Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Identification and Prevalence of Parasites Isolated from Eels (Anguilla bicolor) Along Migrated Pathway at Serayu River, Central Java Ikhsan Pratama; Slamet Budi Prayitno; Hamdan Syakuri
Journal Omni-Akuatika Vol 15, No 1 (2019): Omni-Akuatika May
Publisher : Fisheries and Marine Science Faculty - Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.965 KB) | DOI: 10.20884/1.oa.2019.15.1.689

Abstract

Eels especially Anguilla bicolor has been a major capture species along the migration pathways at Serayu river for both consumption and aquaculture purposes. Yellow eels always exhibited a strong and health when they were caught. However, mass mortalities always found during holding and culture period. Parasites was one of the obstacles of the eels aquaculture. The aims of this study were to observed the health status and parasites investation of eels along the migration pathway. Three capture stations namely Adipala, Sampang and Purwojati were appointed as a sampling sites. Thirty captured eels ranging from 25.48 cm – 28.92 cm were randomly selected at each sites during October to December 2018.Ninety eel samples demonstrated in a good health. Ectoparasites observation discovered that Trichodina was the predominant parasites. Further indentification revealed that they were belongs to T. matsu, T. domerguei and T. jandarica with prevalence rate ranged from 40% to 90%. Whilst Vorticella found at low prevalence and intensity namely; 6.7% and 0.2 respectively. The endoparasites nematodes obtained were Anguillicola and Spirocamallanus with prevalence rate and intensity 3.3%-6.7%, 0.03 – 0.06 and 13.3%, 0.13 respectively. Molecular identification of nematodes demonstrated that they were closely related to Anguillicola crassus and Spirocamallanus philppinensis with similarity 95.40% and 97.93% respectively. There were no genetically differences between two species Anguillicola crassus from Adipala and Sampang. From this study it can be seen that Eels migrated upstream were in a good heatlh. Trichodina, Vorticella, Anguillicola and Spirocamallanus found infestated eels during upstream migration.
Respon Pertumbuhan dan Daya Tahan Tubuh Benih Ikan Mas Rajadanu (Cyprinus carpio L) yang Diberi Probiotik terhadap Infeksi Aeromonas hydrophila Ikhsan Pratama; Ramah Talaha; Muhammad Azharul Rijal; Dewi Susylowati
Sainteks Vol 19, No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i1.13288

