cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERMUATAN MULTI REPRESENTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA Albanani, Tsabit; Supardi, Kasmadi Imam; Nuswowati, Murbangun
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma pembelajaran yang berpusat pada siswa menuntut guru untuk mengurangi dominasinya dalam kegiatan pembelajaran sehingga siswa secara optimal dapat mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing bermuatan multi representasi terhadap pemahaman konsep siswa. Penelitian dilaksanakan di suatu SMA Negeri di Bumiayu pada tanggal 20 Februari sampai 14 Maret 2017. Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas dengan menggunakan teknik cluster random sampling, karena populasi berdistribusi normal dan homogen. Desain penelitian yang diterapkan yaitu posttest only control group design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji perbedaan rerata, analisis terhadap pengaruh variabel, dan penentuan koefisien determinasi. Hasil uji perbedaan rerata memperlihatkan t hitung pemahaman konsep 2,84 lebih besar dari t kritis pada taraf signifikansi 5% yaitu 2,00. Analisis pengaruh antar variabel menghasilkan nilai koefisien biserial sebesar 0,45 atau termasuk dalam kategori sedang. Perhitungan koefisien determinasi menunjukan penerapan model inkuiri terbimbing bermuatan multi representasi berkontribusi sebesar 21% terhadap pemahaman konsep siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing bermuatan multi representasi berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa SMA.
PENGEMBANGAN KOMIK KIMIA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CET (CHEMO-EDUTAINMENT) Nugraha, Danu Aji
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik kimia berbasis CET (Chemo-edutainment) sebagai media pembelajaran inovatif bagi siswa SMA. Dalam penelitian ini pengembangan media komik kimia divalidasi dan diuji coba dalam skala kecil dan skala besar. Data hasil belajar siswa yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dikumpulkan menggunakan metode tes dan observasi dengan lembar pengamatan. Dari data yang diperoleh besarnya pengaruh media komik kimia terhadap kreativitas dan hasil belajar siswa masing-masing adalah 38,03% dan 22,17%. Pada aspek afeksi dan psikomotorik terdapat perbadaan rata-rata hasil belajar yang cukup signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perbedaan hasil belajar ini disebabkan karena penggunaan media pembelajaran komik kimia dapat menarik perhatian siswa untuk belajar dan membuat suasana belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan. Dengan suasana belajar yang menyangkan siswa tidak akan mudah merasa bosan dalam mengikuti proses pembelajaran. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah ada pengaruh penggunaan media komik terhadap kreativitas dan hasil belajar siswa, sehingga guru kimia diharapkan dapat menggunakan media komik kimia dalam pembelajaran kimia pada materi pokok termokimia untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Project Based Learning Pada Materi Laju Reaksi Muliaman, Agus; Mellyzar, Mellyzar
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimia menggunakan model Project Based Learning pada materi Laju Reaksi di Universitas. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kuantitatif Eksperimen, dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FMIPA semester 1 yang mengikuti mata kuliah Konsep Dasar Kimia pada tahun akademik 2017/2018. Teknik pengambilan sampel adalah Cluster Random Sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa di 2 kelas yaitu Kimia reguler dik C dan Matematika dik C. Instrumen penelitian berupa tes obyektif hasil Belajar kognitif yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya serta lembar kerja mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis One Way Anova. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar yang diajar dengan model Project Based Learning meningkat secara signifikan, Mahasiswa yang dibelajarkan dengan model Project Based Learning memperoleh rata-rata peningkatan hasil belajar kimia lebih tinggi yaitu sebesar 0,728, sedangkan yang dibelajarkan dengan model konvensional memperoleh 0,627.
Desain Media Pembelajaran CHEMLOVERS Berbasis Aplikasi Android Pada Materi Termokimia Larasati, Adelia Ayu; Sumarti, Sri Susilogati
Chemistry in Education Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i2.43431

Abstract

Pemilihan media pembelajaran berperan penting dalam memahami suatu konsep untuk mendukung keberhasilan belajar peserta didik. Salah satunya media pembelajaran berbasis aplikasi android. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, keefektifan, serta mengetahui respons peserta didik terhadap media pembelajaran CHEMLOVERS. Jenis penelitian ini merupakan research and development. Model penelitian mengacu pada model ADDIE yaitu tahap analysis, design, development, implementation, evaluation. Hasil pada tahap analysis menunjukan media yang digunakan masih konvensional, kurang menarik. Selanjutnya pada tahap design, berdasar silabus, RPP terkait yang sesuai dengan materi, interaktivitas peserta didik, disusunlah storyboard. Tahap development, pada tahap ini media dibuat dan divalidasi oleh ahli. Tahap implementation, media yang telah kembangkan dan divalidasi dilakukan uji coba, yaitu uji coba skala kecil dan besar. Pada akhirnya tahap evaluation, setelah dilakukan uji coba didapatkan efektivitas media dan respons pengguna. Uji efektivitas media dilakukan dengan uji ketuntasan klasikal. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 10 Semarang, dengan subjek penelitian kelas XI MIPA 3 yang terdiri dari 36 peserta didik. Hasil uji efektivitas diperoleh nilai sebesar 80.5%. Hasil analisis respons peserta didik mendapatkan perolehan skor keseluruhan mencapai 79.2%. Jadi dapat disimpulkan bahwa peserta didik mengatakan sangat setuju jika media CHEMLOVERS digunakan sebagai penunjang pembelajaran.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PADA PEMBELAJARAN LARUTAN PENYANGGA MODEL DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN TES CBT Rosida, Ida; Susatyo, Eko Budi; Darmuah, Darmuah
Chemistry in Education Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i2.43848

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Moga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman konsep peserta didik pada pembelajaran Larutan Penyangga menggunakan model Discovery Learning berdasarkan indikator pemahaman konsep (IPK) dan indikator kompetensi dasar (IKD). Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan desain penelitian berupa sequential explanatory design. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen tes diagnostik yang telah dinyatakan valid oleh validator dan didukung dengan lembar wawancara. Soal tes diagnostik yang digunakan adalah jenis soal three tier multiple choice berbasis CBT (Computer Based Test). Setelah dilakukan tes diagnostik yang didukung dengan wawancara diperoleh profil pemahaman konsep peserta didik pada materi larutan penyangga. Hasil analisis pemahaman konsep peserta didik yang didapat yaitu sebanyak 20 anak (56,74%) paham konsep, 8 anak (23,41%) miskonsepsi, 3 anak (8,33%) untung-untungan, 4 anak (9,99%) kurang paham, dan 1 anak (3,24%) tidak paham. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pada pembelajaran larutan penyangga menggunakan model Discovery Learning menunjukkan bahwa berdasarkan IPK dan IKD belum semua indikator terpenuhi secara maksimal oleh peserta didik.
DESAIN LKPD MENGGUNAKAN PENDEKATAN ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI KIMIA PESERTA DIDIK Khasanah, Wahyu Uswatun; Sumarni, Woro
Chemistry in Education Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i2.44062

Abstract

The indonesian students scientific literacy is still lower than the other students in another countries based on PISA 2018 which is ranked 70 from 78 countries. Enhancing the chemical literaty abilities of studentss ethnoscience approached worksheet. This study aim to improve students chemical literacy. The subject of this study is students of XI MIPA 6 of SMA N 2 Ungaran. The design of thi study is 4D development model. Pretest and posttest were used to measured improvements in chemical literacy on each aspect. The ethnoscience approached worksheetis declared worhty to use based on validation of 3 judges, the result of material validations is 92.02% and media validation is 93.39%. This worksheet received positive responses from students, the results are 42.8% of students response very well, 54.8% of students response well. From the pretest and posttest analysis, the chemical literacy ability of students, the N-Gain value content aspect is 0.62, the N-Gain value context aspect is 0.57, and the N-Gain value competency aspect is 0.64. based on the results of the study, the developed ethnoscience approached of students worksheet was feasible and well received by students.
POTENSI PENGGUNAAN KIT PRAKTIKUM DAN VIDEO TUTORIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Izzania, Rahma Annisa; Widhihastuti, Endah
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak pendidik sering menitikberatkan bahwa ilmu kimia adalah suatu produk dan bukan diartikan sebagai sebuah proses dan sikap ilmiah. Akibatnya dalam melaksanakan proses pembelajaran seringkali terpusat hanya kepada guru. Pandangan tersebut menyebabkan kurang maksimalnya kemampuan siswa dalam melatihkan keterampilan proses dan psikomotor yang dimilikinya. Salah satu solusi yang dapat menggambarkan ilmu kimia sebagai produk dan proses adalah dengan melatihkan keterampilan proses sains pada siswa seperti diadakannya praktikum. Namun, di tengah pandemic COVID-19 ini proses praktikum tidak dapat terlaksana dengan maksimal karena keterbatasan alat yang ada di rumah siswa masing-masing. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis memberikan solusi yaitu menggunakan kit praktikum pada saat praktikum selama pandemi COVID-19. Penggunaan kit praktikum ini dibantu dengan video tutorial untuk membantu siswa agar siswa tidak merasa kebingungan saat melaksanakan praktikum di rumah masing–masing. Video tutorial interaktif ini didesain sebaik mungkin agar siswa dapat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat praktikum.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Design Based Learning (DBL) pada Materi Sistem Koloid Rahayu, Noviana Sri; Cahyono, Edy; Susatyo, Eko Budi; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i2.45063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Design Based Learning (DBL) pada materi sistem koloid yang layak dan diterima dengan baik oleh guru untuk digunakan dalam pembelajaran kimia. Jenis penelitian ini yaitu R&D dengan model 3D yang merupakan penyederhanaan model 4D dari Thiagarajan. Tahapan penelitian terdiri dari tahap Define, Design, dan Develop. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kajian pustaka, lembar validasi ahli, dan angket tanggapan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil validasi ahli dilakukan uji kesepakatan rater menggunakan indeks Aiken’s V. Hasil validasi diperoleh rerata skor 57,5 (82,14%) pada aspek kualitas isi, 46,5 (84,54%) pada aspek kelayakan kebahasaan, 76,5 (90%) pada aspek kegrafikan, dan 25,5 (85%) pada aspek penyajian yang masing-masing berada pada kategori sangat layak. Hasil uji kesepakatan dengan indeks Aiken’s V menunjukkan bahwa LKPD berbasis desain memiliki tingkat validitas tinggi untuk aspek kualitas isi, kelayakan kebahasaan, kegrafikan, dan penyajian. Hasil tanggapan guru diperoleh rerata skor 67 (83,75%) dengan kategori sangat baik. Berdasarkan analisis hasil validasi ahli dan angket tanggapan maka LKPD berbasis DBL memenuhi kriteria layak dan diterima dengan baik oleh guru. Kata kunci : Lembar Kerja Peserta Didik, DBL, Koloid
Profil Kebutuhan terhadap Pengembangan Bahan Ajar Kromatografi Lapis Tipis dalam Pendidikan Asrori, Muhammad Roy; Widarti, Hayuni Retno; Rokhim, Deni Ainur
Chemistry in Education Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i1.46551

