Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISA DAN DESAIN JEMBATAN LAMPE DENGAN RANGKA BAJA TIPE PRATT PADA RUAS JALAN LAMPE–KADI Muhammad Aldi Zaiman; Trias Rahardianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8710

Abstract

Jembatan pada ruas jalan Lampe – Kadi di Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, mengalami kerusakan sejak tahun 2020, yang mengganggu aktivitas transportasi dan distribusi hasil pertanian. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan dan menunjukkan perlunya Analisa dan desain jembatan. Penelitian ini menganalisa dan mendesain menggunakan struktur rangka baja tipe Pratt, yang dikenal sederhana, efisien, dan stabil terhadap beban. Perencanaan struktur dilakukan dengan menggunakan metode LRFD (Load and Resistance Factor Design) yang mengacu pada standar-standar berikut: SNI 1725:2016, RSNI T - 03 - 2005, SNI 1729:2020, dan SNI 2883:2016. Untuk menganalisis struktur, digunakan perangkat lunak Staad.Pro V22, yang memungkinkan perhitungan yang lebih optimal dan akurat. Dari hasil penelitian ini didapat struktur utama menggunakan profil baja WF, seperti WF 400.200.8.13 untuk gelagar memanjang, WF 912.302.18.34 untuk gelagar melintang, WF 400.400.13.21 untuk batang diagonal 1, WF 250.250.9.14 untuk batang ikatan angin, WF 350.350.12.19 untuk batang vertikal 2, WF 428.407.20.35 untuk batang vertikal 1, dan WF 498.432.45.70 untuk batang atas, batang bawah, dan batang diagonal 2. Sambungan menggunakan baut diameter 16, 30, dan 36 mm dengan pelat buhul tebal 20 mm. Pelat lantai dirancang dari beton bertulang dengan tulangan mutu fy 420 MPa, menggunakan D16-200 sebagai tulangan utama dan D14-300 sebagai tulangan pembagi. Lendutan maksimum yang terjadi sebesar 0,015 m. Estimasi biaya mencapai Rp 24,875 miliar. Desain ini diharapkan menjadi solusi efektif dan ekonomis, serta meningkatkan konektivitas wilayah di Kota Bima.
PENGARUH PENAMBAHAN KALSIUM HIDROKSIDA DALAM CAMPURAN MORTAR DENGAN LIMBAH KACA TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR DAN FENOMENA ASR (ALCALI SILICA REACTION) Ida Bagus Erlangga Pradipta; Trias Rahardianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8987

Abstract

Penggunaan limbah kaca pada campuran beton dalam proporsi tertentu diklaim dapat menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan yang dihasilkan industri kaca. Namun satu fenomena dapat timbul – reaksi alkali silika – yang memicu keretakan atau kerusakan pada beton yang menggunakan penambahan limbah kaca. Penelitian ini menganalisis reaksi alkali silika yang terjadi pada beton dengan campuran limbah kaca serta menganalisis penambahan kalsium hidroksida pada beton dengan campuran limbah kaca tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana reaksi alkali silika yang terjadi pada campuran beton dengan limbah kaca dan juga untuk mengetahui pengaruh dari penambahan kalsium hidroksida terhadap reaksi alkali silika pada campuran beton dengan limbah kaca. Dalam penelitian ini menggunakan varian penambahan kaca 8% serta penambahan kalsium hidroksida 0%, 5%, 10%, 15% yang kemudian akan dilakukan uji ASTM C 1260 untuk melihat potensi reaksi alkali silika yang terjadi dari beberapa variasi penambahan tersebut. Dari beberapa variasi penambahan yang digunakan, variasi dengan penambahan kalsium hidroksida 15% memiliki nilai ekspansi yang paling rendah dibandingkan dengan variasi penambahan lainnya dengan angka ekspansi yang kurang dari 0,01%. Penambahan kalsium hidroksida pada beton dengan campuran limbah kaca terbukti dapat mengurangi resiko ASR yang terjadi namun harus memperhatikan persentase dari penambahan kalsium hidroksida tersebut. Untuk mengetahui hasil yang lebih maksimal dalam penelitian ini, perlu dilakukan pengujian kandungan yang terdapat dari limbah kaca yang digunakan sebagai bahan campuran pada beton.
PERFORMANCE BASED SEISMIC ANALYSIS OF MULTISTORY BUILDING USING NONLINEAR RESPONSE HISTORY ANALYSIS Kresna Dewangga Mukti; Trias Rahardianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9564

Abstract

Analisis berbasis kinerja mengacu pada peraturan ASCE 41-17 dengan metode analisis gempa berupa analisis riwayat waktu respons nonlinear. Pemodelan struktur dilakukan dengan aplikasi ETABS. Analisis ini mempertimbangkan berbagai tingkat performa dan sifat struktur dalam keadaan gempa yang beragam. Hasil dari analisis riwayat waktu respons nonlinear menunjukan bahwa struktur mengalami rasio simpangan antar lantai rata-rata terbesar adalah 1.5% untuk arah utara-selatan dan 1.75% untuk arah timur-barat, hasil dari kedua arah ini masih dibawah batas simpangan 4% yang tercantum di peraturan ASCE 7-16 untuk analisis riwayat waktu respons nonlinear. Elemen struktur yang dimodelkan secara nonlinear mencakup balok utama dan dinding geser, balok B1, B2B dan B3 masing-masing mengalami rotasi sendi plasti sebesar  0.0007 radians, 0.0004 radians, dan 0.0006 radians secara berurutan yang dimana masih dibawah nilai immediate occupancy sebesar 0.005 radians berdasarkan peraturan ASCE 41-17.
POLITEKNIK DAN EKOWISATA BERKELANJUTAN : STUDI KOLABORASI POLINEMA-POLIWANGI DAN MITRA INTERNASIONAL Alvin Nouval; Hilda Cahyani; Trias Rahardianto; Ratih Indri Hapsari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v13i1.8979

Abstract

The purpose of this community service program is to enhance awareness and knowledge of biodiversity and geoecotourism in Banyuwangi through experiential learning. By engaging youth participants from diverse backgrounds, the program provides hands-on experiences in local environmental conservation efforts, including coral reef restoration and sustainable farming practices. Using experiential learning as the primary approach, the program allows participants to directly interact with the community and natural environment, ensuring that theoretical knowledge is applied in real-life contexts. The results of this program show that participants gained valuable insights into sustainable practices and contributed to the preservation of local ecosystems. Furthermore, the program emphasized the role of green technologies and design thinking in addressing environmental challenges, leaving a positive impact on both the participants and the local community. The success of the program highlights the effectiveness of combining academic knowledge with practical engagement to foster sustainable development.