cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
TATAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
PENGARUH VARIASI UKURAN MAIN JET KARBURATOR DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125 Nugroho, Agung; Khafid, Nur
TATAL Vol 7, No 2 (2012): TATAL VOL. 7 NO.2 MARET 2012
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsumsi bahan bakar akibat pengaruh variasi ukuran main jet 72 (Ø 0.72 mm), 75 (Ø 0.75 mm), 78 (Ø 0.78 mm), dan 82 (Ø 0.82 mm) pada sepeda motor Honda supra x 125, untuk mengetahui ukuran main jet yang efisien terhadap konsumsi bahan bakar pada sepeda Honda motor supra x 125, untuk mengetahui pengaruh putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Honda supra x 125 serta untuk mengetahui interaksi antara main jet dan putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Honda supra x 125. Metodologipenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi jenis eksperimen/ percobaan, dengan memvariasi ukuran main jet karburator dengan ukuran main jet 72 (Ø 0.72 mm), ukuran main jet 75(Ø 0.75 mm), ukuran main jet 78 (Ø 0.78 mm), ukuran main jet 82 (Ø 0.82 mm) dan variasi putaran mesin yang digunakan adalah putaran 1500 rpm, 2500 rpm, 3500 rpm, 4500 rpm, 5500 rpm, 6500 rpm dan 7500 rpm terhadap konsumsi bahan bakar pada mesin Honda Supra X 125. Pengumpulan data diambil dengan metodeeksperimen/ percobaan pada masing-masing varian diuji sebanyak 3 (tiga) kali percobaan dan untuk mengolah data tersebut digunakan analisis data menggunakan metode statistic diskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji anava dan uji perbandingan (komporasi berganda). Berdasarkan penelitian diperoleh hasil rata-rata konsumsi bahan bakar pada masing-masing ukuran main jet, untuk ukuran main jet 72 mempunyai nilai rata-rata konsumsi bahan bakar sebanyak 8.7 ml/menit, ukuran main jet 75 mengkonsumsi bahanbakar sebanyak 7.3 ml/menit, untuk ukuran main jet 78 mengkonsumsi bahan bakar sebanyak 6.9 ml/menit dan untuk ukuran main jet 82 mengkonsumsi bahan bakar sebesar 74 ml/menit. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ukuran main jet yang rata-rata konsumsinya paling hemat/irit pada sepeda motor Honda supra x 125 yaitu ukuran main jet 78 dengan nilai rata-rata konsumsi bahan bakar 6.9 ml/menit, adanya pengaruh ukuran main jet karburator terhadap konsumsi bahan bakar, adanya pengaruh putaran mesinterhadap konsumsi bahan bakar, dan terjadi interaksi antara main jet karburator dan putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar.Kata Kunci: Pengaruh, Karburator, Main Jet, Putaran Mesin 
PERANCANGAN E- POSYANDU DI POSYANDU MEKARSARI RW.VI KELURAHAN PEDALANGAN SEMARANG Nuruddin Safriandono, Achmad
TATAL Vol 7, No 1 (2011): TATAL VOL. 7 NO.1 SEPTEMBER 2011
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Sistem Informasi Posyandu berbasis Web (e-Posyandu) dilakukan oleh kader Posyandu dengan melakukan pencatatan dan pelaporan menggunakan instrumen Sistem Informasi Posyandu berbasis Web (e-Posyandu) Informasi yang dihasilkan Sistem Informasi Posyandu berbasis Web (e-Posyandu) antara lain hasil timbang, status gizi anak, imunisasi, tingkat risiko ibu hamil, imunisasi TT, daftar ibu dan anak yang hidup dan mati, Kartu Menuju Sehat Interaktif serta presensi petugas kader pada saat layanan Posyandu. Aplikasi berbasis web (web based application) adalah aplikasi yang dapat dijalankan langsung melalui web browser bisa menggunakan internet ataupun intranet dan tidak tergantung pada sistem operasi yang digunakan. Dalam mengembangkan sebuah sistem, menggunakan sebuah metode pengembangan sistem sehingga kegiatan yang dilakukan menjadi lebih teratur dan terstruktur. menggunakan Dynamic System Development Method (DSDM). Penyimpanan data anak sejak balita sangatlah diperlukan sehingga para peserta maupun kader posyandu bisa mudah mengakses data tumbuh kembang anak. Dengan penggunaan e-posyandu atau system informasi posyandu berbasis web diharapkan bisa digunakan secara mudah oleh peserta maupun kader posyanduKata Kunci : e-Posyandu, web
PENGARUH URBANISASI TERHADAP TUMBUHNYA RUMAH BEDENG DI SEMARANG Nandang, Debagus
TATAL Vol 6, No 2 (2011): TATAL VOL.6 NO.2 MARET 2011
