Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE INTENSITY OF E-COMMERCE USAGE AND THE CONSUMPTIVE LIFESTYLE OF PSIK 24 STUDENTS FROM AN ISLAMIC EDUCATION PERSPECTIVE Alfarizi Wijaya; Nafil Rizq Trianto; Calvin Sahputra Buulolo; Irfan Zaky Muchtar
Atta'dib Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/attadib.v7i1.11483

Abstract

The rapid growth of e-commerce has significantly altered university students' consumption patterns, often facilitating a consumptive lifestyle. This study aims to examine the causal effect of e-commerce usage intensity on the consumptive lifestyle of PSIK 24 students at Universitas Negeri Medan, analyzed through the perspective of Islamic Education. Employing a quantitative approach with a survey method, data were collected via structured questionnaires from a saturated sample of 30 students. The data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression to test the causal relationship. The findings reveal a significant positive effect of e-commerce usage intensity on consumptive lifestyle (p<0.05), accounting for 41% of the variance in students' consumptive behavior. Descriptively, students exhibited high e-commerce engagement and notable consumptive tendencies driven by digital promotions. From an Islamic Education perspective, such behavior reflects israf (excessiveness), which contradicts the principles of wasathiyah (moderation) and qana’ah (contentment). Consequently, students must internalize Islamic values and strengthen self-control to manage their consumption behavior in the digital era responsibly
ANALISIS SEDERHANA PENERAPAN BUSINESS MODEL CANVAS PADA IDE USAHA MAHASISWA Priska Eudia Agatha Buulolo; Calvin Sahputra Buulolo; Tampe Tuah Malem Ginting
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Business Model Canvas (BMC) pada ide usaha mahasiswa sebagai alat perencanaan bisnis yang sederhana dan efektif. Business Model Canvas merupakan kerangka kerja yang digunakan untuk menggambarkan model bisnis melalui sembilan elemen utama, yaitu customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada ide usaha mahasiswa berupa usaha minuman kopi kekinian. Data diperoleh melalui studi literatur dan analisis terhadap setiap elemen Business Model Canvas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Business Model Canvas membantu mahasiswa dalam memahami kebutuhan pelanggan, merancang strategi pemasaran, mengidentifikasi sumber pendapatan, serta mengelola sumber daya dan biaya usaha secara lebih sistematis. Selain itu, Business Model Canvas mempermudah proses evaluasi terhadap peluang dan tantangan usaha sebelum bisnis dijalankan. Dengan demikian, Business Model Canvas dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung perencanaan dan pengembangan ide usaha mahasiswa.
ANALISIS EFEKTIVITAS RUANG WARNA HSV DAN LAB DALAM PENGELOMPOKAN KONDISI DAUN TEH MENGGUNAKAN K-MEANS UNTUK PENENTUAN TINGKAT KEMATANGAN Ridho Affandi; Syti Salwaa Nafiisah; Calvin Sahputra Buulolo; Shaqila Rahmayani Gultom; Hermawan Syahputra
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 7, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v7i1.8548

Abstract

Penentuan tingkat kematangan daun teh merupakan aspek krusial dalam proses sortasi bahan baku yang berpengaruh langsung terhadap mutu produk akhir. Proses identifikasi kematangan yang dilakukan secara visual oleh manusia enderuna bersifat subiektif dan rentan terhadap inkonsistensi. Oleh karena itu diperlukan pendekatan berbasis pengolahan citra digital untuk memperoleh hasil yang lebih objektif dan terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ruang warna HSV dan Lab dalam pengelompokan kondisi daun teh menggunakan algoritma K-Means untuk penentuan tingkat kematangan. Tahapan penelitian meliputi akuisisi citra daun teh, praproses citra, <onversi ruang warna dari RGB ke HSV dan Lab, ekstraksi fitur warna, serta proses klasterisasi menggunakan algoritma K-Means. Evaluasi kinerja dilakukan dengan membandingkan hasil pengelompokan terhadap label referensi yang diperoleh melalui penilaian pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedue ruang warna mampu merepresentasikan karakteristik visual daun teh secara memadai dalam proses pengelompokan tingkat kematangan, dengan perbedaan kinerja yang ditunjukkan pada tingkat separabilitas klaster dan konsistensi hasil pengelompokan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam bengembangan sistem pendukung keputusan untuk klasifikasi kematangan daur teh berbasis pengolahan citra digital