cover
Contact Name
samuel budi wardhana kusuma
Contact Email
samuelbudiunnes@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agungchem@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Chemical Science
ISSN : 22526951     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 830 Documents
Pengaruh Enkapsulasi Logam Cr dan Zn terhadap Band Gap BNNT Armchair menggunakan Metode DFT Fitriyaningsih, Afi; Kasmui, Kasmui; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i3.22456

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menurunkan band gap BNNT armchair sehingga diperoleh BNNT yang bersifat semikonduktor. BNNT memiliki band gap seragam yang tidak bergantung pada diameter tabung dan penggulungan. Penurunan band gap dalam penelitian ini dilakukan enkapsulsi logam Cr dan logam Zn kedalam BNNT armchair. Pemodelan struktur BNNT menggunakan software Accelerys Material Studio®4.4. struktur BNNT armchair yang digunakan yaitu BNNT(4,4) dan BNNT(5,5) dengan 3 repetisi cincin BN. Proses optimasi geometri menggunakan metode perhitungan DFT/B3LYP dengan basis set 6-31G menggunakan paket Gaussian® 09W dan hasilnya dianalisis menggunakan GaussSum 3.0. Perhitungan band gap menggunakan basis set 6-31G menghasilkan HOMO dan LUMO yang digunakan untuk mengetahui band gap dari BNNT armchair. Band gap didapat dari selisih HOMO-LUMO. Hasil band gap pada BNNT(4,4), BNNT(4,4)-Cr, dan BNNT(4,4)-Zn berturut-turut adalah sebesar 6,07; 2,29; dan 1,88eV. Hasil perhitungan pada BNNT(5,5), BNNT(5,5)-Cr, dan BNNT(5,5)-Zn berturu-turut adalah 6,10; 2,89; dan 1,89 eV. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa enkapsulasi logam Cr dan Zn dapat menurunkan band gap dari BNNT armchair.
Pemanfaatan Bentonit Teraktivasi Asam Sulfat sebagai Adsorben Anion Fosfat dalam Air Darmadinata, Mariyanti; Jumaeri, Jumaeri; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i1.22484

Abstract

Bentonit merupakan lempung jenis smektit yang komponen utamanya montmorillonit. Montmorillonit memiliki struktur berlapis dan mengembang bila didispersikan ke dalam air, sehingga sangat baik digunakan sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bentonit sebelum dan sesudah teraktivasi asam dan aplikasinya sebagai adsorben anion fosfat. Asam yang digunakan untuk aktivasi adalah asam sulfat 1,5 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivasi asam menghasilkan pergeseran 2 dari 5,2500 Ã… menjadi 5,2058 dan serapan pada bilangan gelombang 1040 cm-1 masih tampak setelah proses aktivasi menunjukkan ketahanan dari struktur bentonit. Kapasitas adsorpsi bentonit terhadap anion fosfat sebesar 1,3755 mg/g sedangkan kapasitas adsorpsi bentonit teraktivasi asam sebesar 2,9673 mg/g dengan mengikuti isoterm adsorpsi Langmuir.
Isolasi dan Uji Antioksidan Minyak Atsiri Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) pada Minyak Goreng Curah Widayani, Anis; Cahyono, Edy; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i3.22610

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan minyak atsiri sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) pada minyak goreng curah. BHT digunakan sebagai pembanding. Minyak atsiri daun sirih merah dianalisis GC-MS untuk mengetahui komponen penyusun minyak. Hasil uji aktivitas antioksidan minyak atsiri daun sirih merah menunjukkan bahwa minyak atsiri daun sirih merah termasuk antioksidan sedang dengan nilai IC50 136,947 mg/mL. Aktivitas antioksidan minyak atsiri daun sirih merah dalam minyak goreng curah ditunjukkan dengan data persen inhibisi dan kualitas minyak goreng curah ditunjukkan dengan data angka asm lemak bebas.
Pengaruh Jenis Elektrolit Support pada Penurunan Logam Cr dalam Limbah dengan Menggunakan Metode Elektrokoagulasi Amelia, Laksmi Rahmaning; Priatmoko, Sigit; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i2.22666

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penambahan elektrolit support untuk menurunkan logam Cr total dalam limbah dengan menggunakan metode elektrokoagulasi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan proses elektrokoagulasi yang didapat secara optimum berdasarkan efisiensi penyisihan, energi dan waktu. Pada penelitian ini dilakukan proses elektrokoagulasi dengan K2CrO4 sebagai model limbah artifisial dan Al sebagai elektroda, sehingga diperoleh hasil bahwa elektrolit support paling efektif diantara NaCl, Na2SO4, Na3PO4, NaBr dan NaI adalah larutan NaCl dengan penurunan konsentrasi Cr pada limbah elektroplating sebesar 357,257 ppm dengan prosentase penyisihan 98,28%. Hal ini berbeda dengan hasil penurunan Cr total dari proses elektrokoagulasi K2CrO4 tanpa elektrolit support yaitu hanya sebesar 349,649 ppm dengan prosentase penyisihan 97,70%. Pada proses elektrokoagulasi ditentukan oleh waktu, tegangan serta pH optimal. Waktu optimal dalam proses elektrokoagulasi dalam penelitian ini yaitu dengan waktu operasi selama 180 menit dengan tegangan optimal sebesar 12 volt dan pH optimalnya 5.
Adsorpsi Para-nitrophenol (PNP) menggunakan Zeolit Alam Termodifikasi Surfaktan HDTMA Hastuti, Vidya Dwi; Jumaeri, Jumaeri; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i1.22674

