cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)
ISSN : 23374195     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024" : 15 Documents clear
Dinamika Kelompok Usaha Cakalang Asap (Fufu) di Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian Kota Bitung Manompato, Marcelino A.; Dien, Christian R.; Manoppo, Victoria E.N.; Durand, Swenekhe S.; Aling, Djuwita R.R.; Andaki, Jardie A.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.54979

Abstract

Tujuan dari penelitian yaitu mengidentifikasi aktivitas kelompok usaha cakalang asap (fufu) di Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian Kota Bitung dan menentukan dinamika kelompok usaha cakalang asap (fufu) di Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian Kota Bitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah 25% dari kelompok usaha cakalang asap (fufu) di Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian Kota Bitung. Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi langsung terhadap objek yang menjadi sasaran tujuan. Analisis data merupakan suatu cara untuk mengelola data dari hasil penelitian menjadi informasi, sehingga menjadikan karakteristik data tersebut dapat dipahami dan berguna untuk solusi permasalahan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian berupa data primer dan data sekunder kemudian diolah, ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif analitik, metode penelitiannya menggunakan metode penelitian deskriptif analitik, yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk menciptakan gambaran atau deskrpsi objektif tentang suatu keadaan yang kemudian dianalisis untuk menemukan hubungan antara dua variabel. Metode ini digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang sedang dihadapi pada situasi saat ini. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijelaskan, maka dapat disimpulkan: 1) aktivitas kelompok pengolah ikan asap di Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian Kota Bitung sehari-harinya melakukan penangkapan ikan dan memasarkan hasil tangkapannya. Selain itu untuk mengisi waktu setelah pengolahan ikan dilakukan pertemuan (rapat), menabung, arisan untuk setiap anggota nelayan, kegiatan sosial seperti: memberikan bantuan bagi nelayan yang terkena musibah (kebakaran atau kedukaan). Semua aktivitas tersebut dilakukan untuk meningkatkan kekompakkan dan keaktifan anggota kelompok pengolah ikan asap; dan 2) pentingnya dinamika kelompok dikarenakan kelompok pengolah ikan asap sebagai individu tidak dapat hidup sendiri dalam lingkungan masyarakat dan tidak dapat bekerja sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dinamika kelompok pengolah ikan asap di Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian Kota Bitung menunjukkan bahwa keberadaan kelompok nelayan membawa proses perubahan yang baik bagi kehidupan pengolah ikan. Kelompok membantu pengolah ikan asap dalam memecahkan masalah, meningkatkan kerja sama (gotong royong), pekerjaan menjadi lebih mudah diselesaikan, dan pendapatan semakin meningkat.
Karakteristik dan Kontribusi Perempuan Pekerja Usaha Wisata Bahari di Kelurahan Kasawari Kecamatan Aertembaga Kota Bitung Manueke, Renada Amelily; Dien, Christian R.; Tambani, Grace O.; Durand, Swenekhe S.; Andaki, Jardie A.; Longdong, Florence V.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.55314