Abstract

Infeksi bakteri patogen dalam akuakultur merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat dalam perkembangan akuakultur. Bakteri patogen seperti Aeromonas hydrophila adalah jenis bakteri yang sering menyerang ikan dalam budidaya, termasuk pada budidaya ikan mas. Upaya-upaya penanggulangan bakteri patogen dalam budidaya terus dilakukan guna mendukung keberhasilan dalam budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon pertumbuhan dan daya tahan tubuh benih ikan Mas Rajadanu (Cyprinus carpio) yang diberi probiotik terhadap infeksi dari Aeromonas hydrophila. Penelitian ini menggunakanan 4 perlakuan dengan 3 ulangan, masing-masing perlakuan menggunakan dosis pemberian probiotik Efektif Mikroorganisme 4 (EM4) yang berbeda, dan satu perlakuan merupakan kontrol. Parameter pertumbuhan, kelangsungan hidup, daya tahan dan kualitas air benih ikan diamati dan diambil datanya. Analisis data terhadap tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan dilakukan menggunakan uji F dengan taraf kepercayaan 95%. Pengamatan gejala klinis pada benih ikan mas sebagai ikan uji yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila dilakukan dengan mengamati kerusakan fisik, uji refleks dan respon ikan terhadap pakan. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian probiotik Efektif Mikroorganisme 4 (EM4) tidak mempengaruhi secara signifikan baik itu terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup maupun terhadap daya tahan tubuh benih ikan Mas Rajadanu (Cyprinus carpio).
Karakteristik Biologi dan Kandungan Antioksidan Daun Beluntas yang Hidup di Lahan Wanamina Blanakan, Subang-Jawa Barat Dewi Susylowati; Noverita Dian Takarina; Yasman Yasman; Ikhsan Pratama; Muhammad A Rijal
Sainteks Vol 19, No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i1.13321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik biologi dan kandungan antioksidan daun beluntas yang tumbuh pada lahan salin di Blanakan, Subang-Jawa Barat. Karakteristik biologi terdiri dari penampakan morfologi, karakter simplisia, karakter rendemen, nilai total falvonoid dan nilai total fenol. Metode yang digunakan dalam uji aktivitas antioksidan adalah metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH), metode Folin-Cioaltou untuk uji total fenol dan menggunakan etanol, AlCL3 dan kalium asetat untuk uji total flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik antioksidan berkaitan erat dengan kandungan total flavonoid dan fenol. Kandungan total fenol dan flavonoid ekstrak metanol daun beluntas pada lahan salin lebih kecil daripada non salin. Rata-rata kadar total fenol ekstrak daun beluntas pada lahan salin dan non salin adalah 938,33 dan 966,83 mg GAE/100 mg berat kering. Rata-rata kadar flavonoid ekstrak daun beluntas pada lahan salin dan non salin adalah 836,74 dan 888,70 mg QE/ 100 gram.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BUDIDAYA IKAN GURAMI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BIOFLOK DI DESA BUKATEJA, PURBALINGGA Febiana Lenterani; Teuku Muhammad Azzam Rasyid; Ikhsan Pratama
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 4 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya perikanan ramah lingkungan untuk produksi ikan secara efektif saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Akuakultur berkembang setiap tahun sesuai dengan dinamika kebutuhan dan permintaan pasar serta penangkapan yang optimal. Untuk itu, dibutuhkan pengembangan akuakultur secara terpadu yang mampu melengkapi kebutuhan protein asal ikan untuk masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingkatkan keterampilan dan pengetahuan anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Mina Bangkit dengan memberikan pengetahuan memalui pelatihan dan pendampingan kepada anggota kelompok tani Mina Bangkit agar dapat mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan proses budidaya ikan Gurami menggunakan teknologi bioflok. Kegiatan pengabdian menggunakan metode partisipasi langsung dengan melakukan pelatihan budidaya ikan Gurami menggunakan teknologi bioflok yang di dalamnya mencakup: pemberian materi bioflok dengan ceramah dilanjutkan dengan diskusi, penerapan dan pendampingan budidaya ikan Gurami menggunakan teknologi bioflok dengan praktek langsung di tempat mitra. Pelaksanaan pemberian materi bioflok dilaksanakan bersama dengan seluruh anggota kelompok mina bangkit berjalan dengan lancar, yang kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab. Setelah itu, kegiatan pendampingan dilaksanakan dari awal pembuatan kolam bundar, persiapan kolam dan air, aplikasi bioflok, penebaran benih sampai pemeliharaan. Anggota kelompok mulai memahami tata cara budidaya dengan teknologi bioflok selama pendampingan, ditunjukan dengan pengetahuan dan penanganan aplikasi rutin yang sudah diberikan.
Pelatihan Budidaya Ikan Tepat Guna Bagi Anak Panti Asuhan Al Maaun PCM Wangon Banyumas M Azharul Rijal; Ikhsan Pratama; Fitri Rachmawati; Sukma Haryogi; Adhia Rafif Muafa
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.712

Abstract

Panti asuhan Al Maaun merupakan panti asuhan bagi remaja pada usia sekolah yang didirkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wangon. Panti asuhan memberikan layanan kepada masyrakat untuk meningkatkan keterampilan, rehabilitasi sosial, pelayanan sosial, perlindungan sosial dan perlindungan Pendidikan. Untuk meningkatkan ketrampilan, anak asuh panti harus diberikan keterampilan sehingga dapat bermafaat bagi mereka kelak. Teknologi budidaya yang tepat guna dapat meningkatkan keterampilan mereka kelak.Budidaya perikanan ramah lingkungan untuk produksi ikan secara efektif saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian menggunakan metode partisipasi langsung dengan melakukan pembenihan ikan lele yang di dalamnya mencakup: pemberian materi budidaya dengan ceramah dilanjutkan dengan diskusi, penerapan budidaya dengan praktek langsung di tempat mitra, pembinaan dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman anak asuh panti terhadap kegiatan budidaya dan adanya tambahan ilmu tentang keterampilan mengenai budidaya tepat guna dalam hal ini adalah budidaya ikan dalam ember. Pelatihan ini memiliki kesimpulan bahwa adanya peningkatan keterampilan dari anak asuh panti dan adanya peningkatan pengetahuan untuk kegiatan budidaya ikan. Saran untuk pelatihan ini adalah perlu ada nya peningkatan pemahaman anak asuh panti akan konsep panen dan konsep pemasaran hasil perikanan budidaya dan pelatihan kewirausahaan perikanan.
STUDI MORFOANATOMI GONAD DAN FEKUNDITAS IKAN NILEM (Osteochilus vittatus) DENGAN PAKAN SUPLEMENTASI TEPUNG SPIRULINA Rijal, Muhammad Azharul; Pratama, Ikhsan; Susanto, Susanto; Agung, Rendi Marta
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i1.1329

