cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
SINTESIS SENYAWA ANTIMIKROBA DIHIDROPIRIMIDINON MELALUI REAKSI SIKLOKONDENSASI BIGINELLI MENGGUNAKAN KATALIS ZEOLIT ALAM Septiani, Nurizq Mauli; Supartono, Supartono; Siadi, Kusoro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli menggunakan katalis zeolit alam. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui karakteristik zeolit sebagai katalis dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon melalui reaksi siklokondensasi biginelli, pengaruh suhu reaksi optimum dalam pembuatan senyawa dihidropirimidinon,  karakteristik senyawa dihidropirimidinon dan aktivitas antibakteri pada bakteri gram positif dan gram negatif. Aktivasi zeolit dengan perlakuan HF, HCl, dan NH4Cl. Identifikasi jenis mineral zeolit menggunakan alat XRD merk shimadsu, sedangkan uji luas permukaan zeolit menggunakan metode BET. Sintesis senyawa antimikroba dihidropirimidinon, dilakukan pada suhu 40, 50, dan 60oC. Identifikasi senyawa dihidropirimidinon dengan uji titik leleh, uji FT-IR dan uji GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan sintesis yang dilakukan pada suhu 40oC menghasilkan rendemen terbanyak dengan persentase sebesar 41,24%. Pengujian aktivitas antimikroba dilakukan pada bakteri Bacillus Cereus dan Escherichia Coli dengan metode cakram dan konsentrasi masing-masing zat sebesar 10, 25, 50 dan 100µg/mL, wipol sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI MEMBRAN KITOSAN-PEG (POLIETILEN GLIKOL) SEBAGAI PENGONTROL SISTEM PELEPASAN OBAT Gustian, Arfah Ratna Puri; Alauhdin, Mohammad; Pratjojo, Winarni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi memberikan peluang penggunaan dan pengembangan material untuk penghantaran obat ke target atau mengontrol pelepasannya. Telah dilakukan penelitian mengenai pembuatan membran kitosan- PEG (Polietilen Glikol) bertujuan mensintesis dan mengkarakterisasi membran kitosan-PEG sebagai alternatif pengontrol sistem pelepasan obat secara in vitro. Membran kitosan divariasi komposisi massa kitosan dengan PEG, yaitu 4 : 4 (A), 5 : 4 (B), dan 6 : 4 (C). Karakterisasinya meliputi penentuan swelling index, koefisien partisi, perm-selektivitas, koefisien difusi dan permeabilitas. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa koefisien partisi membran kitosan-PEG A : B: C terhadap albumin dalam pH 7,5 berturut-urut 14,19, 30,98, dan 18,61. Hasil uji permselektivitas menunjukkan membran B merupakan membran paling selektif karena memiliki koefisien rejeksi yang lebih besar dibandingkan membran A dan C. Permeabilitas dan koefisien difusi membran B terhadap model obat albumin lebih kecil dibandingkan dengan membran A dan membran C sehingga membran B memiliki karakteristik lepas lambat terhadap albumin yang lebih lama.
SINTESIS NANOSILIKA DENGAN METODE SOL-GEL DAN UJI HIDROFOBISITASNYA PADA CAT AKRILIK Ardiansyah, Arie; Wahyuni, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanosilika merupakan salah satu nanomaterial yang pemanfaatannya sangat luas karena beberapa kekhasan yang dimilikinya. Metode sol-gel merupakan alternatif yang baik untuk sintesis nanosilika, karena mampu menyesuaikan struktur geometri dan ukuran partikel. NH3 sebagai katalis digunakan untuk menghasilkan nanopartikel silika sperik yang halus, seragam, dan homogen. Konsentrasi katalis (NH3) sangat berpengaruh terhadap ukuran partikel nanosilika. Hasil sintesis nanosilika dengan metode sol-gel dengan variasi molar rasio NH3/TEOS 0,03, 0,20, dan 0,40 menunjukkan semakin tinggi konsentrasi katalis, semakin meningkatkan ukuran partikelnya. Nanopartikel yang disintesis dikarakterisasi dengan TEM, kemudian uji hidrofobisitas dilakukan pada aplikasi nanosilika yang dicampurkan dengan cat akrilik dengan pengukuran sudut kontak. Ukuran partikel yang dihasilkan adalah 13,36 nm, 15,01 nm, dan 50 nm. Pengukuran sudut kontak pada cat akrilik tanpa tambahan dan dengan tambahan nanosilika menunjukkan hasil yang semakin meningkat dengan variasi jumlah cat. Hasil pengukuran sudut kontak adalah 29,98o, 45,18o, 55,83o, 66,73o, dan 95,63o pada perbandingan nanosilika:cat adalah 1:10, 1:20, 1:30, dan 1:50.
SINTESIS MEMBRAN KITOSAN-PVA TERIKAT SILANG UNTUK MENURUNKAN KADAR ZAT WARNA REMAZOL RED Nugroho, Dwi; Susatyo, Eko Budi; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan karakteristik membran kitosan-PVA tanpa asam sulfat dengan membran kitosan-PVA terikat silang asam sulfat, serta mengetahui efektivitas dan membran kitosan-PVA terikat silang asam sulfat dalam proses menurunkan kadar zat warna Remazol Red. Uji karakteristik membran dapat dilihat dari gugus fungsi membran menggunakan FT-IR (Fourier Transform Infra Red), sifat porositas menggunakan BET (Brunnaeur Emmet Teller), struktur Kristal menggunakan XRD (X-Ray Diffraction) serta pengukuran permselektivitas dan koefisien permeabilitasnya. Karakterisasi FT-IR menunjukkan gugus fungsi yang terdapat pada membran antara lain –OH, -CH2, -CO-, -CH3-, -NH2 dan SO42-. Pengukuran koefisien rejeksi yang menunjukkan selektivitas membran dilakukan pada proses penurunan kadar zat warna Remazol Red. Komposisi terbaik diperoleh pada membran kitosan-PVA terikat silang asam sulfat 0,5 M dengan koefisien rejeksi sebesar 79,84 % terhadap larutan Remazol Red pH 4 dan 66,04 % terhadap larutan Remazol Red pH 7.
IDENTIFIKASI DAN UJI TOKSISITAS AZADIRACHTIN DARI DAUN MIMBA SEBAGAI BIOINSEKTISIDA WALANG SANGIT Sumaryono, Sumaryono; Latifah, Latifah; Setyawati, Sri Mantini Rahayu
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ADSORPSI REMAZOL BRILLIANT BLUE MENGGUNAKAN ZEOLIT YANG DISINTESIS DARI ABU LAYANG BATUBARA Maghfiroh, Luluatul; Mahatmanti, F Widhi; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik zeolit yang disintesis dari abu layang batubara, dan mengaplikasikannya sebagai adsorben remazol brilliant blue serta menentukan kapasitas adsorpsinya. Abu layang (silika 34,0%) digunakan sebagai bahan sintesis zeolit. Zeolit hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan XRD dan FTIR, untuk mengetahui kondisi optimum adsorpsi dilakukan variasi pH (5, 6, 7, 8, dan 9), waktu kontak (30, 60, 90, 120, dan 150 menit), dan konsentrasi remazol brilliant blue (50, 100, 150, 200 dan 250 ppm). Hasil penelitian menunjukkan sintesis menghasilkan zeolit yang mirip Na-P1 dan carcrinite. Karakterisasi FTIR menunjukkan bahwa zeolit telah terbentuk dengan serapan spesifik pada bilangan gelombang 432,05 cm-1. Adsorpsi zeolit terhadap zat warna optimum terjadi pada pH 6 dengan waktu kontak 120 menit pada konsentrasi awal larutan remazol brilliant blue 200 ppm. Adsorpsi remazol brilliant blue cenderung mengikuti pola isoterm Langmuir dan memiliki kapasitas adsorpsi sebesar 6,45 mg/g dengan energi 20,44 kJ/mol.
