cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
KENDALA PEMBELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS XI SMALB TUNARUNGU DI SLB NEGERI SEMARANG TAHUN AJARAN 2011/2012 fitrianto, tahmid; Sugiyanto, R; Hariyanto, Hariyanto
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DAN PENDAPATAN BERSIH ORANG TUA TERHADAP USIA KAWIN PERTAMA ANAK WANITA DI KECAMATAN TERSONO KABUPATEN BATANG TAHUN 2013 Cahyani, Dwi
Edu Geography Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya perkawinan di Kecamatan Tersono dibandingkan dengan Kecamatan-Kecamatan disekitarnya, yang mana tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan kondisi ekonomi keluarga terhadap usia kawin anak di Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Hasil dari penelitian adalah (1) Tingkat pendidikan orang tua berpengaruh terhadap usia kawin anak dengan nilai prosentase sebesar 4,3% (2) Kondisi ekonomi keluarga berpengaruh terhadap usia kawin anak dengan nilai prosentase sebesar 11,6%. Sumbangan yang diberikan secara bersama-sama yaitu sebesar 69%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin rendah tingkat pendidikan orang tua dan kondisi ekonomi keluarga maka kecenderungan untuk menikah di usia muda semakin tinggi. This research is motivated by the number of marriages in the District Tersono compared to sub-sub-district surrounding it’s place, the purpose of this study was to find out the effect of parents level and economic condition of the family to the age of child marriage in the District of Tersono Batang. The method used is descriptive quantitative data collection techniques through questionnaires. The results of the study are (1) the educational attainment of parents affects the age of child marriage with a percentage value 4.3% (2) family economic conditions affect the age of child marriage with a percentage 11.6%. Donation that is given together is 69%. Based on the results of this study, it can be concluded that the lower levels of parental education and family economic condition, the tendency to marry at the young age is getting higher.
KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN AIR DAN EKSPOSITORI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI LINGKUNGAN Mustagfiri, Rezza; Sunarko, Sunarko; Muh. Sholeh, Muh. Sholeh
Edu Geography Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE MATA PELAJARAN IPS MATERI POKOK GEJALA ATMOSFER DAN HIDROSFER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BATANG Fitria, Putri Nur; Sriyono, Sriyono; Parman, Satyanta
Edu Geography Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang berfungsi mendidik, mengajar, memperbaiki tingkah laku siswa serta berperan besar dalam pengembangan aspek dalam diri siswa. Tujuan pendidikan nasional belum sepenuhnya dapat tercapai, banyak masalah yang timbul dalam pembelajaran pada pendidikan formal diantaranya prestasi yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: 1).Mengetahui pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Picture and Picture terhadap materi pokok atmosfer dan hidrosfer kelas VII di SMP Negeri 2 Batang. 2).Mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran Picture and Picture terhadap hasil belajar materi pokok atmosfer dan hidrosfer kelas VII di SMP Negeri 2 Batang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, tes, dan kuisioner. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji perbedaan dua rata-rata uji t (t-test). Berdasarkan hasilpenelitian pelaksanaan pembelajaran Picture and Picturemenunjukkan lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, dengan adanya perbedaan persentase aktivitas siswa kelas eksperimen 32,43% lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu 29,73%. Selanjutnya efektivitas hasilbelajar yang semakin meningkat antara penggunaan model pembelajaran Picture and Picture dengan konvensional. Dibuktikan dari perbedaan nilai rerata post test kelas eksperimen yaitu 83,31 lebih tinggi dibandingkan nilai rerata post test kelas kontrol yaitu 79,00taraf signifikan yang digunakan 5% dan dk (70) menunjukkan thitung 2,68 > ttabel 1,67 yang artinya hipotesis alternatif “diterima”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Picture and Picture berlangsung lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional, dan ada perbedaan hasil belajar yang signifikan antara model pembelajaran Picture and Picture dengan pembelajaran konvensional. Schools is formal education institutions functioning of educating, teaching, improve student behavior and play a major role in the development aspect in students.National education goals can not be fully achieved, many of the problems that arise in learning in formal education such achievement is still low. This research aims to: 1).Knowing learning implementation using model Picture and Picture of the subject matter of the atmosphere and hydrosphere class VII in SMP Negeri 2 Batang. 