Articles
ARTIS DAN PILKADA (POLITIC MARKETING PEMENANGAN HIDAYAT – SIGIT PADA PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA KOTA PALU)
Pusparani Saharan Putri;
Hasrullah Hasrullah;
Muhammad Nadjib
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31947/kareba.v7i1.5247
Pada awal pendeklarasian diri pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Palu, Hidayat dan Sigit sama – sama mendeklarasikan diri untuk maju sebagai Walikota pada pemilihan Walikota Palu periode 2015 – 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tahapan – tahapan strategi atau taktik pasangan Hidayat – Sigit dalam mengaplikasikan strategi politic marketing. Penelitian ini dilaksanakan di kota Palu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan kemudian dianalisis secara deskriptif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah informan sebanyak 9 orang. Mereka yang menjadi narasumber merupakan kandidat yang diusung dan tim pemenang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan strategi marketing Hidayat – Sigit dimulai dari pembentukan tim pemenangan dan tim relawan untuk merumuskan perencanaan strategi dan melakukan riset pemasaran berdasarkan indikator bauran pemasaran product, place, price dan diimplemtasikan kedalam bentuk promosi pada saat kampanye berlangsung.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERINTEGRASI PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) Tbk MAKASSAR DALAM MEMPERTAHANKAN BRAND IMAGE
Melinda Febriani;
Hasrullah Hasrullah;
Tuti Bahfiarti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31947/kareba.v7i1.5248
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui bentuk strategi komunikasi pemasaran terintegrasi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam mempertahankan brand image pada konsumen; (2) untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk saat melakukan komunikasi pemasaran terintegrasi dalam mempertahankan brand image. Penelitian ini dilakukan di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini dipilih melalui teknik purposive Sampling. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa brand image PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sudah melekat di benak khalayak sebagai maskapai penerbangan terbaik di Indonesia.PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membentuk beberapa strategi komunikasi pemasaran terintegrasi untuk menarik pasar sebanyak-banyaknya. Komunikasi pemasaran terintegrasinya dilakukan melalui Periklanan, Promosi Penjualan, Hubungan Masyarakat & Publisitas, Penjualan Personal, dan Pemasaran Langsung. Adapun kendala yang dihadapi saat melakukan komunikasi pemasaran terintegrasi yang terbagi kedalam dua bagian yaitu kendala internal dan eksternal.
PEMANFAATAN DEBAT KANDIDAT UNTUK MENJUAL GAGASAN DAN MENUNJUKKAN KOMPETENSI DALAM PILKADA 2015 DI KABUPATEN SOPPENG
Andi Syadaruddin;
Muhammad Iqbal Sultan;
Hasrullah Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31947/kjik.v6i2.5327
ABSTRAK Pemilihan kepala daerah merupakan arena kontestasi politik dengan kompetisi antar pasangan kandidat, dan pemenang ditentukan suara terbanyak oleh pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan debat kandidat sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan politik dengan cara public speaking dan mengetahui penguasaan materi dengan tujuan mempersuasi khalayak serta membangun opini publik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif Kualitatif. Informan penelitian ini adalah para kandidat pasangan calon, Tim Sukses, dan KPU Kabupaten Soppeng. Penetapan informan dalam penelitian ini menggunakan dua cara yaitu purposif dan aksidental. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kandidat calon Bupati Soppeng, tidak pernah mengikuti pelatihan public speaking. Menyusun materi debat pada dasarnya hasil olah pikir dan ide dari berbagai pihak termasuk dari masyarakat sebagai bentuk penggalangan aspirasi. Materi debat yang sifatnya untuk mempersuasi khalayak yang berisi pesan-pesan yang bertujuan untuk mempengaruhi pendapat dan perilaku khalayak. Kekuatan dari materi debat, yaitu dapat memberikan informasi tentang kandidat kepada khalayak. Kredibilitas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng terbangun atas kualitas dan kapasitas atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Kualitas harus dibangun sejak awal, yaitu berupa pengalaman dan pengetahuan.para kandidat termotivasi untuk mempersuasi khalayak adalah untuk mendorong dan mengugah partisipasinya dalam pilkada, serta bahwa audiens merupakan pemilih cerdas yang akan membantu secara sukarela mendukung kandidat tertentu.
