Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Framing and Discourse Analysis of Indonesian Democracy: A Study of International Media News on the Figure of Prabowo Subianto Muhammad Akram Mursalim; Intan Tiara Kartika; Citra F.I.L Dano Putri
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 11 No. 1 (2026): June 2026 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/9wf98q06

Abstract

This research aims to identify the framing pattern of international media on President Prabowo Subianto in the context of Indonesian democracy and to analyze the construction of democratic discourse in international news coverage. This study uses a qualitative approach by combining Entman's Framing Analysis and Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA). Data were collected from five reputable international media outlets—The Guardian, The New York Times, BBC News, Al Jazeera, and The Washington Post—through online documentation using specific keywords. The analysis was conducted using NVivo software to organize the data into three main categories: framing, democratic discourse, and personal narratives. The findings show that negative framing is the dominant pattern, accompanied by political and responsibility frames that highlight Prabowo's role as a political actor with substantial influence on the direction of Indonesian democracy. In the democratic discourse dimension, the two main axes are authoritarianism and democratic values, supported by issues of election integrity and human rights. The personal narrative emphasizes Prabowo's controversial past, military background, and populist rhetoric, while temporal analysis shows shifts in issue emphasis across the pre-election, transition of power, and early governance phases. The word-cloud visualization confirms the interconnection between personal narratives, democratic frameworks, and human rights issues. The study concludes that international media construct Prabowo's image as a complex political figure, combining strong-leadership appeal with skepticism toward democratic commitment. Theoretically, this study demonstrates how the integration of Entman's framing functions and Fairclough's three-dimensional CDA advances the understanding of leaderisation in emerging democracies, where personal leadership images are constructed through media selection, ideological discourse, and global democratic norms.
Komunikasi Pemasaran UMKM Rumah Adat Almira Dalam Penjualan Produk Baju Adat Yumintha Mohune; Citra F.I.L Dano Putri; Siti Mayasari Pakaya
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 11 (2026): NJMS - Juni 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Rumah Adat Almira merupakan usaha berbasis budaya lokal yang bergerak di bidang produksi dan penjualan baju adat Gorontalo ditengah persaingan usaha sejenis yang semakin kompetitif. Dalam kondisi tersebut, strategi komunikasi pemasaran menjadi aspek penting dalam mengomunikasikan kualitas produk dan keunggulan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran serta penerapan bauran pemasaran 7P yang dijalankan Rumah Adat Almira. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari pemilik usaha, karyawan, serta konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penerapan bauran pemasaran 7P meliputi produk yang beragam dan mengikuti tren pasar, penetapan harga yang fleksibel, distribusi secara online dan offline, promosi digital, pelayanan yang komunikatif, proses pemesanan yang fleksibel, serta tampilan fisik produk dan toko yang mendukung citra usaha. Secara keseluruhan, strategi penerapan bauran pemasaran 7P yang dilakukan UMKM Rumah Adat Almira berperan dalam meningkatkan daya tarik konsumen, pemanfaatan media digital yang dikombinasikan dengan pendekatan interpersonal, fleksibilitas dalam meyesuaikan kebutuhan konsumen serta komunikasi pemasaran yang berperan dalam memperkenalkan budaya lokal turut menjadi strategi utama dalam meningkatkan daya saing usaha di tengah persaingan pasar.