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urbanization is a global phenomenon, which is a lame one ofimpact the provision of urbanservices , speciallyhousing and settlements . Not one city in the world who escaped from the clutter. Indeveloped and developing countries, the city has been broken due to urbanization. Berduyunnya people tothe city all of a sudden, especially since the era of industrialization, are the main cause that makes the citynot ready to face reality. Urbanization in cities of developing countries the problem is more complicated,because population growth is happening faster than in developed countries.The growth of cities that are not predictable cause various problems Development of the city, such as highlevels of density of buildings, insufficient availability of infrastructure and urban facilities (urban facilities),rapid growth and development of slums in the center city and also uncontrolled physical changes of thecity. Those who are less fortunate get jobs and decent incomes, quite content to be in town though it mustbe domiciled metropolitan area of settlements that lack infrastructure as in most of those found in urbanareas. They generally live around the factory / industry in a relatively close radius to save on transportationcosts. Another form of settlement between the houses plot with rental fees are relatively inexpensive,because workers are generally hired by industrial plants with minimal income.Key words: Urbanization, slums, no permanent home
KAJIAN PENGELOLAAN LIMBAH PERKOTAAN (Studi Kasus Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang) rizani, muhammad debby
TATAL Vol 6, No 1 (2010): TATAL VOL.6 NO.1 SEPTEMBER 2010
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah dan turunannya, secara umum dapat didefinisikan sebagai segala macam buangan yangdihasilkan dari aktivitas manusia atau hewan yang sudah tidak dapat digunakan lagi. Sampah terbagi atastiga kategori umum yaitu sampah perkotaan, sampah industri dan sampah berbahaya. Pengelolaan teknissampah perkotaan dari berbagai sumber penghasilnya berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).Pengelolaan sampah di TPA pada umumnya ada dua jenis, yaitu Sanitary Landfill dan Open Dumping.Sistem pengelolaan sampah terpadu diarahkan agar sampah-sampah dapat dikelola dengan baik dalam artimampu menjawab permasalahan sampah hingga saat ini yang belum dapat diselesaikan dengan tuntas, jugadiarahkan untuk pemberdayaan masyarakat lokal agar mampu mandiri. Pendekatan yang paling tepat dalampenanganan sampah melalui sistem pengelolaan sampah terpadu yang disebut Silarsatu dimana sistem inimerupakan sistem pengelolaan sampah tanpa sisa (zero waste system) dapat merubah paradigma dari costcenter menjadi profit center dengan cara memaksimalkam peran serta masyarakat dan pemanfaatan sampahmenjadi bahan yang mempuyai nilai ekonomis.Kata kunci : Sampah, TPA, Silarsatu, zero waste system
KAJIAN HUTAN KOTA DALAM PENGEMBANGAN KOTA DEMAK Kusyanto, Mohamad
TATAL Vol 8, No 1 (2012): TATAL VOL. 8 NO.1 SEPTEMBER 2012
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Demak merupakan salah satu kota yang sedang berkembang. Pengembangan kota dengan pembangunan terus digalakkan. Arah perkembangan dan pertumbuhan Kota Demak cenderung berkembangsecara linier memanfaatkan kegiatan pada jalur transportasi darat utama pantura. Perkembangan fisik tersebut diakibatkan faktor-faktor yang mempengaruhi dan mendukungnya. Meningkatnya pembangunan didaerah perkotaan serta pertumbuhan masyarakat kota merupakan salah satu dinamika kehidupan perkotaan. hal ini membawa dampak positif maupun negativ. di satu sisi, kota akan mengalami kemajuan di bidangekonomi dan teknologi, tetapi di sisi lain terjadi penyusutan lahan vegetasi sehingga mengakibatkan kerusakan ekologi. hutan kota yang memiliki peranan yang sangat penting dalam menjawab masalah ekologis kota dan peningkatan kualitas kehidupan perkotaan. Untuk itu perlu diadakan pemeliharaan danpenataan hutan kota yang baikKata kunci : hutan, kota, pengembangan
KAJIAN TERHADAP PEMANFAATAN RUANG DI PASAR TRADISIONAL BULU SEMARANG devy, dwi ananta
TATAL Vol 5, No 1 (2009): TATAL VOL.5 NO.1 SEPTEMBER 2009
