Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Integrasi Google Sites pada Model Problem-Based Learning Berbasis OBE terhadap Minat Belajar Mahasiswa: Studi Kasus Penyusunan RPJMD Monika Flora Manik; Tri Febriani Sipayung; Marshanda Siburian; Hesti Herawati Siagian; Cheresentia Situmorang; Era Sulastri Hutasoit; Ria Agustina Sigiro; Stevani Nababan; Trivena Kezia Br Silaban; Mica Siar Meiriza
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan Google Sites yang diintegrasikan ke dalam model Problem-Based Learning (PBL) berbasis Outcome-Based Education (OBE) terhadap minat belajar mahasiswa, khususnya pada topik penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian melibatkan 43 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Negeri Medan sebagai sampel. Instrumen berupa kuesioner skala Likert digunakan dalam pengumpulan data, sementara teknik analisis data meliputi regresi linier sederhana setelah terlebih dahulu memenuhi uji asumsi klasik (normalitas dan heteroskedastisitas). Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Google Sites dalam PBL memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar mahasiswa, yang ditandai dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), koefisien regresi sebesar 0,762, serta nilai R² sebesar 0,587. Angka tersebut mengindikasikan bahwa 58,7% variasi minat belajar mampu dijelaskan oleh variabel integrasi Google Sites. Dengan demikian, pemanfaatan platform web terintegrasi dalam kerangka pembelajaran aktif terbukti mampu membangun lingkungan belajar yang lebih terstruktur, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi era digital, terutama pada materi yang bersifat teknis dan birokratis seperti RPJMD.
Transformasi Kain Perca Ulos dan Kebaya menjadi Aksesoris Fashion untuk Penguatan Ekonomi Kreatif Putri Kemala Dewi Lubis; Hesti Herawati Siagian; Ria Agustina Sigiro; Tri Febriani Sipayung; Trivena Kezia Silaban
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi kain perca ulos dan kain perca kebaya menjadiproduk aksesoris fashion sebagai upaya penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mengkaji proses inovasi produk,model bisnis dan rantai nilai, nilai ekonomi kreatif dan kualitas produk, serta tanggapan konsumenpotensial dari kalangan mahasiswi. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur danobservasi produk, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi literatur terkait ekonomikreatif, pemanfaatan limbah tekstil, dan pengembangan wastra tradisional. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemanfaatan kain perca ulos dan kebaya melalui konsep upcycling mampumenghasilkan aksesoris yang memiliki nilai fungsional, estetis, simbolik, dan budaya, denganpotensi pasar yang baik di segmen generasi muda. Selain berkontribusi pada pengurangan limbahtekstil, kegiatan ini juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi UMKM dan komunitaslokal, sekaligus memperkuat visibilitas ulos dan kebaya dalam industri fashion kontemporer.
PENGARUH PENDIDIKAN EKONOMI DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA Trivena Kezia Silaban; Ria Agustina Sigiro; Tri Febriani Sipayung; Sovia Elphani Simarmata; Hesti Herawati Siagian; Deni Adriani
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10748

Abstract

This study aims to examine the influence of economic education and financial literacy on the entrepreneurial interest of students in the Economic Education Study Program, Universitas Negeri Medan (UNIMED). A quantitative approach with an explanatory design was employed in this research. The study population consisted of students from the Economic Education program at UNIMED, with a sample of 50 respondents selected using purposive sampling technique. Data were collected by distributing a Likert-scale-based questionnaire through an online link (Google Form). The data analysis techniques included classical assumption tests (normality, autocorrelation, heteroscedasticity, multicollinearity) and hypothesis testing, which comprised multiple linear regression, t-test, F-test, and coefficient of determination. The findings revealed that partially, economic education does not have a significant effect on entrepreneurial interest (Sig. 0.935 > 0.05), while financial literacy has a significant effect (Sig. 0.000 < 0.05). Simultaneously, both variables have a significant effect on entrepreneurial interest (Sig. 0.000 < 0.05) with an Adjusted R Square value of 0.404, indicating that 40.4% of the variation in entrepreneurial interest can be explained by economic education and financial literacy. Thus, financial literacy plays a more dominant role compared to economic education in fostering students' entrepreneurial interest. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pendidikan ekonomi dan literasi keuangan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Negeri Medan (UNIMED). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksplanatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa prodi Pendidikan Ekonomi UNIMED, dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner berbasis skala Likert melalui tautan online (Google Form). Teknik analisis data mencakup uji asumsi klasik (normalitas, autokorelasi, heteroskedastisitas, multikolinearitas) dan pengujian hipotesis yang meliputi regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pendidikan ekonomi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha (Sig. 0,935 > 0,05), sementara literasi keuangan memberikan pengaruh yang signifikan (Sig. 0,000 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha (Sig. 0,000 < 0,05) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,404, mengindikasikan bahwa 40,4% variasi minat berwirausaha dapat dijelaskan oleh pendidikan ekonomi dan literasi keuangan. Dengan demikian, literasi keuangan berperan lebih dominan dibandingkan pendidikan ekonomi dalam mendorong minat berwirausaha mahasiswa.    
Dampak Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap Daya Beli Masyarakat Medan di Pasar Tradisional MMTC Medan Ria Agustina Sigiro; Tri Febriani Sipayung; Hesti Herawati Siagian; Trivena Kezia Br Silaban; Stevani Nababan; Emia Perangin Angin
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 1 (2025): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i1.324

Abstract

This research aims to analyze how the increase in Value Added Tax (VAT) rates operates after the Harmonization of Tax Regulations Law (HPP Law) is enacted, specifically regarding the microeconomic ecosystem, particularly in the MMTC Medan Market. Although VAT plays an important role in strengthening state finances, there are concerns about its regressive nature and its impact on the purchasing power of low-income citizens and the sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises . This research uses a qualitative approach with case study methods and semi-structured in-depth interviews with consumers (students and local residents) and MSME actors (grocery store owners) at MMTC Medan Market. This research focuses on how economic actors at the grassroots level respond to policy changes. The research results indicate that the increase in VAT rates serves as a trigger and intensifier of the decline in public purchasing power. Consumers are responding with defensive strategies such as limiting the frequency and amount of shopping, switching to cheaper goods, and as evidenced by the decline in merchant turnover. On the other hand, MSME actors are taking survival steps by absorbing the impact, which means holding back some of the price increases by reducing profit margins, dividing products into smaller sizes, and strengthening relationships with customers. However, this strategy poses a risk to long-term business sustainability. Additionally, there are deep differences in understanding, where the policy is considered unfair because the "one-size-fits-all" formulation is seen as ignoring the financial capabilities of MSMEs and the real conditions of vulnerable communities