Abstract

Abstract The objectives of the research are: 1) to determine the characteristics of female marine tourism business workers and 2) to determine the contribution to household income of female marine tourism business workers in Kasawari Village, Aertembaga District, Bitung City. The time required for this research, starting from consultation, pre-survey, proposal examination, fieldwork, data analysis, consultation, report writing, to comprehensive examination, is approximately 5 months from November 2023 to April 2024. The method used in this research is the survey method. The survey method is research that takes samples from a population and uses a questionnaire as the main data collection tool. Data collection was carried out on female marine tourism business workers and the contribution to household income in Kasawari Village. Data collection was carried out by means of observation, interviews and filling out questionnaires. The number of respondents taken purposively was 13 housewives. The sample was purposively selected, namely housewives who worked, both in marine tourism and beach tourism businesses. The data obtained was processed and analyzed descriptively. To calculate the contribution, a simple descriptive analysis is used, namely comparing the income of the wives of marine tourism workers to the total family income. The income data obtained was analyzed without statistical tests by calculating the amount of money earned from work carried out by women divided by total household income multiplied by one hundred percent. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded: 1) the characteristics of female workers, in this case female marine tourism business workers, choose to work hard to support the family economy. Female marine tourism business workers mostly work in the age range of 31-40 and 41-50 because at this age female respondents working in marine tourism businesses are wiser in taking the initiative to do a job. However, education is not the main factor in working because the work carried out by respondents only requires attitudes and skills in doing the work; and 2) the contribution can be seen from the various types of work carried out by women working in marine tourism businesses, namely 55.69% of the total family income.  Key words: marine tourism; working women; income; contribution   Abstrak Tujuan penelitian, yaitu: 1) mengetahui karakteristik perempuan pekerja usaha wisata bahari dan 2) mengetahui kontribusi pendapatan rumah tangga perempuan pekerja usaha wisata bahari di Kelurahan Kasawari Kecamatan Aertembaga Kota Bitung. Waktu yang dibutuhkan dalam penelitian ini, mulai dari konsultasi, pra-survey, ujian proposal, turun lapangan, analisis data, konsultasi, penulisan laporan, sampai ujian komprehensif kurang lebih 5 bulan mulai November 2023 sampai April 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode survei. Metode survei merupakan penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang pokok. Pengumpulan data dilakukan pada perempuan pekerja usaha wisata bahari dan kontribusi pendapatan rumah tangga di Kelurahan Kasawari. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan pengisian kuesioner. Jumlah reponden diambil secara purposive sebanyak 13 ibu rumah tangga. Penentuan sampel secara purposive dipilih yaitu ibu rumah tangga yang bekerja, baik pada usaha wisata bahari maupun wisata pantai. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara deskriptif. Guna menghitung kontribusi digunakan analisis deskritif sederhana, yaitu membandingkan pendapatan isteri pekerja wisata bahari terhadap pendapatan total keluarga. Data pendapatan yang diperoleh dianalisis tanpa uji statistik dengan menghitung jumlah uang yang diperoleh dari suatu pekerjaan yang dilakukan perempuan dibagi dengan pendapatan total rumah tangga dikali seratus persen. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan : 1) karakteristik pekerja perempuan dalam hal ini perempuan pekerja usaha wisata bahari, memilih bekerja keras untuk menopang perekonomian keluarga. Perempuan pekerja usaha wisata bahari kebanyakan bekerja pada kisaran umur 31-40 dan 41-50 karena pada umur dewasa ini responden perempuan pekerja usaha wisata bahari ini lebih bijak dalam mengambil inisiatif untuk melakukan suatu pekerjaan. Namun pendidikan tidak menjadi faktor utama dalam bekerja karena pekerjaan yang dilakukan oleh responden hanya diperlukan sikap dan keterampilan dalam melakukan pekerjaan; dan 2) kontribusi dapat dilihat dari berbagai jenis pekerjaan yang dilakukan perempuan pekerja usaha wisata bahari yaitu sebesar 55,69% dari total pendapatan keluarga. Kata kunci: wisata bahari; perempuan pekerja; pendapatan; kontribusi
Kontribusi Usaha Nelayan Pancing Ulur Terhadap Pendapatan Keluarga di Desa Wori Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Regar, Alisya S.; Dien, Christian R.; Suhaeni, Siti; Andaki, Jardie A.; Aling, Djuwita R.R.; Durand, Swenekhe S.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.55317

