cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA MASA PANDEMI COVID-19
Edu Geography Vol 10 No 1 (2022): Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SPAB adalah program pemerintah yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman terhadap bencana.Pada masa pandemi ini pelaksanaan program SPAB juga mengalami perubahan dalam pengimplmentasianya. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui program SPAB yang dijalankan pada masa pandemi (2) Mengetahui pelaksanaan program SPAB pada masa pandemi (3) Mengetahui hambatan pelaksanaan program SPAB. Jumlah sampel sebanyak 35 guru dan staff. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan komponen sekolah, guru dan staf karyawan.Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan program SPAB di SMK Semesta Bumiayu sudah jalankan dimana dari 35 responden 22 orang sudah sangat baik dalam menjalankan programnya sedangkan sisanya 13 orang lainnya juga sudah baik. untuk peran siswa dan guru berada di angka 86-90 %. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa program SPAB yang ada di SMK Semesta Bumiayu sudah berjalan secara efektif. Hambatan pelaksanaan program SPAB di SMK Semesta Bumiayu terletak pada masalah pendanaan untuk indikator hambatan lainya masih bisa diatasi oleh pihak sekolah. Saran penelitian ini adalah perlu diadakan evaluasi program setiap tahunya agar program SPAB setiap tahunya bisa di upgrade secara matang dan pihak sekolah juga harus selalu menjaga konsistensi pelaksanaan program SPAB di sekolah.
KAJIAN TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT KECAMATAN BANTARKAWUNG DALAM MENGELOLA LAHAN DI WILAYAH RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR
Edu Geography Vol 10 No 1 (2022): Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v10i1.56435

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, hal tersebut terjadi karena Indonesia merupakan negara beriklim tropis serta topografi yang beragam, termasuk Kecamatan Bantarkawug, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah yang merupakan wilayah rawan bencana tanah longsor. Di era globalisasi ini, tanah longsor sering terjadi karena aktivitas manusia yang kurang memperhatikan lingkungan sekitarnya, maka dari itu kesadaran masyarakat sangat penting untuk menghadapi potensi bencana yang ada di lingkungan sekitarnya baik bencana alam maupun bencana non alam agar masyarakat mampu meminimalisir terjadinya bencana, termasuk bencana tanah longsor. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat Kecamatan Bantarkawung yang terdiri dari 18 desa dengan total jumlah penduduk 89.586 jiwa. Pengambilan sampel menggunakan Teknik random sampling, dengan jumlah 100 sampel. Teknik pengambilan data yaitu menggunakan tes, angket, observasi dan wawancara serta Teknik tumpeng susun atau overlay pada peta RTRW dan Penggunaan lahan. Hasil dari penelitian yang telah di peroleh adalah 1) tingkat pengetahuan masyarakat Kecamatan Bantarkawung tergolong kedalam kategori baik yaitu dengan skor 72% , 2) sikap masyarakat dalam mengelola lahan di wilayah rawan bencana tanah longsor tergolong cukup dengan skor rata-rata 73%, dan 3) perilaku masyarakat tergolong baik dengan skor rata-rata 76%.
PENGETAHUAN PROTOKOL KESEHATAN PADA SISWA SMA DI KECAMATAN SEMARANG UTARA
Edu Geography Vol 10 No 1 (2022): Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v10i1.56436

Abstract

Pandemi COVID-19 yang mulai muncul pada tahun 2019 menimbulkan adanya perubahan pada tubuh manusia yang terpapar virus tersebut dan sistem imun dalam tubuh melemah. Maka dari itu, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengetahuan siswa tentang protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan protokol kesehatan masa pandemi pada siswa SMA di Kecamatan Semarang Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA di Kecamatan Semarang Utara yaitu SMAN 14 dan SMA Masehi 1 PSAK. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 100 siswa. Sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan rumus Rao Purba. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proporsional Random Sampling dimana setiap kelas dalam populasi memiliki kesempatan dalam pengambilan sampel. Metode pengumpulan dalam penelitian ini menggunakan kuisioner penelitian yang di didistribusi secara daring. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan protokol kesehatan pada siswa, di Kecamatan Semarang Utara pada ranah kognitif C1-C6 masuk dalam kriteria pengetahuan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak,menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas yang baik. Persentase pengetahuan protokol kesehatan pada siswa SMAN 14 dan SMA Masehi 1 PSAK diatas 90%
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA GUNUNG MERAPI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN DUKUN, KABUPATEN MAGELANG
Edu Geography Vol 10 No 1 (2022): Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v10i1.56438

