cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Educational Management
ISSN : 22527001     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Educational Management is a peer-reviewed journal which publishes original contributions on education administration, management and leadership in the widest sense: on the management of schools of all types, and of further and higher education institutions; on administration and policy at all levels - institutional, local, national and international; and on the study and teaching of educational administration.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2017): June 2017" : 20 Documents clear
Pengembangan Model Supervisi Klinis Teknik Konseling Kelompok pada Guru BK SMA Kabupaten Lombok Timur Himdani, Himdani; Pramono, Suwito Eko; Awalya, Awalya
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan model supervisi klinis teknik konseling kelompok dilatarbelakang kepengawasan yang selama ini belum oftimal karena jarak sekolah yang jauh, dan belum mampu mengembangkan potensi khas dan performance guru yang berkaitan dengan kreatif dan inovatif dalam membangun suasana pemberian layanan yang menarik. Pembinaan melalui supervisi klinis dapat berfungsi sebagai human resources devlopment bagi guru BK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model supervisi klinis yang dilaksanakan selama ini dan menghasilkan model supervisi klinis teknik konseling kelompok, serta menguji dan menganalisis kelayakan model supervisi klinis teknik konseling kelompok pada guru BK Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian yaitu dengan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D), berpedoman pada langkah-langkah Sugiyono dengan prosedur penelitian melalui tiga tahap yaitu: (1) Tahap studi pendahuluan, (2) tahap Pengembangan (3) Tahap ujicoba.Data penelitian pada tahap pendahuluan dikumpulkan dengan menggunakan wawancara,observasi, dan studi dokumentasi. Pada tahap pengembangan melibatkan ahli dan praktisi. Tahap ujicoba dengan uji persepsi menggunakan lembar penilaian dengan skala likert yang diberikan pada calon pengguna model untuk mengetahui kelayakan model. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan supervisi klinis yang sesuai dengan kebutuhan guru BK SMA adalah supervisi dengan teknik konseling kelompok yang di mulai dari tahap perencanan, pertemuan awal, observasi mengunakan teknik konseling kelompok, pertemuan balikan dan tindak lanjut. Hasil uji persepsi menunjukan kelayakan model supervisi klinis teknik konseling kelompok kategori tinggi. Disarankan model supervisi klinis teknik konseling kelompok dapat diuji coba lagi sampai pada model final sehingga dapat dilaksankan oleh supervisor, guru, Dinas Pendidikan dan untuk lebih mengembangkan lagi keterampilan mengajar yang lebih menarik dan menyenangkan di Kabupaten Lombok Timur.
Pengembangan Model Supervisi Akademik dengan Mentoring Method dalam Pembelajaran yang Mendidik Pada SMK di Kabupaten Kupang Pallawagau, Murni; Prihatin, Titi; Suminar, Tri
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitan ini adalah Untuk menganalisis model faktual supervisi akademik yang selama ini digunakan pengawas di SMK di Kabupaten Kupang, mengembangkan desain model dengan menghasilkan model hipotetik supervisi akademik dengan mentoring method dan untuk mengetahui kelayakan model supervisi model supervisi akdademi dengan mentoring method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RnD (Research and Development), yang dibagi dalam tiga tahapan tahap studi pendahuluan, tahap pengemangan dan tahap evaluasi. Studi pendahuluan dengan pendekatan kualitaif. Tahap pengembangan melibatkan ahli dan praktisi. Tahap evaluasi (uji persepsi) menggunkan angket penilain dengan teknik Delphi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan supervisi akademik selama ini kurang efektif. Supervisi yang dibutuhkan oleh guru adalah supervisi yang berkelanjutan dan berkesinambungan. Supervisi yang melihat setiap perkembangan yang dilakukan oleh guru kearah yang lebih baik. Model dianggap valid oleh pekar dan praktisi dengan skor 58 dari skor maksimal 65 dengan predikat sangat baik serta hasil uji persepsi model dengan skor 70,5 dari skor tertinggi 75 dengan predikat sangat layak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah supervisi akademik selamam ini belum dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Pengawas dan kepala sekolah disarankan dapat menggunakan model supervisi akademik dengan mentoring method untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru.Model ini hanya sampai pada tahap uji persepsi saja. Untuk mengetahui tingkat keefektifannya perlu dilakukan penelitian lanjutan.