Abstract

Abstract The aim of this research is to find out how much fishermen earn from the hand-line fishing business in Wori Village and how much the families of hand-line fishermen in Wori Village earn and find out how much the results of the hand-line fishing business contribute to the income of fishing families in Wori Village. The method used in this research is the survey method. The population in this study were handline fishing gear owners in Wori Village, while data collection was carried out by census. The data collected in this research consists of primary data and secondary data. Primary data was collected through observation and interviews guided by questionnaires. Secondary data was collected by quoting data that already exists at the Subdistrict office or from journals related to this research. The data obtained was analyzed using quantitative descriptive and qualitative descriptive analysis. Based on the research results, it was concluded that the income of fishermen from the hand-line fishing business in Wori Village was Rp 26,231,000 and the family income of hand-line fishermen in Wori Village was Rp 33,258,000The contribution from the results of the hand-line fishing business to The income of fishing families in Wori Village is 78.87%, which means that working as a fisherman is the main job to meet the living needs of fishermen and their families. Keywords: Contribution, Income, Fishing Rod, Wori.   Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pendapatan nelayan dari usaha pancing ulur di Desa Wori dan berapa besar pendapatan keluarga nelayan pancing ulur di Desa Wori serta mengetahui besarnya kontribusi hasil usaha pancing ulur terhadap pendapatan keluarga nelayan di Desa Wori. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilik alat tangkap pancing ulur yang ada di Desa Wori, sedangkan pengambilan datanya di lakukan secara sensus. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara yang dipandu dengan kuesioner. Data sekunder dikumpulkan dengan mengutip data yang sudah ada di kantor Kelurahan atau dari jurnal-jurnal yang terkait dengan penelitian ini. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pendapatan nelayan dari usaha pancing ulur di Desa Wori adalah sebesar Rp26.231.000 dan Pendapatan keluarga nelayan pancing ulur di Desa Wori adalah sebesar Rp33.258.000.Kontribusi dari hasil usaha pancing ulur terhadap pendapatan keluarga nelayan di Desa Wori yaitu 78,87%, yang berarti pekerjaan sebagai nelayan merupakan pekerjaan utama untuk memenuhi kebutuhan hidup nelayan dan keluarganya. Kata kunci: Kontribusi, Pendapatan, Pancing Ulur, Wori
Analisis Finansial Alat Tangkap Pancing Ulur di Desa Inobonto Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolaang Mongondow Mokoagow, Nelawati; Manoppo, Victoria E.N.; Pangemanan, Jeannette F.; Durand, Swenekhe S.; Tambani, Grace O.; Aling, Djuwita R.R.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.55325

Abstract

Abstract The purpose of this study was to describe the profile of fishermen and determine the feasibility of the business through financial analysis of the handline fishing business in Inobonto Village, Bolaang District, Bolaang Mongondow Regency. The basic method used in this study was a survey. The data collected consisted of primary data and secondary data. The data obtained were analyzed using financial analysis formulas and interpreted with quantitative and qualitative descriptive analysis. The results of the study showed that the profile of the handline fishing business was as follows: the average age of fishermen was 46-70 years, had an average education (elementary school), had semi-permanent and permanent houses with an average number of dependents of 3-4 people. The financial feasibility of the handline fishing business had an operating profit of IDR 30,560,000, a net profit of IDR 28,705,000, a profit rate of 148.7%, a Benefit Cost Ratio of 2.48, a BEP of sales of IDR 2,944,444, a BEP of 147 kg.  Keywords: handline fishing; fishermen's profile; financial; financial feasibility   Abstrak Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan profil nelayan dan menentukan kelayakan usaha melalui analisis finansial usaha pancing ulur di Desa Inobonto Kecamatan Bolaang Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh di analisis dengan memakai rumus analisis finansial dan diinterprestasikan dengan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil usaha nelayan pancing ulur sebagai berikut: umur nelayan rata-rata 46-70 tahun, memiliki pendidikan rata-rata (SD), memiliki rumah semi permanen dan permanen dengan jumlah tanggungan rata-rata 3-4 orang. Kelayakan finansial usaha pancing ulur memiliki operating profit Rp30.560.000, net profit Rp28.705.000, profit rate 148,7%, Benefit Cost Ratio 2,48, BEP penjualan Rp 2.944.444, BEP satuan 147 kg. Kata kunci: pancing ulur; profil nelayan; finansial; kelayakan finansial
Kontribusi Usaha Perahu Lampu Terhadap Pendapatan Keluarga di Kelurahan Makawidey Kecamatan Aertembaga Kota Bitung Rambebuoch, Arvi M.; Aling, Djuwita R.R.; Andaki, Jardie A.; Durand, Swenekhe S.; Suhaeni, Siti; Manoppo, Victoria E.N.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.55335