Abstract

Nilem fish (Osteochilus vittatus) is a fish native to eastern Indonesia. People in general like nilem fish due to many factors. The demand for nilem fish increases every year. This increase in demand must be accompanied by an increase in reproductive performance so that the stock of nilem fish is always maintained. Reproduction is the ability of an individual to produce offspring. There are several factors that greatly influence reproductive success, including environmental factors and food. Food content that is high in protein can improve fish reproductive performance. Spirulina platensis is a type of blue green algae that can live in fresh and brackish waters. The content of macromolecules and micromolecules in spirulina is very high. The protein contained in spirulina ranges from 55-65%, 5-7% fat, while the micromolecules contain 6-13% amino acids, 5% minerals. This research was conducted using a completely randomized design method with four treatments and four replications. The results of this research are that the addition of spirulina flour has a good effect on the morphoanatomical response of nilem fish. Giving spirulina flour had a real effect on GSI, HSI and fish weight, while fish length, fecundity and VSI had no real effect. The optimum dose in this study was P2 30g spirulina flour in 1 kg fish feed. Based on this research, feeding spirulina supplementation can increase the reproductive response of nilem fish
Universal Pelatihan Pembuatan Gethuk Goreng Variasi Nanas dalam Pemanfaatan Hasil Bumi Desa Kuta Syifani, Annisa Zahra; Fausta, Nesta Hammam; Nurhanan, Astrith Farra; Fertantio, Reno; Aini, Aulia Nur; Putri, Bayu Rizqi Hanifah; Zakyatunissa, Zahra; Rahmah, Assyifa Elya; Nugroho, Fahriyan Wahyu; Pratama, Ikhsan
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. KKN menjadi suatu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto pada 29 Juli 2024-29 Agustus 2024 di Desa Kuta, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Sebagian besar wilayah desa Kuta merupakan area pertanian dan perkebunan yang menjadikan mayoritas penduduknya ber-mata pencaharian sebagai pedagang dan petani. Hasil komoditas-komoditas tersebut biasanya dijual secara langsung tanpa diolah dengan maksimal. Oleh karena itu,tim penulis mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan olahan pangan yang dimaksudkan untuk mengolah hasil pertanian dan perkebunan menjadi olahan pangan. Hasil pertanian dan perkebunan di desa Kuta yang cukup melimpah adalah nanas dan singkong. Oleh karena itu, tim penulis memilih untuk membuat Gethuk Goreng dengan inovasi rasa nanas. Gethuk Goreng adalah makanan khas Sokaraja, Banyumas, yang terbuat dari bahan utama singkong dengan tambahan gula jawa yang membuat rasanya menjadi manis. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi alternatif olahan pertanian yang dapat memberi nilai tambah sehingga memperkuat ketahanan pangan. Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan sumber daya yang ada di Desa Kuta dapat dimanfaatkan untuk kemajuan desa dan masyarakat Desa Kuta sendiri.
Efforts to Increase Gourami Production by Utilizing Spirulina as a Media Cultivation in Pokdakan Mina Perkasa, Purbalingga Pratama, Ikhsan; Susylowati, Dewi; Fathurrohman, Yusuf Enril; Biky, Muhammad Amir
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18465

