Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Telaah Siyasah Syar’iyyah Terhadap Implementasi Perda Takalar No. 3 Tahun 2023: Studi Lapangan Di Desa Cikoang Evhy Sekarwangi Putri; Usman Jafar; Rahmiati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6286

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk menata kawasan kumuh di Desa Cikoang serta amanat undang‑undang yang menuntut kepastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Perda Takalar Nomor 3 Tahun 2023 tentang pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh dalam perspektif siyasah syar’iyyah. Penelitian ini menggunakan metode lapangan dengan pendekatan kualitatif, melalui metode normatif syar’i dan empiris. Data diperoleh dari wawancara dengan masyarakat, aparat desa, dan tokoh agama, serta observasi langsung di lapangan yang dipadukan dengan literatur berupa buku, jurnal, dan dokumen kebijakan. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji kredibilitas triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perda telah memberikan dampak nyata berupa program bedah rumah, pembangunan jamban sehat, perbaikan saluran drainase, pembangunan jalan tani, serta kerja bakti rutin yang melibatkan masyarakat. Nilai filosofisnya tercermin dalam kebersihan sebagai bagian dari iman, serta prinsip ta’awun (tolong‑menolong) dan syura (musyawarah) dalam pelaksanaan program. Namun, efektivitas kebijakan masih terhambat oleh keterbatasan anggaran, lemahnya pendataan penerima manfaat, dan minimnya infrastruktur pendukung, sehingga prinsip keadilan distribusi belum sepenuhnya terwujud. Dalam perspektif siyasah syar’iyyah, perda ini selaras dengan prinsip maslahah, keadilan, dan maqasid al‑shari’ah, tetapi memerlukan penguatan verifikasi partisipatif, transparansi distribusi, serta konsistensi pelaksanaan. Implikasinya, diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat agar kebijakan berjalan lebih adil, berkelanjutan, dan sesuai dengan nilai‑nilai Islam
Peran Hukum Islam dalam Mengatur Etika Media Sosial dan Perilaku Online Generasi Milenial Muslim Sippah Chotban; Rahmiati
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i2.558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hukum Islam dalam membentuk etika dan perilaku online generasi milenial Muslim, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan terhadap prinsip etika digital berbasis syariah. Manfaat penelitian ini terletak pada memberikan pemahaman ilmiah mengenai integrasi hukum Islam dan literasi digital sebagai pedoman moral di media sosial, sekaligus memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi edukatif dan regulasi perilaku digital generasi muda Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian berupa generasi milenial Muslim aktif di media sosial di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dan argumentatif untuk mengidentifikasi pola perilaku serta faktor determinan kepatuhan etika digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran normatif terhadap prinsip syariah cukup tinggi, namun praktik nyata masih dipengaruhi oleh tekanan sosial, tren viral, dan algoritma platform digital. Literasi digital, komunitas digital, peer group, dan motivasi religius terbukti menjadi faktor utama yang membentuk perilaku etis generasi milenial. Kesimpulannya, hukum Islam dapat berfungsi sebagai pedoman moral efektif di era digital dengan pendekatan multidimensional yang mengintegrasikan literasi digital, norma sosial, dan motivasi religius. Temuan ini menawarkan kontribusi baru bagi kajian sosiologi hukum Islam dan pengembangan strategi edukatif untuk membangun perilaku online generasi muda yang selaras prinsip syariah.
Strategi Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi Islam di Era Transformasi Digital: Sebuah Systematic Literature Review Muhammad Nur Akbar Rasyid; Rahmiati
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.596

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap tata kelola dan sistem pembelajaran pada pendidikan tinggi, termasuk perguruan tinggi Islam. Kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi Islam untuk melakukan berbagai strategi peningkatan mutu agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan globalisasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan mutu perguruan tinggi Islam di era transformasi digital melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang diperoleh dari database Google Scholar, Scopus, Dimensions, dan Garuda dalam rentang tahun 2020-2026. Proses analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis literatur menggunakan pendekatan PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan mutu perguruan tinggi Islam di era transformasi digital dilakukan melalui penguatan kepemimpinan digital, pengembangan budaya mutu, optimalisasi pembelajaran berbasis digital, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola institusi berbasis teknologi informasi. Selain itu, transformasi digital juga memberikan peluang dalam meningkatkan efektivitas layanan akademik, fleksibilitas pembelajaran, dan daya saing institusi pendidikan tinggi Islam. Namun demikian, implementasi transformasi digital masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, resistensi budaya organisasi, dan persoalan etika akademik. Oleh sebab itu, penguatan mutu pendidikan tinggi Islam memerlukan pendekatan yang komprehensif dengan mengintegrasikan teknologi digital, tata kelola kelembagaan, dan nilai-nilai keislaman secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik maupun praktis dalam pengembangan strategi peningkatan mutu perguruan tinggi Islam di era digital.