Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kandungan Pemanis Sakarin Dalam Minuman Serbuk Instan Di Sekitaran Lubuk Pakam Jhon Patar Sinurat; Reh Malem Br Karo; Yurizki Telova; Nadya Rizki
Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pharmed.v7i2.21925

Abstract

Minuman merupakan salah satu produk yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Minuman dengan cita rasa yang baik juga akan mampu menghilangkan rasa haus. Zat pemanis berperan dalam meningkatkan cita rasa dan aroma pada minuman. Pemanis buatan seperti sakarin menjadi salah satu jenis pemanis buatan yang diizinkan penggunaannya di Indonesia dengan ketentuan jumlah antara 0,005-0,03%. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang mana dapat menentukan keberadaan sakarin dalam produk minuman serbuk instan. Sampel merupakan 5 buah minuman serbuk instan yang beredar di lubuk pakam. Sampel diawali dengan proses preparasi, analisis kualitatif menggunakan resorsinol, dan penentuan kadar sakarin menggunakan spektrofotometer UV-Visibel. Sampel minuman serbuk instan dengan kode C dan E terbukti mengandung pemanis sakarin saat diuji menggunakan resorsinol. Panjang gelombang maksimum 268 nm digunakan untuk mengukur absorbansi seri baku dengan rentang 0,2111 hingga 0,4437. Persamaan regresi linear yang diperoleh yaitu y = 0,006x + 0,093 dengan koefisien determinasi sebesar 0,9987. Kadar Sakarin dalam sampel C dan E adalah masing-masing sebesar 1,37% dan 0,72% yang mana jumlah ini melebihi ambang batas yang ditentukan oleh BPOM No. 11 Tahun 2019 yaitu sebesar 0.03% sehingga kurang baik untuk dikonsumsi.
Relationship Between Mothers' Knowledge Of Breastfeeding Techniques And The Incidence Of Nipple Cracking At The Telaga Dewa Health Center In Bengkulu City In 2025 Alia Pita Sari; Yurizki Telova; Ice Rakizah Syafrie
Multidisciplinary Journals Vol. 3 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mj.v3i2.1446

Abstract

The postpartum period is a crucial transition period for both mother and baby, where successful breastfeeding is a key factor in supporting the health of both. One common problem experienced by postpartum mothers is sore nipples, generally caused by improper breastfeeding techniques and a lack of maternal knowledge. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal knowledge of breastfeeding techniques and the incidence of sore nipples at the Telaga Dewa Community Health Center in Bengkulu City in 2025. This study was quantitative, using an analytical survey design. The population consisted of 57 postpartum mothers. The sampling method was accidental sampling, and data analysis was performed using the Chi-Square test. The results of the univariate analysis showed that almost half of the postpartum mothers (35.0%) had inadequate knowledge, and almost half (40.4%) had adequate knowledge. A small proportion (24.6%) had good knowledge, and the majority (56.1%) experienced sore nipples during breastfeeding. Bivariate analysis revealed a significant association between maternal knowledge of breastfeeding techniques and the incidence of sore nipples, with a p-value of 0.003 (p<0.05). Researchers recommend that postpartum mothers practice proper breastfeeding techniques to address sore nipples. Mothers can seek information about breastfeeding techniques from their local midwife or through social media.