Abstract

Abstract Based on the background above, the research objectives are: 1) to find out how much income the boat business makes in Makawidey Village, Aertembaga District, Bitung City, and 2) find out how much income the light boat business makes to family income in Makawidey Village, Aertembaga District, Bitung City. Based on the research results, it can be concluded: 1) public light boat fishermen with elementary school education, family dependents of 2 – 3 people. The business is carried out by investing in boats, engines, generators and lighting. Boat business income uses a profit sharing system of 70% for purse seine and 30% for light boat fishermen; and 2) the contribution of lamp boat business income to family income is 87,08%. This means that working as a lamp boat fisherman is the main job, but income from outside the lamp boat business also influences family income in meeting needs.  Key words: contribution; light boat business; Makawidey   Abstrak Tujuan dalam penelitian ini, yaitu: 1) mengetahui berapa besar hasil pendapatan usaha perahu di Kelurahan Makawidey Kecamatain Aertembaga Kota Bitung, dan 2) mengetahui berapa besar kontribusi pendapatan usaha perahu lampu terhadap pendapatan keluarga di Kelurahan Makawidey Kecamatan Aertembaga Kota Bitung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) nelayan perahu lampu, umumnya berpendidikan SD, tanggungan keluarga 2 – 3 orang. Usaha dilakukan dengan investasi pada perahu, mesin, genset, dan lampu penerang. Penghasilan usaha perahu menggunakan sistem bagi hasil keuntungan 70% untuk soma pajeko dan 30% untuk nelayan perahu lampu; dan 2) kontribusi pendapatan usaha perahu lampu terhadap pendapatan keluarga yaitu sebesar 87,08%., hal ini berarti pekerjaan sebagai nelayan perahu lampu merupakan pekerjaan utama. Kata kunci: kontribusi; usaha perahu lampu; Makawidey
Analisis Margin Saluran Pemasaran Hasil Tangkapan Nelayan Soma Pajeko di Desa Tumbak Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara Sambouw, Kevin R.; Sondakh, Srie J.; Suhaeni, Siti; Pangemanan, Jeannette F.; Rantung, Steelma V.; Tambani, Grace O.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.56148

Abstract

Abstract Tumbak Village is one of the coastal villages in Pusomaen District, Southeast Minahasa Regency. Most of the people of Tumbak Village work as fishermen, one of the fishing gear used by fishermen in Tumbak Village is Soma pajeko which is the term for purse seine. The objectives of the study were (1) to find out the number of marketing channels for the catches of soma pajeko fishermen in Tumbak Village, (2) to find out the marketing margin for the catches of soma pajeko fishermen in Tumbak Village. The basic method that will be used in this study is a survey. The population in this study are fishermen who own soma pajeko in Tumbak Village and the traders who market them. Data collection used Snowball Sampling with a sample size of 13 people. The data collected consisted of primary data and secondary data. Data collection was carried out through observation, documentation and interviews guided by a questionnaire. The data obtained were analyzed descriptively qualitatively and quantitatively Based on the results of the study, it is known that the marketing channels for the catches of Soma Pajeko fishermen in Tumbak Village are only two marketing channels, namely: from fishermen to intermediary traders to retailers and finally to consumers; from fishermen to retailers directly to consumers. The results of the margin analysis carried out on the two marketing channels for fish caught by Soma Pajeko fishermen in Tumbak Village showed that the marketing margin on both marketing channels was the same, namely IDR 10,000 or 47.62%. The length of the marketing channel for fish caught by fishermen in Tumbak Village does not affect the level of income of fishermen, but it greatly affects the profits of traders. The shorter the marketing channel, the more profitable it is for retailers, but the margin or price difference received by fishermen and paid by consumers remains the same, namely IDR 10,000.  Keywords: marketing; marketing system; Tumbak Village   Abstrak Desa Tumbak merupakan salah satu desapesisir yang ada di Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara. Masyarakat Desa Tumbak sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai nelayan,salah satu alat tangkap yang digunakan nelayan Desa Tumbak adalah Soma pajeko yang merupakan istilah pukat cincin atau purse seine. Tujuan penelitian adalah (1) Mengetahui banyaknya rantai saluran pemasaran hasil tangkapan nelayan soma pajeko yang ada di Desa Tumbak, (2) Mengetahui Margin pemasaran hasil tangkapan nelayan soma pajeko yang ada di Desa Tumbak. Metode dasar yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu survei. Popolasi dalam penelian ini adalah nelayan pemilik soma pajeko di Desa Tumbak dan para pedagang yang memasarkannya. Pengambilan data menggunakan Snowball Sampling dengan jumah sampel 13 orang. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara yang dipandu dengan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa saluran pemasaran hasil tangkapan nelayan Soma Pajeko di Desa Tumbak hanya ada dua saluran pemasaran yaitu: dari nelayan ke pedagang perantara ke pedagang pengecer terakhir ke konsumen; dari nelayan ke   pedagang pengecer   langsung ke   konsumen. Hasil analisis margin yang dilakukan pada kedua saluran pemasaran ikan hasil tangkapan nelayan soma pajeko di Desa Tumbak diketahui bahwa margin pemasaran pada kedua saluran pemasaran itu sama yaitu Rp10.000 atau 47,62%. Panjang pendeknya saluran pemasaran ikan hasil tangkapan nelayan di Desa Tumbak tidak mempengaruhi tingkat pendapatan nelayan, namun sangat berpengaruh terhadap keuntungan para pedagang. Semakin pendek saluran pemasaran semakin menguntungkan bagi pedagang pengecer, namun margin atau beda harga yang diterima nelayan dengan yang dibayarkan konsumen tetap sama yaitu Rp10.000. Kata kunci: pemasaran; sistem pemasaran; Desa Tumbak
Kontribusi Pendapatan Perempuan Pekerja terhadap Pendapatan Keluarga di PT. Jaya Bitung Mandiri Kelurahan Aertembaga Satu Kecamatan Aertembaga Kota Bitung Tetengean, Melissa C.; Rantung, Steelma V.; Tambani, Grace O.; Pangemanan, Jeannette F.; Durand, Swenekhe S.; Andaki, Jardie A.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.56309

