cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eduarts: Journal of Arts Education
ISSN : 22526625     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
KOMPONEN CANDI BOROBUDUR SEBAGAI SUBJEK DALAM KARYA SENI GAMBAR Triawan, Bagus
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 2 No 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v2i1.2462

Abstract

Tujuan pembuatan karya seni gambar sebagai proyek studi dengan tema Candi Borobudur  ini adalah berkarya seni gambar sebanyak sembilan buah dengan mengambil subjek komponen Candi Borobudur menggunakan mediaballpoint, gelpen, dan cat akrilik pada bidang kanvas. Teknik berkarya yang digunakan penulis adalah teknik arsir silang dan acak. Teknik sapuan kuas digunakan untuk memberikan warna pada sebuah bidang gambar. Proses berkarya yang dilakukan penulis dengan tahapan (1) pencarian gambar; melakukan pencarian foto candi Borobudur di beberapa situs internet dan melakukan langsung di lokasi candi Borobudur, (2) pengolahan ide, (3) pengolahan teknis, (4) pengolahan akhir (finishingmenggunakan stain water basic Mowilex, dan (5) penyajian karya. Penulis membuat sembilan karya dari komponen Candi Borobudur. Kesembilan karya tersebut berupa arca singa, dua arca Budha, kala, makara, relief Kinara-Kinari dan perahu bercadik, stupa, dan yang terakhir adalah jaladwara. Simpulan akhir dari penulis adalah proses pengolahan ide dari kecintaan penulis terhadap karya arsitektur nusantara berupa candi sehingga penulis mengangkat komponen candi ke dalam karya proyek studi yang dibuat dengan menggunakan teknik arsir dari penggunaan ballpoint dan gelpen serta pengolahan warna dengan menggunakan teknik sapuan kuas. Komponen candi yang diangkat pada karya penulis menegaskan bahwa masing-masing komponen merupakan intepretasi dari karakteristik kebudayaan nusantara pada waktu itu. Purpose of making artwork as the image studies project with the theme of the Borobudur Temple is the art of drawing as much work to take nine subjects Borobudur components using ballpoint media , gelpen , and acrylic paint on canvas . Work techniques used are cross shading techniques and random . Brushwork techniques are used to give color to an image plane . Process of work conducted by the author with the stage ( 1 ) image search ; perform Borobudur temple photo search on several internet sites and conduct on-site, Borobudur temple , ( 2 ) processing of ideas , ( 3 ) technical processing , ( 4 ) final processing ( finishing using Mowilex basic water stain , and ( 5 ) the presentation of the work . authors make the work of the nine components of the Borobudur Temple . ninth work is a statue of a lion , two statues of Buddha , kala , makara , relief Kinara - Kinari and boat bercadik , stupas , and the latter is jaladwara . Conclusions end the processing of the writer is the author of the idea of love archipelago forms of temple architecture so author temple lifting components into the work study project created using the techniques of shading and gelpen ballpoint use and processing of color by using brush strokes . components temple raised on the work of the author asserts that the individual components of an interpretation of the cultural characteristics of the archipelago at that time .
KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SMA KABUPATEN BANJARNEGARA Puspita, Ratna
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v3i1.4047

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diambil meliputi: kegiatan proses pembelajaran sen rupa dan informan meliputi kompetensi guru-guru seni rupa SMA N. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi Guru Seni Rupa SMA N 1 Banjarnegara dalam hal kepribadian berkategori sangat baik, dan sosial berkategori sangat baik. Guru seni rupa SMA N 1 Bawang dalam hal kepribadian berkategori sangat baik, pedagogik berkategori sangat baik, profesional berkategori baik, dan sosial berkategori sangat baik. SMA N 1 Wanadadi dalam hal kepribadian berkategori sangat baik, profesional berkategori sangat baik, dan sosial berkategori sangat baik.
PEMANFAATAN DAUN KERING SEBAGAI MEDIA BERKARYA KOLASE PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI RUPA DI SD SEKARAN 01 GUNUNG PATI SEMARANG Makrifa, Samsiatul
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v3i1.4048

Abstract

Pemanfaatan daun kering sebagai media berkarya dapat diolah dengan teknik kolase. SD Sekaran 01 memanfaatkan daun kering  sebagai media berkarya kolase dalam pembelajaran kegiatan ekstrakurikuler seni rupa. Pendekatan penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemanfaatan daun kering sebagai media berkarya kolase pada kegiatan ekstrakurikuler di SD Sekaran 01 telah berjalan dengan lancar (2) Hasil karya pemanfaatan daun kering sebagai media berkarya kolase pada kegiatan ekstrakurikuler di SD Sekaran 01 menunjukkan rata-rata nilai yang baik (3) Kendala-kendala yang dihadapi yakni, keterbatasan alokasi waktu pembelajaran, siswa mengalami kesulitan ketika membuat pola, penggunaan kelas secara bersama-sama dalam satu kelas membuat guru kesulitan untuk menentukan metode pembelajaran yang tepat dan melakukan evaluasi terhadap karya
PEMANFAATAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI MOTIF BATIK DEMAK BAGI SISWA KELAS V SD NEGERI UNDAAN KIDUL 2 DEMAK Raharsiwi, Afryan Akhlas
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v3i1.4049

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas lembar kerja siswa (LKS) sebagai media pembelajaran apresiasi motif batik Demak bagi siswa kelas V SD Negeri Undaan Kidul 2 Demak. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasilnya, rata-rata nilai tes siswa pada kondisi awal sebesar 63,76 meningkat menjadi 77,07 pada pengamatan terfokus I, dan meningkat lagi menjadi 84,3 pada pengamatan terfokus II. Adapun besarnya peningkatan dari kondisi awal ke pengamatan terfokus I sebesar 13,31 atau 20,87 %, dari pengamatan terfokus I ke pengamatan terfokus II sebesar 7,23 atau 9,38 %, dan dari kondisi awal ke pengamatan terfokus II sebesar 20,54 atau 32,21%.  Saran yang dapat diajukan adalah (1) Guru hendaknya menggunakan lembar kerja siswa (LKS) sebagai alternatif pilihan untuk memberikan variasi dalam pembelajaran apresiasi pada siswa, dan diharapkan guru menggunakan lembar kerja siswa (LKS) dalam proses pembelajaran SBK, khususnya pada kegiatan mengapresiasi karya seni rupa, dan (2) bagi peneliti lain, hendaknya hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi ketika terjun menjadi pendidik atau guru nantinya sehingga dapat meningkatkan kinerja dan kreativitas dalam proses belajar mengajar.
PEMANFAATAN PEMBELAJARAN BATIK KERTAS SEMEN UNTUK TEMPAT TISU DAN PIGURA FOTO BAGI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN Maheswari, Afri Lismaya Sinta
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v3i1.4050

Abstract

Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan/observasi terkendali dengan didukung  wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi.Produk yang dihasilkan berupa tempat tisu dan pigura foto dengan kategori hasil baik, cukup, dan kurang. Nilai rata-rata dari 32 siswa pada pengamatan terfokus 1 mencapai 76,9 dengan kategori  cukup. Sedangkan, pengamatan terfokus 2 produk yang dihasilkan tempat tisu dan pigura foto dengan kategori sangat baik, baik, dan cukup dengan nilai rata-rata 82,1 dengan kategori baik. Saran bagi guru yakni guru perlu lebih kreatif dalam memilih metode pembelajaran agar siswa lebih antusias dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran seni rupa, khususnya pembelajaran seni batik.
PEMBELAJARAN DESAIN GRAFIS PADA MATA PELAJARAN MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 02 ADIWERNA TEGAL Maulina, Ajeng
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v3i1.4052

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui alasan pembelajaran Desain Grafis di SMK Negeri 2 Adiwerna Tegal bagian dari mata pelajaran Multimedia. Mengetahui faktor yang menghambat dan mendukung pelaksanaan pembelajaran Desain Grafis pada mata pelajaran Multimedia di SMK Negeri 2 Adiwerna Tegal. Mengetahui pelaksanaan pembelajaran Desain Grafis pada mata pelajaran Multimedia di SMK Negeri 2 Adiwerna Tegal. . Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan cara pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik pemeriksaan keabsahan data. Teknik analisis data pada penelitian skripsi ini dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan. Hasil karya siswa kelas X Multimedia SMK Negeri 2 Adiwerna dalam pembelajaran desain pada tabel penilaian yang didapat menunjukan nilai baik. Namun tugas kartu nama dan PIN telah dinilai oleh guru desain grafis sendiri dengan KKM 75 dan penilaian menunjukan (rata-rata 80-85) nilai baik. Meski demikian, pembelajaran desain grafis yang berlangsung belum mencapai tujuan pembelajaran.
PEMBELAJARAN MENGGAMBAR ILUSTRASI KARTUN SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 1 KELING KECAMATAN KELING KABUPATEN JEPARA Rahmawati, Anik
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v3i1.4055