KEBIJAKAN REDAKSIONAL RADAR SULBAR TENTANG BERITA PENDIDIKAN DALAM MENDUKUNG MAJENE SEBAGAI PUSAT PENDIDIKAN DI PROVINSI SULBAR
Anugrawati MS;
Hasrullah Hasrullah;
Muhammad iqbal Sultan
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31947/kjik.v6i2.5343
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) porsi pemberitaan seputar pendidikan di Majene lebih sedikit dibanding isu lain. (2) kebijakan redaksional Radar Sulbar dalam mendukung Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar. (3) faktor – faktor yang mempengaruhi kebijakan redaksional Radar Sulbar tentang berita pendidikan. (4) kelemahan dan kelebihan kebijakan redaksional Radar Sulbar dalam mendukung Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggabungkan analisis gatekeeping model Pamela J Shomaker dan Stephen D Reese. Penelitian ini dilakukan di Radar Sulbar Kabupaten Mamuju dan Majene. Jenis sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah hasil wawancara para redaktur dan berita – berita di Radar Sulbar edisi Januari – Maret 2016. Data sekunder berupa buku, tesis, skripsi, jurnal dan internet. Informan sebanyak delapan orang. Data analisis menggunakan beberapa teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pemberitaan pendidikan Majene secara kuantitas di bawah dibading isu lain dipengaruhi kurangnya wartawan lapangan dan juga tidak adanya penekanan memunculkan berita pendidikan setiap hari. (2) Kebijakan Redaksional Radar Subar mendukung Majene sebagai pusat pendidikan dengan memberi penguatan kepada beberapa isu pendidikan saja. (3) Faktor – faktor yang dominan mempengaruhi kebijakan redaksional Radar Sulbar terkait berita pendidikan diantaranya ideologi dan organisasi. (4) Kelebihan kebijakan redaksional Radar Sulbar dalam mendukung Majene sebagai pusat pendidikan di Sulbar terlihat dari rubrik pendidikan Go madrasah dan konsistensi pemberitaan yang meski memiliki kerjasama iklan di lintas sektoral tidak mengurangi fungsi kontrolnya. Kelemahan : Rubrik Health and Education masih di dominasi berita nasional dan sebagian kecil berita lokal di Sulbar.
PERTARUANGAN ANTAR KELUARAGA DI PILKADA KABUPATEN GOWA 2015
Widiah Restuti Hasan;
Harullah Hasrullah;
Muhammad Iqbal Sultan
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31947/kareba.v7i1.6165
Pemilihan Kepala Daerah merupakan fenomena berlangsungnya transaksi komunikasi politik yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab Tenri Olle Yasin Limpo dan Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo sehingga keduanya memutuskan untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gowa 2015 dan strategi komununikasi kedua calon dalam meraih suara pemilih pada Pilkada Kabupaten Gowa 2015. Metode dan pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Gowa. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan teknik sampling purposif dengan jumlah informan yang diperoleh dua belas orang. Mereka yang menjadi narasumber merupakan kandidat yang berkompetisi, tim pemenang dan pengamat politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tenri Olle Yasin Limpo dan Adnan Purichta Ichsan memiliki modal ekonomi, simbolik, kultural, sosial yang berpadu dengan kompetensi yang mereka miliki sehingga pantas untuk berkompetisi dalam sebuah perebutan kursi nomor satu di Gowa. Walaupun mereka berada dalam trah yang sama membawa nama keluarga Yasin Limpo tidak menghalangi mereka maju berkompetisi. Aturan dalam keluarga yang menyepakati boleh tidak setuju namun tidak boleh melarang atau menghalangi menjadi landasan mereka untuk bersaing secara penuh. Kerelaan kedua kandidat untuk melepas jabatan sebagai anggota DPRD provinsi sebagai tanda kedua orang ini serius untuk berlaga di kompetisi sekaligus menghalau banyaknya isu majunya kedua calon dari keluarga Yasin Limpo hanyalah sebuah skenario. Strategi komunikasi yang kedua tim ini diawali dengan mengamati permasalahan, ketokohan dan kelembagaan, perencanaan dan pembuatan program, mengambil tindakan berkomunikasi dan evaluasi program kerja. Walaupun tahapan strategi sama, keduanya tetap juga memiliki perbedaan
Analisis Homo Deus Dalam Pandangan Harari serta Fakta Kemajuan Teknologi Di Era Society 5.0
Mitha Mayestika Kuen;
Hafied Cangara;
Hasrullah Hasrullah
Al-MUNZIR Vol 15, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/am.v15i1.3403
Yuval Noah Harari, a historian from the Hebrew University of Jerusalem, has produced works that have become the subject of discussion in the public sphere. The work is Homo Deus (2015) trying to explain "Where is human civilization going". A fairly simple but basic question about humans and their civilization is posed by Harari in the book. including: how the impact of human life on other creatures? Where will technological developments take us? Homodeus' book review will be described using the critical discourse analysis method of Van Dijk, Fairclough and Wodak who say that critical discourse analysis includes context within the scope of background, situation, history, power, and ideology. to a data religion called Harari. Only a handful of people evolved into Homo Deus, while most remained Homo Sapiens because they were unable to access future cutting-edge technology. The thing to watch out for is the emergence of dependence and addiction to super-intelligent technology that can amputate basic human abilities themselves. Thus, intelligent technology is no longer merely a subject, but also an object that extends human intelligent abilities. Therefore, a smart human role is needed in society 5.0 that selects and sorts out super-intelligent technology for the common good.Keywords: Homo Deus, Technological Facts, Society 5.0
KONFLIK POSO DALAM BINGKAI PENELITIAN INDONESIA
Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini merupakan studi literatur yang mengkaji 40 artikel penelitian terkait konflik Poso. Artikel penelitian yang dikaji diterbitkan dari tahun 2006 hingga 2021. Data diekstraksi dari website connected papers dan dianalisis dengan cara melihat wordcloud dan mencari kecenderungan kata muncul pada keseluruhan artikel. Penelitian ini bertujuan untuk mendemonstrasikan tema-tema yang terkait dengan penelitian tentang konflik Poso dan berkontribusi dengan meringkas kata kunci yang digunakan dalam abstrak artikel yang berbahasa Indonesia yang diterbitkan sampai dengan tahun 2021. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, terdapat beberapa kecenderungan kata yang muncul terkait Konflik Poso yakni, daerah konflik, kearifan local, pasca konflik, konflik social, masyarakat poso dan resolusi konflik. Kearifan local menjadi salah satu kata kunci yang paling banyak dibahas pada penelitian tahun 2019-2021.