2).Knowing effectiveness of using learning model Picture and Picture the learning outcomes of the subject matter of the atmosphere and hydrosphere class VII in SMP Negeri 2 Batang. The method used documentation, observation, test, and questionnaires. Technical data analysis using descriptive analysis and test of different of two percentage average (t-test). Based on the results of the implementation of learning research Picture and Picture shows more effective than conventional learning, with the differences in the percentage of student activity experimental class 32.43% better than the control class that is 29.73%.Furthermore, the effectiveness of increasing learning outcomes between the use of learning model Picture and Picture by conventional. Evidenced from the average value of post test differences in the experimental class is higher than the 83.31 average value of post test control class that is 79.00 significance level used 5% and dk (70) showed 2.68 t count> t table 1.67 that alternative hypothesis means "accepted". It can be concluded that the implementation of learning using learning model Picture and Picture lasted more effective than using conventional learning, and there are significant differences in learning outcomes between the learning model Picture and Picture with conventional learning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI MATERI HIDROSFER KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1 LASEM KABUPATEN REMBANG TAHUN AJARAN 2011-2012 Wahyuningtyas, Erlina; Santoso, Apik Budi; Tukidi, Tukidi
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA MELALUI MEDIA BUKLET KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DI SMA NEGERI 1 KEDUNGREJA TAHUN 2014 Riyadi, Sugeng; S, Dewi Leisnoor
Edu Geography Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan dari buklet kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi, mengetahui efektifitas penggunaan buklet kesiapsiagaan bencana gempa bumi di lingkungan sekolah tingkat SMA dan mengetahui respon siswa setalah menggunakn buklet kesiapsiagaan bencana gempa bumi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian ekserimen. Teknik pemgumpulan data menggunakan angket, test dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu dengan rumus deskriptif presentase. Berdasarkan hasil penelitian buklet layak digunakan sebagai sumber informasi dan pembelajaran kesiapsiagaan bencana gempa bumi dengan rata-rata persentase tim ahli (Dosen dan Guru) sebesar 79,17% dengan kriteria “layak”. Hasil tanggapan siswa sebagai pengguna media menilai sangat baik dengan persentase 90,28%. Setelah dianalisis menggunakan perhitungan Uji Gain, terjadi peningkatan pengetahuan setelah menggunakan buklet sebesar 0,64 dengan kriteria “sedang”. Simpulan penelitian ini adalah buklet kesiapsiagaan bencana gempa bumi dinyatakan layak serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII DI SMP NEGERI 4 BUMIAYU KABUPATEN BREBES TAHUN AJARAN 2016/2017 Nugraha, Ahmad Hutama Adhi; Suharini, Erni; Sriyono, Sriyono
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan model pembelajaran Examples Non Examples pada pembelajaran IPS Geografi. 2) Mengetahui efektivitas model pembelajaran Examples Non Examples terhadap hasil belajar IPS Geografi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Bumiayu. Sampel penelitian ini adalah kelas VII-C (kelas eksperimen) dan kelas VII-D (kelas kontrol) yang dipilih secara purposive sampling. Metode pengumpulan datayang digunakan adalah dokumentasi, observasi, tes, dan angket. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dimana persentase kinerja guru kelas eksperimen dan kelas kontrol masuk kategori baik. Aktivitas siswa pada kelas eksperimen sebesar 72% lebih baik daripada kelas kontrol dengan persentase sebesar 62%. Hasil post-test menunjukan hasil rata-rata kelas eksperimen sebesar 77,33, dan hasil rata-rata kelas kontrol sebesar 71,33. Hasil uji-t menunjukan bahwa thitung (2,285) > ttabel (1,67). Hasil uji ukuran efek menunjukan bahwa besaran efek sebesar 0,59 dan masuk kategori sedang. Simpulan penelitian ini yaitu, penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional pada materi sumber daya alam. Abstract ___________________________________________________________________ This research aims to: 1) Determine the implementation of learning model Examples Non Examples at IPS learning Geography. 2) Assess the effectiveness of the learning model Examples Non-Examples for learning outcomes IPS Geography. The population of this study were students of class VII SMP Negeri 4 Bumiayu. The sample was a class VII-C (experimental class) and class VII-D (control group) were selected by purposive sampling. The method of collecting data that is used is the documentation, observation, testing, and questionnaires. Methods of data analysis using descriptive analysis and t-test percentage. Based on the results of research show learning can be done well in which the percentage of the performance of teachers experimental and control classes in the category of good. Activities of students in the experimental class is 72% better than the control class with a percentage of 62%. Post-test results showed an average yield of 77.33 experimental class, and the average yield control class yield of 71.33. T-test results showed that thitung (2.285)> ttable (1.67). Effect Size result showed that effect size yield of 0.59 and in the category medium. The conclusion of this study namely, the use of Examples Non Examples learning model is more effective than conventional learning models in matter of natural resources.
KAJIAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI KELURAHAN KEMBANGSARI KECAMATAN SEMARANG TENGAH Martanto, Cahyo; Aji, Ananto; Parman, Satyanta
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masarakat dalam menghadapi bencana kebakaran di Kelurahan Kembangsari. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 1.177 Kepala Keluarga. Sampel penelitian yang digunakan adalah quota sampling yaitu berjumlah 217 orang. Metode pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran di Kelurahan Kembangsari dikelompokkan menjadi 4 parameter yaitu parameter sikap, parameter mobilisasi sumberdaya, parameter rencana tanggap darurat dan parameter sistem peringatan bencana. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran di Kelurahan Kembangsari diketahui 88% memiliki kesiapsiagaan sedang, 3% rendah dan 9% tinggi. Secara keseluruhan kesiapsiagaan Kelurahan Kembangsari masuk kategori sedang dengan nilai 36,75 atau 67,80%, besaran angka tersebut didapat dari perbedaan pola pikir masyarakat yang telah mendapatkan sosialisasi dengan yang belum pernah mendapatkan sosialisasi. Abstract ___________________________________________________________________ This research aims to analyze the level of disaster preparedness in the face of masarakat fires in the village Kembangsari. Design research using quantitative descriptive method. This research population totaled 1,177 Head family. Sample research used was quota sampling that is numbered 217 persons. Data collection method using question form, interview and documentation. Data analysis using descriptive percentage. The results showed that the communitys preparedness in dealing with fires in the village Kembangsari are grouped into four parameters, namely the parameters resource mobilization, the attitude, the emergency response plan parameters and parameters of disaster warning systems. The level of community preparedness in the face of disastrous fires in Kembangsari note 88% have a medium level preparedness, are low 3% and 9% high. Overall preparedness Neighborhood Kembangsari sign in the category medium-value 36.75 67.80%, or magnitude of the figures obtained from the difference in the mindset of the community who have been getting socializing with never getting the socialization.  
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA DISPLAY MATERI PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PENANGGULANGANNYA SISWA KELAS VIII SMPN 10 SEMARANG TAHUN AJARAN 2016/2017 Syadiah, Dea Halimatus; Putro, Saptono; Indrayati, Ariyani
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Display kelas merupakan salah satu alternatif untuk digunakan dalam pembelajaran disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan media display materi permasalahan lingkungan hidup dan penanggulangannya yang dilihat dari aktivitas, respon, dan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian Pre Experiment Design dengan desain penelitian One Group Pretest and Posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, test, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dalam bentuk perhitungan deskriptif persentase, analisis t-test sampel berkorelasi, dan uji gain. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 10 Semarang. Sampel penelitian berjumlah 62 orang siswa yaitu 32 orang siswa dikelas VIII A sebagai kelas kontrol dan 30 orang siswa dikelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media display dilihat dari aktivitas, respon, dan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sudah efektif. Adanya display yang digunakan untuk pembelajaran membuat siswa bersemangat dan tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Abstract ___________________________________________________________________ Display class is an alternative for use in school learning. This study are to determine effectiveness of learning using the display media content and tackling environmental problems as seen from the activity, response, and learning outcomes. This study is a Pre Experiment Design with the dedesign of the study One Group Pretest and Posttest. Data collection techniques use are observation, questionnaire, test, and documentation. Data analyzed use are quantitative analysis in the form of descriptive percentage calculation, analysis correlated sample t-test and test gain . The study population are students of class VIII SMPN 10 Semarang. These samples included 62 students. Consist of 32 students in class VIII A as the control class and 30 students in class VIII B as an experimental class. The results show that learning by use media display view from the activity, response, and student learning outcomes in the experimental class have effective. Those displays use for learning make the students excited and interested to participate in learning. Abstrak ___________________________________________________________________ Display kelas merupakan salah satu alternatif untuk digunakan dalam pembelajaran disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan media display materi permasalahan lingkungan hidup dan penanggulangannya yang dilihat dari aktivitas, respon, dan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian Pre Experiment Design dengan desain penelitian One Group Pretest and Posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, test, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dalam bentuk perhitungan deskriptif persentase, analisis t-test sampel berkorelasi, dan uji gain. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 10 Semarang. Sampel penelitian berjumlah 62 orang siswa yaitu 32 orang siswa dikelas VIII A sebagai kelas kontrol dan 30 orang siswa dikelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media display dilihat dari aktivitas, respon, dan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sudah efektif. Adanya display yang digunakan untuk pembelajaran membuat siswa bersemangat dan tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Abstract ___________________________________________________________________ Display class is an alternative for use in school learning. This study are to determine effectiveness of learning using the display media content and tackling environmental problems as seen from the activity, response, and learning outcomes. This study is a Pre Experiment Design with the dedesign of the study One Group Pretest and Posttest. Data collection techniques use are observation, questionnaire, test, and documentation. Data analyzed use are quantitative analysis in the form of descriptive percentage calculation, analysis correlated sample t-test and test gain . The study population are students of class VIII SMPN 10 Semarang. These samples included 62 students. Consist of 32 students in class VIII A as the control class and 30 students in class VIII B as an experimental class. The results show that learning by use media display view from the activity, response, and student learning outcomes in the experimental class have effective. Those displays use for learning make the students excited and interested to participate in learning.
PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN SISWA SEKOLAH ADIWIYATA PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI JAWA TENGAH TAHUN 2016 Nugroho, Mas Aditia; Hariyanto, Hariyanto; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku peduli lingkungan siswa dan faktor yang membedakan pada sekolah adiwiyata perdesaan dan perkotaan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku peduli lingkungan siswa sekolah adiwiyata perdesaan dan perkotaan berbeda dari aspek kebersihan kelas, pengelolaan air, pengelolaan energi, pengelolaan sampah dan kepedulian lingkungan sekitar. Perbedaan perilaku peduli lingkungan sekolah adiwiyata perdesaan dan perkotaan tersebut dikarenakan beberapa faktor antara lain faktor individu siswa, luas sekolah, kegiatan lingkungan sekolah adiwiyata, dan fasilitas sarana prasarana sekolah adiwiyata tersebut. Perbedaan tersebut dapat menjadikan pembenahan sekolah dalam melaksanakan pendidikan berbasis lingkungan, agar mampu menciptakan siswa-siswa yang cinta dan peduli terhadap lingkungannya. Hal demikian yang menjadi tujuan utama dibentuknya sekolah adiwiyata. Abstract ___________________________________________________________________ This study aims to review determine Behavioral Environmental Care Students And factor distinguishes the Adiwiyata School of Rural and Urban. Techniques using questionnaire data collection, documentation, and interviews. Data analysis using descriptive analysis and descriptive percentage. Research shows that school Student Conduct Environmental Care in Rural and Urban Adiwiyata different from the aspect of cleanliness class, air management, energy management, waste management and concern for the Neighborhood. Differences in Behavior Environmental Care in Rural and Urban Adiwiyata school is due to several factors Other factors BETWEEN individual student, school area, activities Adiwiyata school environment, and has used the Adiwiyata school infrastructure. That difference can be made revamping hearts implement school-based Education Environment, in order to creates student-Capable Students Against The Love and Care for the environment. It thus Yang Become Top destinations Adiwiyata school establishment.  

Filter by Year

2012 2023