cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies
ISSN : 22526447     EISSN : 25274597     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies (IJCETS) publish two major themes on educational technology and curriculum studies
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2017): April 2017" : 7 Documents clear
Aktualisasi Profesi Teknologi Pendidikan di Indonesia Ariani, Diana
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14244

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan gambaran akan keragaman Profesi seorang Teknolog Pendidikan di Indonesia saat ini. Untuk memberikan gambaran yang mendalam, maka artikel ini ditulis berdasarkan kajian teoritisTeknologi Pendidikan sebagai profesi, kompetensi profesi Teknologi Pendidikantahun 1977, kompetensi tahun 1994 dan kompetensi 2012, serta menghadirkan data-data ragam Profesi Teknologi Pendidikan di Lapangan Pekerjaan. Dengan melihat konsepsi dasar Teknologi Pendidikan Dan perkembangan lapangan kerjasaat ini, maka masih akan banyak profesi-profesi Teknologi Pendidikan baru yang Akan muncul baik di Indonesia atau luar negeri dan lapangan pekerjaanpun akansegera menggunakan para alumni sebagai profesi di instansinya. Untuk menghadapi hal ini, sebagai sebuah profesi, keilmuan Teknologi Pendidikan harus dapat mengantisipasinya dalam sebuah ketentuan yang lebih sistematis dan sistemik, sehingga dapat menaungi para profesi dalam bidang Teknologi Pendidikan. The purpose of writing this article is to illustrate the diversity profession of a Educational technologist in Indonesia today. To provide an in-depth illustrations, this article was written based on theoretical study of Educational Technology as a profession, the competence of Education Technology profession deffinitions in 1977, 1994 and 2012 also representing the data of Variety of Educational Technology’s in the field. By looking at the basic conception of Educational Technology and the current employment development, there will still be many new Education Technology professions that will emerge in Indonesia or abroad and employment will soon use the alumni as a profession in their institution. To face this, as a profession, the science of Educational Technology should be able to anticipate it in a more systematic and systemic provision, so that it can cover the Educational Technology professions in the field.
Aktualisasi Profesi Teknologi Pendidikan di Indonesia Ariani, Diana
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14244

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan gambaran akan keragaman Profesi seorang Teknolog Pendidikan di Indonesia saat ini. Untuk memberikan gambaran yang mendalam, maka artikel ini ditulis berdasarkan kajian teoritisTeknologi Pendidikan sebagai profesi, kompetensi profesi Teknologi Pendidikantahun 1977, kompetensi tahun 1994 dan kompetensi 2012, serta menghadirkan data-data ragam Profesi Teknologi Pendidikan di Lapangan Pekerjaan. Dengan melihat konsepsi dasar Teknologi Pendidikan Dan perkembangan lapangan kerjasaat ini, maka masih akan banyak profesi-profesi Teknologi Pendidikan baru yang Akan muncul baik di Indonesia atau luar negeri dan lapangan pekerjaanpun akansegera menggunakan para alumni sebagai profesi di instansinya. Untuk menghadapi hal ini, sebagai sebuah profesi, keilmuan Teknologi Pendidikan harus dapat mengantisipasinya dalam sebuah ketentuan yang lebih sistematis dan sistemik, sehingga dapat menaungi para profesi dalam bidang Teknologi Pendidikan. The purpose of writing this article is to illustrate the diversity profession of a Educational technologist in Indonesia today. To provide an in-depth illustrations, this article was written based on theoretical study of Educational Technology as a profession, the competence of Education Technology profession deffinitions in 1977, 1994 and 2012 also representing the data of Variety of Educational Technology’s in the field. By looking at the basic conception of Educational Technology and the current employment development, there will still be many new Education Technology professions that will emerge in Indonesia or abroad and employment will soon use the alumni as a profession in their institution. To face this, as a profession, the science of Educational Technology should be able to anticipate it in a more systematic and systemic provision, so that it can cover the Educational Technology professions in the field.
Evaluasi Program Pendidikan Akhlak di Full Day School Sekolah Dasar Islam Terpadu Hidayati, Musrofah; Tohiroh, Laelatul; Istyarini, Istyarini
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14245

