Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi pada Siswa Kelas X SMKN 10 Merangin Zuhri, Rozana; Marlina, Leni; Wulandari, Eko; Yulianti, Eni; Andriyanto, Andriyanto
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v3i2.2530

Abstract

Cooking oil that has been used will become used oil or used cooking oil. If this used cooking oil is reused continuously, it will have a negative impact on the health of the body and if it is disposed of carelessly it will pollute the environment. Used cooking oil needs to be minimized through recycle or reduce. Environmental pollution caused by used cooking oil has become an environmental problem with a wide impact. One solution to overcome this problem is to process used cooking oil as an alternative material for making aromatherapy candles. The type of community service applied is in the form of training. Methods The activities carried out using experimental methods and direct practice on how to make aromatherapy candles using used cooking oil. From the results of this community service activity, it was concluded that the increased knowledge of class X students of SMKN 10 Merangin regarding the impact of the use and disposal of used cooking oil on the environment and increased student skills regarding the manufacture of recycled products from used cooking oil in the form of aromatherapy candles.
Pendampingan Belajar untuk Anak-Anak sebagai Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Matematika Sejak Dini Awatif, Awatif; Yulianti, Eni; Susanti, Ade; Riyadi, Sugeng; Wulandari, Eko
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v4i2.3688

Abstract

Mathematics tutoring is motivated by children's low motivation and mathematical abilities. Tutoring is an activity provided by experts to help individuals face and solve problems related to learning. Therefore, this service activity aims to increase motivation to learn mathematics from an early age. The hope is that if the motivation to learn is good, then the learning results will also be good. The service activity involved 31 people. The method used is collaborative learning. Where students discuss in groups to solve mathematical problems. The result of this program is that students seemed more enthusiastic about learning during the activity. This is reflected in when doing the homework given by the teacher, students are more enthusiastic. At the end of the activity, students are given questions to measure the success of the tutoring activity. Of the 31 people, there were 87% of students with learning results above 75. Apart from that, students admitted that with tutoring activities students were more motivated in learning mathematics. Consequently, it can be concluded that tutoring activities can foster learning motivation and overcome difficulties in understanding mathematics. The impact of this activity is that the students are motivated to learn mathematics so that it can improve their performance and score.
Pengembangan Buku Saku Berorientasi Crossword Puzzle pada Materi Sistem Ekskresi untuk Kelas XI SMA Yulianti, Eni; Anjeliani, Restu; Wulandari, Eko; Andriyanto, Andriyanto
Al Jahiz Vol 5 No 1 (2024): Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, January-June 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v5i1.9179

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pengembangan buku saku berorientasi crossword puzzle pada materi sistem ekskresi kelas XI SMA Negeri 13 Merangin. Mengingat pembelajaran yang telah dilaksanakan selama ini masih menggunakan buku teks. Guru belum mengembangkan buku saku sebagai bahan bacaan/belajar yang mudah dibawa dan dibaca dimana saja. Untuk itu, dilakukan penelitian dengan tujuan mendeskripsikan proses pengembangan buku saku dan mengembangkan buku saku berorientasi crossword puzzle padamateri sistem ekskresi kelas XI SMA Negeri 13 Merangin yang valid dan praktis. Metode pengembangan menggunakan metode R&D dengan model 4-D yang terdiri dari tahap define (pendefinisian), design (perencangan), develop (pengembangan), disseminate (penyebaran). Subjek penelitian ini terdiri dari 5 orang validator, untuk uji praktikalitas dilakukan oleh 1 orang guru Biologi dan 23 orang siswa kelas XI SMA N 13 Merangin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket yang disusun menurut skala likert. Data dari penelitian ini adalah hasil validitas dan praktikalitas buku saku. Berdasarkan hasil penelitian ini dihasilkan produk berupa buku saku berorientasi crossword puzzle pada materi sistem ekskresi. Produk yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh validator baik dari aspek kalayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikan dengan nilai validitas rata-rata 88%. Produk juga dinyatakan praktis oleh guru sedangkan oleh siswa dinyatakan sangat praktis baik dari aspek kemudahan pengunaan, waktu pembelajaran dan daya tarik dengan nilai rata-rata 3,44 oleh guru dan 3,71 oleh siswa. Oleh karena itu, buku saku berorientasi crossword puzzle sudah dapat dinyatakan valid dan praktis.
Penerapan Pendekatan Konstruktivisme Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Pada Materi Briyophita Mata Kuliah Taksonomi Tumbuhan Wulandari, Eko; Yulianti, Eni; Hasmawati, Hasmawati; Awatif, Awatif; Zamdani, Zamdani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25157

