Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Articles
667 Documents
Hubungan Antara Kebersyukuran Dengan Kesejahteraan Psikologis Pada Mahasiswa UNNES Penerima Beasiswa
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v11i3.57306
Kesejahteraan psikologis merupakan variabel penting bagi mahasiswa. termasuk mahasiswa penerima beasiswa. Penelitian ini berfokus pada kesejehteraan psikologis mahasiswa dan kebersyukuran mahasiswa penerima Beasiswa. Metode penelitian menggunakan ex-post facto deskripstif korelasional. Responden terdiri dari 622 mahasiswa UNNES penerima Beasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala kebersyukuran sebanyak 22 item dengan reliabilitas 0,83, dan skala kesejahteraan psikologis sebanyak 18 item dengan reliabilitas 0,850. Teknik analisis data dilakukan dengan uji spearman. Hasil penelitian menunjukan tingkat kebersyukuran dan kesejahteraan psikologis mahasiswa UNNES berada dalam kategori tinggi. Fakultas Ilmu Pendidikan menjadi fakultas dengan tingkat kesejahteraan psikologis dan keberyukuran tertinggi di UNNES. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan korelasi dengan kriteria kuat antara keberyukuran dengan kesejahteraan psikologis (p=0,605). Aspek rasa apresiasi yang sederhana dalam kebersyukuran dan aspek hubungan positif dengan orang lain dalam kesejahteraan psikologis menjadi aspek tertinggi dalam variabel penelitian. Hasil penelitian ini berimplikasi bagi layanan bimbingan konseling di perguruan tinggi terutama pusat karir UNNES dalam menjalankan fungsi pemeliharaan dan pengembangan bagi mahasiswa penerima beasiswa berkaitan dengan kesejahteraan psikologisnya. Psychological well-being is an important variable for students. including scholarship students. This study focuses on the psychological well-being of students and their gratitude. This research uses ex-post facto descriptive correlational method. Respondents consisted of 622 UNNES scholarship students who were selected by purposive sampling. The data collection tool uses a gratitude scale of 22 items with a reliability of 0.83, and a psychological well-being scale of 18 items with a reliability of 0.850. The data analysis technique was carried out by the Spearman test. The results showed that the level of gratitude and psychological well-being of UNNES students was in the high category. The Faculty of Education is the faculty with the highest level of psychological well-being and gratitude at UNNES. The results showed that there was a correlation with strong criteria between gratitude and psychological well-being (p=0.605). Aspects of a simple sense of appreciation in gratitude and aspects of positive relationships with others in psychological well-being are the highest aspects in the research variables. The results of this study have implications for counseling guidance services in universities, especially the UNNES career center in carrying out the function of maintenance and development for scholarship students related to their psychological well-being..
Hubungan antara Kecerdasan Spiritual dengan Aktualisasi Diri Siswa SMA Negeri 1 Bergas
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v11i3.57401
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan aktualisasi diri siswa SMA Negeri 1 Bergas. Pendekatan dan desain penelitian yang digunakan pada peneltian ini yaitu kuantitatif korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Bergas, dengan sampel sebanyak 204. Teknik yang digunakan pada pengambilan sampel adalah teknik simple random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan peneliti adalah skala psikologi kecerdasan spiritual dan skala psikologi aktualisasi diri yang dikembangkan peneliti. Analisis pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah teknik korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukan tingkat kecerdasan spiritual dan aktualisasi diri siswa SMA Negeri 1 Bergas, mayoritas siswa memiliki kategori sedang. Analisis korelasi product moment pearson menunjukan hasil yang signifikan (r= 0.646, p<0.000). Hal tersebut menunjukan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan spiritual dengan aktualisasi diri. Disarankan kepada guru BK dapat memberikan layanan dengan topik kecerdasan spiritual untuk membantu meningkatkan aktualisasi diri siswa.This study aims to know the correlation between the spiritual quotient and self-actualization of SMA Negeri 1 Bergas students. This study uses quantitative correlation for the study approach and design. The population of this research is the students of SMA Negeri 1 Bergas with 204 people as the sample. Simple random sampling is used as a technique in taking the sample. The researcher uses the psychology scale of spiritual quotient and psychology scale of self-actualization developed by the researcher in collecting the data. Hypothesis testing analysis in this study is the technique correlation product moment pearson. The findings show the level of spiritual quotient and self-actualization of SMA Negeri 1 Bergas students which the majority is categorized as average. The analysis product moment pearson shows a significant result (r= 0.646, p<0.000). It shows the positive correlation and significant between spiritual quotient and self-actualization. This study suggests the teacher of guidance and counseling gives services with the topic of spiritual quotient to improve the students’ self-actualization.
