Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Intervensi Senam Hipertensi pada Lansia yang Mengalami Hipertensi Ginting, Elsa Juniarti; Dwiningthyas, Maria Evelyne Ruth; Aritonang, Shelsy; Kusumaningsih, Chatarina Indriati
Jurnal Kesmas Asclepius Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kesmas Asclepius
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jka.v6i2.11576

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh terapi senam hipertensi dalam menurunkan tekanan darah lansia yang mengalami hipertensi. Metode yang digunakan dengan studi kasus meliputi pengkajian, analisa data, diagnosa keperawatan, merencanakan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Studi kasus ini dilakukan selama 4 minggu dengan 6 kali pemantauan. Pemberian intervensi pada kasus ini menggunakan demonstrasi terapi senam hipertensi secara langsung pada lansia penderita hipertensi. Hasil uji T Test didapatkan perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam hipertensi dengan nilai p value < 0.05. Hasil T test menunjukkan nilai sistolee yaitu 0.000 lebih kecil dari nilai alpha (p value >0.05) dan nilai diastole didapatkan nilai 0.018 lebih kecil dari nilai alpha (p value >0.05). Senam hipertensi dapat dilakukan oleh penderita hipertensi sebanyak 3 kali dalam seminggu. Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Senam Hipertensi.
PENGUATAN KADER DAN WARGA DALAM PENANGGULANGAN TUBERCULOSIS Sianturi, Sondang Ratnauli; Kusumaningsih, Chatarina Indriati; Redjeki, Gerardina Sri
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Tuberculosis menjadi prioritas dalam melakukan strategi peningkatan kesehatan. Untuk mewujudkan masyarakat bebas tuberculosis, dibutuhkan tingkat pengetahuan yang baik sehingga masyarakat dapat berperilaku sesuai dengan pencegahan dan penanganan masalah tuberculosis. Penyegaran kader dan edukasi pada warga menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat. Strategi ini dilakukan mulai dari identifikasi masalah yang terjadi pada masyarakat RW, menentukan masalah, strategi penyelesaian dan pelaksanaan. Metode pelaksanaan terdiri dari dialog bersama kader, penyegaran dan edukasi kepada warga dengan menggunakan conference dan leaflet yang dibagikan melalui whatsapp. Kegiatan ini memberikan dampak positif pada Puskesmas yaitu dengan semakin tinggi pengetahuan warga dan kader maka temuan kasus tuberculosis dapat ditangani dengan lebih cepat dan perilaku warga terhadap factor resiko terjadinya tuberculosis akan berkurang. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan perilaku hidup yang positif dari warga dan kader.
Assistance for Families with Stunting Children in the Kebon Bawang Health Center Assistance Area Kusumaningsih, Indriati; Anjela, Novi; Novelina, Novelina
AMK : Abdi Masyarakat UIKA Vol. 3 No. 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/amk.v3i3.2472

Abstract

Stunting is a condition of impaired growth and development in toddlers due to long-term malnutrition, repeated exposure to infection, and lack of stimulation. Stunting is influenced by the health status of adolescents, pregnant women, toddlers' eating patterns, as well as economic, cultural, and environmental factors such as sanitation and access to health services. Stunting conditions in early life have an impact on growth disorders so that they can have functional consequences that can be detrimental to children. Some of these consequences include low cognitive and learning abilities, low income as adults, low productivity and, when accompanied by excessive weight gain in childhood, an increased risk of chronic diseases related to nutrition in adulthood. Information from the Head of Kebon Bawang Health Center, there are 15 families who have children with stunting. In an effort to handle the case, IPKKI DKI Jakarta designed a Family Assistance activity with Stunting Children in the Kebon Bawang Health Center Assistance Area involving the STIK Sint Carolus. STIK Sint Carolus will send companions by involving lecturers and students in the field of community nursing in handling cases of families with stunted children. With direct assistance from health workers for families with stunted children, the level of family independence and knowledge will increase and children with stunting will receive treatment in the Kebon Bawang sub-district area. This activity is important to increase parental awareness in improving children's health.
EFEKTIVITAS KEGIATAN SENAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI DI KELURAHAN X JAKARTA PUSAT Br. Sirait, Angelina; Kusumaningsih, Indriati
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i1.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intervensi keperawatan terhadap lansia dengan hipertensi melalui aktivitas senam hipertensi. Metode yang digunakan adalah observasional berbentuk case report, yang melibatkan tiga lansia di wilayah RW.01 Kelurahan Galur. Intervensi berupa senam dilakukan sebanyak empat kali dalam kurun waktu empat minggu dengan durasi 15–30 menit tiap sesi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah senam. Hasil menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 162,67 mmHg menjadi 133,33 mmHg dan diastolik dari 88,66 mmHg menjadi 80 mmHg. Namun, uji statistik menunjukkan p-value > 0,05 (sistolik 0,44 dan diastolik 0,33), yang berarti secara statistik tidak terdapat pengaruh signifikan dari senam terhadap tekanan darah. Meskipun demikian, intervensi senam tetap menunjukkan potensi positif sebagai aktivitas fisik ringan yang menyenangkan dan mendukung kualitas hidup lansia secara fisiologis dan sosial. Oleh karena itu, senam hipertensi dapat direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan promotif dan preventif dalam asuhan keperawatan lansia hipertensi. Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Intervensi Keperawatan, Senam Hipertensi, Tekanan Darah
Clinical supervision on patient safety: A systematic literature review Disik, Betriani; Bunga, Asnet Leo; Kusumaningsih, Indriati
Science Midwifery Vol 13 No 1 (2025): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i1.1903