OPTIMASI ADSORPSI Pb(II) OLEH BIOMASSA Aspergillus niger YANG DIIMOBILISASI PADA SILIKA GEL Ibrahim, Deni Malik; Prasetya, Agung Tri; Haryani, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pb(II) merupakan salah satu limbah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga. Biosorpsi adalah metode alternatif untuk mengatasi pencemaran Pb(II) dengan menggunakan organisme organik diantaranya jamur. Aspergillus niger merupakan jamur yang memiliki dinding sel tersusun oleh gugus karboksil dan gugus amino yang mampu bertindak sebagai penukar ion dan pembentukan kompleks dengan ion logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan biomassa Aspergillus niger yang diimobilisasi pada silika gel untuk menurunkan logam Pb(II). Biosorpsi Pb(II) dilakukan pada variasi pH 3, 4, 5, 6, dan 7, perbandingan Aspergillus niger dengan silika gel 8 : 2, 6 : 4, 4 : 6, 2 : 8, tanpa silika gel dan tanpa Aspergillus nige , waktu kontak 30, 60, 90, 120, dan 150 menit, konsentrasi 10, 15, 20, 25, 30, dan 35 ppm, serta massa adsorben 1, 2, 3, 4, dan 5 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum larutan pada pH 7, waktu 90 menit, perbandingan Aspergillus niger dengan silika gel 6 : 4, konsentrasi 30 ppm dan massa adsorben 1 gram. Pada aplikasi dalam sampel limbah diperoleh konsentrasi awal limbah sebesar 2,0252 ppm setelah diadsorpsi diperoleh konsentrasi akhir sebesar 0,2321 ppm sehingga persentase ion Pb(II) yang teradsorpsi oleh biomassa Aspergillus niger yang diimobilisasi oleh silika gel sebesar 90,69 %.
IMOBILISASI ZAT WARNA DALAM SERAT DAUN NANAS SEBAGAI CAMPURAN PEMBUATAN KERTAS Sari, Kartika Puspita; Prasetya, Agung Tri; Widiarti, Nuni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kemampuan serat daun nanas sebagai adsorben zat warna (remazol yellow FG dan remazol brilliant blue R) dan imobilisasi zat warna dalam serat daun nanas sebagai campuran pembuatan kertas. Untuk mengetahui kondisi optimum adsorpsi dilakukan variasi pH (1, 2, 3, 4 dan 5), waktu kontak (5, 10, 40, 80 dan 120 menit) dan konsentrasi (20, 40, 70, 100, 150, 200 dan 250 ppm). Sedangkan kertas yang telah jadi diuji ketahanan warna dengan perendaman larutan NaOH 0,1 M; CH3COOH 0,1 M; etanol dan air hujan selama 80 menit dalam rentang waktu 10 menit diukur absorbansinya. Hasil penelitian menunjukkan serat daun nanas dapat mengadsorpsi zat warna pada kondisi optimum: remazol yellow FG pH 2 dengan waktu kontak optimum 80 menit pada konsentrasi 200 ppm sedangkan remazol brilliant blue R pH 4 dengan waktu kontak optimum 80 menit pada konsentrasi 40 ppm. Berdasarkan hasil uji ketahanan warna, zat warna yang terlepas kembali paling banyak pada perendaman dalam larutan NaOH 0,1 M sedangkan zat warna yang terlepas kembali paling sedikit pada perendaman dalam larutan CH3COOH 0,1 M.
SINTESIS PLASTIK BIODEGRADABLE DARI KULIT PISANG DENGAN PENAMBAHAN KITOSAN DAN PLASTICIZER GLISEROL Utami, Meilina Rahayu; Latifah, Latifah; Widiarti, Nuni
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah plastik merupakan masalah lingkungan dikarenakan plastik sulit terdegradasi. Plastik biodegradable menjadi salah satu solusinya. Pati merupakan polimer alami yang dapat digunakan untuk produksi plastik biodegradable karena sumbernya melimpah, dapat diperbaharui dan mudah terdegradasi misalnya kulit pisang raja. Namun plastik biodegradable dari pati memiliki sifat yang kurang elastis dan bersifat hidrofilik sehingga perlu ditambahkan bahan tambahan lain untuk meningkatkan karakteristik mekaniknya. Penambahan plasticizer dengan maksud meningkatkan elastisitas untuk memperlemah kekakuan dari polimer, misalnya gliserol. Serta penambahan aditif lain seperti kitosan, karena kitosan yang memiliki sifat hidrofob sehingga dapat mengurangi sifat hidrofiliknya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mensintesis platik biodegradable dari limbah kulit pisang raja dengan penambahan gliserol dan kitosan serta karakteristiknya.Dari hasil penelitian diperoleh plastik berupa lembaran tipis berwarna cokelat (film plastik) yang telah diuji sifat mekaniknya sehingga didapatkan kondisi terbaik yaitu formulasi pati-kitosan 6:4 g/g   adalah pada konsentrasi plasticizer gliserol 15 % dengan kekuatan tarik  12,36 Mpa, persen elongasi 2,3 % dan persen air terserap 20,75%.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI URIN SAPI DENGAN ADITIF MOLASSES METODE FERMENTASI Huda, Muhammad Khoirul; Latifah, Latifah; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract