Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN KELOMPOK TARUNA TANI DESA JATIGUWI KECAMATAN SUMBERPUCUNG, KABUPATEN MALANG DALAM KOMERSIALISASI PRODUK PUPUK ORGANIK Profiyanti Hermien Suharti; Sandra Santosa; Mochammad Agung Indra Iswara; Ustman Syah Amrullah; Haris Puspito Buwono; Ratih Indri Hapsari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3755

Abstract

Kelompok Taruna Tani Desa Jatiguwi merupakan salah satu kelompok tani yang beranggotakan karang taruna Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang dimana dibentuk sebagai upaya aparat Desa Jatiguwi dalam mengembangkan kemandirian para petani dalam mencukupi kebutuhan pupuk. KTT Desa jatiguwi memanfaatkan sampah biomassa di lingkungannya sebagai bahan baku untuk membuat pupuk organik. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi sampah organik dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Pupuk organik yang dihasilkan sudah diujicoba pada tanaman dan hasilnya cukup baik. Permasalahan yang dihadapi oleh KTT Desa Jatiguwi yaitu belum memiliki pemahaman yang cukup dalam mendapatkan izin edar, layak jual, dan merk dagang untuk produk pupuk organik. Agar masyarakat memahami cara memasarkan produk yang dibuatnya sehingga dapat menjualnya dengan aman, legal, dan memperoleh pangsa pasar yang besar. Kegiatan PPM diawali dengan pre-test bagi peserta untuk mengukur pemahaman mitra terhadap pemasaran pertanian. Setelah itu dilakukan kegiatan sosialisasi pada tahap pemasaran produk kepada mitra yang dilanjutkan dengan pertukaran dan tanya jawab pada saat proses pengurusan izin edar pupuk organik. Kegiatan PPM diakhiri dengan post-test untuk menggali pemahaman masyarakat setelah mengikuti sosialisasi. Hasil skor pre-test dan post-test diolah dengan analisis uji T berpasangan, diperoleh hasil |????ℎ????????????????????|> ???????????????????????? dan nilai ???? ????????????????????< ???? maka ????0 ditolak yang berarti terdapat peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan pre-test agar sosialisasi dapat terlaksana dengan sukses.
INFORMATION SYSTEM FOR THE ADMISSION OF NEW STUDENT CANDIDATES FOR THE BIDIKSIBA SCHOLARSHIP PATHWAY POLYTEKNIK NEGERI MALANG Kadek Suarjuna Batubulan; Ratih Indri Hapsari; Budi Harijanto; Ane Fany Novitasari
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : CV. RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v5i1.2441

Abstract

The Bidikiba Program (Education Scholarships Around Bukit Asam) is a program of educational scholarships provided by PT Bukit Asam Tbk (PTBA) to students high school graduates or equivalent from underprivileged families around the operational area companies to be able to continue their education at university. Implementation of Bidikiba scholarship acceptance selection is still done manually registration process, selection exams, and ranking of prospective students. Registration This is done by recording prospective students using Excel and if any Changes or errors in prospective students' data must be reported to the admin make edits to the data. The system is expected to help resolve problems in the process of accepting prospective students for the Bidikiba scholarship programat Malang State Polytechnic.
DRAINAGE SYSTEM DESIGN OF THE LIGHT RAIL TRANSIT (LRT) ROAD RAWAMANGUN-PASAR PRAMUKA PHASE 1B STA 0+130 to 3+445 Alfina Rahma Al-Banjary; Ratih Indri Hapsari
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8706

Abstract

Light Rapid Transit (LRT) is a modern and efficient public transportation system constructed at surface level to reduce traffic congestion and provide high accessibility. One of the critical components of LRT infrastructure is the drainage system, which serves to prevent water ponding on the rail tracks that could endanger safety and damage the electrical systems. This final project focuses on designing an effective drainage network for the LRT road segment between Velodrome and Pasar Pramuka Phase 1B, STA 0+130 to STA 3+445. The study includes hydrological and hydraulic analysis, covering rainfall intensity calculation, design flood discharge estimation with 25 years returns period, drainage channel design, and construction method planning. The proposed drainage cross-sections consist of U-Ditch channels with dimensions of 0.5 × 0.5 m and 0.8 × 0.8 m, as well as precast box culverts measuring 0.6 × 0.6 m and 0.8 × 0.8 m. This design refers to both technical and non-technical standards. The total estimated budget required for the construction of this drainage system is Rp9,491,653,696.92. The system is expected to manage stormwater runoff effectively and ensure the safety and operational reliability of the LRT route.
DESIGN OF CLEAN WATER AND WASTEWATER INSTALLATION SYSTEM IN CWI-1 TOWER 3, ITS SURABAYA Angga Yostian; Ratih Indri Hapsari
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8995

