Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Program Tahfidz Al-Qur’an Terhadap Perilaku Keagamaan Santriwati di Pondok Pesantren Karya Pembangunan Ribhatul Khail Tenggarong Nur Amanah; Falisha Ramadhani; Mumtazah Nawar Afifah; Niya Armita Sari; Arbiah; Mubarak
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.6994

Abstract

Program menghafalkan Al-Quran (tahfidz) merupakan salah satu program pendidikan Islam yang ditujukan untuk membentuk perilaku dan karakter religius peserta didik melalui pembiasaan membaca, menghafalkan, dan memahami Al-Quran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program tahfidz, mengidentifikasi perilaku keagamaan peserta didiknya, serta menganalisis pengaruh program tahfidz terhadap perilaku keagamaan peserta didik di Pondok shariah Karya Pembangunan Ribhatul Khail Tenggarong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian meliputi kepala madrasah, koordinator tahfidz, ustadzah tahfidz, peserta didiknya, dan teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz dilaksanakan secara teratur melalui kegiatan muraja'ah, menghafalan, dan setoran hafalan dengan menggunakan metode talaqqi, iqra', dan muraja'ah. Program tahfidz memberikan dampak positif terhadap perilaku keagamaan peserta didiknya, seperti peningkatan kedisiplinan, kebiasaan membaca Al-Quran, sikap sopan santun, dan perbaikan hubungan sosial antar peserta didiknya maupun dengan guru. Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa hambatan seperti perbedaan kemampuan menghafal, kurang fokus saat menghafal, dan keterbatasan waktu. Dengan demikian, pondok pesatren memberikan pembimbingan, motivasi, dan pembiasaan muraja'ah secara teratur agar program tahfidz dapat berjalan secaraoptimal dalam membentuk perilaku keagamaan peserta didiknya.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman pada Siswa Down Syndrome: Studi di SLB Negeri Tenggarong Isna Radiyah; Maryam; Sheva Hero Christian; Niya Armita Sari; Arbiah; Rani Aulia
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17346

Abstract

The need for tailored educational services for students with special needs, particularly in character and spiritual development through Islamic Religious Education (PAI), is the primary foundation of this study. This research aims to analyze how PAI teachers carry out their duties, understand the learning strategies implemented, identify obstacles encountered, and evaluate efforts to optimize the instillation of Islamic values ​​in Down Syndrome students at Tenggarong State Special Needs School. Using a qualitative descriptive case study method, data collection was conducted through structured interviews, direct observation, and document review. The findings indicate that PAI teachers play a crucial role as supporters, guides, and role models for students. The strategies used are multisensory and flexible, including demonstration techniques, repetition-based teaching, and the integration of visual media and music to address students' cognitive limitations. Key obstacles include short-term memory difficulties and low focus, which are addressed through a compassionate, emotionally nurturing approach and individualized content adjustments. The study concludes that the success of value instillation is largely determined by consistent daily routines and close collaboration with parents. These results provide a valuable contribution to the development of an inclusive and humanistic-oriented model of religious education.