Peningkatkan Mutu dan Profesionalisme Tenaga Pengajar di Akpelni Semarang Ditinjau dari Proses SDM Pakpahan, Valen Octavia; Haryono, Haryono; Yusuf, Amin
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permaisalahan yang terjadi adalah belum terpenuhinya kualifikasi dari Renstra (Rencana Strategis) KEMENDIKBUD mengenai persentase dosen dan perbandingan antara dosen dengan mahasiswa yang belum sesuai. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses rekrutmen, seleksi, pelatihan, dan pengembangan dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme tenaga pengajar di AKPELNI Semarang. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Belum ada pembentukan panitia rekrutmen, kendalanya berasal dari eksternal. Proses seleksi ada dua yaitu eksternal dan internal. Terdapat dua jenis pelatihan yakni eksternal dan internal, tahapan pelatihan eksternal yaitu penentuan kebutuhan pelatihan, penentuan sasaran pelatihan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi pelatihan dan dampak pelatihan. Proses pengembangan meliputi: sasaran, kurikulum, sarana, peserta, pelatih, dan pelaksanaan, minimnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kepemimpinan Kepala Sekolah, Supervisi Akademik, dan Motivasi Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Guru Hardono, Hardono; Haryono, Haryono; Yusuf, Amin
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, supervisi akademik terhadap motivasi kerja dan kinerja baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini juga menguji pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan supervisi akademik terhadap kinerja melalui motivasi kerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan teknik analisis yang digunakan adalah validitas, reliabilitas, analisis regresi dan path analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F test (51,172) dengan tingkat signifikan (0,000) < 0,05. Penelitian ini lebih lanjut akan membuktikan peningkatan kinerja guru melalui kepemimpinan kepala sekolah, superviai akademik melalui motivasi kerja.
Implementasi Supervisi Manajerial Pengawas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Manggarai Barat Durhan, Ferdinandus; Hardyanto, Wahyu; Pramono, Suwito Eko
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi dan menganalisis (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) evaluasi, dan (4) pelaporan supervisi manajerial oleh pengawas SMK di Kabupaten Manggarai Barat, serta (5) faktor-faktor penghambat pelaksanaan supervisi manajerial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif dalam analisis data menurut Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan supervisi manajerial belum sesuai dengan prosedur yang ditentukan, (2) pelaksanaan supervisi manajerial mencakup pemantauan SNP, pembinaan kompetensi kepala sekolah dan penilaian kinerja kepala sekolah tidak dilakukan secara optimal; (3) evaluasi pelaksanaan supervisi manajerial tidak diikuti dengan kegiatan tindak lanjut, dan (4) laporan supervisi manajerial tidak memuat secara rinci hasil supervisi. (5) Faktor-faktor penghambat pelaksanaan supervisi adalah (1) UJT (Uang Jalan Tetap) pengawas sekolah tidak cukup, (2) kondisi geografis, (3) rendahnya respons sekolah terhadap tugas pengawas sekolah, (4) kurangnya dukungan dari dinas pendidikan, (5) intervensi politik dalam pendidikan, dan (6) kompetensi pengawas sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut, dan pelaporan supervisi tidak dilakukan secara optimal.
Pembinaan Profesi Pengawas Sekolah dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsinya Fadli, Mohamad; Samsudi, Samsudi; Utomo, Cahyo Budi
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya pengawas sekolah dituntut memiliki kemampuan sesuai dengan standar kualifikasi dan kompetensi. Pengawas sekolah tidak diangkat melalui mekanisme rekrutmen dan seleksi sebagaimana yang diatur dalam regulasi yang ada sehingga pengawas di Kabupaten Lombok Tengah memiliki latar dan kemampuan yang heterogen. Maka pembinaan adalah solusi yang paling rasional untuk mengatasi masalah yang ada. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah mendeskripsi dan menganalisis pelaksanaan pembinaan pengawas sekolah dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tujuan agar memperoleh gambaran yang menyeluruh berdasarkan fakta-fakta yang tampak. Sumber data dari Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kabupaten/Provinsi, Badan Kepegawaian Daerah, Pengawas Sekolah serta Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan pembinaan pengawas sekolah SMA dilakukan oleh Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Tengah dan lembaga pembina lainnya dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindaklanjut berdasarkan program kerja dan pedoman pembinaan pengawas sekolah. Peran pemimpin dan kebijakan organisasi, manajemen pembinaan dan SDM pembina serta alokasi anggaran yang kurang memadai menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembinaan pengawas sekolah.
Implementasi Balanced Scorecard dalam Pengukuran Kinerja Manajemen Berbasis Sekolah Suyatno, Suyatno; Rusdarti, Rusdarti; Sudana, I Made
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menilai kinerja sekolah yang sudah menerapkan manajemen berbasis sekolah(MBS). Penelitian ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 5 Babat Lamongan.Sumber data diperoleh dari : Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, Siswa, dan Orang Tua siswa, Dokumen EDS,Laporan Pertanggung Jawaban Keuangan Sekolah dan Dokumen Alumni Sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja SMK Muhammadiyah 5 Babat Lamongan, secara keseluruhan berada pada kategori baik. Kinerja perspektif keuangan memperoleh nilai kinerja baik, untuk analisis 3E, secara keselurah belum memenuhi hanya 2E yang memenuhi syarat, yaitu memperoleh predikat sangat ekonomis, dan efisien. Untuk efektifitasnya belum memenuhi syarat karena memperoleh predikat kurang efektif. Kinerja pelanggan eksternal memperoleh nilai dengan kategori sangat baik. Kepuasan pelanggan internal memperoleh nilai kategori cukup baik. Sedangkan Kinerja perspektif proses bisnis internal menunjukkan kinerja cukup baik. Dari hasil penelitian ini diharapkan SMK Muhammadiyah 5 Babat Lamongan (1) meningkatkan kinerja pada perspektif yang berada pada kategori cukup baik menjadi baik atau sangat baik, (2) rating nilai evaluasi diri sekolah (EDS) hendaknya ditingkatkan agar dapat memperoleh rating di atas 2 bahkan mungkin bisa sampai rating 3.(3) pimpinan sekolah hendaknya semakin akomodatif dan kreatif dalam menangani beberapa tenaga pendidik an kependidikan yang kurang puas terhadap situasi dan kondisi yang ada di SMK Muhammadiyah 5 Babat Lamongan, sehingga kinerja semakin lebih baik.