Abstract

Background: Permasalahan utama anggota Pokdakan adalah rendahnya pemahaman tentang pengembangan budidaya, manajemen kualitas air, teknik budidaya, dan pemasaran. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam menerapkan CBIB pada budidaya ikan gurami serta meningkatkan nilai jual melalui inovasi produk dan pemasaran digital. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Learning and Action (PLA) yang bertujuan memberdayakan dan menumbuhkan rasa memiliki, sehingga memungkinkan identifikasi masalah dan perancangan solusi secara bersama. Sebanyak 22 anggota POKDAKAN Mina Perkasa mengikuti kegiatan ini. Analisis kualitatif dilakukan berdasarkan observasi, wawancara partisipatif, dan dokumentasi lapangan untuk menggambarkan kondisi awal mitra, dinamika kelompok, serta perubahan sikap dan keterampilan selama program berlangsung. Hasil: Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif bagi Pokdakan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya dari hulu hingga hilir. Keberhasilan terlihat dari meningkatnya pemahaman tentang manfaat spirulina sebagai peluang bisnis serta keterampilan dalam budidaya, inovasi, dan pemasaran produk. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya dari hulu hingga hilir. Keberhasilan terlihat dari meningkatnya pemahaman peserta tentang manfaat spirulina sebagai peluang bisnis, serta keterampilan dalam budidaya spirulina, inovasi produk perikanan, dan pemasaran digital.
PENGOLAHAN IKAN NILA MENJADI PRODUK NUGGET SEBAGAI PELUANG USAHA BERBASIS EKONOMI KREATIF DI DESA SUMBERSARI KABUPATEN WONOSOBO Ernita Harani, Niza; Aftika Rahma, Marda; Zulfa Hasanah, Syifa; Rahma Yanuarsih, Ninda; Laila Fitriana, Akhida; Mughni Ramadhani Azmy, Abdul; Apriliyani HI, Hilda; Nasiha, Durrotun; Pratama, Ikhsan; Suryo Nugroho, Arifin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i7.2762-2770

Abstract

Pembuatan olahan pangan ikan nila menjadi nugget merupakan inovasi dalam diversifikasi produk perikanan yang dapat meningkatkan nilai tambah dan membuka peluang usaha berbasis ekonomi kreatif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah ikan nila meliputi cara pemilihan bahan baku, teknik pengolahan, dan strategi pemasaran. Evaluasi yang dilakukan melalui pretes dan postes untuk mengukur efektivitas pelatihan, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang mengindikasikan bahwa metode pelatihan berbasis praktik dapat meningkatkan keterampilan peserta dalam mengolah ikan nila menjadi produk yang bernilai ekonomi lebih tinggi. Nugget ikan nila diperkenalkan kepada masyarakat dengan penyajian langsung dan mendapat respon positif dari masyarakat, terutama mengenai rasa, tekstur, dan daya tarik visual sehingga dapat menjadi peluang usaha potensial bagi masyarakat Desa Sumbersari. Dengan inovasi kemasan, pemasaran, serta pendampingan usaha, nugget ikan nila dapat menjadi produk unggulan yang meningkatkan ekonomi kreatif melalui perikanan lokal.
EDUKASI DAN PRAKTIK PENANAMAN TANAMAN OBAT DI SD NEGERI SUMBERSARI SEBAGAI LANGKAH AWAL MEMBANGUN GENERASI SADAR KESEHATAN DAN LINGKUNGAN Ernita Harani, Niza; Aftika Rahma, Marda; Mukhlis, Muhammad; Mughni Ramadhani Azmy, Abdul; Noval Alviko, Deva; Ade Pamungkas, Yanuar; Galan Studyanto, Allez; Rahma Yanuarsih, Ninda; Pratama, Ikhsan; Suryo Nugroho, Arifin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i5.1746-1752

Abstract

Kegiatan edukasi dan praktik penanaman tanaman obat di SD Negeri Sumbersari dilakukan untuk meningkatkan pemahaman siswa akan pentingnya tanaman obat sebagai sumber daya hayati yang bermanfaat bagi kesehatan dan lingkungan. Program ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu pemberian edukasi secara langsung kepada siswa-siswi dengan bantuan media presentasi PowerPoint, poster, video animasi menarik kemudian pemberian edukasi dengan praktik langsung menanam tanaman obat di lahan sekolah. Edukasi ini memperkenalkan berbagai jenis tanaman obat serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami materi edukasi dengan baik dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam praktik menanam tanaman obat. Program ini dapat menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, kepedulian kepada lingkungan, dan keterampilan bercocok tanam kepada siswa, edukasi berbasis lingkungan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa serta berkontribusi pada pelestarian kekayaan hayati lokal.