Abstract

Abstract Many fishery processing companies in Bitung City employ women. The work done by women provides additional income for the family. Income in the form of wages/salaries, either per month or additional income to meet daily needs. This is the author's concern in examining how the contribution of female workers' income to family income. The method used in this study is to use the purposive sampling method which is carried out with several considerations so that the data obtained is more accurate. The sample interviewed was 15 employees who were married and the population in this study were female workers. Data collection was carried out through observation, interviews, questionnaires, and documentation, both photo documentation and taking written documents at PT. Jaya Bitung Mandiri. The analysis used is quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. Based on this study, it can be concluded that: 1) The average income of female workers at PT. Jaya Bitung Mandiri Bitung City, which is IDR 53,107,200 per year; 2) the average family income of female workers at PT. Jaya Bitung Mandiri Bitung City, which is IDR 106,695,200 per year; and the average contribution of female workers' income at PT. Jaya Bitung Mandiri Bitung City to family income, which is 49.77%. Keywords: fish processing; income; female workers; contribution   Abstrak Perusahaan pengolahan hasil perikanan di Kota Bitung banyak mempekerjakan perempuan. Pekerjaan yang dilakukan oleh perempuan memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga. Pendapatan dalam bentuk upah/gaji, baik per bulan maupun pendapatan tambahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini menjadi perhatian penulis dalam meneliti bagaimana kontribusi pendapatan pekerja perempuan terhadap pendapatan keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode purposive sampling yang dilakukan dengan beberapa pertimbangan agar data yang diperoleh lebih tepat. Sampel yang diwawancarai berjumlah 15 karyawan yang sudah berumah tangga dan populasi dalam penelitian ini yaitu perempuan pekerja. Pengumpulan data dilakukan melalui obeservasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi baik itu dokumentasi foto maupun pengambilan dokumen tertulis pada PT. Jaya Bitung Mandiri. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Rata-rata pendapatan perempuan pekerja di PT. Jaya Bitung Mandiri Kota Bitung, yaitu sebesar Rp53.107.200 per tahun; 2) rata-rata pendapatan keluarga perempuan pekerja di PT. Jaya Bitung Mandiri Kota Bitung, yaitu sebesar Rp106.695.200 per tahun; dan rata-rata kontribusi pendapatan perempuan pekerja di PT. Jaya Bitung Mandiri Kota Bitung terhadap pendapatan keluarga, yaitu sebesar 49,77%. Kata kunci: pengolahan ikan; pendapatan; perempuan pekerja; kontribusi
Kontribusi Pekerjaan Sampingan Nelayan terhadap Peningkatan Pendapatan Keluarga di Desa Kumu Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa Kotambunan, Olvie V.; Andaki, Jardie A.; Tambani, Grace O.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.57339