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengevaluasi program pendidikan akhlak di SD IT Logaritma Karanganyar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan hasil. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas tiga, orang tua siswa kelas tiga, dan siswa kelas tiga. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) perencanaan program pendidikan akhlak pada komponen sumber daya manusia dan sarana prasarana masih perlu ditingkatkan (2) pelaksanaan program pendidikan akhlak sudah diintegrasikan dengan baik ke semua kegiatan pembelajaran di sekolah (3) hasil program pendidikan akhlak pada sikap religius, jujur, sopan santun sudah sesuai tujuan, sedangkan pada sikap tanggung jawab dan cinta lingkungan masih perlu ditingkatkan. Dari hasil penelitian disimpulkan masih perlu perbaikan pada aspek perencanaan dan hasil. The purpose of this study was to evaluate the moral education program in SD IT Logaritma Karanganyar in planning, implementation, and results. This study used the qualitative method. The subjects were the principal, teachers of grade 3, parents of the third graders, and students of grade 3. The data collecting techniquees were interview, observation, and documentation. The result of this study were : (1) planning of moral education program on human resources component and infrastructures still required some improvements; (2) implementtation of moral education program had been integrated well into all teaching-learning activities in school; (3) results of moral education program in religious attitudes, honesty, and politeness had been appropriate towards the aims, meanwhile, on the responsibility and environment loving attitudes needed to do improvement. From the results of this study, it could be conclude that aspect of planning and result still demanded the developments.
Kendala Pelaksanaan Layanan Teknologi Informasi & Komunikasi dalam Kurikulum 2013 Sutrisno, Radjab; Widyaningsih, Wahyu; Asih, Nur; Istyarini, Istyarini
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14246

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan layanan TIK di SMP 1 Kudus tahun 2015/ 2016. Jenis penelitian adalah studi evaluasi pendekatan kualitatif dengan menggunakan model evaluasi Stake. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian di SMP 1 Kudus menunjukan 1) Perencanaan layanan TIK sudah berjalan cukup baik, masih ada beberapa warga sekolah kurang paham konsep layanan TIK, 2) Pelaksanaan layanan TIK sudah baik sesuai dengan indikator keberhasilan program, dan 3) Hasil layanan TIK masih belum terlaksana dengan baik, bentuk penilaian jarang digunakan dan tidak ada bentuk pelaporan. The purpose of this research is to describe and analyse the implementation of the ICT Service in SMP 1 Kudus in the academic year of 2015/ 2016. This was an evaluation study research with qualitative approach. It used Stake Evaluation model. The sources of the research were informant, observation result, and bibliography. The technique of data collection used interiew, observation, and documentation. The result of the study in SMP 1 Kudus showed: 1) The planning of ICT service has been running quite well, there are still some people in schools do not understand the concept of ICT service. 2) The implementation of ICT service has been running well based on the indicator of program success. 3) The result of ICT service still hasn’t been implemented well, rarely used form of assessment and no report form.
Pengembangan Modul Pembelajaran Digital Berbasis Visual Basic for Application (VBA) PowerPoint Rahmawati, Sholichatun Aisyah; Budiyono, Budiyono; Wardi, Wardi
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14248

