Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM KEGIATAN PERDAGANGAN Novi Septiani; Muhamad Sidik; Indah Mustika Sari; Fifi Noviana; Muhamad Sundari; Yuyut Prayuti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Perlindungan hukum bagi konsumen dalam kegiatan perdagangan merupakan instrumen penting untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha dan hak-hak konsumen dalam sistem ekonomi nasional. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menjadi landasan hukum utama yang memberikan kepastian hukum mengenai hak, kewajiban, tanggung jawab, dan mekanisme penyelesaian sengketa antara konsumen dan pelaku usaha. Namun, perkembangan perdagangan modern, khususnya perdagangan melalui sistem elektronik, memperlihatkan bahwa tantangan perlindungan konsumen semakin kompleks dan menuntut penguatan regulasi maupun implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum perlindungan konsumen dalam kegiatan perdagangan, menelaah tantangan implementasinya, serta merumuskan arah penguatan hukum perlindungan konsumen di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen dalam kegiatan perdagangan di Indonesia telah memiliki fondasi yang cukup kuat melalui UUPK dan penguatan kebijakan melalui Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2024 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen. Meski demikian, efektivitas perlindungan konsumen masih menghadapi kendala berupa lemahnya pengawasan, rendahnya kepatuhan pelaku usaha, keterbatasan penyelesaian sengketa, serta munculnya risiko baru dalam perdagangan digital dan lintas negara. Oleh karena itu, dibutuhkan pembaruan hukum, penguatan kelembagaan, peningkatan literasi konsumen, dan penyesuaian sistem pengawasan terhadap dinamika perdagangan modern.
FILSAFAT ILMU EPISTEMOLOGI SEBAGAI PARADIGMA PENGEMBANGAN ILMU HUKUM KESEHATAN DI INDONESIA Asep Sapsudin; Novi Septiani; Muhamad Sidik; Indah Mustika Sari
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Perkembangan ilmu hukum di Indonesia menunjukkan pergeseran dari pendekatan normatif menuju pendekatan yang lebih interdisipliner dan kontekstual, seiring meningkatnya kompleksitas permasalahan hukum modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat ilmu sebagai landasan dan arah pengembangan ilmu hukum di Indonesia dengan menitikberatkan pada dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual berbasis studi kepustakaan, yang dianalisis secara kualitatif melalui teknik deskriptif-analitis dan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ontologis, ilmu hukum berkembang dari sekadar norma tertulis menjadi fenomena sosial yang dinamis; secara epistemologis, terjadi perluasan metode penelitian melalui integrasi pendekatan normatif dan empiris; serta secara aksiologis, hukum diarahkan pada pencapaian keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum yang seimbang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa filsafat ilmu memiliki peran fundamental dalam membangun kerangka pengembangan ilmu hukum yang lebih reflektif, kritis, dan kontekstual. Kontribusi utama penelitian ini adalah penyusunan kerangka integratif yang menghubungkan ketiga dimensi filsafat ilmu sebagai dasar pengembangan ilmu hukum nasional berbasis nilai-nilai Pancasila