Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SWOT DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AL HIJRAH 2 DELI SERDANG Mutiara Murni Harahap; Ramadhan Wahyudi; Evi Bunga Lestari Hitte; Selvina Rahmi Lubis; Eti Hanifah Tamba; Nur Habibah; Salim Salim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.53921

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kekuatan dan tantangan Sekolah Islam Terpadu (SIT) melalui studi kasus di SD IT Al Hijrah 2 Deli Serdang berdasarkan hasil observasi PLP 1. Kajian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang kualitas manajemen sekolah, proses pembelajaran, sarana prasarana, serta kultur pendidikan yang terbangun dalam lingkungan sekolah Islam terpadu di daerah berkembang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai instrumen utama. Data dianalisis secara tematik untuk memetakan aspek-aspek strategis yang menjadi kekuatan maupun kelemahan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki sejumlah keunggulan, antara lain implementasi program multibahasa (Indonesia, Arab, Inggris), program tahfiz Al-Qur’an dengan target dua juz, pendampingan hafalan oleh dua guru tahfiz di setiap kelas, serta ketersediaan sarana dan prasarana belajar yang tergolong lengkap. Namun demikian, ditemukan pula beberapa kelemahan seperti penggabungan ruang kepala sekolah dengan ruang tata usaha, ukuran UKS yang terlalu kecil, serta ketiadaan kantin dan koperasi sekolah. Selain itu, berbagai peluang pengembangan muncul dari potensi multilingual, kerja sama internasional, dan keunggulan fasilitas yang dapat menjadi nilai jual sekolah. Di sisi lain, ancaman muncul ketika kelemahan manajerial ruang dan keterbatasan fasilitas tertentu berpotensi menurunkan efektivitas layanan pendidikan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran utuh mengenai kondisi empiris SIT dan dapat menjadi dasar perbaikan bagi pengelola sekolah maupun referensi akademik terkait pengembangan model pendidikan Islam terpadu.
Penerapan SI PITUNG sebagai Media Pembelajaran Numerasi dan Kearifan Lokal Simalungun di SDN 091273 Karang Bangun Rahmi Fadiah Nasution; Mutiara Murni Harahap; Chailla Sabrina; Winda Khairiah Khairiah; Dinda Adila; Karina Karina; Sutan Mangaraja Harahap; Aprilianda M Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i2.743

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi siswa sekolah dasar serta belum optimalnya pemanfaatan kearifan lokal dalam pembelajaran menjadi permasalahan yang melatarbelakangi penerapan media SI PITUNG (Simalungun Pintar Berhitung) di SDN 091273 Karang Bangun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan media SI PITUNG sebagai media pembelajaran numerasi berbasis kearifan lokal Simalungun serta menganalisis respons siswa terhadap penggunaan media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VIA dan guru kelas di SDN 091273 Karang Bangun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SI PITUNG berbasis permainan papan ular tangga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, menyenangkan, dan interaktif. Berdasarkan hasil observasi, antusiasme siswa terhadap penggunaan media memperoleh skor 4 dengan kategori sangat baik, sedangkan keaktifan siswa dalam berdiskusi dan menyelesaikan kartu soal memperoleh skor 3 dengan kategori baik. Siswa terlibat dalam kegiatan diskusi dan kerja sama kelompok untuk menyelesaikan kartu soal numerasi dan kartu habonaron. Penerapan media juga membantu siswa mengenal kearifan lokal Simalungun melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Meskipun sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal matematika, proses kolaborasi antarsiswa membantu mereka menemukan jawaban secara bersama-sama. Dengan demikian, SI PITUNG dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif yang mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran numerasi sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Simalungun di sekolah dasar.