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu kelengkapan penting dalam pembelajaran. Pada mata pelajaran kromatografi lapis tipis (KLT), bahan ajar yang ada diduga belum sesuai dengan tuntutan kurikulum terbaru dan kebutuhan atau masalah siswa/mahasiswa. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahan ajar yang perlu dikembangkan pada topik KLT dan untuk mendeskripsikan perbedaan kebutuhan bahan ajar antara siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan mahasiswa Perguruan Tinggi (PT). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari observasi tipe non partisipan, wawancara mendalam dan angket tertutup. Wawancara ditujukan kepada 2 Guru dan 2 Dosen. Angket tertutup diisi oleh 20 siswa kimia analisis SMKN 7 Malang dan 20 Mahasiswa Kimia UM. Teknik analisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Hasil observasi adalah pustaka yang digunakan masih terbitan lama. Hasil wawancara menyatakan bahwa bahan ajar perlu update sesuai perkembangan ilmu. Hasil analisis angket adalah siswa dan mahasiswa memiliki kebutuhan sumber belajar yang berbeda. Siswa SMK membutuhkan sumber belajar yang bersifat teknis (60% video) dan mahasiswa membutuhkan sumber belajar yang bersifat deskriptif (70% animasi). Sumber belajar perlu integrasi teknologi (100% respon setuju). Kesimpulan, bahan ajar perlu dikembangkan yang berbasis multimedia interaktif, sehingga bahan ajar yang dikemas secara utuh disarankan untuk penelitian pengembangan.
Desain Instrumen Tes Berbasis Makroskopis, Mikroskopis, Simbolis untuk Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Qodriyah, Rani Lailatul; Susilaningsih, Endang; Haryani, Sri
Chemistry in Education Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i2.48215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes berbasis makroskopis, mikroskopis, dan simbolis (MMS) pada materi asam basa yang teruji untuk analisis kemampuan berpikir kreatif siswa SMA. Metode penelitian ini yaitu Research & Development (R&D) dengan desain model penelitian 4D meliputi tahap define, design, development, dan dissemination. Subjek penelitian ini berjumlah 120 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes dinyatakan valid oleh validator dengan rerata skor 29,33. Analisis kualitas instrumen dilakukan dengan analisis Item Classical Theory (ICT) dan Item Response Theory (IRT) dengan model Rasch. Nilai reliabilitas ICT pada masing-masing uji coba yaitu 0,7910; 0,9185; dan 0,8175 yang dinyatakan reliabel. Sedangkan nilai reliabilitas IRT Rasch uji coba skala besar dan implementasi masing-masing yaitu 0,91 dan 0,82. Hasil analisis respon siswa menunjukkan respon sangat bagus sebanyak 70 siswa, respon bagus sebanyak 48 siswa, dan respon kurang bagus sebanyak 2 siswa. Profil kemampuan berpikir kreatif yang dihasilkan yaitu 2% kategori sangat tinggi, 17% kategori tinggi, 55% kategori sedang, 15% kategori rendah, dan 11% kategori sangat rendah. Instrumen yang dihasilkan telah teruji layak, valid, dan reliabel serta dapat digunakan untuk analisis kemampuan berpikir kreatif berbasis makroskopis, mikroskopis, dan simbolis.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue