Articles
Rancang Bangun Mesin Pencacah Limbah Botol Kaca Menggunakan Sensor Sortir Kaca Dengan Sistem Penghancur Hammer Shredder
Jamaluddin;
Suhardi Hafid;
Nur Ilman Sahid;
Muh. Arifin Bahta
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 1, No 1, Oktober, 2023
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Botol kaca merupakan material yang sangat getas, hal inilah yang menyebabkan proses pemesinan botol kaca sangat terbatas sehingga banyak limbah botol kaca yang terbuang sia-sia. Padahal jika diproses lebih jauh (recycle), limbah botol kaca tersebut dapat menjadi barang yang memiliki nilai tambah dan dapat diperjualbelikan seperti lampu hias, asbak, media tanam hidroponik. Sebelum dilakukan perancangan, terlebih dahulu dilakukan observasi mengenai jenis dan ukuran botol serta jenis-jenis mata pencacah untuk kaca. Selain itu, dilakukan studi literatur mengenai elemen mesin yang dibutuhkan untuk merancang alat ini. Setelah diketahui elemen mesin yang akan digunakan, alat yang akan dirancang digambar terlebih dahulu sehingga dimensi alat dapat diketahui. Percobaan alat dilakukan setelah perancangan. Jika alat masih belum bekerja secara optimal akan dilakukan perencanaan kembali. Dari perencanaan dan pendekatan perhitungan yang dilakukan, putaran perencanaan 2800 rpm dihasilkan daya motor sebesar 370W sehingga digunakan motor dengan daya 0,5 HP, menggunakan sistem transmisi belt dan pulley dengan perbandingan pulley 2:1 diameter pulley penggerak 3”, pulley yang digerakkan 6” dan belt yang digunakan adalah belt dengan tipe A dengan panjang belt 1380 mm. Setelah dilakukan percobaan menggunakan botol kaca, membutuhkan waktu ±5 detik.
Rancang Bangun Mesin Pengiris Bawang Merah Dengan Kapasitas 76,1 Kg/Jam
Saripuddin M;
Jamaluddin;
Nursadikin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 1 No. 01 (2023): Volume 1, No 1, Oktober, 2023
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bawang merah merupakan tanaman rendah yang tumbuh tegak dengan tinggi dapat mencapai 15-50cm. dalam pengolahan mesin pertanian, banyak permesinan yang digunakan , diantaranya mesin pengiris bawang merah. Cara kerja mesin pengiris bawang merah ini yaitu rotor berpisau yang berputar sebagai pemotong bawang dengan penggerak motor listrik dengan daya 0,25 HP, 200W dengan puran motor listrik sebesar 2850 rpm. Sabuk yang digunakan tipe K-26 yang dipasangkan pada dua bual pulley berukuran 2” dan 6” dengan rasio 3:1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu pengirisan bawang merah dan besar kapasitas hasil hasil kerja mesin . metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan melakukan percobaan secara langsung.parameter yang diteliti pada penelitian ini yaitu mengukur lama waktu pengirisan bawang merah dan besar kapasitas kerja mesin. Hasil kerja mesin pengiris banwang merah dengan penggerak motor listrik dengan daya 0,25HP sebesar 76,1 kg/jam. Waktu yang digunakan dalam proses pengirisan 1 kg bawang merah sekitar ±47 detik, dengan berat bahan tertinggal sebesar 0,02 kg dengan dengan persentase 2% per kg.
PEMBUATAN ALAT PENGUKURAN MODULUS ELASTISITAS PADA PENGUJIAN BAHAN
Saiul Adha;
Muh. Syahid;
Jamaluddin;
Musrawati
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 3, No 1, April, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Modulus elastisitas adalah besaran yang dapat diukur dari benda padat dengan nilai perbandingan antara tegangan tarik dengan regangan tarik. Pengukuran untuk memperoleh nilai Modulus Elastisitas suatu bahan telah banyak dilakukan. Salah satu bahan yang sangat lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah aluminium. Karena sifat khasnya yang ringan namun kuat, tahan beban dan tahan karat. Aluminium banyak digunakan sebagai komponen transportasi, bangunan dan jembatan, alat pertukangan, hingga perabotan rumah tangga. Metode pengumpulan data yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam penelitian ini adalah Studi Literatur dan Studi perancangan alat penelitian. Setelah alat selesai dilakukan pengujian pada bahan aluminium. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah pembuatan alat modulus elastisitas yang dapat digunakan praktikum. Dan Setelah melakukan pengujian dapat disimpulkan bahwa semakin tipis ketebalan suatu logam semakin peka ke efektivitasnya dan semakan tebal suatu logam maka semakin kecil ke elastisitasnya. Setelah dilakukan pengujian alat dengan massa yang berbeda-beda mulai dari 10 gram sampai dengan 250 gram menggunakan bahan aluminium. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa massa yang digunakan dari berat 30 gram sampai dengan 100 gram memiliki tingkat error yang kecil. jadi Ketika pengukuran alat modulus elastis pada bahan aluminium yang paling adalah masa beban 80 gram.
PEMBUATAN DAN PENGUJIAN ALAT UJI BALANCE MASSA
Ruslan;
A. Suriadi;
Saripuddin Muddin;
Jamaluddin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 3, No 1, April, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penentuan berat massa tidak bisa jika hanya dengan mengira-mengira karena itu perlu dicari titik keseimbangannya. Balance adalah interaksi yang kompleks dari sistem sensor (Vestibular, Visual, proprioseptif). tujuan penelitian membuat alat uji balance massa untuk mempermudah kegiatan praktikum mekanika terpakai. metode penelitian digunakan adalah observasi dan literatur seperti melihat langsung alat yang sudah ada dan menggambil referensi dari buku. Prosedur kerja alat yaitu menentukan posisi sudut dengan panjang garis gaya. Metode pengujian yaitu diketahui sudut 240, nilai rata-rata bola baja 164,75 g maka mendapatkan hasil nilai X = 0,1352 dan Y = 0,0956. Kesimpulan alat ini dapat berfungsi dengan baik dan sudah sesuai dengan konsep Praktikum Mekanika Terpakai.
MODIFIKASI ALAT PEMINDAH BAHAN DENGAN KAPASITAS 3 TON
Sahrul Siompu;
Heri;
Jamaluddin;
Muhammad Syafrun
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 02 (2024): Volume 2, No 2, Oktober, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mesin pemindah bahan (material handling equipment) adalah peralatan yang digunakan untuk memindahkan muatan ke tempat tertentu, misalnya pada departemen pabrik, atau tempat penumpukan bahan, lokasi konstruksi, tempat penyimpanan, pembongkaran muatan dan sebagainya. Mesin pemindah bahan hanya memindahkan muatan dalam jumlah tertentu serta jarak tertentu dengan perpindahan bahan ke arah vertikal, horizontal atau kombinasi keduanya. Metode yang digunakakan dalam penelitian ini, meliputi pengumpulan data, analisa data, metode perancangan, prosedural kerja alat, gambar rancangan dan flowchart rancangan penelitian untuk menampilkan langkah-langkah dalam bentuk simbol-simbol grafis. Hasil yang didapat dari perancangan ini adalah Ukuran alat: lebar 150 cm tinggi 250 cm. Hasil yang diperoleh dari modifikasi alat pemindah bahan dengan kapasitas 3 ton . Hasil pengujian alat dapat disimpulakan bahwa alat ini bekerja beradasrkan gaya angkat dan gaya berat yang terjadi antara alat dengan bahan yang digunakan dalam percobaan ini. Adapun rata-rata hasil yang diperoleh dari ketiga percobaan ittu selama waktu 10 menit adalah tingkat efektivitas 36% dan tingkat produktivitas secara kuantitas adalah 64%.
ANALISIS PENGARUH VARIASI PERLAKUAN PANAS TERHADAP NILAI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA ST 60
Edi;
Muh Iqbal;
Musrawati;
Jamaluddin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 02 (2024): Volume 2, No 2, Oktober, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi perlakuan panas terhadap nilai kekerasan baja ST 60 dan struktur mikro pada baja ST 60. Lokasi Penelitian dilakukan di Laboratorium Jurusan Teknik Mesin Universitas Muslim Indonesia. Jln. Urip Sumuharjo Km. 05, Panaikang, Kec.Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Proses perlakuan panas dapat mempengaruhi nilai kekerasan dan struktur mikro baja ST 60. Nilai kekerasan tertinggi didapatkan pada temperatur 1000?C dengan waktu tahan 30 menit dan oli sebagai media pendingin dengan nilai kekerasan sebesar 53,764 HRA. Nilai kekerasan terendah didapatkan pada temperatur 800?C dengan waktu tahan 30 menit dan oli sebagai media pendingin dengan nilai kekerasan sebesar 53,588 HRA sedangkan Nilai kekerasan awal spesimen uji tanpa perlakuan panas sebesar 52,235 HRA dan nilai kekerasan mengalamani peningkatan pada specimen yang diberikan perlakuan panas. Pada pengamatan struktur mikro tiap-tiap spesimen hasil quenching menggunakan media pendingin oli, terdapat perbedaan struktur penyusunan partikel-partikelnya, dimana dengan metode quenching menggunakan media oli akan mengakibatkan perbedaan kerapatan ikatan antara partikel yang akan mempengaruhi nilai kekerasan dan foto struktur mikro. Hal itu dapat dilihat dari masing -masing gambar hasil pengamatan metallography dengan nilai kekerasan tertinggi pada temperature 1000?C yaitu 53,764 HRA dengan struktur mikro yang dihasilkan yaitu fasa martensit.
PEMBUATAN ALAT UJI POMPA SENTRIFUGAL SERI PARALEL
Jamaluddin;
Syahrir Habiba;
Eliseu Correia;
Zulkifli
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pompa adalah alat yang digunakan untuk mangalirkan fluida melalui pipa. Alat uji pompa sentrifugal dibuat untuk melihat karakteristik dari pompa sentrifugal dengan sistem seri dan paralel. Parameter yang diambil dari percobaan terdiri dari : tekanan pada pompa, debit, kecepatan aliran, head, daya input, daya output dan efisiensi pompa. Hasil dari percobaan pada penelitian pompa sentrifugal dengan sistem seri bukaan katup 90? didapatkan nilai efisiensinya sebesar 98,94 % dengan nilai kapasitas 0,0000783 m³/s Sedangkan pada sistem paralel didapatkan nilai efisiensinya sebesar 98,75 % dengan nilai kapasitas 0,000139 m³/s. Sehingga dari hasil perhitungan performansi pompa baik dari efisiensi serta kapasitas aliran yang diperoleh nilai menujukan performa pompa siap digunakan sebagai alat praktik pada laboratorium.
MODIFIKASI ALAT UJI MOLDING PRESS PRODUK EDIBLE FILM
Saripuddin Muddin;
Jamaluddin;
Muhammad Asri
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Edible film adalah bahan pengemas produk pangan yang bersifat biodegradble. Perkembangan baru pembuatan edible film mengarah pada sumber biopolimer yang dapat diperbaharui.. kebutuhan pada alat uji molding press produk edible film sangat berperan penting bagi industri makanan dan minuman kshusunya dalam pembuatan plastik ramah lingkungan oleh karena itu kebutuhan alat uji molding press perlu diperhatikan dan dikembangkan secara baik.Dalam penelitian ini untuk mengembangakn alat compression molding produk edible film dan mengetahui perbandingan hasil pengujian spesimen edile film berdasarkan standar karakteristik edible film. Adapun metode penelitian pertama-tama observasi untuk mecari informasi dan data berkaitan dengan alat compression molding. Selanjutnya studi literature adalah untuk mendapatkan referensi dan teori pendukung yang dapat digunakan untuk menyeselesaikan masalah. Setelah itu data diperoleh dilakukan tahap modifikasi alat dan pengujian hasil.Hasil yang diperoleh pada modifikasi alat uji molding press produk edible film yaitu penambahan motor listrik sebagai penekan, pengaturan suhu otomatis dan pemanas molding press yang lebih stabil. Dilakukan perhitungan analisa kekuatan struktur rangka safety factory,simulasi Displscment dan simulasi stress. pada perhitungan torsi motor mendapatkan hasil 4.435 Nm, mendapatkan hasil pengujian tarik edible film 1,0562 Mpa, pengujian elongasi mendapatkan 8, 11% dan ketebalan 0.14 Mm dengan tekanan yang diberikan 20 Psi dengan suhu 120 ?C selama 30 menit
ANALISIS EFISIENSI BOILER MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR CANGKANG SAWIT DAN BATUBARA
Fadhli Rahman;
Suhardi Hafid;
Jamaluddin;
Muh Shulhan Priyatno;
Irfan Jabir
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 2 No. 01 (2024): Volume 2, No 1, April, 2024
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Biomassa sebagai bahan bakar alternatif yang idealnya berasal dari energi yang bisa di perbarui salah satunya limbah kelapa sawit. Limbah yang dimaksud adalah cangkang kelapa sawit sebagai bahan bakar boiler ialah media cangkang dari kelapa sawit itu sendiri. Maka dari itu cangkang sawit dapat digunakan sebagai bahan bakar boiler, untuk meminimalisir penggunaan energi fosil.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif, sebagaimana tujuan dari penelitian kuantitaif adalah untuk mengembangkan model matematis dengan cara melakukan pengukuran. Dalam penelitian ini banyak dilakukan pengukuran dan pengambilan data dan diolah sesuai model matematis. Cangkang Sawit 512?C - 32?C 480?C Batubara 512?-34?C 478?C Jadi diperlukan 420.003 Kj/Kg energi panas untuk meningkatkan suhu 416,67 Kg/jam cangkang sawit dari suhu 32?C ke suhu 512?C batubara memerlukan energi panas yang cukup besar untuk sampai ke suhu 512 ?C, dengan perubahan suhu sebesar 478 ?C. Dimana boiler dengan nilai efisiensi yang tinggi dihasilkan oleh boiler dengan jenis bahan bakar batubara dengan nilai efisiensi 88,7%. Batubara memerlukan jumlah energi panas yang besar untuk menaikkan suhu boiler dari 34?C ke suhu 512?C, dengan jumlah kebutuhan energi panas 2.489.543 Kj/Kg dengan kalori yang dihasilkan sebesar 595.000.777 Kcal/kg. HHV dan LHV tertinggi dihasilkan dari uji coba perbandingan panas boiler, HHV yang dihasilkan dari bahan bakar batubara sebesar 223.067,824 Kj/Kg dengan LHV sebesar 221.937,789 Kj/Kg
MODIFIKASI MESIN PENCETAK PAKAN AYAM DENGAN SISTEM PENGGERAK MOTOR LISTRIK
Asriadi Haros;
Muh. Alfaizal Agus;
Saripuddin Muddin;
Jamaluddin
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 02 (2025): Volume 3, No 2, Oktober, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memodifikasi mesin pencetak pakan ayam berbasis motor listrik sebagai solusi terhadap permasalahan efisiensi dan kapasitas produksi pada proses pencetakan pakan secara manual. Mesin dirancang menggunakan motor listrik berdaya 0,5 HP (373 Watt) sebagai penggerak utama, dengan sistem transmisi berupa pulley dan v-belt serta komponen pencetak berupa screw dan cetakan (die). Metodologi penelitian mencakup studi literatur, perancangan teknis, fabrikasi, dan uji performa mesin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin pencetak pakan berbasis motor listrik mampu menghasilkan rata-rata 12,67 kg/jam pakan ayam, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan mesin manual yang hanya menghasilkan sekitar 6,5 kg/jam. Selain peningkatan kapasitas produksi, penggunaan komponen lokal menjadikan mesin ini ekonomis dan mudah dirawat. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi tepat guna dengan penggerak motor listrik dapat mendukung kemandirian peternak skala kecil hingga menengah dalam produksi pakan ternak.