Membantu Kematangan Karir Siswa SMK melalui Konseling Cognitive Behavioral Teknik Bibliotherapy
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v11i3.57921
Kematangan karir sangat penting bagi siswa SMK dan akan mempengaruhi kesiapan karirnya kedepan. Artikel ini mencoba menguraikan konsep kematangan karir dan upaya konseling yang dapat dilakukan oleh Guru BK/Konselor untuk membantu kematangan karir siswa SMK. Buku serta Artikel nasional dan internasional diriview yang selanjutnya dilakukan analisis konten. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelayanan konseling dengan pendekatan cognitive behavioral teknik biliotherapy berpotensi dimplementasikan oleh guru BK/Konselor untuk membantu kematangan karir siswa SMK. Pendekatan ini mengukur proses belajar konseli untuk memperoleh dan mempraktikkan keterampilan baru, belajar cara berpikir yang baru, dan memperoleh cara baru untuk mengatasi masalah. Tahap-tahap konseling dengan pendekatan cognitive behavioral teknik biliotherapy ini yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Strategi implementasi di setiap tahap konseling dibahas termasuk konsep kematangan karir. Artikel ini diharapkan dapat menjadi pedoman praktis bagi guru BK/Konselor dalam melaksanakan layanan konseling untuk membantu kematangan karir siswa SMK. Selain itu, kajian ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai literatur ilmiah dalam penelitian terkait. Career maturity is very important for vocational students and will affect their future career readiness. This article tries to describe the concept of career maturity and counseling efforts that can be done by school counselors to help career maturity of vocational students. Book and National and international articles are reviewed for further content analysis. The results of the study indicate that a cognitive behavioral approach with biliotherapy techniques in counseling services have the potential to be implemented by school counselors to help career maturity of vocational students. This approach measures the Counselee's learning process to acquire and practice new skills, learn new ways of thinking, and acquire new ways of dealing with problems. The stages of a cognitive behavioral approach with biliotherapy technique in counseling services are the stages of preparation, implementation, evaluation and follow-up. Implementation strategies at each stage of counseling are discussed including the concept of career maturity. This article is expected to be a practical guideline for school counselor in implementing counseling services to assist career maturity of vocational students. In addition, this study is also expected to provide benefits as scientific literature in related research.
Pengaruh Stres Akademik dan Self-Efficacy terhadap Penyesuaian Diri Santriwati Pondok Pesantren Tahun Pertama: Efek Mediasi Self-Esteem
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v11i3.60895
Penyesuaian diri menjadi salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh santriwati baru pondok pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh langsung stres akademik dan self-efficacy terhadap penyesuaian diri, maupun secara tidak langsung melalui self-esteem. Dengan menggunakan desain penelitian survei, sebanyak 191 santriwati tahun pertama berpartisipasi mengisi the Academic Adjustment Scale (AAS), Academic Stress Scale (ASS), Rosenberg Self Esteem Scale (RSE) dan Self-Efficacy Questionnaire for Children (SEQ-C). Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menguji model struktural. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyesuaian diri dipengaruhi secara langsung oleh stres akademik, self-efficacy dan self-esteem. Selain itu self-esteem juga secara signifikan memberikan efek mediasi di antara hubungan stres akademik dan penyesuaian diri. Pimpinan Pondok Pesantren harus memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis santriwati, untuk memastikan mereka memiliki psychological well-being yang baik. Penting bagi pimpinan lembaga ini untuk menciptakan kondisi lingkungan tempat tinggal dan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu langkah-langkah pencegahan dan intervensi melalui pelayanan bimbingan dan konseling perlu ditingkatkan. Penyesuaian diri menjadi salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh santriwati baru pondok pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh langsung stres akademik dan self-efficacy terhadap penyesuaian diri, maupun secara tidak langsung melalui self-esteem. Dengan menggunakan desain penelitian survei, sebanyak 191 santriwati tahun pertama berpartisipasi mengisi the Academic Adjustment Scale (AAS), Academic Stress Scale (ASS), Rosenberg Self Esteem Scale (RSE) dan Self-Efficacy Questionnaire for Children (SEQ-C). Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menguji model struktural. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyesuaian diri dipengaruhi secara langsung oleh stres akademik, self-efficacy dan self-esteem. Selain itu self-esteem juga secara signifikan memberikan efek mediasi di antara hubungan stres akademik dan penyesuaian diri. Pimpinan Pondok Pesantren harus memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis santriwati, untuk memastikan mereka memiliki psychological well-being yang baik. Penting bagi pimpinan lembaga ini untuk menciptakan kondisi lingkungan tempat tinggal dan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu langkah-langkah pencegahan dan intervensi melalui pelayanan bimbingan dan konseling perlu ditingkatkan.
