Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PERENCANAAN STRATEGIS PENGEMBANGAN USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO (Studi Kasus Pendekatan R-O-N) Wahyu Sulistyo; Indah Mustika Sari; Susan Mokoolang; Ishak Korompot; Ramlan Pomolango
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Peternakan Vol 6 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jstip.v6i2.2533

Abstract

Peternakan sapi potong merupakan salah satu sub sektor pada sektor pertanian yang penting dalam perekonomian Indonesia terutama dalam penyediaan protein hewani dan peningkatan pendapatan masyarakat. Permintaan daging dalam negeri menunjukkan peningkatan seiring pertumbuhan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protein asal hewani berupa daging. Berbagai kendala yang sering dihadapi oleh peternak sapi potong rakyat. Diperlukan suatu model perencanaan strategi yang tepat untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong rakyat yang diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah sistematis dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, bertujuan untuk menganalisis potensi yang ada pada Resources-Organization-Norms (R-O-N) dan merumuskan model perencanaan strategis untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong rakyat di Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. Desa yang terpilih menjadi lokasi penelitian sebanyak delapan desa yaitu Desa Saripi, Karya Murni, Tangkobu, Bongo IV, Rejonegoro, Bongo Tua, Girisa dan Wonggahu. Pemilihan desa-desa tersebut didasarkan pada luas wilayah yang jumlahnya mencapai setidaknya 50% dari luas Kecamatan Paguyaman. Pemilihan sampel penelitian (responden) dilakukan dengan metode purposive sampling (sengaja) dengan teknik snowball sampling yang didasarkan pada pertimbangan yang terkait dengan tujuan penelitian dan diperoleh sebanyak 96 responden. Pendekatan menggunakan potensi R-O-N atau Sumberdaya-Kelembagaan- Norma dilakukan untuk mengetahui komponen yang harus diperbaiki dan didukung demi optimalisasi dan penguatan kelembagaan atau entitas usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi usaha peternakan sapi potong rakyat di Kecamatan Paguyaman memiliki potensi yang ada pada komponen R-O-N sebagai berikut: (a) Komponen pada resources: kepemilikan lahan menurut luas belum ideal sebagai sumberdaya usaha peternakan sapi potong, lahan belum dimanfaatkan sebagai budidaya sumber hijauan pakan ternak dan manajemen dan fasilitas kandang belum memadai; (b) Komponen pada organization: peran dan keberadaan penyuluh peternakan belum optimal dan sulitnya akses ke lembaga keuangan; (c) Komponen pada norms: tingkat kesadaran berusaha (business awareness) untuk mengembangkan usaha peternakan masih perlu ditingkatkan; (2) Model perencanaan strategis untuk pengembangan usaha peternakan sapi potong rakyat di Kecamatan Paguyaman berdasarkan komponen R-O-N adalah sebagai berikut: (a) Pelatihan dan akses pembiayaan. Kegiatan ini dapat meliputi optimalisasi pemanfaatan lahan, bahan pakan lokal dan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia; (b) Penguatan kelembagaan dan jejaring, melalui revitalisasi kelompok ternak, peningkatan peran penyuluh dan pembentukan jejaring mitra ekonomi; (c) Edukasi kewirausahaan yaitu peningkatan kesadaran berorientasi usaha dan pemberdayaan nilai-nilai gotong royong. Secara keseluruhan model perencanaan strategis untuk pengembangan usaha peternakan sapi potong rakyat di Kecamatan Paguyaman adalan model berbasis komunitas. Implikasi penelitian ini adalah bahwa model R-O-N dapat digunakan sebagai pendekatan konseptual dan praktis untuk membangun strategi pengembangan peternakan rakyat berbasis potensi lokal. Penerapan model ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi peternak dan meningkatkan kontribusi terhadap penyediaan daging sapi nasional.