Manajemen Kegiatan Ekstrakurikuler Bahasa Inggris di SMK Negeri 7 Nemarang Latifah, Rosidah Nurul; Widodo, Joko; Utanto, Yuli
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat persaingan sumber daya manusia (SDM) di pasar kerja nasional dan internasional terus meningkat . Mendukung hal tersebut pentingnya siswa siswi untuk menguasai bahasa asing. Ekstrakurikuler bahasa Inggris merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan kemampuan siswa terhadap bahasa asing salah satunya bahasa Inggris. Demi tercapainya tujuan tersebut maka ekstrakurikuler bahasa Inggris perlu dikelola dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis manajemen kegiatan ekstrakurikuler bahasa Inggris di SMK Negeri 7 Semarang, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi dokumen. Selanjutnya untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini digunakan teknik triangulasi sumber, triangulasi waktu dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan ekstrakurikuler bahasa Inggris dilakukan setiap awal tahun ajaran baru. Pengorganisasian kegiatan ekstrakurikuler bahasa Inggris berbentuk fungsional dengan struktur lini. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler bahasa Inggris meliputi kegiatan rutin dan insidental. Evaluasi dilakukan selama proses kegiatan berlangsung.
Efek Mediasi Kecerdasan Emosi pada Pengaruh Supervisi Kolaboratif dan Kepemimpinan Terhadap Perilaku Inovatif Guru Taoefik, Moh; Fakhruddin, Fakhruddin; Thomas, Partono
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kreatifitas guru dengan persentase rata-rata 1,73% melalui lomba inovasi pembelajaran di kabupaten Lombok Barat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek mediasi kecerdasan emosi pada pengaruh supervisi kolaboratif pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap perilaku inovatif guru. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Hasil pengujian pada taraf signifikansi 5% diperoleh hasil bahwa supervisi kolaboratif pengawas sekolah tidak berpengaruh positif terhadap perilaku inovatif guru dengan nilai β = -0,067. Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap perilaku inovatif guru dengan nilai β = 0,114. Kecerdasan emosi guru berpengaruh positif terhadap perilaku inovatif guru dengan nilai β = 0,686 dan p-value sebesar < 0,001. Supervisi kolaboratif pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap kecerdasan emosi guru dengan masing -masing nilai β = 0,194 dan β = 0,186. Supervisi kolaboratif pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap perilaku inovatif guru melalui kecerdasan emosi guru dengan masing-masing nilai β = 0,132 dan β = 0,127 dan p-value sebesar < 0,05. Hasil penelitian ini menyimpulkan kecerdasan emosi guru berperan sebagai mediator untuk meningkatkan perilaku inovatif guru.
Pengembangan Model Supervisi Manajerial Pengawas Sekolah Berbasis Kesejawatan Susilowati, Kartika; Sarwi, Sarwi; Anni, Catharina Tri
Educational Management Vol 6 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan yang tidak harmonis, masih bernuansa top-down, searah, dan tidak dialogis berdampak pada keefektifan penerapan supervisi manajerial. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan dan menganalisis model faktual supervisi manajerial pengawas sekolah, (2) mengembangkan model supervisi manajerial pengawas sekolah berbasis kesejawatan yang sesuai dan (3) menguji pengaplikasian model supervisi manajerial pengawas sekolah berbasis kesejawatan dapat meningkatkan kompetensi kepala sekolah di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dibagi dalam tiga tahap: studi pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap evaluasi. Penelitian ini menghasilkan pengembangan model supervisi manajerial berbasis kesejawatan didasarkan pada esensi supervisi manajerial sebagai bantuan profesional untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah, mengedepankan adanya keterlibatan kepala sekolah, komunikasi dialogis didasarkan pada rasa percaya, terbuka, saling menghormati pada tugas, fungsi dan wewenang masing-masing, kesetaraan, juga mendukung peningkatan profesionalitas. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) model faktual supervisi manajerial kurang optimal dalam fungsi pembinaan kepala sekolah, (2) model supervisi manajerial pengawas sekolah berbasis kesejawatan yang dikembangkan adalah dengan melakukan pendekatan komunikasi dialogis antara pengawas dan kepala sekolah dan (3) model supervisi manajerial pengawas sekolah berbasis kesejawatan yang dikembangkan layak digunakan sebagai model dalam pelaksanaan supervisi manajerial di Kabupaten Purbalingga.

Page 1 of 2 | Total Record : 20