Penerapan Blended Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Regulasi Diri Belajar pada Mahasiswa Baru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v11i3.62976
Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan blended learning terhadap motivasi dan regulasi diri belajar mahasiswa. Mahasiswa adalah manusia dewasa yang diharapkan memposisikan diri sebagai pembelajar yang memiliki motivasi dan regulasi diri dalam belajar. Blended learning adalah pembelajaran sebagai perpaduan dari setiap bentuk pengajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Subyek penelitian adalah mahasiswa yang berjumlah 69 mahasiswa. Metode penelitian tindakan kelas digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart. (a) Tahap Perencanaan, (b) Tahap Pelaksanaan Aksi, (c) Tahap Pengamatan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah sebagai berikut: Observasi dan angket (penilaian diri). Teknik analisis data dilakukan dengan cara: reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan. Untuk data kuantitatif, dianalisis secara deskriptif. Indikator keberhasilan penelitian tindakan ini adalah perhitungan peningkatan antar siklus, ketuntasan klasikal yang dicapai 80% dan ketuntasan individu 75%. Berdasarkan hasil penelitian ini penerapan blended learning dapat meningkatkan motivasi dan regulasi diri belajar siswa This study aims to see the effectiveness of blended learning on students' motivation and self-regulated learning. Students are adult human beings who are expected to position themselves as learners who are motivated and independent in learning. Blended learning is learning as a blend of every form of teaching to achieve educational goals. The research subjects were students, totaling 69 students. The classroom action research method was used in this study. This research was conducted using the Kemmis and McTaggart models. (a) Planning Stage, (b) Action Implementation Stage, (c) Observation Stage. Data collection techniques in research are as follows: Observation and questionnaire (self-assessment). Data analysis techniques were carried out by means of: data reduction, data presentation and drawing conclusions. For quantitative data, analyzed descriptively. The indicator of the success of this action research is the calculation of the increase between cycles, the classical completeness achieved is 80% and the individual completeness is 75%. Based on the results of this study the application of blended learning can increase student learning motivation and independence.
Perilaku Seksual Pranikah Remaja ditinjau dari Kontrol Diri, Komunikasi Orang Tua Anak tentang Seksual dan Konformitas
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v11i3.60974
Perilaku seksual pranikah remaja bukan hal yang tabu di masa sekarang. Remaja seharusnya melakukan kegiatan-kegiatan positif untuk menunjang masa depannya, namun pada kenyataannya kebanyakan remaja sudah melakukan perilaku seksual pranikah yang memiliki dampak buruk bagi kehidupannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kontrol diri, komunikasi orang tua-anak tentang seksual dan konformitas terhadap perilaku seksual pranikah remaja. Pengambilan data menggunakan 4 skala yaitu skala perilaku seksual pranikah, skala kontrol diri, skala komunikasi orang tua anak tentang seksual, dan skala konformitas. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa semakin tinggi kontrol diri dan komunikasi orang tua-anak tentang seksual semakin rendah perilaku seksual pranikah, serta semakin tinggi konformitas maka semakin tinggi perilaku seksual pranikah pada remaja.
Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal dengan Interaksi Sosial Siswa Kelas VIII SMP
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v11i3.56699
Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat komunikasi interpersonal, interaksi social, dan hubungan antara komunikasi interpersonal dengan interaksi sosial siswa kelas VIII SMP. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan jumlah populasi 319 siswa dengan Teknik sampling simple random sampling sebanyak 80 siswa. Alat pengumpulan data menggunakan skala komunikasi interpersonal dan skala interaksi sosial. Hasil analisis deskriptif menggambarkan tingkat komunikasi interpersonal dan interaksi sosial siswa termasuk tinggi, dan hasil analisis product moment menggambarkan hubungan komunikasi interpersonal dan interaksi social juga termasuk tinggi (M=0,902). This research aims to determine the level of interpersonal communication, social interaction, and the relationship between interpersonal communication and social interaction of 8th class at junior high schools. This research used quantitative research with a population of 319 students with a simple random sampling technique of 80 students. The data collection tool uses an interpersonal communication scale and a social interaction scale. The results of descriptive analysis describe the level of interpersonal communication and social interaction of students, including high, and the results of product moment analysis describing the relationship of interpersonal communication and social interaction is also high (M = 0.902).