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan dan mengetahui keefektifan penggunaan modul digital VBA (Visual Basic for Application) PowerPoint pada hasil belajar siswa SMP Kebon Dalem Semarang. Penelitian menggunakan model research and development (R&D). Subjek penelitian adalah ahli materi, ahli media, dan siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan (1) pengembangan modul digital dilakukan dengan: identifkasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi desain, uji coba skala kecil, revisi produk tahap I, uji coba skala luas, revisi produk tahap II, produk fnal dengan penilaian dari ahli materi dan ahli media adalah sangat baik dan layak diujicobakan dan dengan tanggapan dari guru dan siswa adalah sangat baik dan baik. dan (2) modul digital efektif digunakan dengan peningkatan hasil belajar sebesar 72,3%. The purpose of this study are to development and knowing effectiveness of using digital module based VBA PowerPoint. The study used research and development (R&D) model. Subject of study are material expert, multimedia expert, and students of seventh grade in SMP Kebon Dalem Semarang. Research result showed (1)development of digital module by: identifcation potention and problem, collecting data, product design, product validation, design revision, try of small scale, product revise part one, try of wide scale, product revise part two, fnal product with appraisal from material expert and material learning technology expert are very good and proper to used in learning and with criteria of proper from student respons are good and teacher respons is very good. and (2) Digital module is effective used with the result of study raising 72,3%.
Keefektifan Media Edmodo Sebagai Penunjang Pembelajaran Teknologi Informasi & Komunikasi di Sekolah Menengah Pertama Watoni, Nurul; Trisnawati, Fitri; Munib, Achmad
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media edmodo sebagai penunjang pembelajaran matapelajaran TIK di SMP Negeri 25 Semarang. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif deskriptif dengan design one shot casetudy. Populasi dari penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 25 Semarang dengan sampel 32 siswa.Teknik pengambilan data dengan pemberian tugas untuk mengetahui hasil belajara siswa setelahmenggunakan media edmodo sebagai penunjang pembelajaran TIK. Hasil penelitian menunjukkan pengujian hipotesis menggunakan uji-t satu pihakyaitu uji-t pihak kanan. Berdasarkan perhitungan uji-t pihak kanan, dengan taraf signifkan 5% diperoleh t hitung= 10,0766 sedangkan t tabel= 15,1 Karenat hitung<t tabel maka dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar TIK peserta didik yang diberi pembelajaran dengan media Edmodo lebih tinggidari pada nilaiKriteria Ketuntasan Minimal. Berdasarkan data yang diperoleh, rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen adalah 80,10 sedangkannilai KKM adalah 75. Pembelajaran dengan media penunjang pembelajaran Edmodo pada matapelajaran TIK disimpulkan efektif terhadap hasil belajar TIK pada peserta didik kelas VIII SMP N 25 Semarang tahun pelajaran 2014/2015. This research aims to know the effectiveness of edmodo as a media to support teaching learning process in the subject ICT at SMP Negeri 25 Semarang. The object of this research is students of VIII SMP Negeri 25 Semarang which is 32 samples. Technique of taking the data is by giving assignment to know the result of student’s study after used edmodo as a media to support teaching learning process in TIK material. The result of this research are the t-test of right which has signifcant tariff 5% and the result of t-result (hitung) is 10,0766, t-table is 15,1. It can be conclude that t-result (hitung )<t-table, based on the result of this research it can be conclude that the average of result student’s TIK study which has been given with edmodo higher than criteria result minim for student. The average student’s mark after using edmodo media is 80,10 while the result criteria minim is 75. Based on this research it can be conclude that edmodo media is effective to support teaching learning process in TIK material at VIII students at SMP N 25 Semarang 2014/2015.
Efektivitas Model Pembelajaran Discerete Trial Training untuk Siswa Penyandang Autisme Sulistiyaningsih, Melan Puji; Sukirman, Sukirman
Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Vol 5 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcets.v5i1.14251

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis: Bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran bagi penyandang autisme pada mata pelajaran TIK kelas IV di SDLB Talitakum Semarang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi dan studidokumentasi terhadap implementasi model pembelajaran. Analisis hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahawa (1) Dalam perencanaan proses pembelajaran guru menggunakan kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan kemampuan penyandang autisme. Pendekatan yang digunakan yaitu saintifk yang telah dimodifkasi, menggunakan model Happy Class, metode pembelajaran khusus yaitu Discrete Trial Training (DTT) dalam proses pembelajaran, dan metode komunikasi khusus Metode Maternal Reflektif (MMR). (2) Pelaksanaan Model HC, Metode DTT, dan MMR dalam satu kelas terdiri dari 5 siswa dan 2 guru terbukti efektif dan membuat kelas kondusif. (3) Evaluasi pembelajaran menggunakan evaluasi Educational System Evaluation yang menekankan bahwa evaluasi dilakukan dalam setiap tahap dan proses pembelajaran setiap harinya melalui Buku Penghubung. The purpose of this study is to describe and analyze: how the planning, implementation and evaluation of learning for autis person on subject Technology Information and Communication grade IV in SDLB Talitakum Semarang are. The method used is descriptive qualitative. The techniques of collecting data are interview, observation, and documentation on the implementation of the learning model. The analysis of the fndings can be concluded as follow: 1) In the planning of learning process teacher uses curriculum 2013 adapted to autistic person’s ability. The approach used is scientifc approach which has been modifed using Happy Class model, specifc learning method named Discrete Trial Training (DTT), and specifc communication method named Method of Maternal Reflective (MMR).2) The implementation of HC model, DTT method, and MMR in one class consists of 5 students and 2 teachers are proved to be effective and make the class conducive for learning. (3) The evaluation of the learning used is Educational System Evaluation which emphasizes that evaluation in each phase and process is performed daily using Liaison Book.

Page 1 of 1 | Total Record : 7