Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGARUH INTEREST BASED INCOME DAN FEE BASED INCOME TERHADAP RETURN ON ASSETS PADA BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. Bintari, Vivi Indah; Santosa, Allicia Deana; Hamzah, Risna Amalia
Jurnal Ekonomi Manajemen Vol 5, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jem.v5i1.852

Abstract

This study aims to know and analyze the influence of interest based income and fee based income on return on assets in Bank Mandiri (Persero) Tbk from 2000 to 2018 simultaneously and partially. Research methodology used was the verifikatif method and descriptive method. Types of data was secondary data in the form of financial report. Instrument analysis using the regression equation was linear multiple, the coefficients corellation, the coefficients determination and the significance test.  The results of the analysis partially interest based income influential but not significant on return on assets while fee based income partially had a significant effect on return on assets. While simultaneously interest based income and fee based income had a significant effect on return on assets in Bank Mandiri (Persero) Tbk. Then the hypothesis was proven and verified. Keywords: Interest Based Income; Fee Based Income; Return On Assets.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh interest based incomedan fee based income terhadap return on assetspada Bank Mandiri (Persero) Tbk periode 2000 sampai 2018 baik secara simultan maupun parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif. Jenis data diperoleh melalui data sekunder berupa data laporan keuangan. Alat analisis menggunakan persamaan regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji signifikansi. Hasil analisis menunjukan secara parsial interest based incomeberpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap return on assetssedangkan fee based incomesecara parsial berpengaruh signifikan terhadap return on assets. Sedangkan secara simultandan fee based income berpengaruhsignifikan terhadap return on assetspada Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dengan demikian hipotesis yang diajukan terbukti dan terverifikasi. Kata Kunci: Interest Based Income; Fee Based Income; Return On Asset.
PERAN KEPERCAYAAN DAN BRAND IMAGE DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE DI INSTAGRAM Allicia Deana Santosa; Vivi Indah Bintari; Risna Amalia Hamzah
Jurnal Ekonomi Manajemen Vol 5, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jem.v5i1.856

Abstract

This study aims to determine how much the trust and Brand Image influence on online purchasing decision at Instagram and analyze the most dominant factor in influencing online purchasing decisions on Instagram. The population in this study is the Instagram users who ever make online purchases on Instagram. Samples taken as many as 225 respondents using nonprobability sampling technique with accidental sampling approach, ie sampling technique based on chance, that consumers who use the services of Instagram. The results of this study indicate that all independent variables positive and has significant impact on purchasing decisions through F and T test. R value obtained was 0.615 showed a correlation or relationship between trust and Brand Image on online purchasing decisions, which addressed the relationship is a strong relationship since the R value close to 1, while the value of Adjusted R Square of 0.378 indicates a 37.8% variation decision Instagram purchase can be explained by the two independent variables, the remaining 62.2% is explained by other factors beyond the research.Keywords:Trust; Brand Image; Online Buying Decision; E-commerce.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepercayaan dan Brand Imageterhadap keputusan pembelian secara online di Instagram dan menganalisis faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian di Instagram. Populasi pada penelitian ini adalah pengguna Instagram yang pernah melakukan pembelian secara online pada Instagram. Sampel yang diambil sebanyak 225 responden dengan menggunakan teknik NonProbability Samplingdengan pendekatan accidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu konsumen yang mengunakan jasa Instagram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua variable independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian melalui uji F dan uji T. Nilai R diperoleh sebesar 0,615 menunjukan korelasi atau hubungan antara kepercayaan dan Brand Imageterhadap keputusan pembelian, dimana hubungan tersebut menujukan sebuah hubungan yang kuat karena nilai R mendekati 1, sedangkan nilai Adjusted R Squaresebesar 0,378 menunjukan 37,8% variasi keputusan pembelian di Instagram dapat dijelaskan oleh kedua variable independen tersebut, sisanya 62,2% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian. Kata Kunci:Kepercayaan; Brand Image; Keputusan Pembelian; E-commerce.
ANALISIS INTEREST RATE PASS-THROUGH PADA MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER INDONESIA Risna Amalia Hamzah; Handri Handri
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 1, No 1 (2017): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.974 KB) | DOI: 10.33087/ekonomis.v1i1.13

Abstract

This reseach aimed to evaluate the performance of monetary policy, toexamine and test the magnitude of the response rates on deposits and bank loans to the money market interest rate, and how fast adjustment of the interest rate of deposits and loans in response to changes in money market interest rates. The performance evaluation of the level of adjustment of interest rate pass-through is done by testing the coefficient of adjustment of the interest rate deposits and loans in response to changes in money market interest rates. The object of this reseach is reported in interest rates interbank money market (rPUAB) and bank interest rates (loans and deposits) of all commercial banks in Indonesia, the data used in the form of a row of monthly time (monthly time series) of the annual report of Bank Indonesia and SEKI ( Economic and Financial statistics Indonesia), in the period 2005-2016. The method used in this research is the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) for calculating the amount of long-term coefficients and Error Correction Model (ECM) -ARDL for calculating the amount of short-term coefficients. We find of the analysis indicate a change of monetary policy in the short term through the interest rate channel with its operational targets interest rates interbank money market (interbank) did not respond in full by the rates on deposits and loans in commercial banks in Indonesia, represented by the value of the degree of pass- through which less than 1 and there is a tendency that the longterm interest rates on loans and deposits experienced incomplete pass-through, then interest rates on consumer loans and deposits of 24 months has the speed of the slowest, which means consumer loans and deposits of 24 months in Indonesia unresponsive to changes in interbank rates. keywords: ARDL, ECM, Interest Rate pass-through, PUAB.
POTENSI ASET WISATA DI DESA MEKARJAYA SEBAGAI SALAH SATU SUMBER PENDAPATAN DESA Asep Yusup Hanapia; Risna Amalia Hamzah; Aso Sukarso; Chandra Budhi L.S
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.6977

Abstract

TTujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana mengelola atau menata Objek Wisata Situ Cikondang di Desa Mekarjaya Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, sehingga diharapkan objek wisata Situ Cikondang menjadi objek “Desa Wisata” di Kabupaten Tasikmalaya. Selanjutnya dengan adanya Desa Wisata ini Desa Mekarjaya mampu meningkatkan pendapatan atau daya beli masyarakat, sehingga mampu menjadi salah satu unsur dalam meningkatkan ketahanan pangan pada masa-masa mendatang. Metode pendekatan yang dilaksanakan adalah melakukan identifikasi permasalahan, analisis kebutuhan, melakukan FGD dan membuat laporan. Luaran yang ditargetkan adalah i) meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya penataan Objek Wisata di Desa Mekarjaya Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya; ii) meningkatnya pemahaman BUMDes dan Aparat Desa tentang pentingnya asset wisata sebagai salah satu sumber pendapatan.
PEMBENTUKAN EDUWISATA SEBAGAI PENUNJANG USAHA SENTRA LEBAH MADU DI DESA MARGACINTA KABUPATEN PANGANDARAN Asep Yusup Hanapia; Risna Amalia Hamzah; Aso Sukarso
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.9138

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kepada Kelompok Lebah Madu di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran merupakan bentuk tri dharma perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh setiap dosen, dalam upaya memberikan sumbangan ilmu kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang eduwisata dalam mendukung sentra budidaya lebah madu di Desa Margacinta. Sehingga diharapkan kegiatan eduwisata budidaya lebah madu ini menjadi wisata edukasi bagi masyarakat yang akan berkunjung ke Desa Margacinta. Selanjutnya dengan adanya kegiatan ini Desa Margacinta mampu meningkatkan pendapatan atau daya beli masyarakat. Metode pendekatan yang dilaksanakan adalah melakukan identifikasi permasalahan, analisis kebutuhan, melakukan penyuluhan atau sosialisasi, dan membuat laporan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukan antusiasme dalam menerima materi yang terkait dengan eduwisata, juga dalam pengembangan komunitas taruna karya ini melalui pembentukan eduwisata di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.
Analisis Sektor Ekonomi Unggulan Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010-2021 Rizki Maulana Prasetyo; Risna Amalia Hamzah
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v3i2.5995

Abstract

This study examines Klassen typology in Tasikmalaya Regency by identifying gross domestic regional bruto based on constant price 2010 to measure one of the superior sectors between 17 sectors interpreted in Tasikmalaya Regency from 2010-2021. Tasikmalaya Regency has numerous potentials especially in agriculture. Tasikmalaya Regency has significant hectares for agriculture. To interpret another numerous potentials, the methods of Klassen typology result must contain the superior sector as primary indicator to adequate coherency between agricultural and other commodities produced in Tasikmalaya Regency. Another potential of Tasikmalaya Regency is in extensive trades, and industries by identifying the amount of GDRP coherently and amount of industries such as the rectification industry of animal skins, chemical, tools, tobacco, and boutique. The methodology of research is using Klassen typology by measuring 17 sectors in gross domestic regional product based on constant price 2010. The criteria of Klassen typology are interpreted by indicating each of the contribution sectors and the growth of the economy in each sector in GDRP and stratified to four segments that contains prime sector, growth sector, potential sector, and underdeveloped sector. The result of this research indicates Tasikmalaya Regency has superior commodities in agriculture, extensive trades, information and communication, monetary and insurance, real estate, company services, and education.Penelitian ini mempelajari tentang tipologi Klassen di Kabupaten Tasikmalaya dengan mengidentifikasi produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan tahun 2010 untuk mengukur sektor unggulan di antaranya 17 sektor ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya tahun 2010 sampai 2021. Kabupaten Tasikmalaya memiliki banyak potensi khususnya pada sektor pertanian, dimana Kabupaten Tasikmalaya memiliki lahan yang luas untuk melakukan kegiatan pertanian. Untuk menginterpretasikan potensi lainnya di Kabupaten Tasikmalaya, hasil dari analisis tipologi Klassen harus menunjukkan sektor unggulan lainnya di bidang pertanian atau sektor lainnya di Kabupaten Tasikmalaya seperti perdagangan besar dan industri dengan mengidentifikasi dari jumlah PDRB dan jumlah industri kulit, kimia, peralatan, tembakau, dan batik. Metode penelitian yang digunakan adalah tipologi Klassen dengan mengukur 17 sektor dalam PDRB dan diklasifikasikan ke dalam beberapa segmen seperti sektor prima, sektor berkembang, sektor potensial, dan sektor terbelakang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi unggulan di sektor pertanian perdagangan besar, informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, real estate, jasa perusahaan, dan pendidikan.
EMISI CO2 DAN STRATEGI INDUSTRI 4.0: ANALISIS PADA INDUSTRI CRUDE PALM OIL INDONESIA Rizki Maulana Prasetyo; Novi Mela Yuliani; Risna Amalia Hamzah; Nina Rahmawati; Slamet Alfian
Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Bina Bangsa Ekonomika (JBBE)
Publisher : LP2M Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jbbe.v16i2.364

Abstract

The palm oil industry is one of the leading commodities and one of the main export players in Indonesia. This industry also contributes to Indonesia's Gross Domestic Product (GDP) of 3.5% - 4%. Based on data from the Central Bureau of Statistics in 2023, the number of palm oil companies has increased dynamically in the last 20 years, this raises a trade off, namely whether the growth of the palm oil industry can harm the environment? Or can the growth of the palm oil industry increase its contribution to Indonesia's GDP share? The purpose of this study is to predict in the short term over 10 periods how the influence of the number of CPO companies and international CPO Prices on Indonesia's carbon emissions and GDP growth. The method used in this study is using quantitative methods using the Vector Autoregression (VAR) model to test the Criteria of Lag and the Vector Error Correction Model (VECM) to see the impulse graph. The results show that the increase in CPO companies will contribute positively to variable CO2 emissions, while if Indonesian CPO companies increase it will increase international CPO prices. This can encourage Indonesia's CPO production as one of Indonesia's main export commodities which in turn the increase in exports can increase Indonesia's GDP
Efisiensi Pasar Valuta Asing di Indonesia: Analisis Empiris Susilo, Ignatia Bintang Filia Dei; Subchanifa, Dian Pujiatma Vera; Hamzah, Risna Amalia; Komarlina, Dwi Hastuti Lestari
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2022): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.688 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v3i1.4794

Abstract

This study will examine the efficiency of foreign exchange market in Indonesia is it efficient in the weak form or semi-strong form, and see its implications in Indonesia. This study used data of the Rupiah’s spot market exchange rate with US Dollar (USD), Australian Dollar (AUD), Euro, Singapore Dollar (SGD), and Japanese Yen (JPY), from March 2017 to March 2022, taken from Bank Indonesia. Weak form of market efficiency is analyzed using the unit root test to determine whether the data follows a random walk or not. Semi-strong form efficiency is analyzed using cointegration test, Engle-Granger, Johansen, and variance decomposition analysis. Results indicate that the foreign exchange market in Indonesia has weak form. Players in the market can still use fundamental analysis to determine the next exchange rate movement in order for players to make a profit, which is more relevant to consider than historical data.Studi ini akan menelaah efisiensi pasar valuta asing di Indonesia. Apakah efisien dalam bentuk lemah atau semi-kuat, serta melihat bagaimana implikasinya di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian adalah nilai tukar Rupiah dengan mata uang lima negara lain; Dolar Amerika (USD), Dolar Australia (AUD), Euro, Dolar Singapura (SGD), dan Yen Jepang (JPY), di pasar spot periode Maret 2017 – Maret 2022 yang diambil dari Bank Indonesia. Bentuk efisiensi pasar lemah dianalisis mengunakan unit root test untuk mengetahui apakah data mengalami random walk atau tidak. Adanya unit root mengindikasikan bahwa perilaku data tidak stasioner. Bentuk efisiensi semi-kuat dianalisis menggunakan uji kointegrasi, Engle-Granger, Johansen, dan variance decomposition analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pasar valuta asing di Indonesia termasuk dalam bentuk efisien lemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemain di pasar valuta asing masih dapat menggunakan analisis fundamental yang lebih relevan sebagai pertimbangan dibandingkan data historis untuk menentukan pergerakan kurs selanjutnya agar pemain memperoleh keuntungan.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jawa Barat Periode Tahun 2010-2020 Hamzah, Risna Amalia
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2021): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.405 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v2i2.3700

Abstract

This study aims to analyze and determine the effect of inflation, interest rates, unemployment on economic growth in West Java Province. The data used is secondary time series data for the period 2010 – 2020. The data is sourced from the Central Statistics Agency of West Java Province and Bank Indonesia. Data analysis was carried out using a quantitative approach with multiple linear regression model equations. The results of the study show that simultaneously (F test) inflation, interest rates and unemployment have a significant effect on economic growth in West Java Province. Partially (t test) inflation has a positive and insignificant effect on the economic growth of West Java province. The interest rate variable has a positive and significant effect on economic growth in the province of West Java. The unemployment variable has a negative and significant effect on the economic growth of the province of West Java. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga, pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat. Data yang digunakan adalah data sekunder time series selama periode tahun 2010–2020. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat dan Bank Indonesia. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan persamaan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (uji F) inflasi, suku bunga dan pengangguran berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat. Secara parsial (uji t) inflasi memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat. Variabel suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat. Variabel pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat.
Analisis Sektor Ekonomi Unggulan Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2010-2021 Prasetyo, Rizki Maulana; Hamzah, Risna Amalia
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v3i2.5995

Abstract

This study examines Klassen typology in Tasikmalaya Regency by identifying gross domestic regional bruto based on constant price 2010 to measure one of the superior sectors between 17 sectors interpreted in Tasikmalaya Regency from 2010-2021. Tasikmalaya Regency has numerous potentials especially in agriculture. Tasikmalaya Regency has significant hectares for agriculture. To interpret another numerous potentials, the methods of Klassen typology result must contain the superior sector as primary indicator to adequate coherency between agricultural and other commodities produced in Tasikmalaya Regency. Another potential of Tasikmalaya Regency is in extensive trades, and industries by identifying the amount of GDRP coherently and amount of industries such as the rectification industry of animal skins, chemical, tools, tobacco, and boutique. The methodology of research is using Klassen typology by measuring 17 sectors in gross domestic regional product based on constant price 2010. The criteria of Klassen typology are interpreted by indicating each of the contribution sectors and the growth of the economy in each sector in GDRP and stratified to four segments that contains prime sector, growth sector, potential sector, and underdeveloped sector. The result of this research indicates Tasikmalaya Regency has superior commodities in agriculture, extensive trades, information and communication, monetary and insurance, real estate, company services, and education.Penelitian ini mempelajari tentang tipologi Klassen di Kabupaten Tasikmalaya dengan mengidentifikasi produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan tahun 2010 untuk mengukur sektor unggulan di antaranya 17 sektor ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya tahun 2010 sampai 2021. Kabupaten Tasikmalaya memiliki banyak potensi khususnya pada sektor pertanian, dimana Kabupaten Tasikmalaya memiliki lahan yang luas untuk melakukan kegiatan pertanian. Untuk menginterpretasikan potensi lainnya di Kabupaten Tasikmalaya, hasil dari analisis tipologi Klassen harus menunjukkan sektor unggulan lainnya di bidang pertanian atau sektor lainnya di Kabupaten Tasikmalaya seperti perdagangan besar dan industri dengan mengidentifikasi dari jumlah PDRB dan jumlah industri kulit, kimia, peralatan, tembakau, dan batik. Metode penelitian yang digunakan adalah tipologi Klassen dengan mengukur 17 sektor dalam PDRB dan diklasifikasikan ke dalam beberapa segmen seperti sektor prima, sektor berkembang, sektor potensial, dan sektor terbelakang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi unggulan di sektor pertanian perdagangan besar, informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, real estate, jasa perusahaan, dan pendidikan.