Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan dan Pengembangan Soft Skill terhadap Intensi Berwirausaha Mahasiswa Cheresentia Situmorang; Dian Pasaribu; Fais Irawan; Rejosu Vanhot Sianturi; Shesy Eightia Tinambunan
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i1.5663

Abstract

This study aims to analyze the influence of entrepreneurship education and soft skills development on the entrepreneurial intentions of Economics Education students at Universitas Negeri Medan. Based on a survey of 41 respondents and a multiple linear regression analysis, it was found that both variables significantly influence students' entrepreneurial intentions. The results show that entrepreneurship education (with a t-value of 2.406) and soft skills (with a t-value of 3.844) have a positive impact. Collectively, these two factors can explain 71.4% of the variation in entrepreneurial intention. The regression model obtained is Y = 2.251 + 0.371X1 + 0.601X2. The conclusion of this research confirms the importance of integrating entrepreneurship education and soft skills development to increase entrepreneurial intention and support economic development.
Pengaruh Integrasi Google Sites pada Model Problem-Based Learning Berbasis OBE terhadap Minat Belajar Mahasiswa: Studi Kasus Penyusunan RPJMD Monika Flora Manik; Tri Febriani Sipayung; Marshanda Siburian; Hesti Herawati Siagian; Cheresentia Situmorang; Era Sulastri Hutasoit; Ria Agustina Sigiro; Stevani Nababan; Trivena Kezia Br Silaban; Mica Siar Meiriza
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan Google Sites yang diintegrasikan ke dalam model Problem-Based Learning (PBL) berbasis Outcome-Based Education (OBE) terhadap minat belajar mahasiswa, khususnya pada topik penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian melibatkan 43 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Negeri Medan sebagai sampel. Instrumen berupa kuesioner skala Likert digunakan dalam pengumpulan data, sementara teknik analisis data meliputi regresi linier sederhana setelah terlebih dahulu memenuhi uji asumsi klasik (normalitas dan heteroskedastisitas). Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Google Sites dalam PBL memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar mahasiswa, yang ditandai dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), koefisien regresi sebesar 0,762, serta nilai R² sebesar 0,587. Angka tersebut mengindikasikan bahwa 58,7% variasi minat belajar mampu dijelaskan oleh variabel integrasi Google Sites. Dengan demikian, pemanfaatan platform web terintegrasi dalam kerangka pembelajaran aktif terbukti mampu membangun lingkungan belajar yang lebih terstruktur, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi era digital, terutama pada materi yang bersifat teknis dan birokratis seperti RPJMD.
Analisis Kualitas Layanan dan Strategi Penetapan Harga pada Usaha MR Salon Berdasarkan Perspektif Teori Ekonomi Mikro marshanda siburian; Eki Monalisa Br Surbakti; Era Sulastri Hutasoit; Cheresentia Situmorang; Evi Syuriani Harahap
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7718

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor jasa menghadapi persaingan yang semakin ketat sehingga memerlukan strategi yang tepat dalam meningkatkan kualitas layanan dan menetapkan harga untuk mempertahankan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas layanan dan strategi penetapan harga pada MR Salon berdasarkan perspektif teori ekonomi mikro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik MR Salon sebagai informan kunci, sedangkan data sekunder diperoleh dari data kunjungan pelanggan dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan menjadi faktor utama dalam mempertahankan pelanggan melalui kompetensi teknis, pelayanan personal, dan konsep salon khusus wanita yang memberikan rasa nyaman dan aman bagi konsumen. Dari aspek penetapan harga, MR Salon menerapkan pendekatan cost-plus pricing secara implisit dengan mempertimbangkan biaya operasional dan margin keuntungan sebesar 25–35%. Selain itu, usaha ini beroperasi dalam struktur pasar persaingan monopolistik yang ditandai oleh banyaknya pesaing serta adanya diferensiasi layanan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pelanggan loyal cenderung kurang sensitif terhadap perubahan harga, sedangkan pelanggan baru lebih responsif terhadap promosi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas layanan memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan harga dalam membentuk loyalitas pelanggan dan mendukung daya saing usaha.
PENGARUH SELF-EFFICACY DAN UMPAN BALIK DOSEN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA KEGURUAN EKONOMI Muhammad Bukhori Dalimunthe; Saidun Hutasuhut; Cheresentia Situmorang; Marshanda Siburian; Era Sulastri Hutasoit; Stevani Nababan
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v6i2.11353