Abstract

Water equity is critical to sustainable development and requires, among other things, sound resource use, environmental stewardship, and resilience to scarcity. This research focuses on the CWI-1 Building, Tower 3, on the ITS Surabaya campus; the goals are to estimate clean water demand and wastewater discharge, design the system layouts, interpret pipe sizes and tanks capacities, and develop a cost budgeting plan. Clean water demands are estimated from the total floor area to estimate occupancy, and then pipe sizes, ground, and roof tank capacities are calculated. Wastewater discharge is estimated using the Plumbing Fixture Unit (PFU) method, and pipe sizes are derived from the PFU calculations. The results show a total clean water demand of 170 m³/day, with a peak hourly flow of 34.03 m³/hour and peak minutes flow of 1.7 m³/min. The clean water system uses pipe sizes of ¾ in, 2 in, and 5 in. The groundwater tank capacity is calculated to be 36 m³ (6 × 3 × 2 m), and the roof water tank at 39.7 m³, though optimized to 20 m³ for cost efficiency. Wastewater discharge amounted to 9.97 m³/day, consisting of 1.77 m³/day blackwater and 8.2 m³/day greywater. The wastewater system uses 2-inch and 4-inch pipes. Blackwater is managed with a single septic tank of 5 m³/day capacity, while greywater is treated using two tanks of 8 m³/day each. The total estimated cost for the clean water and wastewater systems is Rp. 2,002,400,000
POLITEKNIK DAN EKOWISATA BERKELANJUTAN : STUDI KOLABORASI POLINEMA-POLIWANGI DAN MITRA INTERNASIONAL Alvin Nouval; Hilda Cahyani; Trias Rahardianto; Ratih Indri Hapsari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v13i1.8979

Abstract

The purpose of this community service program is to enhance awareness and knowledge of biodiversity and geoecotourism in Banyuwangi through experiential learning. By engaging youth participants from diverse backgrounds, the program provides hands-on experiences in local environmental conservation efforts, including coral reef restoration and sustainable farming practices. Using experiential learning as the primary approach, the program allows participants to directly interact with the community and natural environment, ensuring that theoretical knowledge is applied in real-life contexts. The results of this program show that participants gained valuable insights into sustainable practices and contributed to the preservation of local ecosystems. Furthermore, the program emphasized the role of green technologies and design thinking in addressing environmental challenges, leaving a positive impact on both the participants and the local community. The success of the program highlights the effectiveness of combining academic knowledge with practical engagement to foster sustainable development.
PERENCANAAN SABO DAM SEBAGAI ALTERNATIF BANGUNAN PENGENDALI SEDIMEN DI GUNUNG PANDAN SUNGAI TRITIK KABUPATEN NGANJUK JAWA TIMUR Devy Prasetyo; Medi Efendi; Ratih Indri Hapsari
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3796

Abstract

Sungai Tritik berpotensi banjir lahar yang membawa material dari Gunung Pandan akibat longsoran lereng saat hujan. Mengingat bahwa pada hilir sungai Tritik dibangun Bendungan Semantok, apabila banjir lahar terjadi dapat mengakibatkan umur bendungan berkurang dan mempengaruhi fungsinya. Oleh karena itu, pada penelitian ini direncanakan bangunan pengendali sedimen yaitu sabo dam yang diharapkan dapat meminimalisir resiko banjir lahar sedimen pada Bendungan Semantok yang berada pada Kabupaten Nganjuk. Data yang dibutuhkan dalam perencanaan sabo dam yaitu data hidrologi berupa curah hujan harian, geometri sungai, data tanah, data sedimen, data harga satuan pokok kegiatan, dan peta DAS Sungai Tritik. Perhitungan debit banjir rencana digunakan dua kondisi yaitu kondisi banjir rencana dan kondisi aliran debris. Perhitungan tubuh sabo meliputi perencanaan main dam, apron dan sub dam dilakukan berdasarkan debit banjir rencana kala ulang 50 tahun dengan sabo dam tipe terbuka (lubang). Sabo dam direncanakan menggunakan material beton dengan kemiringan bagian hulu 1:0.30 kemiringan bagian hilir 1:0.6. Hasil analisa didapatkan tinggi efektif 10.00 m, kedalaman pondasi 1 m, volume tampungan total sebesar 336,389.45 m3. Perhitungan tubuh sabo dam tersebut aman terhadap gaya-gaya yang terjadi baik pada kondisi banjir rencana maupun pada kondisi aliran debris. Pada perencanaan ini menggunakan beberapa metode meliputi pengelakan sungai, galian tanah, pengecoran beton hingga pasangan batu dan dengan total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan sabo dam yaitu sebesar Rp. 13,068,823,000 terbilang “Tiga Belas Milyar Enam Puluh Delapan Juta Delapan Ratus Dua Puluh Tiga Ribu Rupiah”.
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE PADA PERUMAHAN THE SANATA VILLAGE MALANG Muhammad Aly Kamil; Ratih Indri Hapsari; Medi Efendi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4110

