cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
TATAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
PENERAPAN ALGORITMA KLASIFIKASI C4.5 UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT KANKER PAYUDARA Hermawanti, Laily
TATAL Vol 7, No 2 (2012): TATAL VOL. 7 NO.2 MARET 2012
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kanker payudara merupakan . Penelitian ini menggunakan algoritma C4.5 untuk mendiagnosis penyakit kanker payudara. Penelitian ini menghasilkan nilai akurasi untuk algoritma klasifikasi C4.5 senilai 94.56% dan nilai Area Under Curve (AUC) untuk algoritma Naive Bayes senilai 0.941, sehingga penelitian ini dalam mendiagnosis penyakit kanker payudara menghasilkan hasil yang akurat.Kata Kunci: Penyakit kanker payudara, algoritma C4.5
APLIKASI WEB-LEARNING BERBASIS SISTEM PAKAR DIAGNOSIS KEJADIAN HIPOTERMIA PADA BAYI BARU LAHIR Nuruddin Safriandono, Achmad
TATAL Vol 7, No 2 (2012): TATAL VOL. 7 NO.2 MARET 2012
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Bayi tergolong masih cukup inggi yaitu 34 per 1.000 kelahiran hidup. Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate) di negara-negara maju telah turun dengan cepat dan sekarang mencapai angka dibawah 20 pada 1.000 kelahiran. Penurunan angka kematian perinatal berlangsung lebih lambat, sebabnya adalah karena kesehatan serta keselamatan janin dalam uterus sangat tergantung dari keadaan dan kesempurnaan bekerjanya sistem dalam tubuh ibu yang mempunyai fungsi untuk menumbuhkan hasil dari konsepsi hingga janin cukup bulan Hal ini disebabkan karena Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), perdarahan, tekanan darah yang tinggi saat hamil, infeksi, persalinan macet dan komplikasi keguguran. Penyebab tidak langusng kematian ibu dan bayi baru lahir adalah karena kondisi masyarakat seperti pendidikan, sosial ekonomi dan budaya. Proses diagnosis kejadian kesehatan atau penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan teknik sistem pakar. penggunaan sistem pakar diagnosis kejadian hipotermia pada bayi baru lahir sangatlah diperlukan sehingga para ibu atau masyarakat bias mencegah kejadian tersebut dengan baikKata Kunci : sistem pakar, bayi baru lahir, hipotermia
SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PERPUSTAKAAN PADA SMK NEGERI 1 DEMAK timortiingsih, Erlin wahyu
TATAL Vol 6, No 2 (2011): TATAL VOL.6 NO.2 MARET 2011
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu informasi memiliki pengaruh yang penting bagi perusahaan atau instansi karena informasi berguna menambah pengetahuan, mengurangi ketidakpastian dan sebagai alat bantu dalam pengarsipan data. Salah satu contohnya adalah sistem informasi perpustakaan. Setelah dilakukan analisa maka sistem informasi pengolahan data perpustakaan SMK Negeri 1 Demak, yang mengulas tentang pengolahan data anggota, data buku, peminjaman, pengembalian dan denda maka petugas maupun pengunjung perpustakaan akan dapat kemudahan lebih cepat dan lebih efisien.Kata kunci : Struktur Informasi, pengolahan data, perpustakaan
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI TELEVISI MERK “X” MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI mufid, ahmad
TATAL Vol 5, No 2 (2010): TATAL VOL.5 NO.2 MARET 2010
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah produksi merupakan hal yang sangat penting dalam perusahaan, sehingga perluperencanaan yang tepat. Jumlah produksi yang tepat dapat digunakan untuk menghemat biaya penyimpanan dan optimalisisi pemakaian sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan, selain itu juga dapat digunakanuntuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar. Untuk menentukan jumlah produksi secara tepat dapatdilakukan dengan berbagai cara, diantaranya menggunakan metode fuzzy mamdani.Kata kunci : jumlah produksi, fuzzy mamdani
STUDI PERBANDINGAN BESARAN MEKANIK BETON MENGGUNAKAN PASIR CEPU DENGAN PASIR MUNTILAN Taufik, Hariyanto
TATAL Vol 8, No 1 (2012): TATAL VOL. 8 NO.1 SEPTEMBER 2012
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Concrete is kind of material which have effectiveness to do something, used simple building construction or complex building construction. Concrete material is consist of cement as a glue, agregat of soft sand, rough sand (gravel) and water. Agregat takes 70 – 75 % of concrete volume total.So the quality ofagregat will strong influence to concrete quality. By a good agregat, concrete can be easy done ( workable ), strong, durable and economical.Soft agregat (sond ) generally 25 - 65 % agregat total volume. We must be careful to choose sand prosentage to agregat total. Too small sand can produce segrega tie concrete, because of more rough agregat. Too much sand which is used can produce low solid. Commonly the sand which is used for mixed for concrete is Muntilan sand, but there is some one who use Cepu sand. From the both ofthe sand after had been tasted produced date of volume mechanic difference (strong pressure, strong pulling, strong curve ) conrete which is used Muntilan sand is higher quality than Cepu sand, but mud prosentage Muntilan sand is higher than mud Cepu sand. It is possibility Muntilan sand rougher than Cepusand or surface of Cepu sand is less sharp. So must do experiment at next time.Keywords : Muntilan sand and Cepu sand, concrete mechanic volume
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN KELUAR DENGAN VISUAL FOXPRO 8.0 Charis, Mohamad
TATAL Vol 5, No 1 (2009): TATAL VOL.5 NO.1 SEPTEMBER 2009
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Pengelolaan surat masuk dan keluar ini berfungsi untuk membantu meringankanpekerjaan seorang agendaris dimana pengelolaan Surat merupakan pekerjaan seorang agendaris yang setiaphari dilakukan sehubungan dengan adanya kegiatan kantor yang bersifat kedinasan. Pengurusan Surratmasuk dilakukan mulai dari menerima surat masuk, mengecek , pencatatan di buku surat masuk masuksampai ke pengarsipan. Sedangkan Pengurusan Surat keluar dimulai dari pembuatan konsep sampaidengan pengirimannya. Sistem kerja aplikasi ini terbagi menjadi dua bagian yaitu Surat Masuk dan Suratkeluar. Untuk surat masuk agendaris tinggal mencatat mulai dari tanggal pencatatan, nomor surat, kodesurat, tanggal surat, asal surat, hal . Secara otomatis komputer akan meyimpannya. Sedangkan dalam suratkeluar disediakan konsep Surat Pengantar yang berbentuk kolom setelah jadi secara otomatis akan masukke dalam agenda surat keluar, sehingga seorang agendaris tidak perlu untuk mencatat lagi ke dalam bukusurat keluar. Pengembangan Sistem ini menggunakan perangkat lunak Visual FoxPro 8,0. Dengan adanyasistem ini diharapkan pekerjaan seorang agendaris menjadi lebih efisien dan efektif.Kata Kunci : Surat Masuk, Surat Keluar, Agenda, Pengelolaan, Sistem Informasi
ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN DENGAN METODE BOW, SNI, DAN LAPANGAN (Pekerjaan Beton Bertulang Pada Pembangunan Rumah Tinggal Perum Bugel, Jepara) Roechman, Fatchur
TATAL Vol 7, No 1 (2011): TATAL VOL. 7 NO.1 SEPTEMBER 2011
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keuntungan finansial yang diperoleh kontraktor tergantung pada kecakapannya membuat perkiraan biaya. Perkiraan biaya memegang peranan penting dalam penyelengaraan proyek untuk merencanakan dan mengendalikan sumber daya seperti material, tenaga kerja, pelayanan maupun waktu.Untuk meningkatkanefisiensi dan efektivitas kegiatan pembangunan gedung dan bangunan di bidang konstruksi, diperlukan suatu sarana dasar perhitungan harga satuan yaitu Analisa Biaya Konstruksi. Analisa biaya konstruksi yang selama ini dikenal diantaranya analisa BOW, SNI dan Lapangan/Kontraktor.Untuk mendapatkan harga satuan pekerjaan yang diharapkan maka ketiga metode tersebut dibandingkan untuk mendapatkan anggaran biaya yang efisien dan dapat dipertanggung jawabkan. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil beberapa hal :perhitungan harga satuan bahan beton bertulang untuk metode Lapangan nilainya lebih besar dibandingkan dengan metode BOW dan SNI, perhitungan harga satuan upah beton bertulang untuk metode BOW nilainya lebih besar dibandingkan denganmetode SNI dan metode lapangan, perhitungan harga satuan pekerjaan beton bertulang metode Lapangan nilainya lebih besar dibandingkan dengan metode BOW dan metode SNI. Adapun komponen pekerjaan beton bertulang yang paling signifikan mempengaruhi besarnya harga satuan pekerjaan adalah pekerjaan pembesian dan metode yang paling efektif untuk digunakan adalah metode SNI karena lebih efektif dan efisien.Kata kunci : Analisa, Harga Satuan, Pekerjaan
MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER CLIENT SERVER BERBASIS LINUX SERTA SQUID UNTUK FILTERING LOKAL PADA LABORATORIUM KOMPUTER UNIVERSITAS SULTAN FATAH Nuruddin, Ahmad
