cover
Contact Name
Sigit Hariyadi
Contact Email
sigit.hariyadi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijgc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
ISSN : 22526374     EISSN : 25976133     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Arjuna Subject : -
Articles 667 Documents
Konseling Islami untuk Perilaku SEX Beresiko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60836

Abstract

Konseling metode tasawufpada pelaku seks berisiko dilakukan pada tiga responden. Hasil penelitian: (1)alasan individu melakukan sex beresiko: terpengaruh pergaulan dengan teman-teman, terpapar pornografi melihat film porno, terpapar paham sex bebas. Subyek berusia remaja, berusia antara usia 22-24 tahun dan tingkat religiusitas subyek tergolong rendah; (2) nilai-nilai tasawufdalam konseling merupakan konsep layanan konseling dengan keilmuan yang dituntut untuk lebih humanistik, empirik dan fungsional (penghayatan terhadap ajaran Islam). Konseling ini mendiskusikan dan membicarakan bagaimana membina moral umat. Konseling metode tasawufdiawali dari kerangka futuwwah dengan mengaplikasikan sikap zuhud terhadap dunia makrokosmos dan mikrokosmos (manusia). Tahapannya: (a) takhalli (pembersihan hati dari sifat-sifat tercela). (b) tahalli (menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji) (c) tahap tajalli, setelah kedua tahap ini dengan dasar pengolahan batin (esoterik) seseorang akan mampu mengatur dirinya berkehidupan sosial dengan baik; (3) Dampak konseling tasawuf dalam kasus perilaku seks berisiko, subyek ada keinginan agar jiwanya bisa tumbuh sehat, ingin memiliki sifat-sifat yang baik, dan jiwa sehat dengan memiliki sifat-sifat yang terpuji. Hambatannya, perilaku individu yang lebih sehat tidak bertahan lama, maka konseling harus dilakukan berulang-ulang.
Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Kejenuhan Belajar Mahasiswa Pada Pembelajaran Online
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60838

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh regulasi emosi terhadap kejenuhan belajar mahasiswa pada pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester 4 program studi bimbingan dan konseling dengan jumlah 149 mahasiswa dengan Sampel 108 mahasiswa yang diambil dengan teknik simple random sampling berdasarkan rumus slovin. Instrumen yang diberikan adalah angket regulasi emosi dan angket kejenuhan belajar. Kemudian, Analisis data menggunakan teknik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (0,01<0,05) serta nilai thitung 3,278 > ttabel 1,659. sehingga, Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Regulasi Emosi terhadap Kejenuhan Belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan.
Implementasi Konseling Lintas Budaya dalam Lingkungan Pesantren di MA An-Nawawi Berjan Purworejo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60843

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penerapan konseling lintas budaya dalam lingkungan pesantren di salah satu sekolah menengah atas MA An-Nawawi Berjan Purworejo. Hal ini dikarenakan di sana terdapat keragaman latar belakang budaya antara peserta didik, guru, dan staf di sekolah sehingga guru BK atau konselor dituntut untuk bisa menerapkan konseling lintas budaya di sekolah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif wawancara terpusat. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa penerapan konseling lintas budaya di MA An-Nawawi Berjan Purworejo berjalan dengan baik. Baik peserta didik pesantren maupun non pesantren mampu beradaptasi dengan keragaman budaya di sekolah. Tidak jarang konselor memberikan materi toleransi budaya. Hal itulah yang membuat para peserta didik memiliki toleransi yang tinggi terhadap keragaman budaya sehingga di sekolah tidak ada permasalahan serius yang disebabkan oleh keragaman budaya. Meski begitu, sangat diharuskan bagi konselor untuk memahami keberagaman budaya yang dimiliki oleh konseli agar proses konseling lintas budaya dapat berjalan dengan efektif.
Survey Tingkat Academic Dishonesty oleh Siswa SMA di Cilacap pada Masa Pandemi Covid-19
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60852

Abstract

Academic Dishonesty adalah suatu kecurangan akademik sebagai perilaku yang menyimpang atau menggunakan cara-cara tidak sah seperti mencotek, plagiarisme, bekerja sama dalam kecuranagn ujian, maupun memalsukan data yang dilakukan oleh siswa untuk mencapai hasil ujian yang benar, utuk mencapai keberhasilan atau menghindari kegagalan. Artikel ini bertujuan untuk meneliti tentang tingkat academic dishonesty oleh siswa di Cilacap pada masa pandemic covid-19 dilihat dari perbedaan jenis kelamin dan perbedaan usia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Data penelitian ini diperoleh dengan cara membagikan kuesioner kepada sejumlah siswa sekolah menengah atas, yang dimana responden akan menjadi sampel.
Media Online WhatsApp Group Sebagai Sarana Layanan Bimbingan Konseling di Masa Pandemi Covid-19
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60853

Abstract

Pembelajaran di saat pandemik covid-19 memiliki kendala dikarenakan penyebaran penyakit ini sehingga kita harus mematuhi peraturan guna memutus penyebaran covid-19. Siswa tetap melakukan aktivitas pembelajaran seperti biasa. Pembelajaran bisa dilakukan secara online maupun offline menggunakan media yang tersedia seperti watshapp group sehingga siswa dapat mengakses dengan mudah materi yang disediakan oleh guru. Guru juga dapat mendesain model pembelajaran sesuai dengan media yang ada sehingga belajar mengajar menjadi efektif dan mudah dipahami oleh siswa dan pembelajaran tetap berjalan seperti biasa.
Pengembangan Platform Digital Terpadu untuk Pengelolaan Kesejahteraan Psikologis Guru BK: Analisis Kebutuhan
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60855