Abstract

Dalam mengatasi kejadian banjir pada lahan seluas ± 6 ha pada perumahan The Sanata Village Malang, diperlukan perencanaan ulang saluran drainase. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kondisi saluran drainase, menghitung curah hujan rancangan dan debit banjir kala ulang 10 tahun, menentukan dimensi saluran drainase eksisting, dan menghitung rencana anggaran biaya. Data yang dibutuhkan adalah data curah hujan dari tiga stasiun terdekat (Ciliwung, Jabung, dan Tajinan), kontur pemukiman dan siteplan. Metode distribusi Log Pearson Type III digunakan untuk menghitung data curah hujan rencana dengan ulang 10 tahun. Harga Satuan Kerja Kota Malang tahun 2022 menjadi acuan untuk memperkirakan biaya. (1) Curah hujan rancangan kala ulang 10 tahun sebesar 80,917 mm/hari dan debit banjir rancangan eksisting 0,335 m3/s. Setelah dilakukan redesain dan pengembangan perencanan ulang debit banjir rancangan adalah 1,1034 m3/s; (2) b = 0,8m, H = 1,0m dimensi saluran terbesar; (3) Rencana anggaran biaya sebesar Rp. 7.114.901.000-.
STUDI KELAYAKAN TEKNIS, FINANSIAL, DAN LINGKUNGAN PLTMH BENDUNG GERAK JATIMLEREK Oky Aditya Permana Putra; Moh. Charits; Ratih Indri Hapsari
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5665

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk semakin tinggi berdampak pada bertambahnya kebutuhan energi yang diperoleh melalui sumber air, salah satunya melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang terdapat pada Bendungan Jatimlerek. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui kelayakan teknis dari Bendung Gerak Jatimlerek sebagai PLTMH, biaya investasi, dan kelayakan lingkungan. Data yang dibutuhkan yaitu data debit sungai, debit irigasi, data pendukung meliputi HSPK Kabupaten Jombang Tahun 2019, peta topografi Bendung Karet, debit sungai selama 10 tahun sebelumnya, informasi teknis Bendung Karet, data pengelolaan lingkungan, data pengelolaan finansial Bendung Karet. Metode yang digunakan dalam melakukan studi kelayakan teknis mengacu pada analisis debit irigasi andalan, dan kelayakan lingkungan mengacu pada peraturan yang ditetapkan berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup. Hasil dari studi menunjukkan pembangunan PLTMH Bendung Gerak Jatimlerek secara teknis dinyatakan layak karena debit andalan untuk PLTMH sebesar 7,98 m3/detik lebih besar dari debit yang dibutuhkan yaitu 5 m3/detik, dengan daya pembangkit listrik yang dihasilkan 945,144 kWh. Nilai investasi berupa biaya pembangunan PLTMH adalah Rp 4.138.459.500,-; biaya operasional tahun pertama Rp 124,153,785; dan biaya investasi awal  Rp 4,262,613,285. Hasil analisis kelayakan lingkungan, menemukan kegiatan pra konstruksi mempengaruhi secara besar dan positif pada komponen lingkungan sosial ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kemudian, pada kegiatan konstruksi mengubah rona lingkungan secara kecil dan negatif untuk komponen perubahan bentuk lahan, kebisingan, gangguan lalu lintas, dan gangguan kesehatan pada masyarakat. Kemudian rona lingkungan juga berubah secara besar dan negatif pada komponen kualitas air permukaan, erosi dan sedimentasi, sanitasi lingkungan, perubahan unsur abiotik pada fauna darat dan biota air. Sedangkan, pada kegiatan operasi seluruh kegiatan pada unsur sosial ekonomi dan kesejahteraan masyarakat memiliki dampak yang besar dan positif, kemudian pada komponen kesehatan masyarakat kegiatan ini pun berdampak walaupun secara kecil namun positif.
EVALUATION OF BAGONG DAM SPILLWAY AND STILLING BASIN DIMENSIONS COMPARING SYNTHETIC UNIT HYDROGRAPHS Listi Putri Arsyi Zakia; Ratih Indri Hapsari; Mona Shinta Safitri
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5764