TATAL Vol 4, No 2 (2009): TATAL VOL.4 NO.2 MARET 2009
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

sekumpulan komputer yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalammelaksanakan tugasnya disebut dengan jaringan. Laboratorium komputerUniversitas Sultan Fatah Demaksekaranghtelah memakai jaringan. Namun belum berbasis linux yang lebih mudah dan hemat. Diharapkankedepannya nanti, Unisfat mampu merancang sistem jaringan komputer yang baru dengan Client Serverberbasis liNUX Fedora. pada Lab Komputer Universitas Sultan Fatah dan merancang bagaimana sistemfiltering pada jaringan komputer menggunakan Server Fedora dengan Aplikasi SQUID.Kata kunci : jaringan, linux, squid
PERSEPSI TREN ARSITEKTUR BANGUNAN MINIMALIS PADA DESAIN ARSITEKTURAL PERUMAHAN Nandang, Debagus
TATAL Vol 6, No 1 (2010): TATAL VOL.6 NO.1 SEPTEMBER 2010
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya yang diklaim sebagai arsitektur minimalis yang tengah marak saat ini pada dasarnya bukan bentuk arsitektur baru ataupun eforia baru. Model gaya seperti ini sudah lama muncul di masyarakat tradisional, lalu diidentifikasi sebagai sebuah model yang lebih kokoh keakuannya di awal tahun 1920-an, dan disepakati telah bersemi kembali mulai tahun 2000-an. Tentunya bahwa gaya ini telah hadir dengan motivasi, interpretasi dan aplikasi ”tertentu” yang khasdari satu generasi ke generasi lainnya. Konteks minimalis sebenarnya tidak tumbuh khusus untuk arsitektur saja. Kritikus seni Juan Carlos Rego (Minimalism: Design Source, Singapore, 2004) mengatakan, minimalis merupakan pendekatan estetika yang mencerminkan kesederhanaan. Fenomena ini tumbuh di berbagai bidang, seperti seni lukis, patung, interior, arsitektur, mode dan musik. Minimalis dalam arsitektur menekankan hal-hal yang bersifat esensial dan fungsional. Bentuk-bentuk geometris elementer tanpa ornamen atau dekorasi menjadi karakternya. Awal munculnya model minimalis sebenarnya sudah ada pada masyarakat tradisional contohnya di Asiayakni Jepang dengan konsep keheningan zen, sedang di dunia barat sendiri para arsitek mulai mencari bentuk baru untuk mendobrak gaya-gaya klasik sejalan dengan ramainya kemajuan sebagai dampak dari Revolusi Industri awal abad ke-20. Pada saat itu situasi sangat mendukung bahkan memberi tantangan baru dalam dunia rancang bangun karena pesatnya inovasi material bangunanseperti baja, beton dan kaca, juga dalam sistem standardisasi dan efisiensi. Kehadiran arsitektur minimalis pada saat itu diidentifikasi pada karya-karya Le Corbusier dan Ludwig Mies van der Rohe. Alasan mengapa bangunan kita harus memakai suatu gaya harus jelas sebagai titik penentuan sikap. Hal ini karena yang namanya desain ”tidak ada yang benar dan juga tidak ada yang salah”. Namun demikian standar proporsional harus tetap dijaga, karena terlalu minimalis akan menjadi steril, terlalu teratur akan menjadi membosankan, terlalu kompleks akan membingungkan.Arsitek perlu meletakkan karyanya terhadap sebuah trend secara obyektif dan tidak hanya mengakomodasi eforia model. Etikanya, bagi klien dalam hal ini masyarakat pemakai perlu diajak bernalar atas suatu gaya bangunan yang dipilihnya. Sebab apapun gaya yang dipilih tentu ada konsekuensi logis, ada kekurangan dan kelebihannya sehingga bisa ditimbang apakah cocok baginyaatau tidak. Kata kunci : Persepsi, tren arsitektur, minimalis
PENGHITUNGAN BEBAN KALOR PADA GEDUNG AULAUNIVERSITAS SULTAN FATAH DEMAK bagas, rio
TATAL Vol 5, No 1 (2009): TATAL VOL.5 NO.1 SEPTEMBER 2009
Publisher : TATAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyegaran udara merupakan usaha untuk memberikan kenyamanan dan kesegaran kerja , oleh karena itu terutama didaerah beriklim tropis penyegaran udara merupakan suatu kebutuhan lazim yangtidak lagi mengandung arti kemewahan , akan tetapi seiring menipisnya sumber daya energi dan masameggunakan energi yang murah sudah berakhir maka sistim pendinginan haruslah menggunakan energiyang seefektif mungkin , penghematan energi haruslah menjadi prioritas utama dalam setiap perancangansistim pendinginan , adanya kenyataan tersebut mutlak diperlukan penghitungan dan perancangan bebankalor pada ruangan yang akan dikondisikan udaranya dengan demikian penggunaan energi pada sistimpenyegaran udara dapat efisien , efektif sekaligus ekonomis . Kata kunci : Penyegaran udara , energi , sistim pendinginan , beban kalor