Abstract

Pada bulan November 2020 terjadi letusan Gunung Merapi . Bencana letusan ini berbeda karena terjadi bersamaan dengan wabah Covid-19 sehingga menimbulkan dampak dan kesiapsiagaan yang berbeda di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak bencana letusan Gunung Merapi di masa pandemi Covid-19 pada masyarakat Kecamatan Dukun dan menganalisis kesiapsiagaan masyarakat di Kecamatan Dukun menghadapi bencana Gunung Merapi pada masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif .Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes, observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak yang dialami masyarakat Kecamatan Dukun berupa dampak langsung seperti terganggungnya saluran irigasi dan jaringan internet. Selanjutnya dampak tidak langsung dari bencana seperti terjadinya ketidakstabilan ekonomi yang di alami oleh masyarakat Kecamatan Dukun. Kemudian dampak lanjutan dari bencana yang dialami seperti kesehatan masyarakat menurun adanya rasa trauma, takut, cemas serta adanya hambatan dalam pembangunan jalan, rumah dan sebagainya yang telah direncanakan. Sedangkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana Gunung Merapi dan pandemi Covid-19 memiliki nilai indeks sebesar 86% sehingga masuk ke dalam kategori “Sangat Siap”. Kesiapsiagaan yang dilakukan masyarakat diimbangi dengan penyesuaian diri pada masa pandemi dengan tetap menjaga protokol kesehatan baik di lingkungan rumah atau ketika berada di barak pengungsian. Saran penelitian ini perlu adanya peningkatan kesadaran masyarakat yang terdampak bencana Gunung Merapi terhadap pentingnya memiliki kesiapsiagaan berupa tabungan atau asuransi, latihan simulasi dan keterampilan p3k agar dapat digunakan pada masa darurat ketika terjadi bencana Gunung Merapi di masa mendatang.
KENDALA DALAM PEMBELAJARAN DARING BAGI SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 16 SEMARANG
Edu Geography Vol 10 No 2 (2022): Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v10i2.58085

Abstract

This study aims to determine the obstacles experienced by students during online learning activities in geography subjects at SMA Negeri 16 Semarang. The population in this study was the social studies class at SMA Negeri 16 Semarang. The sample of this research is class XI IPS 1 with 36 students taken using cluster random sampling technique. Methods of data collection using a questionnaire or questionnaire. The data analysis technique used descriptive statistics. Based on the result of this study, it was found that: online learning activities showed a percentage value of 86% in the poor category. After being researched, it turns out that there are obstacles in digital literacy activities, discussions, evalutions, and learning facilities. Therefore, it can be concluded that online learning activities are not running optimally.
TELAAH BUKU TEKS & PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 TAPA KABUPATEN BONE BOLANGO PROVINSI GORONTALO
Edu Geography Vol 10 No 2 (2022): Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v10i2.58175

Abstract

Data yang dapat menginformasikan efektivitas dalam pemanfaatan buku teks dalam proses pembelajaran sangat diperlukan. Informasi efektivitas pemanfaatan buku teks dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan dalam penerapan kebijakan-kebijakan yang akan di rencanakan oleh sekolah dalam membangun sekolah lebih maju di masa yang akan datang. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui kualitas dan pemanfaatan buku teks geografi dalam pembelajaran di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tapa Kabupaten Bone Bolango. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kualitas dan pemanfaatan buku teks geografi berdasarkan hasil observasi di sekolah. Variabel dalam penelitian ini adalah pemanfaatan buku teks geografi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tapa Kabupaten Bone Bolango. Berdasarkan hasil dan pembahasan didapatkan informasi mengenai pemanfaatan buku teks geografi digunakan di sekolah SMA Negeri 1 Tapa Kabupaten Bone Bolango. Presentase skor akhir di dapatkan bahwa indikator pemanfaatan buku teks mendapatkan kriteria baik (85%), kemudian disusul indikator kualitas buku teks dengan kriteria baik (82%).
Implementasi Aplikasi Quipper School dalam Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pada Mata Pelajaran Geografi di SMAN 13 Semarang
Edu Geography Vol 10 No 2 (2022): Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v10i2.58489