Studi Kepustakaan Teknik Role Playing untuk Komunikasi Interpersonal Peserta Didik
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v11i3.60221
Kemampuan berkomunikasi peserta didik dengan orang lain, banyak dalam presentase yang rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan role playing dalam mengatasi kemampuan komunikasi interpersonal peserta didik yang masih rendah dalam berbagai jenjang pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari Google Scholar, Research Gate, dan Sage Journal. Data akan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Diharapkan penelitian akan memberikan manfaat dalam keilmuan melalui kajian teknik role playing dalam mengatasi kemampuan komunikasi interpersonal yang rendah. Fokus penelitian adalah peran teknik role play dalam membantu menghasilkan karakteristik komunikasi interpersonal yang efektif dan keberhasilan penggunaan role playing dalam mengatasi komunikasi interpersonal yang masih rendah bagi peserta didik yang rendah. Berdasarkan hasil penelitian, teknik role playing berhasil mengatasi masalah dan mengembangkan karakteristik dalam komunikasi interpersonal yang efektif bagi peserta didik di seluruh jenjang pendidikan. Perlu dukungan serta perhatian dari keluarga dan guru di sekolah agar peserta didik mampu berkembang optimal dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Konselor sekolah juga perlu memberikan layanan yang menarik seperti bermain peran untuk membantu peserta didik mengaktualisasikan diri di lingkungan sosialnya.
Peran Mediasi Career Engagement dalam Career Adaptability terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v10i2.68036
Kemampuan adaptabilitas karier (career adaptability) dan keterlibatan karier (career engagement) mahasiswa selama menempuh pendidikan perlu dipersiapkan agar dapat menghadapi bergai tantangan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran mediasi career engagement terhadap career adaptability pada prestasi akademik mahasiswa. Jenis penelitian ini kuantitatif korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Negeri Semarang, yang dipilih secara acak (n=286). Metode pengumpulan data menggunakan Career Adapt-Ability Scale (CAAS), Career Engagement Scale (CES) dan indeks prestasi kumulatif. Hasil reliabilitas instrumen yaitu CAAS 0,925 dan CES 0,910. Analisis mediasi menggunakan teknik bias corrected dengan N= 2000 dan confident interval 95%, dengan software SPSS sintaks PROCESS Hayes. Hasil riset menunjukkan bahwa career adaptability mempengaruhi prestasi akademik yang dimediasi career engagement terbukti signifikan (LLCI= 0.02, ULCI= 0.07). Implikasi penelitian ini bagi dosen maupun konselor perguruan tinggi yaitu perlu membimbing dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengikuti berbagai kegiatan akademik maupun penunjang akademik sehingga dapat meningkatkan kemampuan adaptabilitas karier, keterlibatan karier dan prestasi akademik.
Personality Traits and Self-Efficacy Learning Performance: Analysis of Students Carrying Out Practical Courses
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ijgc.v10i1.68088
Mata kuliah praktikum memiliki tantangan yang berbeda dengan mata kuliah teori. Banyak faktor yang berhubungan dengan efikasi diri mahasiswa ketika mengikuti mata kuliah praktik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengikuti mata kuliah praktikum konseling. Fokus dari penelitian ini adalah untuk memprediksi efikasi diri berdasarkan tipe kepribadian. Ten Items Personality Inventory (TIPI) dan Self-Efficacy Learning Performance (SELP) diberikan kepada 103 mahasiswa dan dianalisis dengan menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Extraversion (r = 0.34, p <0.05), Conscientiousness (r = 0.20, p <0.05), dan Openness to Experience (r = 0.27, p <0.05) berhubungan secara signifikan dengan self-efficacy mahasiswa ketika melaksanakan mata kuliah praktikum. Temuan ini berimplikasi pada pemahaman kepribadian yang sangat penting untuk mendukung pengembangan profesional mahasiswa. Practical courses have different challenges from theoretical courses. Many factors are related to student self-efficacy when taking practical courses. This research is motivated by the phenomenon of several students who have difficulty following counselling practice courses. The focus of this study is to predict self-efficacy based on personality traits. Ten Items Personality Inventory (TIPI) and Self-Efficacy Learning Performance (SELP) were given to 103 students and analyzed using product moment correlation. The results showed that Extraversion (r = 0.34, p < 0.05), Conscientiousness (r = 0.20, p < 0.05), and Openness to Experience (r = 0.27, p < 0.05) which relates significantly to student self-efficacy when carrying out practical courses. These findings have implications for understanding personality which is essential for supporting the professional development of students.