Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Computational Thinking-Based Calculus E-Module to Improve Students' Mathematical Literacy Skills Aprianti, Siti Nahriah
Strata Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 2 (2024): October
Publisher : CV. Strata Persada Academia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59631/sshs.v2i2.255

Abstract

This research and development are based on the need for teaching materials that are in accordance with the current situation and conditions in the digital era. The purpose of this research is to Develop Computational Thinking-Based Calculus E-Module to Improve Students' Mathematical Literacy Skills that are valid and practical. This type of research is research and development (R&D) through the Analyze, Design, Develop, Implementation and Evaluation stages or also known as the ADDIE model. The research instruments are in the form of e-module validation questionnaires, lecturer and student response questionnaires and student mathematical literacy skills tests. Data analysis was used to obtain results in improving students' mathematical literacy skills through a gain score test. Based on the results of data analysis, it was obtained that 1) the computational thinking-based calculus 1 e-module was declared valid with a value of 0.72 indicating a high validity category, 2) the results of the lecturer response questionnaire of 84.00% and the student response of 81.06% showed that the computational thinking-based calculus E-module was very practical to be used by students and lecturers, and 3) the computational thinking-based calculus E-module was effective in improving students' mathematical literacy skills by the results of the limited trial and the field trial with an N-gain value of 0.74 in the limited trial and 0.77 in the field trial with the high category. Thus, the computational thinking-based Calculus e-module developed is very practical and effective to be used to improve students' mathematical literacy skills.
DIGITAL ACCESS, ONLINE TRAINING, AND TEACHING MOTIVATION: THE MEDIATING ROLE OF TECHNOLOGY SELF-EFFICACY Siti Nahriah Aprianti; Mursyidah, Himmatul; Warni, Warni
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i2.53929

Abstract

This study investigates the effects of digital access and online training on teaching motivation, with technology self-efficacy as a mediating variable. Grounded in Social Cognitive Theory, the study integrates structural and psychological factors to explain teacher motivation in digital learning contexts. A quantitative explanatory survey was conducted involving 300 senior high school teachers in Tangerang Regency, Indonesia, selected using proportional random sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with 5,000 bootstrap resamples. The findings indicate that digital access (β = 0.491, p < 0.001) and online training (β = 0.523, p < 0.001) significantly influence technology self-efficacy. Technology self-efficacy, in turn, significantly affects teaching motivation (β = 0.251, p < 0.001). However, the direct effects of digital access (β = 0.131, p = 0.057) and online training (β = 0.106, p = 0.081) on teaching motivation are not significant. Mediation analysis reveals that technology self-efficacy fully mediates these relationships. This study contributes to the literature by demonstrating that structural factors alone are insufficient to enhance teacher motivation unless internalized through efficacy beliefs. The findings provide practical implications for designing teacher development programs that prioritize mastery-based training and confidence-building strategies.
Pelatihan Keterampilan Dasar Teknologi Informasi untuk Masyarakat Desa Siti Nahriah Aprianti; Panji Suryo; Setia Adi Nugroho; Yahdi Firmansyah; Jumattul Koip
ServeInnovate: Journal of Applied Community Engagement (SJACE) Vol. 1 No. 1 (2025): ServeInnovate: Journal of Applied Community Engagement (SJACE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67219/qz2s5979

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang dirancang untuk membentuk model pemberdayaan digital komunitas yang terpadu sesuai kebutuhan lokal. Melalui pendekatan partisipatif, pelatihan literasi digital, penguatan kapasitas organisasi, dan pendampingan menggunakan teknologi informasi, program ini bertujuan meningkatkan kemandirian digital desa. Metode meliputi analisis kebutuhan, workshop digital, serta kolaborasi antara warga dan pemangku kebijakan lokal. Hasil menunjukkan peningkatan literasi digital, efisiensi dokumentasi organisasi, dan partisipasi warga dalam kegiatan desa berbasis teknologi. Berdasarkan temuan tersebut, diusulkan model PKM yang mengintegrasikan pelatihan berjenjang, platform digital komunitas, dan strategi keberlanjutan untuk replikasi di desa lainnya. Rekomendasi mencakup pendampingan jangka panjang, dukungan pemerintah desa, dan integrasi infrastruktur digital lokal.
Pengembangan Sistem Absensi Berbasis Convolutional Neural Network (CNN) pada RB One Café Elliza Iffatunisa Salamia; Riris Septiana Sita Dewi; Siti Nahriah Aprianti aprianti
TechNova: Journal of Informatics and Information Systems (TJIIS) Vol. 1 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67219/tjiis.1.1.14

Abstract

Pencatatan absensi secara manual masih banyak digunakan di lingkungan industri jasa dan berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kesalahan pencatatan, manipulasi data, serta kurangnya efisiensi waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem absensi berbasis pengenalan wajah menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) pada RB One Café guna meningkatkan akurasi dan objektivitas pencatatan kehadiran karyawan. Metodologi penelitian meliputi perancangan arsitektur sistem terintegrasi yang mencakup deteksi wajah, preprocessing citra, klasifikasi menggunakan CNN, serta pencatatan data absensi melalui aplikasi web berbasis database. Dataset citra wajah karyawan dikumpulkan dengan variasi sudut pandang dan ekspresi untuk meningkatkan kemampuan generalisasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengenali wajah karyawan dengan tingkat akurasi sebesar 95% serta mencatat kehadiran secara otomatis dan real-time. Pengujian sistem menggunakan metode black box dan white box menunjukkan bahwa sebagian besar fungsi sistem berjalan sesuai dengan yang diharapkan, meskipun masih diperlukan penyempurnaan pada beberapa fitur. Secara keseluruhan, sistem absensi berbasis CNN terbukti efektif dan layak diterapkan pada lingkungan industri jasa dengan kondisi operasional yang dinamis.
Kerangka Konseptual Integrasi Artificial Intelligence untuk Penguatan Literasi, Numerasi, dan Etika Digital dalam Pembelajaran Abad 21 Siti Nahriah Aprianti; Riris Septiana Sita Dewi; Meki Polanda; Nuraman
PedagoScript : Journal of Teaching and Texts (PJTT) Vol. 1 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pembelajaran abad ke-21 menuntut penguatan kompetensi literasi, numerasi, dan etika digital seiring dengan meningkatnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan. Meskipun AI menawarkan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui personalisasi, analitik pembelajaran, dan umpan balik adaptif, pemanfaatannya masih menghadapi tantangan konseptual dan pedagogis, khususnya terkait keselarasan dengan tujuan pendidikan dan nilai etika. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan kerangka konseptual integrasi Artificial Intelligence dalam penguatan literasi, numerasi, dan etika digital pada pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menganalisis dan mensintesis literatur dari jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional bereputasi, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI yang efektif harus ditempatkan dalam kerangka pedagogik yang holistik dengan mengaitkan dimensi kognitif (literasi dan numerasi) dan dimensi etis (etika digital). AI berperan dalam memperkuat literasi dan numerasi melalui pembelajaran adaptif berbasis data, sekaligus mendukung pembentukan kesadaran etis peserta didik terhadap penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Kerangka konseptual yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi rujukan teoretis dan praktis bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam mengembangkan pembelajaran berbasis AI yang berkelanjutan dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.
Kajian Konseptual Teknologi Pembelajaran Adaptif Berbasis Profil Belajar untuk Penguatan Self-Regulated Learning dan Berpikir Kritis Mahasiswa Siti Nahriah Aprianti aprianti; Himmatul Mursyidah; Meki Polanda; Partono
PedagoScript : Journal of Teaching and Texts (PJTT) Vol. 1 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital di pendidikan tinggi menuntut penerapan pembelajaran yang adaptif dan personal untuk mengakomodasi keberagaman karakteristik belajar mahasiswa. Namun, praktik pembelajaran yang masih bersifat seragam menyebabkan rendahnya kemampuan self-regulated learning dan berpikir kritis mahasiswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan kerangka konseptual teknologi pembelajaran adaptif berbasis profil belajar sebagai upaya penguatan self-regulated learning dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode library research melalui analisis dan sintesis literatur ilmiah yang relevan dari jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional bereputasi, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi konsep, prinsip, dan hubungan antarvariabel yang esensial. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran adaptif yang memanfaatkan profil belajar mahasiswa, seperti preferensi belajar dan kesiapan kognitif, mampu mendukung personalisasi pembelajaran, meningkatkan kemandirian belajar, serta mendorong proses refleksi dan berpikir kritis. Artikel ini menghasilkan kerangka konseptual terpadu yang memposisikan teknologi pembelajaran adaptif sebagai medium pedagogik strategis dalam penguatan self-regulated learning dan berpikir kritis mahasiswa di pendidikan tinggi.