Abstract

Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah untuk meliahat dan meningkatkan kemampuan pemahaman siswa pada beberapa siklus pertemuan dalam penelitian ini. Selain itu juga untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh peserta didik dan aktivitas guru selama proses pembelajaran pada setiap siklusnya terhadap pembelajaranTaksonomi Tumbuhan pada Materi Briyophyta dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau classroom action research berbasis lasson study, yang menjadi subjek penelitian ini adalah Peserta didik Semester IV Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Merangin yang berjumlah 14 orang yang terdiri dari 3 laki-laki dan 11 perempuan. Instrumen penelitian in terdiri dari soal Essay Taksonomi Tumbuhan, lembar observasi aktivitas dan lembar observasi aktivitas mahasiswa. Berdasarkan analisis data hasil penelitian terdapat peningkatan pemahaman mahasiswa pada siklus I sebesar 57,14% dan siklus II sebesar 92.85%. Selain itu aktifitas siswa juga mengalami peningkatan pada setiap siklusnya, pada siklus I sebesar 64% dan siklus II sebesar 98%. Sikap peserta didik terhadap pembelajaran briyophyta dengan pendekatan konstruktivisme sangat aktif sebab memiliki respon positif.
Pelatihan Pembuatan Susu Kedelai Kepada Siswa Di Mts Sulthon Fattah Ratih, Arista; Yulianti, Eni; Handayani, Pitri; Zuhri, Rozana; Marlina, Leni; Wulandari, Eko; Elita, Defa Fit
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1011

Abstract

Soy protein has the highest content of essential amino acids compared to other legumes. Although soy milk has high nutritional benefits, there is still a lack of understanding and skills among students related to how to make it. In this context, efforts are needed to provide students with an understanding and practical skills regarding the benefits of soy milk and how to make it independently. The purpose of the service activity is to provide training on the process of making soy milk in a simple and practical way. The service activities were carried out at Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sulthon Fattah. These results and discussions provide a positive picture of the role of education in shaping healthy behaviors and lifestyles, and illustrate the potential of students as agents of change in their communities. Through the sustainability of this kind of initiative, it is hoped that positive changes in the health and diet of the community can be realized in the future.
LATIHAN SENAM OTAK UNTUK MENCEGAH DEMENSIA PADA LANSIA DI PUSKESMAS Sianturi, Sondang Ratnauli; Kusumaningsih, Indriati; Linawati, Linawati; Wulandari, Eko
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.26422

Abstract

Pada lansia terjadi perubahan pada fungsi organ dan sosialnya sehingga ini akan berdampak pada kesehatan lansia, dimana lansia akan mengalami berbagai masalah kesehatan terkait dengan penurunan fungsi organ. Salah satu masalah kesehatan yang saat ini banyak dialami oleh lansia yaitu penurunan fungsi kognitif dan sering disebut dengan demensia. Demensia adalah suatu sindroma penurunan kemampuan intelektual progresif yang menyebabkan deteriorasi kognitif dan fungsional, sehingga mengakibatkan gangguan fungsi social, pekerjaan dan aktivitas sehari-hari. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan terkait demensia lansia dan cara pencegahannya dengan melakukan senam otak serta mengajak lansia untuk ikut serta dalam gerakan senam otak. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pemberian materi edukasi demensia dan cara pencegahan serta demonstrasi senam otak. Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu lansia yang tergabung dalam Prolanis sebanyak 26 lansia. Pada sebelum dan setelah dilakukan edukasi dan demonstrasi, peserta diberikan evaluasi mengenai demensia dan cara pencegahannya. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan bahwa 100% lansia mengetahui demensia, tanda dan gejala, dan cara pencegahan dari demensia.