Abstract

Para-nitrophenol (PNP) adalah kristal tidak berwarna sampai kekuningan yang banyak digunakan dalam bidang industri obat-obatan, fungisida dan pewarna. Senyawa PNP terdata sebagai “polutan utama” oleh US Environmetal Protection Agency (EPA) karena kelarutan yang tinggi dan stabil di dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik zeolit termodifikasi HDTMA dan kemampuannya dalam mengadsorpsi PNP pada berbagai variasi pH larutan, waktu kontak dan konsentrasi awal larutan. Preparasi zeolit termodifikasi HDTMA dilakukan melalui proses aktivasi dengan HCl 1 M dan dilanjutkan modifikasi menggunakan surfaktan HDTMA-Br 2x KTK atau 0,1232 M. Hasil analisis FTIR pada zeolit termodifikasi HDTMA menunjukkan adanya gugus CH2 dari amina pada bilangan gelombang 2929 dan 2857 cm-1, hal ini menandakan bahwa zeolit alam telah berhasil dimodifikasi dengan HDTMA. Hasil analisis XRD zeolit termodifikasi HDTMA tidak mengalami perubahan struktur. Hasil uji SAA menggunakan metode BET luas permukaan zeolit alam meningkat setelah dimodifikasi dengan HDTMA. Adsorpsi PNP oleh zeolit termodifikasi HDTMA terjadi pada pH optimum 4, waktu kontak 60 menit dan konsentrasi awal 25 ppm dengan jumlah PNP teradsorpsi 0,594 mg/g.
Pengaruh Penggunaan Zeolit Alam sebagai Pengikat Impuritas pada Pembuatan Garam Rahmawati, Septiani Yuni; Jumaeri, Jumaeri; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i3.22832

Abstract

Kebutuhan garam di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk dan perkembangan industri. Produksi garam di Indonesia sendiri masih kurang maksimal karena kualitas yang dihasilkan masih belum memenuhi standar yang disebabkan masih banyak pengotor-pengotor yang larut dalam garam. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan garam dengan penambahan zeolit untuk mengetahui pengaruh ukuran butir zeolit, dan dosis zeolit pada mebuatan garam terhadap kadar NaCl yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukan pembuatan garam dengan 24oBe tanpa penambahan zeolit memiliki kadar NaCl sebesar 92,10%, kadar air sebesar 2,96%, kadar ion Ca2+ dan Mg2+ masing-masing sebesar 168,8 dan 107,50 mg/Kg. Pembuatan garam dengan penambahan zeolit dengan variasi ukuran zeolit 16, 35, 60 mesh diperoleh zeolit dengan ukuran 60 mesh menghasilkan garam dengan kualitas lebih baik yaitu memiliki kadar NaCl 96,36%, kadar air 2,29%, kadar ion Ca2+ dan Mg2+ masing-masing sebesar 138,80 dan 104,00 mg/Kg. Pembuatan garam dengan penambahan zeolit dengan variasi dosis zeolit 2,5, 3,5, 4,5 mesh diperoleh zeolit dengan ukuran 4,5 g menghasilkan garam dengan kualitas lebih baik yaitu memiliki kadar NaCl 98,25%, kadar air 1,75%, kadar ion Ca2+ dan Mg2+ masing-masing sebesar 117,60 dan 100,00 mg/Kg.
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid dari Daun Murbei (Morus alba Linn) Mabruroh, Eva Qomariyah; Mursiti, Sri; Kusumo, Ersanghono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i1.23035

