Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENCEGAHAN PENIPUAN ARISAN KONVENSIONAL (ARISAN TATAP MUKA) PADA MASYARAKAT DI DESA SEGAYAM DENGAN PERSPEKTIF ISLAM Achmad Fadil; Anastascha Sri Marcelha; Julia Wulandari; James Bond; Tri Polina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.54240

Abstract

Arisan merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial dan ekonomi yang telah lama berkembang di tengah masyarakat Indonesia. Arisan konvensional atau arisan tatap muka dilakukan secara langsung dengan pertemuan rutin antaranggota, baik mingguan maupun bulanan, yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membantu pengelolaan keuangan anggota. Meskipun dilakukan secara langsung, praktik arisan konvensional tetap memiliki potensi terjadinya penipuan, khususnya terkait pengelolaan dana, ketidakjujuran pengelola, serta lemahnya kesepakatan dan pencatatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bentuk-bentuk penipuan dalam arisan konvensional serta upaya pencegahannya. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan penyuluhan hukum kepada masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait risiko arisan konvensional dan pentingnya transparansi, kejujuran, serta kesepakatan tertulis dalam pelaksanaannya. Diharapkan masyarakat dapat lebih berhati-hati dan bijak dalam mengikuti arisan agar terhindar dari potensi penipuan.
Internalisasi Nilai Kasih Sayang Ibu dalam Pembentukan Karakter Islami Anak: Perspektif Pendidikan Agama Islam Alihan Satra; Shendi Wahyu Safitri; Andieni Aprilyne Laurensia; Laeli Fitriani; Julia Wulandari; Annisa Zahro
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.9898

Abstract

This study aims to analyze the internalization of maternal affection in the formation of children's Islamic character from the perspective of Islamic Religious Education. This study is motivated by the important role of the family, particularly the mother, as the first and primary educator in instilling Islamic values ​​from an early age. The method used is library research, examining the Quran, Hadith, and relevant literature on character education and the role of mothers in Islamic education. The results indicate that maternal affection is an effective means of instilling the values ​​of faith, morality, responsibility, discipline, and social concern in children. From the perspective of Islamic Religious Education, the internalization of maternal affection is carried out through role models, habits, advice, attention, and supervision based on Islamic teachings. This process contributes to the formation of Islamic character, reflected in religious attitudes, honesty, independence, and respect for others. Thus, maternal affection plays a strategic role in shaping children's personalities with noble morals and the ability to implement Islamic values ​​in their daily lives.
AKHLAK AS THE CROWN OF MALAY IDENTITY: THE RELEVANCE OF ISLAMIC TEACHING IN SHAPING A CHARACTER-BASED GENERATION Achmad Fadil; Lili Epi Candra Yani; Uswatun Hasanah; Mia Prianti; Sri Maharani; Julia Wulandari; Adis Margareta
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 5 No. 02 (2026): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/kapalamada.v5i02.2508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep akhlak sebagai mahkota peradaban Melayu serta menjelaskan relevansi ajaran Islam dalam membentuk generasi yang berkarakter di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan berbagai literatur akademik yang membahas budaya Melayu, nilai-nilai Islam, serta pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak dalam tradisi Melayu memiliki hubungan yang erat dengan ajaran Islam dan menjadi landasan dalam pembentukan etika sosial, sikap religius, tanggung jawab, serta hubungan antarmanusia yang harmonis. Pendidikan Islam berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai moral, toleransi, disiplin, integritas, dan tanggung jawab sosial kepada generasi muda. Oleh karena itu, integrasi nilai budaya Melayu dengan ajaran Islam tetap relevan sebagai fondasi penguatan pendidikan karakter dalam menghadapi tantangan kehidupan masyarakat modern dan era globalisasi.