Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimizing MSME marketing strategies through AI-based digital transformation: Towards smart and competitive MSMEs Nisa Noor Wahid; Nijar Kurnia Romdoni; Ulfa Luthfia Nanda; Dwiyan Al Rasyid; Kurniawan Kurniawan
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i2.90126

Abstract

Artificial Intelligence (AI)-based digital transformation has become an essential requirement for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to remain competitive in the digital economy era. Selasari Village, Pangandaran Regency, hosts two leading MSMEs, namely the Rajut Luwis knitting craft and the Crispy Pakis snack. Both enterprises previously relied on conventional marketing strategies, limiting their market reach. This community service program aims to strengthen MSMEs’ digital capacity through awareness sessions, training, and technical assistance in utilizing AI-based technology for product marketing strategies. The methods applied included socialization, practical sessions on AI-assisted digital content creation (product photography, automated editing, and promotional captions), as well as social media and marketplace management. The results indicate improvements in participants’ understanding and basic skills in using AI for digital promotion. Most participants were able to follow the workflow from product photography to editing and preparing ready-to-upload content, although some groups still required further mentoring. The optimization of MSME marketing strategies through AI utilization has proven to enhance operational efficiency, expand market reach, and create more personalized and relevant consumer experiences. This program serves as an initial step toward building a smart, adaptive, and competitive MSME ecosystem in Selasari Village within the digital economy era.   Abstrak Transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi kebutuhan penting bagi UMKM supaya tetap kompetitif di era ekonomi digital. Desa Selasari, Kabupaten Pangandaran, memiliki dua UMKM unggulan yaitu kerajinan rajut Rajut Luwis dan camilan Crispy Pakis. Keduanya sebelumnya masih mengandalkan strategi pemasaran konvensional yang membatasi jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital UMKM melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis pemanfaatan teknologi AI dalam strategi pemasaran produk. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, praktik pembuatan konten digital berbasis AI (foto produk, pengeditan otomatis, dan pembuatan caption promosi), serta pengelolaan media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dasar peserta dalam memanfaatkan AI untuk promosi digital. Sebagian besar peserta mampu mengikuti alur kerja dari pemotretan, pengeditan foto, hingga pembuatan konten siap unggah, meskipun masih terdapat kelompok yang membutuhkan pendampingan intensif. Optimalisasi strategi pemasaran UMKM melalui pemanfaatan AI terbukti meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta menciptakan pengalaman yang lebih personal dan relevan bagi konsumen. Program ini menjadi langkah awal menuju ekosistem UMKM Desa Selasari yang cerdas, adaptif, dan kompetitif di era ekonomi digital. Kata Kunci: kecerdasan buatan; pemberdayaan desa; pemasaran produk; transformasi digital
Inovasi Produk Olahan Berbahan Dasar Cabai sebagai Potensi Lokal di Desa Cikoneng Kabupaten Ciamis Ade Komaludin; Dodi Tirtana; Risna Amalia Hamzah; Tiara Pradani; Anwar Taufik Rakhmat; Dwiyan Al Rasyid
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21498

Abstract

Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, fluktuasi harga cabai terutama saat panen raya sering menimbulkan kerugian bagi petani. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pengolahan produk berbahan dasar cabai sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan ketahanan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani Bintang Manggala di Desa Cikoneng, Kabupaten Ciamis, dengan tujuan memberikan keterampilan pengolahan cabai menjadi produk sambal kemasan yang higienis, tahan lama, serta memiliki daya jual lebih tinggi. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, pemaparan materi, praktik pembuatan sambal, diskusi interaktif, hingga pendampingan kewirausahaan. Materi yang diberikan mencakup pentingnya inovasi olahan cabai, standar keamanan pangan, strategi pengemasan modern, serta alternatif ketahanan pangan untuk penyimpanan yang cukup lama. Peserta juga dilatih menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, serta membuat label produk yang menarik. Luaran dari kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan teknis dan kewirausahaan anggota kelompok tani, lahirnya produk sambal kemasan berbasis potensi lokal, serta terbukanya peluang pengembangan usaha mikro. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mendukung diversifikasi ekonomi desa dalam mengolah cabai untuk memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi..