This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBUATAN ANTISEPTIK HERBAL DARI DAUN SIRIH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA PULAU SEMAMBU OGAN ILIR Agustiarini, Vitri; Mardiyanto, Mardiyanto; Verawaty, Marieska; Liberitera, Sternatami; Hasanudin, Hasanudin; Novita, Rennie Puspa; Amriani , Annisa; Fitrya, Fitrya; Apriani, Elsa Fitria
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3724

Abstract

Tingginya harga produk kesehatan komersial, khususnya antiseptik, menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Desa Pulau Semambu, Ogan Ilir, memiliki potensi lokal yang melimpah berupa daun sirih (Piper betle L.), yang secara ilmiah terbukti mengandung minyak atsiri, fenol yang memiliki efek farmakologi sebagai antibakteri. Pemanfaatan sumber daya alam ini sangat penting sebagai solusi kesehatan yang terjangkau dan berkelanjutan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu Desa Pulau Semambu dalam mengolah daun sirih menjadi antiseptik herbal yang aman dan efektif, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya higienitas dan kemandirian kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis partisipatif. Pengabdian masyarakat ini meliputi empat tahapan yaitu persiapan, sosialisasi mengenai manfaat dan kandungan kimia daun sirih, pelatihan langsung (demonstrasi) teknik ekstraksi dan formulasi sederhana pembuatan antiseptik herbal, dan evaluasi pemahaman dan keberhasilan praktik masyarakat melalui pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan signifikan pada tingkat pemahaman dan keterampilan masyarakat sasaran, dalam mengolah daun sirih menjadi antiseptik herbal. Peningkatan ini ditunjukkan oleh hasil evaluasi menunjukkan kenaikan nilai rata-rata dari 73,2 (pre-test) menjadi 81,4 (post-test). Produk antiseptik herbal hasil pendampingan ini juga berhasil diformulasikan. Kegiatan ini berhasil menjawab tujuan pelaksanaannya dengan tercapainya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu Desa Pulau Semambu dalam memproduksi antiseptik herbal dari daun sirih. Keberhasilan ini tidak hanya menyediakan alternatif produk kebersihan tangan yang ekonomis dan ramah lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha kecil berbasis potensi lokal, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan.