Nahdawati Nahdawati
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Abdul Mujib Laewang Dampal Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN VOCABULARY DAN READING DI UPT SMP NEGERI 2 KULO Handy Ferdiansyah; Ibrahim Manda; Zulkifli N; Usman M; Sam Hermansyah; Jusriani Jusriani; Almira Almira; Nur Wahyuni Mansyur; Meli Meli; Nahdawati Nahdawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54604

Abstract

Keterampilan vocabulary dan reading merupakan fondasi penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SMP, namun sering terkendala oleh keterbatasan kosakata, rendahnya pemahaman isi teks, dan kurangnya keterlibatan aktif siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media digital untuk meningkatkan penguasaan kosakata dan kemampuan membaca pemahaman siswa di UPT SMP Negeri 2 Kulo. Pemanfaatan perangkat digital dinilai relevan karena sekolah telah menjalankan aktivitas pembelajaran berbasis perangkat seperti praktik chromebook pada mata pelajaran informatika. Pelaksanaan program dilakukan melalui (1) identifikasi kebutuhan dan penyusunan perangkat ajar, (2) pendampingan guru terkait sintaks PBL dan pemilihan media digital, (3) implementasi PBL pada materi reading dengan masalah kontekstual, serta (4) evaluasi hasil dan refleksi. Tahapan PBL meliputi orientasi masalah, pengorganisasian belajar, investigasi kelompok, penyusunan/presentasi solusi, dan evaluasi proses. Media digital yang digunakan mencakup teks bacaan digital, kuis interaktif, lembar kerja digital, serta glosarium/flashcard digital untuk penguatan kosakata. Keberhasilan program diukur melalui pretest–posttest vocabulary dan reading, observasi keterlibatan siswa, serta angket respons siswa dan guru. Diharapkan program ini menghasilkan peningkatan skor vocabulary dan reading, meningkatnya partisipasi belajar, serta tersedianya perangkat ajar dan bank media digital yang dapat digunakan berkelanjutan di sekolah.
Grammatical Competence in EFL Learners: A Quantitative Study on the Misuse of 'To Be' at University Level Magvirah Octasary; Nahdawati Nahdawati; Indry Widyasti Anwar
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 8 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/els-jish.v8i3.44320

Abstract

Developing grammatical competence is crucial to mastering the English language because it enables learners to construct precise and meaningful sentences in both written and spoken contexts. The verb to be is one of the most significant grammatical elements since it can serve as a primary verb, an auxiliary verb, or a copula. However, EFL learners frequently struggle to use it appropriately, which frequently leads to errors in sentence construction, tense formation, and subject-verb agreement. Both their general language acquisition development and their academic writing abilities may suffer as a result of these persistent problems. In light of these issues, this study investigates the grammatical competence of university-level EFL (English as a Foreign Language) learners, focusing specifically on the misuse of the verb to be. The research employs a quantitative approach involving grammar tests and written analysis from fourth semester of English education students of Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Abdul Mujib Laewang Dampal Selatan. Results reveal frequent errors in subject–verb agreement, tense usage, and sentence structure, with misformation and omission being the most common error types. The findings suggest a need for more targeted grammar instruction and continuous practice in academic writing.