Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN KLINIKOPATOLOGI KARSINOMA PAYUDARA DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2023 Muhammad Rifki; Nana Liana; Irwan Triansyah; Roland Helmizar; Lismawati Lismawati; Desi Aliefia; Muhammad Rizki Saputra; Ruhsyahadati Ruhsyahadati; Rahma Triyana
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 12 (2026): Nusantara Hasana Journal, May 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i12.2046

Abstract

Background: Breast cancer is a malignancy originating from epithelial cells of the breast ducts or lobules. Clinicopathological characteristics are important in determining prognosis and treatment. Understanding these features is essential to support early detection and improve management strategies. Objective: This study aimed to describe the clinicopathological features of breast cancer patients at RSUP Dr. M. Djamil Padang in 2023. Methods: This descriptive observational study used a cross-sectional design with secondary data. A total of 114 samples were collected using the total sampling technique. Data were analyzed using univariate analysis with Statistical Product and Service Solution (SPSS) version 25. Results: Among 114 breast cancer patients, the most common age group was 35–44 years, accounting for 37 patients (32.5%). The predominant histopathological subtype was Mixed Infiltrating Duct NST with Lobular Carcinoma in 37 patients (32.5%). Histopathological grading was most commonly grade 2 in 79 patients (69.3%). Positive lymphovascular invasion was identified in 76 patients (66.7%). The most frequent molecular subtype was Luminal B, found in 51 patients (44.7%). Conclusion: Breast cancer was most prevalent in patients aged 35–44 years. The dominant histopathological subtype was Mixed Infiltrating Duct NST with Lobular Carcinoma, with grade 2 and positive lymphovascular invasion most frequently observed. Luminal B was the predominant molecular subtype. Increasing awareness of early detection through breast self-examination is recommended.
Edukasi Pengelolaan Keselamatan Kerja Nelayan dengan Media Brosur di Kecamatan Bungus Kota Padang Resti Rahmadika Akbar; Annisa Lidra Maribeth; Insil Pendri Hariyani; Mutiara Anissa; Muhammad Rifki; Ananda Lathifa; Mailinda; Atika Karina Asmi
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.232

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan  dan kesehatan kerja adalah suatu kegiatan untuk menciptakan  lingkungan  kerja yang  aman, nyaman  dan  cara  peningkatan  serta pemeliharaan  kesehatan  tenaga  kerja  baik jasmani, rohani dan sosial. Keselamatan dan kesehatan  kerja  secara  khusus  bertujuan untuk  mencegah  atau  mengurangi kecelakaan  dan  akibatnya,  dan  untuk mengamankan  kapal,  peralatan  kerja,  dan produk  hasil  tangkapan.  Komponen terpenting dalam menjaga keselamatan jiwa dan  keselamatan  peralatan  kerja  adalah pengetahuan  tentang  penggunaan perlengkapan keselamatan kerja  bagi awak kapal, utamanya adalah  awak kapal bagian mesin.  Penggunaan  alat  perlengkapan keselamatan  kerja  ini telah  di  standarisasi baik secara nasional  maupun internasional, sehingga  wajb  digunakan  ketika  akan melaksanakan  kegiatan  kerja  utamanya adalah  kegiatan  kerja  di  ruang  mesin. Tujuan: Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat nelayan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja. Metode: Kegiatan dimulai dari persiapan materi edukasi, membuat brosur dan melaksanakan kegiatan edukasi. Setelah pemberian materi edukasi, responden diminta untuk mengisi survei. Hasil: Hasil pemahaman dari responden cukup baik. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini, pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja nelayan sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan cedera, serta menjaga kesejahteraan nelayan.