Abstract

Mulberry leaves are used as traditional medicine because they contain secondary metabolites. Mulberry leaves are used as traditional medicine because they contain secondary metabolites. The purpose of this research is to know determine isolation method, identification, and class of flavonoid compounds from mulberry leaves. Sample were isolated using maceration method, liquid partition, gravitation column chromatography (GCC) technical, compound identification using FTIR and UV-Vis. Extraction of 3000 g dry powder of mulberry leaves using maceration method with n-hexane and ethanol solvent during 3x24 hours yielded 82.3538 g dark green ethanol extract, the phytochemical test showed that contained flavonoid compound. The ethanol extract was extracted with liquid partition using ethyl acetate: aquades (1 : 1) yielded 38.4253 g ethyl acetate extract, that was TLC test eluted with n-hexane : ethyl acetate was obtained by the best eluent of 8:2. Isolation using column chromatography with silica gel and n-hexane: ethyl acetate eluent (9:1), (8:2), (7:3), and (6:4) gave 7 fractions, the phytochemical test showed that contained strong intensity flavonoid compound. Analysis of fraction 7 isolate using FTIR and UV-Vis. Infrared analysis showed that the isolate had bound -OH, CH aliphatic, C=O carbonil, C=C aromatic, CO alcohol, and CH aromatic groups. Analysis of fraction 7 isolate using UV-Visible gained 2 peaks at λ 324 nm (band I) and λ 291 nm (band II) which indicated the flavonoide groups of flavanone or dihydroflavonol. By using shifting reagent the fraction 7 isolate was suggested to contain dihydroflavonol group with substituent of ortho-dihydroxyl group on C-6 and C-7, ortho-dihydroxyl group on C-4 'and C-5', and hydroxyl group on C-3.
Karakteristik Adhesive Polymer Polivinil Asetat Termodifikasi Butil Akrilat untuk Aplikasi Transfer Metalize Tunjungsari, Faricha; Jumaeri, Jumaeri; Sumarni, Woro
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i2.23150

Abstract

Salah satu jenis polimer yang saat ini banyak dikembangkan ialah polimer emulsi. Produk-produk polimerisasi emulsi banyak digunakan dalam berbagai jenis sektor industri seperti produksi adhesive. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi butil-akrilat terhadap karakterisasi adhesive polymer. Sintesis adhesive polymer dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap seeding dan tahap feeding. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi optimum terjadi pada konsentrasi butil akrilat 5%, dan waktu reaksi 4 jam. Pada kondisi ini diperoleh nilai solid content sebesar 35,22%, konversi 94,45%, dan viskositas sebesar 1600 cPs. Hasil analisis menggunakan PSA didapatkan ukuran partikel rata-rata sebesar 663,2 nm. Transisi glass pada reaksi sebesar 4,78°C. Adhesive polymer yang optimum dikarakterisasi menggunakan SEM memiliki gambaran morfologi berbentuk bulat (spherical) pada perbesaran 60.000 kali dan akselerasi tegangan sebesar 15kv. Hasil aplikasi transfer metalize yang paling optimum menunjukkan tidak adanya perubahan warna pada permukaan aluminium foil yang telah ditetesi dengan etil asetat.
Skrining Fitokimia Ekstrak n-Heksan Korteks Batang Salam (Syzygium polyanthum) Habibi, Ahmad Ikhwan; Firmansyah, R. Arizal; Setyawati, Siti Mukhlishoh
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i1.23370

Abstract

Salam atau Syzygium polyanthum merupakan tumbuhan berkhasiat obat yang mengandung senyawa metabolit sekunder yang memiliki banyak aktivitas farmakologi. Daun Salam dilaporkan mengandung flavonoid, alkaloid, fenolik, steroid, terpenoid, dan saponin. Kandungan senyawa dalam daun tersebut dimungkinkan juga dimiliki oleh bagian korteks batang Salam (Syzygium polyanthum). Dalam penelitian ini dilakukan skrining fitokimia ekstrak n-heksan korteks batang Salam. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan korteks batang Salam mengandung senyawa metabolit sekunder golongan steroid, terpenoid, dan triterpenoid, tetapi tidak mengandung kelompok senyawa flavonoid, alkaloid, fenolat, tannin, dan saponin. Senyawa metabolit sekunder yang ada dalam ekstrak n-heksan korteks batang Salam ini dimungkinkan berfungsi sebagai antimikroba.
Pengaruh Konsentrasi Asam Sulfat dan Waktu Reaksi Pada Sintesis α-Terpineol dari Terpentin Prastiwi, Yohanna Francisca Budi; Selfiana, Teti; Utami, Herti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i1.23382

Abstract

Abstract The aim of this research is to study on effect of the catalyst concentration of sulfuric acid (H2SO4) and reaction time in α-terpineol synthesis process from turpentine. Turpentine used in this research contents 65.891% α-pinene. Parameters that studied were the catalyst concentration of H2SO4 (20%, 25%, 30%, 35%) and reaction time (1 hour, 2 hours, 3 hours, 4 hours and 5 hours). The volume of ethanol used 135 mL. The study was carried out using a three-neck flask, a condenser, hot plate, a magnetic stirrer and thermometer with the speed stirring of 500 rpm. The product of synthesis were neutralized using 5% NaOH, then analyzed using GC and GC-MS. The results of this study showed that the highest selectivity of α-terpineol was 11,54% at 25% H2SO4 catalyst and 3 hours reaction time. Keyword : α-terpineol, α-pinene, turpentine, H2SO4