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhipemanfaatan ruang oleh pedagang serta eksistensinya secara substansial dan spasial yang meliputi atributkenyamanan (comfort), sosialitas (sociality), legibilitas (legibility), aksesibilitas (accessibility),adaptabilitas (adaptability), rangsangan inderawi (sensory stimulation), aktivitas (activity), kontrol(control), makna (meaning), kesesakan (crowdedness), privasi (privacy) dan visibilitas(visibility).Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data pedagang, pengelolapasar dan pembeli. Alat pengumpul data dipergunakan kuesioner, dokumentasiTemuan dalam penelitian ini adalah Konsentrasi aktivitas terjadi justru di luar bangunan inti, aktivitasterbanyak terutama di ruang parkir sisi bagian timur, tempat ini didominasi oleh pedagang los dasaran yangsemula menempati lantai 2 pasar tradisional Bulu dengan variabel yang mempengaruhi adaptasi, visibilitas,indrawi, aksesbilitas, privasi, sosial, aktivitas, makna. Saran dalam penelitian ini adalah (a) penegakanperaturan lebih ketat dari dinas pengelola pasar (b) jika pedagang telah pindah ke lantai dua makadiperlukan dukungan sarana dan prasarana meliputi listrik, air bersih, sanitasi air hujan dan limbah,drainage, pengelolaan sampah dan jaringan teleponKata kunci : Perilaku Pedagang, Pemanfaatan Ruang Spasial dan Substansial
KAJIAN MATERIAL KAYU GLUGU SEBAGAI BAHAN BANGUNAN Kusyanto, Mohamad
TATAL Vol 7, No 1 (2011): TATAL VOL. 7 NO.1 SEPTEMBER 2011
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu glugu merupakan salah satu dari bahan bangunan baru yang dapat diperhitungkan karena memilki kelas kuat yang tidak kalah dengan jenis-jenis kayu lainnya, motif yang cukup estetis dibandingkan dengan kayu- kayu sekelasnya dan memiliki harga yang relatif murah. Dari segi jumlah bahan bakunya kayu glugu sangatlah potensial karena ketersediaan akan batang kelapa untuk waktu dekat ini dan beberapa waktu yang mendatang sangatlah baik. Kayu glugu tidak hanya terbatas dipergunakan sebagai rangka atap, kusen ataupun daun pintu dan jendelasaja tetapi juga dimungkinkan untuk digunakan sebagai bahan bangunan struktural seperti tiang/pole, lantai dan dinding.Kata Kunci: Material, Glugu, Bangunan
STUDI ANALISIS ALIRAN BEBAN (LOAD FLOW) SISTEM TENAGA LISTRIK IMPLEMENTASI PADA JARINGAN KELISTRIKAN DI UNNES Sunardiyo, Said
TATAL Vol 4, No 2 (2009): TATAL VOL.4 NO.2 MARET 2009
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi analisis aliran beban dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai alirandaya atau tegangan pada suatu jaringan sistem tenaga listrik. Informasi ini sangat dibutuhkan untukmengevaluasi unjuk kerja sistem tenaga. Permasalahan aliran daya mencakup perhitungan alirandan tegangan sistem pada terminal atau bus tertentu. Manfaat studi aliran daya ini yaitu, untukmengetahui tegangan pada setiap simpul yang ada pada sistem, untuk mengetahui semua peralatanapakah memenuhi batas– batas yang ditentukan untuk meyalurkan daya yang diinginkan, danuntuk memperoleh kondisi mula pada perencanaan sistem yang baru. Studi analisis aliran beban inimengambil contoh pada implementasi sistem tenaga listrik di lembaga pendidikan Universitas NegeriSemarang, dengan karakteristik beban terpusat (lumped load), jaringan sistem distribusi tenagalistrik berupa jaringan radial dan sumber tegangan berasal dari saluran menengah PLN 20 kV.Analisis aliran daya diawali menghitung tegangan pada setiap simpul (bus) terpasang,pembebanan pada transformator, pembebanan pada saluran atau penghantar, nilai rugi daya,jatuh tegangan sistem, dan aliran daya pada jaringan sistem tenaga listrik terpasang. Dari hasilperhitungan aliran daya berbantuan program ETAP (Electrical Transient Analyzer Program)dapat diambil kesimpulan bahwa sistem jaringan listrik terpasang di Universitas Negeri Semarangadalah layak, karena memiliki nilai tegangan pada beban yang memenuhi persyaratan IEEE,yaitu tegangan maksimum mempunyai prosentase lebih kurang 10 % dari tegangan nominal danmemenuhi batas tegangan minimum yaitu 10 % dari tegangan nominal beban. Harga losses sebesar38.1 kW untuk daya aktif dan 31.5 kVar untuk daya reaktif. .Kata kunci : analisis, beban, tenaga listrik