Abstract

Kesejahteraan psikologis merupakan kondisi yang harus dimiliki oleh setiap guru BK. Dengan memiliki kesejahteraan psikologis, guru BK diharapkan mampu memberikan layanan terbaik bagi setiap siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis kebutuhan pengembangan platform digital untuk pengelolaan kesejahteraan psikologis guru BK. Penelitian dilakukan dengan survey pada 153 responden yang terdiri dari guru BK, dosen BK, dan mahasiswa BK. Hasil menunjukkan bahwa pengembangan platform digital sangat diperlukan oleh ketiga kelompok responden dengan menggunakan berbagai usulan platform seperti aplikasi android, youtube, instagram, website, podcast, dan platform lain. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya dilakukan survey dengan jumlah responden yang lebih banyak dan cakupan wilayah yang lebih luas. Namun demikian, data yang diperoleh sudah dapat digunakan untuk memetakan kebutuhan pengembangan platform digital dan dapat digunakan untuk merancang bakal-prototipe.
Solution Focus Brief Counseling Strategi Meningkatkan Resiliensi Mahasiswa
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.60857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konseling SFBC terhadap peningkatan resiliensi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa BK UNIMMA semester akhir yang sedang menempuh skripsi. Subyek penelitian dipilih secara purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 12 mahasiswa. Pengukuran dilakukan dengan angket risiliensi yang terstandar yakni Connor Davidson Resilience Scale (CD-RISC). yang diberikan sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan, selanjutnya diberikan perlakuan berupa SFBC untuk meningkatkan resiliensi mahasiswa.. Metode analisis data menggunakan analisis statistik parametrik dengan uji t sampel berpasangan dengan bantuan SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SFBC berpengaruh terhadap peningkatan resiliensi akademik mahasiswa, hal ini dibuktikan dengan hasil uji t sampel berpasangan dengan probabilitas Sig. (2-tailed) 0,000 <0,0.5.
Layanan Konseling Kelompok Berbasis IT pada Peserta Didik SD untuk Menurunkan Tingkat Penggunaan Gadget Freak di Era Study Frome Home
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.61345

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari Layanan Konseling Kelompok Berbasis IT pada Peserta Didik SD untuk menurunkan tingkat Penggunaan Gadget Freak Di Era Study From Home. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan data yang diperoleh terdapat 15 peserta didik yang terbagi menjadi 2 kategori,11 peserta didik kategori sedang dengan presentase 73,33% dalam penggunaan gadget dan 4 peserta didik kategori tinggi dengan presentase 26,6%. Jadi dengan melihat hasil data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pemberian layanan konseling kelompok berbasis IT semakin rendah kasus gadget freak pada peserta didik
Minat Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.61346

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar minat mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Bagaimana keberhasilan pembelajaran daring. Adakah faktor lain yang mendukung minat belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan regresi, untuk mengetahui hubungan yang bersifat sebab akibat atau kausal antar variabel serta mendeskriskripsikan kualitas dari hubungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi pelaksanaan pembelajaran daring diperoleh angka 4,1% katagori Sangat Tinggi, 57,14% katagori Tinggi, 40% katagori sedang. Sedangkan hasil distribusi frekuensi minat belajar mahasiswa menunjukkan 40,17% kategori Tinggi, 53,63% katagori sedang, 6,2% katagori rendah. Hasil tersebut dapat dijelaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring berada dalam katagori Tinggi dengan perolehan prosentase diatas 50%, sedangkan minat belajar mahasiswa berada dalam katagori Tinggi namun perolehan prosentase dibawah 50%, serta masih terdapat 6,2% dalam katagori rendah. Hasil analisis data regresi linier sederhana diperoleh koefisien determinan sebesar 0,605 atau 60,5%, yang artinya terdapat pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar mahasiswa sebesar 60%. Kondisi ini menjelaskan ada kemungkinan pengaruh dari variable lain terhadap minat belajar mahasiswa sebesar 40%. Simpulan penelitian, bahwa pembelajaran daring mampu mempengaruhi minat belajar mahasiswa, namun perlu didukung variabel lain untuk mempengaruhi minat belajar mahasiswa.
Studi Literatur: kompetensi multikultural guru BK dalam mendukung keberhasilan layanan konseling multikultural
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v11i2.61770

Abstract

Konseling multikultural salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru BK untuk membantu memberdayakan konseli, dalam prosesnya tak jarang guru BK mengalami banyak hambatan yang mana guru BK kesulitan dalam pelaksanaan konseling multikultural seperti menyelaraskan diri dengan konseli yang memiliki latarbelakang budaya yang berbeda dengan guru BK, ini membutuhkan kompetensi multikultural agar guru BK mampu melaksanakan layanan konseling sesuai dengan tujuan yang direncanakan. Tujuan dari penulisan artikel ini yakni untuk menjabarkan Karakteristik kompetensi multikultural guru BK yang dapat diaplikasikan dan dikuasai oleh guru BK dalam melaksanakan konseling multikultural beserta penyajian beberapa temuan hasil penelitian terkait dengan contoh kasus yang dapat diintervensi melalui konseling multikultural.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Desember 2023 Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022 Vol 11 No 1 (2022): Juni 2022 Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021 Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020 Vol 9 No 1 (2020): Juni 2020 Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 More Issue