Abstract

ABSTRAK Motivasi belajar merupakan salah satu kunci keberhasilan studi mahasiswa di jenjang perguruan tinggi. Urgensi riset ini menawarkan motivasi yang dipicu dari faktor internal dan internal pada diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh self-efficacy dan umpan balik yang diberikan dosen terhadap motivasi belajar mahasiswa keguruan yang sedang mempersiapkan diri menjadi tenaga pendidik ekonomi. Pendekatan kuantitatif berbasis survei diterapkan dalam penelitian ini, dengan data yang dikumpulkan dari 40 mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi di Universitas Negeri Medan sebagai partisipan. Data dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda yang disertai dengan serangkaian pengujian asumsi klasik serta pembuktian hipotesis melalui uji t maupun uji F. Hasil penelitian secara empiris membuktikan bahwa self-efficacy memberikan pengaruh yang positif dan bermakna secara statistik terhadap motivasi belajar, dengan taraf signifikansi yang diperoleh sebesar 0,005, lebih kecil dari 0,05. Di sisi lain, variabel umpan balik dosen tidak terbukti memberikan pengaruh parsial yang signifikan, meskipun koefisiennya menunjukkan arah yang positif dengan nilai signifikansi 0,496 yang berada di atas ambang 0,05. Secara kolektif, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan sebesar 29,9% terhadap motivasi belajar. Hasil ini mempertegas bahwa determinan interna atau keyakinan diri lebih berpeinterestran kuat dibandingkan dukungan eksternal, sehingga peningkatan kualitas pembelajaran sebaiknya diprioritaskan pada penguatan kapasitas diri mahasiswa dengan dukungan umpan balik yang lebih terarah. Riset ini berkontribusi kepada para cendikiawan pada anteseden umpan balik dari dosen yang belum optimal berkontribusi terhadap motivasi belajar mahasiswa. Dibutuhkan estafet riset yang lebih komprehensif yang mengeksplorasi strategi, metode, atau kebijakan yang mengoptimalkan umpan balik pada proses pembelajaran di kelas. Kata Kunci: mahasiswa keguruan ekonomi; motivasi belajar; self-efficacy; umpan balik. ABSTRACT Motivation to learn is key to student success in higher education. The urgency of this research is to explore motivation driven by both internal and external factors within students. The aims study is intended to examine how self-efficacy and the feedback provided by lecturers influence the learning motivation among prospective economics teachers. Using a survey-based quantitative design, the study gathered data from 40 participants enrolled in the Economic Education program at Universitas Negeri Medan. The analytical procedure employed multiple linear regression, supplemented by classical assumption verification and hypothesis evaluation through both t-tests and F-tests. Empirical findings confirm that self-efficacy contributes positively and significantly to learning motivation, with a significance value of 0.005, which falls below the 0.05 threshold. Conversely, the lecturer feedback variable has not been proven to exert a significant partial influence, despite its positive directional coefficient with a significance value of 0.496, exceeding the 0.05 threshold. Collectively, both variables account for a significant influence of 29.9% on learning motivation. These results emphasize that internal determinants, particularly self-belief, play a more substantial role compared to external support. Consequently, improving the quality of learning should prioritize strengthening students' self-capacity, complemented by more targeted instructional feedback. This research contributes to scholars' understanding of the antecedents of lecturer feedback, which suboptimally contributes to student learning motivation. A more comprehensive research effort is needed that explores strategies, methods, or policies that optimize feedback in the classroom learning process. Keywords: feedback; learning motivation; prospective teacher; self-efficacy.
The Impact of Minimum Wage and Population Growth on Poverty Levels in Sumatera Utara (2016–2025) Era Sulastri Hutasoit; Marshanda Siburian; Cheresentia Situmorang
International Journal For Advanced Research Vol. 3 No. 1: June 2026
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/rpg75551

Abstract

Economic development in North Sumatra was challenged by persistent fluctuations in poverty levels, indicating structural constraints in achieving inclusive growth. This study examined the effects of minimum wage and population growth rate on the number of people living in poverty in North Sumatra during the 2016–2025 period. The research employed a quantitative approach using secondary time-series data obtained from official statistical publications. Multiple linear regression analysis was conducted, supported by classical assumption tests, to ensure the validity of the model. The results showed that the minimum wage had a negative and statistically significant effect on poverty, indicating that increases in wages contributed to improving purchasing power and reducing the number of poor people. In contrast, the population growth rate did not show a statistically significant partial effect on poverty, suggesting that demographic changes alone were not the primary determinant of poverty levels. However, when analyzed simultaneously, minimum wage and population growth rate had a significant combined effect, explaining 72.8% of the variation in poverty levels. These findings highlighted that poverty reduction in North Sumatra was more strongly influenced by economic policy related to income distribution rather than demographic factors alone. The study emphasized the importance of integrated policy approaches that combine wage regulation with effective population management to achieve sustainable poverty alleviation.