Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kontribusi dan Efektivitas PBB-P2 dalam Meningkatkan PAD Kota Surabaya Tahun 2022-2024 Galuh Refal Tianta; Verysa Virgie Rahmadhani; Eka Nurul Amalia; Salwa Apsyarini Nabilah; Revalia Cantika Sari Setiawan; Nur Intan Agustriani Ginting; Revienda Anita Fitrie; Melda Fadiyah Hidayat
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan salah satu sumber penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya, namun kontribusinya belum optimal akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak dan kondisi ekonomi yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi dan efektivitas penerimaan PBB-P2 terhadap PAD serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan dari Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi PBB-P2 tergolong sedang dan relatif stabil, meskipun mengalami sedikit penurunan, sementara efektivitasnya cukup baik karena realisasi mendekati target. Kendala utama yang dihadapi adalah rendahnya kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBB-P2 tidak hanya sebagai sumber penerimaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan PAD.
Implementasi Kebijakan Program Kesetaraan Hadir untuk Masyarakat Surabaya (KRISNA) oleh Pemerintah Kota Surabaya Nur Intan Agustriani Ginting; Nadia Ayu Ardiani; Dwi Khoirotul Utami; Yesha Verlita Evelin; Icha Chelsea Elisabeth Naibaho; Tjitjik Rahayu; Ardiyansah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Kesetaraan Hadir untuk Masyarakat Surabaya (KRISNA) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS), dengan latar belakang masih tingginya angka putus sekolah yang menunjukkan kesenjangan antara kebijakan dan realitas di lapangan. Program KRISNA merupakan inovasi pendidikan kesetaraan berbasis komunitas yang menyediakan akses pendidikan nonformal secara gratis dan fleksibel melalui PKBM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Analisis implementasi mengacu pada model Van Meter dan Van Horn yang mencakup standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, hubungan antarorganisasi, karakteristik pelaksana, kondisi sosial ekonomi dan politik, serta disposisi implementator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah berjalan cukup baik dalam memperluas akses pendidikan, didukung oleh SOP, sistem digital, dan koordinasi lintas sektor, namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan tutor, rendahnya motivasi peserta, serta faktor sosial ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sumber daya, peningkatan koordinasi, dan pendekatan sosial yang lebih adaptif agar implementasi program lebih optimal dan berkelanjutan.
Evaluasi Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya Nur Intan Agustriani Ginting; Siti Nur Fahreza Irena; Anggi Defira Marchegiani; Nasywa Aulia Sabrina; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6522

Abstract

Kemiskinan dan keterbatasan akses hunian layak masih menjadi persoalan di kawasan padat perkotaan, termasuk di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan menilai keberhasilan, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan rekomendasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data primer (wawancara) dan sekunder (dokumen dan literatur), dikumpulkan melalui triangulasi dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Evaluasi mengacu pada enam indikator William Dunn: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil menunjukkan program sangat efektif dan responsif, dengan 100% rumah terverifikasi berhasil direnovasi dan tepat sasaran bagi warga miskin (gakin) dan pra-miskin (pramis). Namun, efisiensi, kecukupan, dan pemerataan masih terbatas akibat birokrasi panjang, anggaran yang hanya mencakup sekitar ± 60% usulan, serta distribusi bantuan yang baru menjangkau ± 25% RW dan ± 6% RT. Kendala utama lainnya adalah legalitas lahan, karena banyak rumah berdiri di atas tanah milik PT KAI. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi lintas sektor terkait legalitas lahan, peningkatan transparansi birokrasi, perluasan pendanaan melalui CSR, serta sosialisasi yang lebih intensif.