This Author published in this journals
All Journal Sainteks
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kemungkinan Bakteri Streptococcus sp. sebagai Agen Penyakit Mata Menonjol pada Ikan Nila Budidaya di Desa Karangsalam, Banyumas: Sebuah Studi Awal Pratama, Ikhsan; Rijal, Muhammad Azharul; Rusman, Ade; Lenterani, Febiana; Izzuddin, Hilmy; Saputra, Kukuh Andre Setya
Sainteks Vol. 23 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v23i1.30662

Abstract

Penyakit streptokokosis merupakan salah satu ancaman utama dalam budidaya ikan nila yang dapat menyebabkan mortalitas tinggi dan kerugian ekonomi signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri penyebab gejala penyakit pada ikan nila budidaya melalui pendekatan molekuler. Sampel ikan yang menunjukkan gejala klinis berupa exophthalmia diambil dari lokasi budidaya dan dilakukan isolasi bakteri dari organ mata, otak, hati, dan ginjal menggunakan metode pour plate pada media Trypticase Soy Agar (TSA). Karakterisasi awal dilakukan melalui pengamatan morfologi koloni dan uji gram KOH, sedangkan identifikasi molekuler dilakukan menggunakan analisis gen 16S rRNA melalui PCR dan sekuensing. Hasil isolasi menunjukkan bahwa seluruh organ menghasilkan koloni bakteri berbentuk coccus dengan reaksi gram positif, yang mengarah pada genus Streptococcus. Analisis filogenetik menunjukkan bahwa isolat berkelompok erat dengan Streptococcus agalactiae dengan nilai bootstrap 100, menandakan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa infeksi bersifat sistemik dan berkaitan erat dengan gejala klinis yang diamati. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa S. agalactiae merupakan agen penyebab utama penyakit pada ikan nila di lokasi penelitian. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pengendalian penyakit yang lebih efektif berbasis kondisi lokal.