. Desain penelitian yang diterapkan yaitu posttest only control group design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji perbedaan rerata, analisis terhadap pengaruh variabel, dan penentuan koefisien determinasi. Hasil uji perbedaan rerata memperlihatkan t hitung pemahaman konsep 2,84 lebih besar dari t kritis pada taraf signifikansi 5% yaitu 2,00. Analisis pengaruh antar variabel menghasilkan nilai koefisien biserial sebesar 0,45 atau termasuk dalam kategori sedang. Perhitungan koefisien determinasi menunjukan penerapan model inkuiri terbimbing bermuatan multi representasi berkontribusi sebesar 21% terhadap pemahaman konsep siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing bermuatan multi representasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa SMA.
PENGEMBANGAN KOMIK KIMIA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CET (CHEMO-EDUTAINMENT) Nugraha, Danu Aji
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik kimia berbasis CET (Chemo-edutainment) sebagai media pembelajaran inovatif bagi siswa SMA. Dalam penelitian ini pengembangan media komik kimia divalidasi dan diuji coba dalam skala kecil dan skala besar. Data hasil belajar siswa yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dikumpulkan menggunakan metode tes dan observasi dengan lembar pengamatan. Dari data yang diperoleh besarnya pengaruh media komik kimia terhadap kreativitas dan hasil belajar siswa masing-masing adalah 38,03% dan 22,17%. Pada aspek afeksi dan psikomotorik terdapat perbadaan rata-rata hasil belajar yang cukup signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perbedaan hasil belajar ini disebabkan karena penggunaan media pembelajaran komik kimia dapat menarik perhatian siswa untuk belajar dan membuat suasana belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan. Dengan suasana belajar yang menyangkan siswa tidak akan mudah merasa bosan dalam mengikuti proses pembelajaran. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah ada pengaruh penggunaan media komik terhadap kreativitas dan hasil belajar siswa, sehingga guru kimia diharapkan dapat menggunakan media komik kimia dalam pembelajaran kimia pada materi pokok termokimia untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Project Based Learning Pada Materi Laju Reaksi Muliaman, Agus; Mellyzar, Mellyzar
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia menggunakan model Project Based Learning pada materi Laju Reaksi di Universitas. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kuantitatif Eksperimen, dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FMIPA semester 1 yang mengikuti mata kuliah Konsep Dasar Kimia pada tahun akademik 2017/2018. Teknik pengambilan sampel adalah Cluster Random Sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa di 2 kelas yaitu Kimia reguler dik C dan Matematika dik C. Instrumen penelitian berupa tes obyektif hasil Belajar kognitif yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya serta lembar kerja mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis One Way Anova. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar yang diajar dengan model Project Based Learning meningkat secara signifikan, Mahasiswa yang dibelajarkan dengan model Project Based Learning memperoleh rata-rata peningkatan hasil belajar kimia lebih tinggi yaitu sebesar 0,728, sedangkan yang dibelajarkan dengan model konvensional memperoleh 0,627.
POTENSI PENGGUNAAN KIT PRAKTIKUM DAN VIDEO TUTORIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Izzania, Rahma Annisa; Widhihastuti, Endah
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak pendidik sering menitikberatkan bahwa ilmu kimia adalah suatu produk dan bukan diartikan sebagai sebuah proses dan sikap ilmiah. Akibatnya dalam melaksanakan proses pembelajaran seringkali terpusat hanya kepada guru. Pandangan tersebut menyebabkan kurang maksimalnya kemampuan siswa dalam melatihkan keterampilan proses dan psikomotor yang dimilikinya. Salah satu solusi yang dapat menggambarkan ilmu kimia sebagai produk dan proses adalah dengan melatihkan keterampilan proses sains pada siswa seperti diadakannya praktikum. Namun, di tengah pandemic COVID-19 ini proses praktikum tidak dapat terlaksana dengan maksimal karena keterbatasan alat yang ada di rumah siswa masing-masing. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis memberikan solusi yaitu menggunakan kit praktikum pada saat praktikum selama pandemi COVID-19. Penggunaan kit praktikum ini dibantu dengan video tutorial untuk membantu siswa agar siswa tidak merasa kebingungan saat melaksanakan praktikum di rumah masing–masing. Video tutorial interaktif ini didesain sebaik mungkin agar siswa dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat praktikum.
Profil Kebutuhan terhadap Pengembangan Bahan Ajar Kromatografi Lapis Tipis dalam Pendidikan Asrori, Muhammad Roy; Widarti, Hayuni Retno; Rokhim, Deni Ainur
Chemistry in Education Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i1.46551

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu kelengkapan penting dalam pembelajaran. Pada mata pelajaran kromatografi lapis tipis (KLT), bahan ajar yang ada diduga belum sesuai dengan tuntutan kurikulum terbaru dan kebutuhan atau masalah siswa/mahasiswa. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahan ajar yang perlu dikembangkan pada topik KLT dan untuk mendeskripsikan perbedaan kebutuhan bahan ajar antara siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan mahasiswa Perguruan Tinggi (PT). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari observasi tipe non partisipan, wawancara mendalam dan angket tertutup. Wawancara ditujukan kepada 2 Guru dan 2 Dosen. Angket tertutup diisi oleh 20 siswa kimia analisis SMKN 7 Malang dan 20 Mahasiswa Kimia UM. Teknik analisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Hasil observasi adalah pustaka yang digunakan masih terbitan lama. Hasil wawancara menyatakan bahwa bahan ajar perlu update sesuai perkembangan ilmu. Hasil analisis angket adalah siswa dan mahasiswa memiliki kebutuhan sumber belajar yang berbeda. Siswa SMK membutuhkan sumber belajar yang bersifat teknis (60% video) dan mahasiswa membutuhkan sumber belajar yang bersifat deskriptif (70% animasi). Sumber belajar perlu integrasi teknologi (100% respon setuju). Kesimpulan, bahan ajar perlu dikembangkan yang berbasis multimedia interaktif, sehingga bahan ajar yang dikemas secara utuh disarankan untuk penelitian pengembangan.
KEEFEKTIFAN SELF AND PEER ASSESSMENT PADA PRAKTIKUM KIMIA TERHADAP AKTIVITAS MAHASISWA Sari, Fera Emilia; Susilaningsih, Endang; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran tidak hanya selalu berlangsung dalam sebuah institusi. Oleh karena itu peserta didik perlu dibekali dengan keterampilan untuk menguji diri sendiri tentang apa yang harus diketahui dan sudah diketahui agar mampu beradaptasi dalam tempat belajar baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan self and peer assessment pada praktikum kimia terhadap aktivitas mahasiswa Unnes dan mengetahui hasil penelitian apakah setara dengan teacher assessment. Desain penelitian menggunakan one –shot case study. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling dengan rombel 3 prodi pendidikan kimia sebagai kelas eksperimen dan rombel 2 prodi kimia sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan perhitungan menggunakan statistik student diketahui nilai thitung sebesar 2,63 lebih besar dari t0,95(65) sebesar 1,67 yang berarti penerapan self and peer assessment lebih efektif untuk diterapkan pada praktikum kimia dasar materi titrasi daripada hanya diterapkan self assessment. Setelah dianalisis lebih lanjut menggunakan anava dua jalan dilanjut pasca anava dengan nilai Famatan sebesar 0,44, paling kecil diantara perbandingan yang lain diketahui bahwa teknik penilaian self and peer assessment sama secara signifikan dengan teacher assessment sebagai reliabel accessor pada kategori aktivitas praktikum tinggi.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue