Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar Konsep Dasar Matematika Berbasis Aktivitas Konkret untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa PGSD Syarifuddin Syarifuddin; Nur Fadillah Amir
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.866

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar Konsep Dasar Matematika berbasis aktivitas konkret untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa PGSD. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah 29 mahasiswa PGSD FIP UNM Kampus VI Bone kelas 35D. Instrumen yang digunakan terdiri atas lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli desain/media, angket respon mahasiswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes pemahaman konsep. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui analisis validitas, kepraktisan, keterlaksanaan, dan peningkatan pemahaman konsep mahasiswa. Modul ajar yang dikembangkan memuat capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, uraian materi, aktivitas konkret, lembar kerja mahasiswa, latihan, asesmen, dan refleksi, sehingga pembelajaran lebih terarah, kontekstual, serta dekat dengan pengalaman konkret mahasiswa pada materi Konsep Dasar Matematika yang dipelajari dalam perkuliahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul memperoleh skor validasi ahli sebesar 3,76 dari skor maksimum 4,00 atau 94,00% dengan kategori sangat valid. Respon mahasiswa memperoleh rata-rata 3,87 dari skor maksimum 4,00 atau 96,75% dengan kategori sangat praktis. Observasi keterlaksanaan pembelajaran memperoleh rata-rata 3,92 dari skor maksimum 4,00 atau 98,00% dengan kategori sangat baik. Uji efektivitas menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 57,46 meningkat menjadi 87,97 pada posttest, dengan selisih 30,52 poin. Rata-rata N-gain sebesar 0,72 termasuk kategori tinggi. Uji normalitas Shapiro-Wilk pada skor selisih menunjukkan signifikansi 0,297, sehingga data berdistribusi normal. Uji-t berpasangan menunjukkan t(28)=18,82 dengan p<0,001. Dengan demikian, modul ajar dinyatakan sangat valid, praktis, terlaksana sangat baik, dan efektif meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa PGSD FIP UNM
Penguatan Kesadaran Ekologis Masyarakat Pesisir melalui Aksi Penanaman Mangrove di Kawasan Lantebung, Kota Makassar Hasri Hasri; Sri Wahyuni Mu’mang; Muhammad Idris Jafar; Nur Fadillah Amir; Fidaus
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5269

Abstract

Kawasan pesisir memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan ekologis, sosial, dan ekonomi masyarakat, namun rentan mengalami degradasi akibat abrasi, pencemaran, alih fungsi lahan, dan rendahnya kepedulian lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir adalah melalui konservasi mangrove berbasis partisipasi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran ekologis masyarakat pesisir melalui aksi penanaman mangrove di Kawasan Lantebung, Kota Makassar. Kegiatan dilaksanakan pada 13 April 2025 dengan melibatkan 20 orang peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui beberapa tahapan, yaitu observasi dan koordinasi, edukasi lingkungan, demonstrasi teknik penanaman, aksi penanaman mangrove, refleksi, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari diskusi mengenai fungsi ekologis mangrove hingga praktik penanaman di lapangan. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai peran mangrove sebagai pelindung pantai, penahan abrasi, habitat biota pesisir, penyerap karbon, dan pendukung ekowisata. Aksi penanaman mangrove juga menjadi media pembelajaran langsung yang mendorong kepedulian, kerja sama, dan tanggung jawab peserta terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang dikombinasikan dengan aksi nyata efektif dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat. Keberlanjutan kegiatan perlu didukung melalui pemantauan bibit, perawatan kawasan, dan kolaborasi antara masyarakat, pengelola kawasan, pemerintah, dan perguruan tinggi
Pendampingan Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa untuk Meningkatkan Daya Saing Mahasiswa dalam Kompetisi Ilmiah Nasional Hasri; Firdaus; Abdul Kadir; Muhammad Idris Jafar; Nur Fadillah Amir
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5279

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, motivasi, dan daya saing mahasiswa dalam menyusun proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang sistematis dan kompetitif. Kegiatan dilaksanakan di Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar dengan melibatkan 25 mahasiswa angkatan 2024 sebagai peserta. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik pengembangan ide, penyusunan kerangka proposal, serta review awal terhadap rancangan proposal PKM. Materi kegiatan mencakup pengenalan konsep PKM, jenis-jenis bidang PKM, sistematika proposal, strategi penggalian ide kreatif, penyusunan latar belakang, metode pelaksanaan, luaran, jadwal, dan rancangan anggaran biaya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator, terutama pada aspek konsep dasar PKM, motivasi menyusun proposal, dan kepercayaan diri untuk mengikuti kompetisi ilmiah nasional. Respons peserta terhadap kegiatan juga berada pada kategori baik hingga sangat baik, dengan persentase tertinggi pada kebutuhan pendampingan lanjutan dalam bentuk klinik proposal. Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengembangkan ide berbasis permasalahan nyata yang berpotensi dijadikan proposal PKM. Dengan demikian, pendampingan penyusunan proposal PKM efektif dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa serta memperkuat budaya akademik, kreativitas, dan daya saing mahasiswa dalam kompetisi ilmiah nasional.