Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Efektivitas Teknologi E-Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Kelas Bahasa MAN 2 Kota Serang, Banten Nuraman
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/el-tadib.v5i2.9801

Abstract

This study aims to analyze and test the effectiveness of Arabic language learning results with the application of e-learning technology in class XI Language MAN 2 Serang City, Banten. This research is a type of field research and this research uses a mix method research methodology and a concurrent embedded strategy model design. Data sources were taken through pre-test and post test questions, questionnaires, observations, interviews, and documentation as well as from relevant literature that supported this research. The location of the research is in Class XI Language MAN 2 Serang City. The data analysis of this study uses methodoligical triangulation, which is a combination of quantitative methods and qualitative methods in a single case. The results of the findings in the field show that the application of e-learning technology in Arabic learning is more effective, more innovative and fun than conventional learning media. The application of e-learning technology attracts more students' attention and makes it easier for students to understand Arabic materials. There is a significant difference in results between Arabic learning and e-learning technology \ compared to conventional learning media. Keywords: E-learning, Electronics, Arabic, Madrasah
فعالية استخدام الطريقة المباشرة في تعليم مهارة القراءة لدي تلاميذ مدرسة "مفتاح الهدى" المتوسطة الإسلامية تشيبوتات: فعالية استخدام الطريقة المباشرة في تعليم مهارة القراءة لدي تلاميذ مدرسة "مفتاح الهدى" المتوسطة الإسلامية تشيبوتات Aman, Nur
Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 13 No. 2 (2025): Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Faculty of Education and Teachers Training of UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/tadris.2025.13.2.760-788

Abstract

الملخص: مشكلات هذا البحث أنه التلاميذ في المدرسة لم يستطيعوا أن يلفظوا نصوص اللغة العربية الجيدة، كانت قدرة التلاميذ ضعيفة، وفى المدرسةلم يستخدم طريقة مناسبة في تعليم القراءة.في هذا البحث أن يعرف الباحث فعالية استخدام الطريقة المباشرة في تعليم مهارة القراءة. هذا البحث بحث الكمي، ويستخدم الباحث المدخل الكمي. يستخدم الباحث المنهج التجريبي لأن فيه تجريبة بين المجموعتين. ويجمع الباحث البيانات باستخدام الوسائل هي: الملاحظة والمقابلة الشخصية، والاختبارات عن قدرة القراءة. ويحلل الباحث البيانات بالتحليل الوصفي والتحليل التجريبي. فالتحليل الوصفي لمعرفة تطبيق الطريقة المباشرة في تعليم مهارة القراءة، والتحليل التجريبي لمعرفة فعالية الطريقة المباشرة في تعليم مهارة القراءة. ويستخدم الباحث تحليلها بقاعدة "t-Tes". توصل الباحث إلى الخلاصة هي:كيفية استخدام الطريقة المباشرة في تغليم القراْة، يدرس المدرس على القراءة بالصورة والإشارة عند تراجم اللغة الثانية الذي يواجهها التلاميذ. إن قدرة التلاميذ في تعليم مهارة القراءة باستخدام الطريقة المباشرة جيدة بالنظر إلى نتيجتهم أم متوسطتهم 69,26. بالنظر إلى أن 26,08% منهم حصلوا على تقدير جيد وأغلبهم 34,78% حصلوا على تقدير مقبول. وجود الإختلاف بين المتغيرين هي 3,46 وقيمة ثقة 1% لها 2,41 وقيمة ثقة 5% لها 1,68 وهذه درجة to أكبر من قيمة ثقة. وهذا يدل على أن استخدام الطريقة المباشرة في تعليم مهارة القراءة فعال. الكلمات المفتاحية: لطريقة المباشرة، مهارة القراءة، التلاميذ، المدرسة. Abstract: The problem addressed in this study is that students at school were unable to pronounce Arabic texts properly; their reading ability was weak, and the school had not employed an appropriate method for teaching reading. This research aims to determine the effectiveness of using the Direct Method in teaching reading skills. The study employs a quantitative approach and utilizes an experimental design, as it involves comparing two groups. Data were collected through observation, personal interviews, and reading ability tests. Data analysis was conducted using both descriptive and experimental analyses. Descriptive analysis was used to examine the implementation of the Direct Method in teaching reading skills, while experimental analysis assessed the method’s effectiveness. The researcher analyzed the data using a t-test. The findings indicate that: (1) The Direct Method was applied by having teachers use pictures and gestures when introducing second-language vocabulary encountered by students. (2) Students’ reading ability using the Direct Method was considered good, with an average score of 69.26. Specifically, 26.08% of students achieved a “good” grade, while the majority (34.78%) received a “satisfactory” grade. (3) There was a statistically significant difference between the two variables, with a t-value of 3.46. This value exceeds the critical t-values at both the 1% significance level (2.41) and the 5% level (1.68), confirming that the use of the Direct Method in teaching reading skills is effective. Keywords: Direct Method, reading skills, students, school. Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa siswa di sekolah belum mampu mengucapkan teks bahasa Arab dengan baik, kemampuan mereka lemah, dan pihak sekolah belum menggunakan metode yang tepat dalam pengajaran membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode langsung dalam pembelajaran keterampilan membaca. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif. Peneliti menggunakan metode eksperimen karena melibatkan percobaan antara dua kelompok. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara langsung, dan tes kemampuan membaca. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis eksperimen. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui penerapan metode langsung dalam pembelajaran keterampilan membaca, sedangkan analisis eksperimen digunakan untuk mengetahui efektivitas metode langsung tersebut. Peneliti menganalisis data menggunakan uji-t (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan metode langsung dalam pengajaran membaca dilakukan dengan cara guru mengajarkan membaca melalui gambar dan isyarat saat menghadapi terjemahan bahasa kedua yang dijumpai siswa. (2) Kemampuan siswa dalam pembelajaran keterampilan membaca menggunakan metode langsung tergolong baik, dengan rata-rata nilai 69,26. Sebanyak 26,08% siswa memperoleh predikat “baik”, dan sebagian besar (34,78%) memperoleh predikat “cukup”. (3) Terdapat perbedaan signifikan antara kedua variabel, yaitu sebesar 3,46. Nilai t-hitung (3,46) lebih besar daripada nilai t-tabel pada taraf signifikansi 1% (2,41) maupun 5% (1,68). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode langsung dalam pembelajaran keterampilan membaca terbukti efektif. Kata Kunci: metode langsung, keterampilan membaca, siswa, sekolah.
Peningkatan Kapasitas UMKM dan Organisasi Lokal Melalui Edukasi dan Digitalisasi Riris Septiana Sita Dewi; Himmatul Mursyidah; Partono Siswosuharjo; Muhammad Nur Fadillah; Nuraman
ServeInnovate: Journal of Applied Community Engagement (SJACE) Vol. 1 No. 1 (2025): ServeInnovate: Journal of Applied Community Engagement (SJACE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67219/x3xm7h52

Abstract

Digitalisasi telah menjadi kunci fundamental dalam meningkatkan daya saing UMKM dan efektivitas organisasi lokal. Namun, pelaku usaha mikro dan komunitas di pedesaan sering menghadapi kendala literasi teknologi, manajemen data, dan dokumentasi digital. Untuk mengatasi tantangan ini, program pengabdian masyarakat di Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten diselenggarakan pada awal tahun 2025 dengan tujuan meningkatkan kapasitas UMKM dan organisasi lokal melalui edukasi dan pendampingan digital. Kegiatan terdiri dari asesmen kebutuhan, pelatihan literasi digital dasar, workshop manajemen digital organisasi, dan pendampingan intensif. Evaluasi pre-post menunjukkan peningkatan kompetensi pada lima aspek utama: penguasaan teknologi dasar, pengelolaan data komunitas, pemahaman sistem informasi, dokumentasi kegiatan, dan komunikasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi edukatif dan implementatif dapat mendorong transformasi digital lokal dan memperkuat struktur UMKM dan organisasi lokal di desa.
Kerangka Konseptual Integrasi Artificial Intelligence untuk Penguatan Literasi, Numerasi, dan Etika Digital dalam Pembelajaran Abad 21 Siti Nahriah Aprianti; Riris Septiana Sita Dewi; Meki Polanda; Nuraman
PedagoScript : Journal of Teaching and Texts (PJTT) Vol. 1 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67219/pjtt.1.1.58

Abstract

Perkembangan pembelajaran abad ke-21 menuntut penguatan kompetensi literasi, numerasi, dan etika digital seiring dengan meningkatnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan. Meskipun AI menawarkan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui personalisasi, analitik pembelajaran, dan umpan balik adaptif, pemanfaatannya masih menghadapi tantangan konseptual dan pedagogis, khususnya terkait keselarasan dengan tujuan pendidikan dan nilai etika. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan kerangka konseptual integrasi Artificial Intelligence dalam penguatan literasi, numerasi, dan etika digital pada pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menganalisis dan mensintesis literatur dari jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional bereputasi, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI yang efektif harus ditempatkan dalam kerangka pedagogik yang holistik dengan mengaitkan dimensi kognitif (literasi dan numerasi) dan dimensi etis (etika digital). AI berperan dalam memperkuat literasi dan numerasi melalui pembelajaran adaptif berbasis data, sekaligus mendukung pembentukan kesadaran etis peserta didik terhadap penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Kerangka konseptual yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi rujukan teoretis dan praktis bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam mengembangkan pembelajaran berbasis AI yang berkelanjutan dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.
Penggunaan Media Bergambar Berbantuan Audio dalam Pembelajaran Huruf Hijaiyah dan Kosakata Bahasa Arab pada Anak Usia Dini di PAUD Kober Nurul Ikhwan Kecamatan Tunjung Teja Nuraman; Alia Ade Erwina; Septina
PedagoScript : Journal of Teaching and Texts (PJTT) Vol. 1 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67219/pjtt.1.1.61

Abstract

Pembelajaran huruf Hijaiyah dan kosakata bahasa Arab pada anak usia dini masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan media pembelajaran yang kurang variatif sehingga anak sulit mengingat bentuk, bunyi huruf, dan kosakata bahasa Arab. Kondisi ini menuntut penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini yang belajar melalui pengalaman visual dan auditori. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media bergambar berbantuan audio dalam pembelajaran huruf Hijaiyah dan kosakata bahasa Arab pada anak usia dini di PAUD Kober Nurul Ikhwan Kecamatan Tunjung Teja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif terhadap 13 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media bergambar berbantuan audio memberikan dukungan terhadap kemampuan anak dalam mengenal dan mengingat huruf Hijaiyah serta kosakata bahasa Arab, meskipun kemampuan menulis masih menunjukkan variasi sesuai perkembangan motorik halus anak.
Lexical Semantic Change in Arabic Online News Headlines in the Covid-19 Digital Media Era Meki Polanda; Nuraman; Ma’mun Johari
Assuthur: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 5 No. 1 (2026): Assuthur: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Pasca Sarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/as.v5i1.3536

Abstract

The Covid-19 pandemic has accelerated the digital transformation of media, intensifying the speed and competitiveness of online news production. In this context, news headlines are increasingly shaped by the need to remain concise, timely, and attention-grabbing, leading to various forms of lexical semantic change through processes of metaphorization, terminologization, and semantic recontextualization. This study aims to identify and analyze lexical semantic change in Arabic online news headlines within the context of digital media. Using a qualitative descriptive approach, the study examines 50 news headlines collected from Al Arabiya, RT Arabic, and Independent Arabia published between 2020 and 2026. The findings indicate that meaning transfer emerged as the most frequent category of lexical semantic change, followed by semantic narrowing through terminologization, while semantic extension occurred less frequently. The selected headlines from Al Arabiya demonstrate a tendency toward technocratic and economically oriented metaphorical framing, RT Arabic shows stronger evaluative and ideologically loaded metaphorical expressions, while Independent Arabia exhibits greater semantic stability through scientific and medical terminology. These findings suggest that the Covid-19 pandemic did not primarily generate entirely new lexical meanings, but rather accelerated pre-existing processes of semantic change within Arabic digital media discourse. The study contributes to Arabic lexical semantics by demonstrating how digital media reshapes lexical meaning through discursive adaptation in contemporary media environments.
Peningkatan pemahaman ilmu nahwu santri melalui metode al-fahmu di Yayasan Irsyadul Ibad Pandeglang Meki Polanda; Nuraman; Iptikarul Ilmi; Mochamad Taupik Ramadhan; Ahmad Baehaki
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v4i1.486

Abstract

Ilmu nahwu merupakan ilmu alat yang penting dalam memahami bahasa Arab dan kitab kuning di lingkungan pesantren. Namun, pembelajaran nahwu masih sering dianggap sulit karena cenderung menekankan hafalan kaidah dibandingkan pemahaman dan logika. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada santri Yayasan Irsyadul Ibad Pandeglang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman ilmu nahwu santri melalui metode Al-Fahmu sebagai metode pembelajaran berbasis pemahaman, logika, dan perbandingan. Kegiatan dilaksanakan pada 29 November 2025 dengan melibatkan 43 santri dan santriwati. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory training melalui tahapan pre-test, pelatihan, praktik, pendampingan, dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator pembelajaran nahwu. Kemampuan memahami isim dan fi‘il meningkat dari 73% menjadi 89%, pemahaman kedudukan kata meningkat dari 61% menjadi 85%, dan kemampuan i‘rab meningkat dari 64% menjadi 86%. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi dan partisipasi selama pelatihan berlangsung. Metode Al-Fahmu dinilai efektif sebagai alternatif pembelajaran nahwu yang lebih mudah, sistematis, dan aplikatif bagi santri pesantren.