Abstract

This study aims to determine the implementation of the Quipper application, the obstacles and efforts in online learning and face-to-face learning is limited to geography subjects at SMAN 13 Semarang. Researchers collect data by using interviews, observation, and documentation. The data analysis technique uses data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the implementation of the Quipper School Application in learning geography at SMAN 13 Semarang has been going quite well since 2020 and is effectively used as a learning medium that can be used in the classroom and at home. Even when using the Quipper application, students are interested in learning and the content of the material is incomplete, even though the reading is long and a lot. Efforts to overcome teacher obstacles by maximizing the services available on the Quipper School Application, explaining to students the contents of the material are incomplete and reminding students to complete the assigned tasks while what students do in overcoming obstacles is to keep doing the tasks given by the teacher even though the material is and the video is too long, and students ask the teacher for material they have not understood. The conclusion in this study is that the implementation of the Quipper application in online learning and face-to-face learning is limited to geography subjects, starting from the preparation of learning tools to assessment using the Quipper school application.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE DAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG DI SMA KEBON DALEM SEMARANG
Edu Geography Vol 10 No 2 (2022): Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v10i2.58826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran example non example dan jigsaw di SMA Kebon Dalem Semarang serta efektivitas model pembelajaran example non example dibandingkan dengan model jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada materi negara maju dan berkembang. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Desain penelitian ini menggunakan quasi experimental design dan menggunakan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data menggunakan nilai pretest dan posttest, uji hipotesis perbedaan dua rata-rata, uji n-gain, ketuntasan belajar klasikal, dan tanggapan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan uji n-gain sebesar 0,58 dengan kategori sedang. Ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 84% dengan kriteria tuntas pada materi negara maju dan berkembang. Sedangkan angket tanggapan siswa kelompok eksperimen merasa sangat setuju dengan pembelajaran example non example dengan hasil 45,2. Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran example non example efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII SMA Kebon Dalem Semarang.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TIKTOK @INFOBMKG DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI MATERI MITIGASI BENCANA ALAM DI KELAS XI IPS SMAN 2 BAE KUDUS
Edu Geography Vol 10 No 2 (2022): Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v10i2.59130

Abstract

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan pelaksanaan penggunaan media pembelajaran video TikTok @InfoBMKG, 2) Menganalisis Seberapa besar efektifitas penggunaan media pembelajaran video TikTok @InfoBMKG dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi kelas XI IPS SMAN 2 Bae Kudus. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dengan kelas XI IPS 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan data menggunakan tes, angket, observsi, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif persentase, uji t dan uji n-gain score. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Pelaksanaan pembelajaran geografi mencakup perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Pada tahap perencanaan meliputi penyusunan silabus, RPP dan pemilahan Video TikTok InfoBMKG. Pada tahap pelaksanaan meliputi aktivitas belajar siswa, pemanfaatan media dan respon siswa. Pada tahap penilaian mencakup penilaian aspek pengetahuan. (2). Analisis uji t menunjukan perbedaan rata-rata hasil belajar di kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Analisis n-gain menunjukkan bahwa rata-rata nilai n-gain di kelas ekseprimen mendapat nilai 0,685 berkriteria “Sedang”. Rata rata n-gain di kelas kontrol dengan media power point mendapat nilai 0,153 berkriteria “Rendah”. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video TikTok @InfoBMKG lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa dari pada media power point (PPT).
Problematika Penggunaan Website Learning SIMPeL 12 Terhadap Hasil Belajar Geografi di SMA Negeri 12 Semarang Tahun Ajaran 2020/2021
Edu Geography Vol 10 No 2 (2022): Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v10i2.59145

Abstract

SIMPeL 12 as website learning was used at SMA Negeri 12 Semarang. The aims of thus study are: (1) To find out the problems of using the SIMPeL 12 learning website in geography subjects at SMA Negeri 12 Semarang. (2) Know the result of studying geography at SMA Negeri 12 Semarang. (3) Determine the effect of problematic use of the SIMPeL 12 learning website on the learning outcomes of geography at SMA Negeri 12 Semarang. The method used in this research is descriptive quantitative with data collection using questionnaires, interviews, and documentation. The analysis technique used is descriptive statistics and simple regression. The result of this study indicate that (1) the problems of using the SIMPeL 12 learning website in geography subject get an average criterion of “High” with a percentage of 68,1%, caused by internal factors consisting of interest and readiness, motivation, and family. While external factors consist of access and flexibility, facilities and infrastructure, cost, and geography subject matter. (2) the result of the study of geography showed that as many as 42 samples did not reach the Minimum Completeness Criteria. (3) the effect of the problematic use of the SIMPeL 12 learning website on the learning outcomes of geography at SMA Negeri 12 Semarang is 25%.

Filter by Year

2012 2023