Abstract

Patient safety is at the heart of universal health coverage and should be a global health priority. Patient safety incidents can be reduced if the implementation of clinical supervision is exemplary and routine. Clinical supervision of patient safety is one form of improving the quality of health services in hospitals. The study aimed to systematically review the clinical supervision research literature on patient safety. The research method used is a systematic review based on article searches in the Ebsco and Google Scholar databases. The selection of studies is done by identifying journals starting from the title, abstract, full text, and feasibility of the study. Results: From the search results, 1,443 articles were identified, of which 35 met the review's inclusion criteria. Of the 35 articles, 19 used a cross-sectional design, 12 used Quasi-Experimental, 2 were qualitative studies, one was a cohort study, and one was a randomized controlled trial design. each journal discussed supervision related to patient safety. Several types of supervision models can be applied in supervision activities to improve patient safety, namely, 4S model supervision, reflective interactive supervision, proctor supervision, and supervision based on experiential learning. Conclusion: This literature review shows that clinical supervision has a positive impact on implementing nurses in implementing patient safety. Recommendation: Supervisors should carry out supervision activities with consistency and on a scheduled basis so that the implementation of patient safety can run in accordance with applicable standards and procedures.
Application of Nurses' Clinical Authority at Hospital X Jakarta: A Study of the Implementation of Clinical Assignment Letters Lumban Tobing, Masri Desy Suzanna; Tarigan, Emiliana; Kusumaningsih, Indriati
Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture, and Social Studies Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Alumni dan Santri Mahyajatul Qurro'

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53754/iscs.v4i1.653

Abstract

Clinical nurses ought to exercise their clinical authority in accordance with the provisions outlined in the Clinical Assignment Letter and Details of Clinical Authority, as well as complete the credentialing process. However, this implementation has not been fully utilized or communicated to staff at Hospital. The aim of this research is to identify the mechanism for implementing clinical authority for PK I-III nurses upon receiving SPK in the inpatient room at Hospital X Jakarta. The research design utilizes the qualitative approach of hermeneutic phenomenology, and data collection is carried out through in-depth interviews. A total of 17 participants are involved, including 14 clinical nurses (PK I: 6, PK II: 6, PK III: 2), as well as 3 managerial nurses (2 heads of inpatient units and 1 inpatient coordinator). The thematic data analysis follows the Colaizzi method, and 3 themes emerge from the research findings: the application of clinical authority for PK I-III nurses, the availability of management elements in the application of clinical authority for PK I-III, and the lack of optimal management functions in the application of PK. The application of clinical authority in this research encompasses independent and collaborative actions, and it is essential to strengthen regulations, resocialize, and implement an electronic system to facilitate processes. To ensure that nurses work according to their qualification level, hospitals should reinforce regulations and supervision, provide support and commitment, and resocialize SPO, SPK, and RKK.
LATIHAN SENAM OTAK UNTUK MENCEGAH DEMENSIA PADA LANSIA DI PUSKESMAS Sianturi, Sondang Ratnauli; Kusumaningsih, Indriati; Linawati, Linawati; Wulandari, Eko
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.26422

Abstract

Pada lansia terjadi perubahan pada fungsi organ dan sosialnya sehingga ini akan berdampak pada kesehatan lansia, dimana lansia akan mengalami berbagai masalah kesehatan terkait dengan penurunan fungsi organ. Salah satu masalah kesehatan yang saat ini banyak dialami oleh lansia yaitu penurunan fungsi kognitif dan sering disebut dengan demensia. Demensia adalah suatu sindroma penurunan kemampuan intelektual progresif yang menyebabkan deteriorasi kognitif dan fungsional, sehingga mengakibatkan gangguan fungsi social, pekerjaan dan aktivitas sehari-hari. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan terkait demensia lansia dan cara pencegahannya dengan melakukan senam otak serta mengajak lansia untuk ikut serta dalam gerakan senam otak. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pemberian materi edukasi demensia dan cara pencegahan serta demonstrasi senam otak. Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu lansia yang tergabung dalam Prolanis sebanyak 26 lansia. Pada sebelum dan setelah dilakukan edukasi dan demonstrasi, peserta diberikan evaluasi mengenai demensia dan cara pencegahannya. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan bahwa 100% lansia mengetahui demensia, tanda dan gejala, dan cara pencegahan dari demensia.
Hubungan Lama Menderita dan Manajemen Diri dengan Kontrol Glikemik  pada pasien Diabetes Mellitus Ade Novianti; Dewi Prabawati; Indriati Kusumaningsih
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v9i1.489

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is as a chronic metabolic illness with a high prevalence that may leads to various complications. HbA1C level is used primary indicator to evaluate whether diabetes management is well controlled. This study aimed to analyze the relationship between duration of illness and self-management with Glycemic control among patients with diabetes mellitus at Hospital X Jakarta. This study employed a quantitative study with descriptive correlation and cross-sectional approach. A total of 62 respondents were selected using purposive sampling technique based on inclusive and exclusive criteria. Data were collected using instrument of DSMI (Diabetes Self-Management Instrument) questionnaire and HbA1C from medical record. Data were analyzed with Kendall’s tau C statistical test. The result showed significant relationship between self-management with HbA1C level with p-value of 0.022 (p<0.05). Meanwhile, there was no significant association between duration of illness with HbA1C level with p-value of 0.143 (p>0.05). The findings indicated that patients with lower self-management tended to have uncontrolled HbA1C levels, whereas patients with a longer duration of DM tended to demonstrate poorer glycemic control, although the association was not statistically significant.  This study suggests that nurses should provide education and health intervention to improve patient’s self-management in order to prevent complications and enhance quality of life.