Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Kreativitas dan Literasi Melalui Workshop Pembuatan Mading OSIS SMPN 19 MONCONGLOE Putri Rosalina; Risma; Asmaun; Ahyani Mirah Liani; Danial
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran workshop pembuatan mading OSIS dalam meningkatkan kreativitas, literasi, dan keterampilan kerja sama siswa SMPN 19 Moncongloe. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workshop pembuatan mading memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan kreativitas siswa, baik dalam menulis maupun desain grafis. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan literasi siswa, yang mencakup keterampilan membaca, menulis, serta literasi visual. Workshop juga memperkuat keterampilan sosial siswa melalui kerja sama tim, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola proyek bersama. Lebih lanjut, kegiatan ini berkontribusi pada terciptanya lingkungan sekolah yang interaktif dan inspiratif serta mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan yang menuntut keterampilan komunikasi visual dan kreativitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa workshop pembuatan mading dapat menjadi strategi efektif dalam pengembangan karakter, kompetensi, dan literasi siswa di sekolah menengah.
Exploring Local Culture as a Medium for Mathematics Learning in Elementary and Secondary Schools Syarifuddin Syarifuddin; Abdul Majid; Danial; Muhammad Awal Nur; Hardianto Rahman
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 6 No 2 (2025): Volume 6, Issue 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jtmt.v6i2.4180

Abstract

This study aims to explore and analyze several mathematical concepts contained in traditional games and traditional foods of the Bugis tribe in Bone Regency. This research is an exploratory-descriptive study with an ethnographic approach. The instrument used in this study is a human instrument, where the researcher is directly related to the research and acts as a data collector. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques use an interactive model, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that traditional games such as mabbelle, mangngasing, mabendi bendi, mappadekko, and Mappasajang, and traditional foods such as doko doko cangkuli, barongko, and Putri sallang contain mathematical concepts consisting of flat and solid shapes such as squares, rectangles, kites, circles, pyramids, primes, and cubes. These mathematical concepts have relevance to mathematical concepts at elementary and secondary school levels in geometry material. Therefore, traditional games and traditional foods are used as a medium for learning mathematics in schools, especially elementary and secondary schools, so that learning is more innovative and meaningful and as a source of evaluation in learning mathematics related to local culture in the area.
Training on Mapping the Potential of Capture Fisheries in Tanjung Pasir Village as an Effort to Develop an Economy Based on Marine Resources kalfin; Danial; Damar Rais
International Journal of Research in Community Services Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Research in Community Service (IJRCS)
Publisher : Research Collaboration Community (Rescollacom)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijrcs.v7i2.1285

Abstract

Tanjung Pasir Village, located on the coast of Tangerang Regency, has significant potential for capture fisheries, but its utilization is still suboptimal. This community service program aims to provide training to the fishermen of Tanjung Pasir Village on the use of efficient and environmentally friendly fishing gear, as well as better management of catch. Through this training, it is expected that fishermen will be able to increase their catch, reduce the negative impact on the environment, and optimize the potential for fisheries product downstream processing. The training results show an increase in fishermen's understanding of the use of environmentally friendly fishing gear and better catch management techniques. This training has also successfully increased fishermen's income, with the average catch value per trip for outboard motorboats reaching 1,406.03 thousand Rupiah, while fishing without a boat only reached 269.37 thousand Rupiah. It is hoped that this program will have a positive impact on the welfare of fishermen and the sustainability of the fisheries sector in Tanjung Pasir Village.
Integrating Computational Thinking into Numerical Methods Course: A Case Study on Root-Finding Using Bisection, Secant, and False Position Methods Damar Rais; Nurfaida Tasni; Danial; Muhammad Kashif
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 3 (2026): Riset Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i3.455

Abstract

Integrasi Computational Thinking (CT) ke dalam mata kuliah kuantitatif seperti Metode Numerik masih terbatas, padahal kemampuan ini sangat esensial bagi mahasiswa di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan dan mengevaluasi kemampuan CT mahasiswa dalam konteks pencarian akar persamaan nonlinier menggunakan metode bagi dua (bisection), posisi palsu (false position), dan secan (secant). Subjek penelitian adalah 43 mahasiswa semester empat yang mengambil mata kuliah Metode Numerik. Penelitian menggunakan pendekatan metode campuran dengan desain explanatory sequential design. Instrumen tes CT yang dikembangkan memiliki validitas isi yang baik (V-Aiken = 0,84) dan reliabilitas tinggi (koefisien Spearman-Brown = 0,89). Data dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial (uji Friedman, Wilcoxon, korelasi Spearman) serta analisis kualitatif melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bagi dua menghasilkan skor CT tertinggi (mean 78,6), diikuti metode posisi palsu (71,8), dan metode secan (65,4). Perbedaan antar metode signifikan (χ² = 31,45; p < 0,001). Analisis kluster mengidentifikasi tiga profil CT mahasiswa: Unggul (27,9%), Fungsional (53,5%), dan Terbatas (18,6%). Metode bagi dua paling kuat mengaktifkan dekomposisi dan algoritma; metode secan menantang pengenalan pola dan abstraksi; metode posisi palsu menawarkan profil seimbang. Temuan ini mengonfirmasi bahwa ketiga metode numerik dapat menjadi wahana pengembangan CT dengan karakteristik yang berbeda. Implikasi penelitian ini adalah rekomendasi model pembelajaran bertahap tiga fase untuk mengintegrasikan CT secara sistematis dalam kurikulum Metode Numerik.