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the amount of women's income in the family and how much women's contribution to family income in Kumu Village, Tombariri District, Minahasa Regency. The research method used in this study is the survey method. Respondents in this study were women who worked as retailers. Data collection was carried out by family sampling, namely taking a portion of the population that met the criteria. The data collected were primary data and secondary data. Primary data is data collected and processed by the researcher directly from the subject or object of the study, in this case women who work as retailers in Kumu Village, Tombariri District, Minahasa Regency through direct observation, interviews and questionnaires. Based on the results of the calculation of the contribution of women's income as intermediary traders, it was 47.34%. This income comes from work done by housewives with professions as traders; petibo, stalls, kiosks, smoked fish and salted fish traders. The contribution given by housewives to their families is very large and of course greatly helps the family's economy. Keywords: fishing families; women; income; contribution   Abstrak Tujuan penelitian ini ialah mengetahui jumlah pendapatan perempuan dalam keluarga dan berapa besar kontribusi perempuan terhadap pendapatan keluarga di desa Kumu Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Responden dalam penelitian ini ialah perempuan yang bekerja sebagai pedagang pengecer. Pengambilan data dilakukan secara sampling keluarga yaitu mengambil sebagian dari populasi yang sesuai dengan kriteria. Data yang dikumpulkan ialah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh peneliti langsung dari subjek atau objek peneleitian yang dalam hal ini perempuan yang bekerja sebagai pedagang pengecer di Desa Kumu Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa dengan observasi langsung, wawancara dan kusioner. Berdasarkan hasil perhitungan kontribusi pendapatan perempuan sebagai pedagang perantara sebesar 47,34%. Pendapatan ini berasal dari pekerjaan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga dengan profesi sebagai pedagang; petibo, warung, kios, pedagang ikan asap dan ikan asin. Kontribusi yang diberikan oleh ibu rumah tangga terhadap keluarganya sangat besar dan tentunya sangat membantu perekonomian keluarga. Kata kunci: keluarga nelayan; perempuan; pendapatan; kontribusi
Pergeseran Pola Pikir Masyarakat Etnis Toulour dalam Aktivitas Siklus Batifar Rotty, Troutje A; Pandean, Mariam L.M; Humena, Stefanie
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.57340

Abstract

Abstract This article focuses it’s attention on the shift in people's mindset for an activity of tapping sugar palm sap which the Minahasa people, including Toulour ethnic group, know as batifar. Batifar process is divided into (1) prebatifar stage which includes searching, cleaning, determining, applying and preparing stage; (2) batifar stage which is tapping stage itself; and (3) post-batifar stage which is the stage of thanksgiving. Initially, the cycle was carried out consistently by the local community, completed with various rituals and expressions in Toulour language, but as time went by, the cycle experienced reduction and material substitution. This problem indicates a change or shift in society's mindset. In order to answer these assumptions, this research apply a qualitative method based on field studies which utilizes abilities and intelligence of researcher as instrument to observe, study, and analyze research objects in natural setting. The research results show that reduction in batifar cycle changes batifar process to just searching, cleaning, preparing and tapping stages; an well as eliminating ritual element in each stage. Meanwhile, substitution occurs because bamboo material is replaced with plastic material. This reduction and substitution occurred because there was advanced understanding about the environment, a fast-paced work culture, adequate facilities, and strengthening of modern belief which replaced tradition that was not in accordance with modern religious dogma. Keywords: Mindset Shift; batifar cycle; reduction and substitution; tradition; Toulour ethnic Abstrak Artikel ini menitikberatkan perhatian pada pergeseran pola pikir masyarakat dalam aktivitas penyadapan air nira pohon Aren yang oleh masyarakat Minahasa termasuk di dalamnya etnis Toulour dikenal dengan istilah batifar. Proses batifar memiliki siklus yang terbagi atas (1) tahap prabatifar yang meliputi tahap pencarian, pembersihan, penentuan, permohonan, dan persiapan; (2) tahap batifar yang merupakan tahap penyadapan itu sendiri; dan (3) tahap pascabatifar yang merupakan tahap pelaksanaan syukuran. Mulanya, siklus tersebut dilaksanakan secara konsisten oleh masyarakat setempat lengkap dengan berbagai ritual serta ungkapan dalam bahasa Toulour, namun seiring berjalannya waktu, siklus tersebut mengalami reduksi dan subtitusi materi. Masalah tersebut mengindikasikan adanya perubahan atau pergeseran pola pikir masyarakat. Demi menjawab asumsi tersebut, penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif berbasis studi lapangan yang mengandalkan kemampuan serta kepekaan peneliti sebagai instrumen untuk mengamati, mempelajari, serta menganalisis objek penelitian pada latar yang alamiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduksi pada siklus batifar menyederhanakan proses batifar ke dalam tahap pencarian, pembersihan, persiapan, dan penyadapan saja; serta penghilangan unsur ritual yang ada masing-masing tahapannya. Sementara itu, subtitusi terjadi karena terdapat penggantian material bambu dengan bahan plastik. Reduksi dan subtitusi tersebut terjadi karena terdapat literasi pengetahuan baru mengenai lingkungan, kultur kerja yang serba cepat, fasilitas yang memadai, serta menguatnya kepercayaan modern yang menggantikan tradisi yang tidak sesuai dengan dogma agama modern. Kata kunci: pergeseran pola pikir; siklus batifar; reduksi dan subtitusi; tradisi; etnis Toulour
Gender pada Usaha Pengolahan Ikan di PT. Jaya Bitung Mandiri di Kelurahan Aertembaga Satu Kecamatan Aertembaga Kota Bitung Walukow, Gabryela M.; Pangemanan, Jeannette F.; Aling, Djuwita R.R.; Andaki, Jardie A.; Durand, Swenekhe S.; Rantung, Steelma V.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.57422