Peradaban dan Politik Global Samuel P. Hungtington
Fyan Andinasari Kuen;
Hafied Cangara;
Hasrullah Hasrullah
Al-MUNZIR Vol 15, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/am.v15i2.3424
AbstractThis paper aims to analyze the birth of new civilizations as a result of global political conflicts with Samuel Huntington's explanation and compare them with the current state of Indonesia. The research method used is critical discourse analysis. Conclusion The review of the book Clash of Civilizations and the Future of World Politics will be explained using critical discourse analysis where in fact some of the predictions written tend to touch several countries in the world, but some don't. For example, Indonesia is able to place itself in global politics dynamically, such as being in a non-aligned and G20 country, and is not touched by friction, clashes or conflicts of shifting civilizations because it has two strong things, namely the nation's motto Bhineka Tunggal Ika and the Pancasila state foundation and many are asked to participate. involved as a peacemaker in horizontal conflicts and humanitarian conflicts in several countries.Keywords: Samuel P. Huntington, Civilization, Global Politics, Indonesian Perspective
Media Mainstream Sebagai Sarana Komunikasi Politik
Ahmad Majdy Guntur;
Andi Alimuddin Unde;
Hasrullah Hasrullah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2853
Di era globalisasi, media mainstream memegang peranan penting dalam komunikasi politik yang didukung oleh adanya digitalisasi dalam pemberitaan tokoh politik. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana media mainstream memiliki peranan penting terkait aktivitas-aktivitas komunikasi politik yang dijalankan oleh politisi? Metode penelitian adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Media seperti Harian Fajar, Riauterkini.com, JawaPos.com, Tempo.co, Tribunnews, Portalmedia, Tribun Timur, Portal Media dan Pedoman media sebagai sarana komunikasi politik mengkonstruksi berita-berita tentang politisi dipengaruhi kekuatan elit, partai dan kelompok penguasa dan posisi pesaing dalam berita. Media lokal biasanya bercirikan partisan yang berpihak pada kelompok penguasa secara halus melalui manipulasi teks secara interdiskursif. Redaktur berita memiliki kuasa untuk menentukan arah pemberitaan. Namun, mereka masih mendapat tekanan dari kepentingan politik dan ekonomi. Sehingga pemberitaan yang berbeda hanya bertujuan untuk mempromosikan kepentingan politik dan ekonomi dari kelompok-kelompok tertentu. Terdapat skema pemberitaan melihat strategi perpolitikan dan tuturan si politisi, dengan menggunakan kalimat yang saling berkesinambungan antar paragraf dan fakta disampaikan menggunakan grafis dan foto mengenai kegiatan masing-masing kandidat yang juga bermanfaat sebagai personal branding politisi itu sendiri.
Analisis Sentimen Publik pada Tagar #KawalPutusanMK di Media Sosial X
Syafreza Fachlevi;
Andi Alimuddin Unde;
Hasrullah Hasrullah
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/jsa.v5i10.1691
The background of this study is that various sentiments around the community began to emerge due to the hashtag that recently appeared on social media X (Twitter), namely the hashtag of the #KawalPutusanMK movement that emerged as a form of public resistance to the efforts of the House of Representatives (DPR) to change the decision of the Constitutional Court (MK) related to the 2024 Regional Elections. The movement sparked various controversies among the public, academics, politicians, and political observers. Although many support this movement, not a few also refuse. Therefore, this study aims to analyze public sentiment towards #KawalPutusanMK hashtags on social media X (Twitter), using a netnography approach and big data analysis. The #KawalPutusanMK movement emerged in response to the DPR's efforts to revise the Constitutional Court's (MK) decision regarding the 2024 Regional Elections, which sparked controversy among the public. The research data was taken from conversations that occurred on platform X between August 21 and September 29, 2024. The results of the analysis showed that there were 1127 tweets using the hashtag, with the following sentiment distribution: 91 positive, 484 negative, and 552 neutral. The dominance of negative sentiment indicates public dissatisfaction with the Constitutional Court's decision. This research contributes to understanding political communication patterns on social media and provides insights for the government in monitoring public opinion and formulating more responsive policies.