Abstract

Pada tahun 2022, Trenggalek mengalami banjir cukup besar yang mengakibatkan tenggelamnya beberapa kecamatan. Oleh karena itu, diperlukan penanggulangan dengan membangun bendungan, khususnya bangunan spillway untuk mengamankan tubuh bendungan. Focus penelitian ini adalah Bendungan Bagong yang terletak di Trenggalek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dimensi pelimpah dan kolam olak menggunakan perbandingan metode hidrograf satuan sintetik Nakayasu dan Gama I guna menentukan metode yang optimal. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa metode Nakayasu memiliki nilai QPMF sebesar 804,173 m³/detik, sedangkan metode Gama I memiliki nilai QPMF sebesar 497,787 m³/detik. Berdasarkan banjir historis di Trenggalek, metode Nakayasu dinilai lebih optimal dengan nilai QPMF 804,173 m³/detik. Evaluasi dimensi spillway menggunakan metode Nakayasu menghasilkan lebar mercu spillway 35 m dengan tipe U.S.B.R Ogee I, panjang saluran peluncur 1 sebesar 132 m dengan lebar 35 m, panjang saluran peluncur 2 sebesar 134,5 m dengan lebar 35 m, panjang saluran peluncur 3 sebesar 94 m dengan lebar 35 m, serta stilling basin tipe USBR III dengan lebar 35 m dan panjang loncatan 14 m. Estimasi rencana anggaran biaya total sebesar Rp. 258.896.452.000,00.
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE DI KAWASAN JALANDIPONEGORO – JALAN HASANUDIN KOTA KEDIRI Anisa Dwi Andriani Andriani; Ratih Indri Hapsari; Sutikno Sutikno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.6903

Abstract

Dalam mengatasi banjir pada lahan seluas ± 35,3 ha pada Jalan Mayjend Sungkono-Jalan Hasanudin Kota Kediri, diperlukan pematangan lahan karena kondisi topografi tanah asli yang terlalu landai. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kondisi saluran drainase, menghitung curah hujan rancangan dan debit banjir kala ulang 10 tahun pada tahun 2014-2023, menentukan dimensi saluran drainase eksisting, menentukan volume kapasitas dari biopori. Data yang dibutuhkan adalah data curah hujan dari tiga Stasiun terdekat (Gampengrejo, PU Kediri, dan Kanyoran), kontur pemukiman dan siteplan. Metode distribusi Gumbel tipe I digunakan untuk menghitung data curah hujan. Harga Satuan Kerja Kota Kediri tahun 2023 menjadi acuan untuk memperkirakan biaya. (1) Terdapat 15 saluran drainase eksisting tidak layak serta terjadi pendangkalan akibat adanya sedimen dan kerusakan sehingga perlu dilakukan redesain (2) Curah hujan rancangan yang dihitung menggunakan metode distribusi gumbel tipe 1 dengan kala ulang 10 tahun yaitu sebesar 93.369 mm/hari dan curah hujan rancangan yang di dapatkan yaitu 8.185 m3/dt; (3) Saluran redesain direncanakan berbentuk persegi (U-Ditch) dengan dimensi yang berbeda, dengan dimensi terbesar dengan lebar 1 m dan tinggi 1.2 m dan dimensi gorong-gorong (Box Culvert) terbesar dengan lebar 1.5 m dan tinggi 1.5 m; (4) Penambahan biopori direncanakan pada tiap saluran dengan diameter 4 inch dan kedalaman 1 m berjumlah 4037. lubang resapan biopori; (5) Rencana anggaran biaya yang diperlukan sebesar Rp. 2.917.133.000,- (Dua Milyar Enam Ratus Delapan Juta Empat Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Rupiah).