Abstract

Abstract Economic fisheries development is an activity that utilizes natural resources which is directed towards the main targets of meeting food needs, increasing employment opportunities, increasing foreign exchange earnings, and maintaining a sustainable business and environment. The development of the fisheries and marine sector as part of national development aims to ensure that every fisheries and marine activity can be carried out by the Indonesian people, both production activities and marketing processing. Gender is the characteristics and behavior attributed to men and women which are formed socially and culturally. Gender can be defined as a situation where individuals who are born biologically as male and female then acquire social characteristics as male and female through the attributes of masculinity and femininity which are often supported by values or systems and symbols in the society concerned. The basic method used in this research is the data collection technique using a purposive sampling method which is carried out with several considerations so that the data obtained will be more precise. The sample interviewed consisted of 22 employees from the population determined at each processing unit. Data collection was carried out through observation, interviews, questionnaires and documentation, both photo documentation and taking written documents at PT. Jaya Bitung Mandiri. The analysis used is quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded: 1) there are gender differences in each fish processing business at PT. Jaya Bitung Mandiri Bitung City starting from the sorting, processing, tally, cold storage section; 2) reproductive activities in the processing business between men and women at PT. Jaya Bitung Mandiri has the same percentage of 50% of each task and responsibility according to existing abilities and skills.  Keywords : gender; fish processing business; fish factory workers   Abstrak Ekonomi pembangunan perikanan adalah kegiatan pemanfaatan sumberdaya alam yang diarahkan dengan sasaran utama pencukupan kebutuhan pangan, peningkatan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan devisa, dan pemeliharaan usaha serta lingkungan yang lestari. Pembangunan sektor perikanan dan kelautan sebagai bagian dari pembangunan nasional bertujuan untuk mengusahakan agar setiap kegiatan perikanan dan kelautan dapat dilakukan oleh bangsa Indonesia baik kegiatan produksi, pengolahan maupun pemasaran. Gender adalah sifat dan perilaku yang dilekatkan pada laki-laki dan perempuan yang dibentuk secara sosial maupun budaya. Gender dapat didefinisikan sebagai keadaan dimana individu yang lahir secara biologis sebagai laki–laki dan perempuan yang kemudian memperoleh pencirian sosial sebagai laki-laki dan perempuan melalui atribut – atribut maskulinitas dan feminitas yang sering didukung oleh nilai-nilai atau sistem dan simbol di masyarakat yang bersangkutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik pengambilan data adalah dengan menggunakan metode purposive sampling yang dilakukan dengan beberapa pertimbangan agar data yang diperoleh akan lebih tepat. Sampel yang di wawancarai berjumlah 22 karyawan dari populasi yang ditentukan pada setiap unit pengolahan. Pengumpulan data dilakukan melalui obeservasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi baik itu dokumentasi foto maupun pengambilan dokumen tertulis pada PT. Jaya Bitung Mandiri. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil   penelitian   dan   pembahasan   dapat   disimpulkan: 1) terdapat perbedaan gender pada setiap usaha pengolahan ikan di PT. Jaya Bitung Mandiri Kota Bitung mulai dari bagian sortir, processing, tally, cold storage; 2) kegiatan reproduktif usaha pengolahan antara laki-laki dan perempuan di PT. Jaya Bitung Mandiri memiliki Persentase yang sama 50% dari tugas dan tanggung jawab masing-masing sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang ada. Kata Kunci : gender; usaha pengolahan ikan; pekerja pabrik ikan

Page 1 of 2 | Total Record : 15