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana proses, hasil, dan faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat pembelajaran menggambar ilustrasi di SMP Negeri 1 Keling. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif. Lokasi yang dipilih adalah SMP Negeri 1 Keling Jepara. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran menggambar ilustrasi berjalan sesuai dengan komponen pembelajaran. Hasil karya siswa kelas VIII E dalam menggambar ilustrasi di SMP Negeri 1 Keling sebagian besar mencapai nilai sangat tinggi, baik dari aspek kesesuaian tema, ide/gagasan, kebersihan karya, teknik pewarnaan, dan hasil karya. Guru mempertimbangkan metode pembelajaran yang digunakan dan lebih berhati-hati dalam memilih metode pembelajaran untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar demi keberhasilan proses pembelajaran. Guru perlu mempertimbangkan kata-kata yang digunakan untuk menentukan sub materi pembelajaran seni rupa khususnya pembelajaran ekspresi.
PEMBELAJARAN SENI KRIYA BAMBU HIAS PADA SISWA KELAS VII A SMP N 1 WADASLINTANG KABUPATEN WONOSOBO Rahayu, Kanti
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v3i1.4056

Abstract

Tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis masalah proses pembelajaran, hasil karya, serta faktor penghambat dan pendukung dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran seni kriya bambu hias pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Wadaslintang berjalan dengan baik dan lancar. Kedua, hasil karya seni kriya bambu hias siswa kelas VII A dapat dilihat melalui 3 kategori, yaitu kategori sangat baik sebanyak 2 siswa, kriteria baik sebanyak 20 siswa, dan kriteria cukup sebanyak 4 siswa. Ketiga, faktor pendukung berasal dari pihak instansi sekolah, guru seni rupa kelas VII dan siswa kelas VII A, sedangkan pada faktor penghambat bersumber dari bahan bambu yang terlalu keras, penguasaan teknik dan alat serta jam pembelajaran yang terbatas.  
PEMANFAATAN ENCENG GONDOK SEBAGAI PRODUK KERAJINAN : STUDI KASUS DI KUPP KARYA MUDA “SYARINA PRODUCTION” DESA KEBONDOWO KECAMATAN BANYUBIRU Retnoningrum, Riza Aryati
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v3i1.4059

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menjelaskan pengembangan kerajinan enceng gondok yang dihasilkan oleh perajin enceng gondok di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru, (2) menjelaskan pengembangan produk kerajinan enceng gondok di Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru. Pendekatan penelitian yang dipilih adalah deskriptif kualitatif. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Produk yang berkembang di antaranya, satu set box, cermin rias, tas, kapal pinishi, lokomotif, kereta kencana, sepeda, karpet, dan lukisan.
PEMANFAATAN GEDEBOG KERING DALAM PEMBELAJARAN SENI LUKIS KOLASE BAGI SISWA KELAS XII IPA 1 MAN MAJENANG KABUPATEN CILACAP RAMADHANI, JANIYAH
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 4 No 1 (2015): Eduarts
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduart.v4i1.9772

Abstract

The formulation of the issues examined in this study are (1) how the process of utilization of dry gedebog in learning art collage for students Class XII Science 1 MAN Majenang Cilacap ?, (2) how the work dried gedebog utilization in learning collage painting for students of class XII IPA 1 MAN Majenang Cilacap ?, (3) what are the constraints faced in the implementation of activities in the utilization of dry gedebog collage art learning for students of class XII IPA 1 MAN Majenang Cilacap? The method in this research is descriptive qualitative. The target in this study is the use of dry gedebog in learning for students of painting collage Class XII IPA 1 as many as 24 students. Implementation of learning produces a variety of collage paintings are quite unique, interesting, varied and showed good results.