Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH PENGETAHUAN AKUNTANSI, PENGALAMAN USAHA, JENJANG PENDIDIKAN DAN SKALA USAHA TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN PADAKEMBANG Susan Ismayanti; Dede Riswandi
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.18094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pengetahuan Akuntansi, Pengalaman Usaha, Penjang pendidikan, dan Skala Usaha terhadap Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi pada Pelaku UMKM di Kecamatan Padakembang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 667 pelaku UMKM dengan sampel sebanyak 87 responden yang diperoleh menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi dan jenjang pendidikan berpengaruh signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi. Sementara itu, pengalaman usaha dan skala usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 41% variabel penggunaan sistem informasi akuntansi dapat dijelaskan oleh variabel pengetahuan akuntansi, pengalaman usaha, jenjang pendidikan, dan skala usaha, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.
PENGARUH PROFITABILITAS DAN ASIMETRI INFORMASI TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN GCG SEBAGAI VARIABEL MODERASI Silmi Tazkiah; Dede Riswandi
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.18238

Abstract

Studi ini berfokus akan mengkaji pengaruh profitabilitas dan asimetri informasi terhadap manajemen laba di bidang Tekstil yang terdaftar di BEI tahun 2020-2025 dengan GCG diposisikan sebagai moderasi.. Profitabilitas diukur memakai ROA, asimetri informasi diukur memakai Bid-Ask Spread, Good Corporate Governance diukur menggunakan rasio kepemilikan institusional dan manajemen laba diukur menggunakan Discretionary accruals (DA). Data didapat melalui situs web BEI dan situs web beberapa perusahaan yang berfungsi sebagai sampel dalam penelitian ini. Populasi dalam studi ini sebanyak 36 perusahaan yang terdaftar di BEI dalam industri manufaktur subsektor tekstil. Manajemen laba dalam penelitian ini dipengaruhi secara negatif dan signifikan oleh profitabilitas, namun tidak dipengaruhi oleh asimetri informasi. Kesimpulan tersebut diperoleh setelah melakukan analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews. Selain itu, GCG terbukti dapat melemahkan pengaruh profitabilitas dan asimetri informasi terhadap manajemen laba , yang menunjukkan bahwa penerapan GCG yang baik dapat menekan tindakan oportunistik manajemen dalam memanipulasi laporan keuangan
Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Wisata Melalui Pelatihan Manajemen Pariwisata Pantai di Desa Cimanuk: Pengabdian Adi Muhammad Nur Ihsan; Arif Muhamad Nurdin; Yudi Setia Rachmanda; Ardhiansyah; Muhammad Marsa Rizqulloh; Gina Agustina; Aditia Abdurachman; Rafi Hafizhni Anggia; Aldy Agustian; Dede Riswandi; Ramdani Alfalah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6043

Abstract

Pantai Padabumi di Desa Cimanuk memiliki potensi wisata yang besar, namun pengelolaannya membutuhkan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola wisata, khususnya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), melalui pelatihan manajemen pariwisata pantai. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap observasi, penyuluhan, dan diskusi interaktif yang melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh sekitar 49 orang peserta yang terdiri dari anggota Pokdarwis dan warga setempat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dari masyarakat pegiat wisata terkait ketahanan pariwisata yang berkelanjutan. Antusiasme peserta sangat terlihat pada sesi diskusi, terutama saat mengkaji isu-isu krusial seperti praktik tata kelola pariwisata yang ideal, resolusi konflik kepentingan, serta strategi pengelolaan keterbatasan anggaran wisata. Tingginya partisipasi aktif ini mengindikasikan bangkitnya kembali gairah dan komitmen masyarakat dalam mengoptimalkan potensi wisata di wilayah mereka. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk tata kelola pariwisata Pantai Padabumi yang lebih baik.
EARLY DETECTION OF VILLAGE FUND FRAUD VIA FORENSIC ACCOUNTING SYSTEMS IN INDONESIA Rizky Ridwan; Dede Riswandi; Siti Fathiyah Mashruroh; Sidik Nasir Akbar
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 10 No 1 (2026): March
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/j25485024.y2026.v10.i1.7483

Abstract

The rising incidence of corruption in village funds in Indonesia poses a serious threat to rural development. Data from the Corruption Eradication Commission (KPK) for 2020–2024 show state losses exceeding IDR 2.5 trillion. This study examines the effects of forensic accounting, the village financial system (SISKEUDES), and human resource quality on the early detection of village fund fraud and tests the moderating role of moral justification. A mixed-method approach with an explanatory sequential design was employed. The quantitative phase involved 325 village officials in West Java Province and was analyzed using SEM-PLS, followed by qualitative in-depth interviews and focus group discussions to enrich interpretation. The findings indicate that forensic accounting, SISKEUDES, and human resource quality significantly improve early fraud detection. The study’s main contribution is empirical evidence that moral justification negatively moderates these relationships, weakening the effectiveness of technical systems and personnel competence. This research advances the literature by integrating technical, systemic, and psychological factors into a unified framework for village-level fraud detection, highlighting moral justification as a critical factor undermining fraud prevention.
Implementasi Prinsip Amanah dan Transparansi dalam Pengelolaan Dana Masjid dalam Perspektif Akuntansi Syariah (Studi Kasus Di Mesjid Al- Barokah) Nikma Nur halimah; Dede Riswandi
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v7i1.1272

Abstract

Masjid memainkan peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai lembaga yang mengelola dana publik yang berasal dari donasi, infaq, sedekah, dan kontribusi amal lainnya. Meningkatnya jumlah dana yang dikelola oleh masjid membutuhkan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan kepatuhan terhadap nilai-nilai Islam. Dalam konteks akuntansi syariah, prinsip amanah (kepercayaan) dan transparansi merupakan elemen fundamental yang mendukung tata kelola keuangan yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip amanah dan transparansi dalam pengelolaan dana masjid dari perspektif akuntansi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Masjid Al-Barokah. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengurus masjid, observasi langsung praktik pengelolaan keuangan, dan dokumentasi catatan dan laporan keuangan. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman komprehensif tentang fenomena yang diteliti. Temuan menunjukkan bahwa prinsip amanah telah diimplementasikan melalui praktik keuangan yang jujur, pengelolaan dana yang bertanggung jawab, dan alokasi dana sesuai dengan tujuan yang dimaksudkan. Transparansi tercermin dalam pelaporan keuangan berkala dan pengungkapan informasi keuangan kepada jamaah masjid, meskipun sistem pelaporannya masih relatif sederhana. Dari perspektif akuntansi syariah, pengelolaan keuangan masjid menunjukkan nilai-nilai akuntabilitas, kejujuran, dan tata kelola yang baik. Namun, masjid belum sepenuhnya mematuhi PSAK 109 karena keterbatasan sumber daya manusia dan tidak adanya sistem akuntansi yang terstandarisasi. Penerapan amanah dan transparansi telah berkontribusi dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana masjid.
PENGUATAN KAPASITAS PENGELOLA BUMDES NUGRAHA CILAMPUNGHILIR MELALUI DIGITALISASI PENCATATAN KEUANGAN Sidik Nasir Akbar; Gust Salman Haikal; Abdul Latif Saputra; Siti Jamilah Aprilia; Meri Nurapiatni; Rizky Ridwan; Dewi Ratnasari Astuti; Retno Dyah Pekerti; Dede Riswandi; Amalia Siti Khadijah; Nasihah Fauzia
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berperan penting dalam memajukan ekonomi desa dengan mengelola berbagai jenis usaha yang menghasilkan keuntungan. BUMDes Nugraha mengembangkan salah satu jenis usaha yaitu usaha ayam petelur. Meskipun memiliki potensi ekonomi yang baik, pengelolaan keuangan di unit usaha tersebut masih mengalami beberapa masalah, seperti pencatatan transaksi yang belum dilakukan secara terdokumentasi dengan baik, kurangnya adanya alur pencatatan yang standar, serta pemakaian media berupa spreadsheet dalam pembuatan laporan keuangan yang belum cukup optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelola dalam mengelola administrasi dan pencatatan keuangan dengan membuat flowchart pencatatan serta menerapkan spreadsheet yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional unit usaha ayam petelur. Metode yang digunakan mencakup observasi, wawancara, mengidentifikasi masalah, merancang flowchart, membuat spreadsheet, mendampingi pelaksanaan, memberikan pelatihan kepada pengelola BUMDes, serta mengevaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengelola lebih memahami cara mencatat transaksi, bisa menggunakan spreadsheet untuk mencatat keuangan dengan lebih rapi, serta memiliki panduan berupa flowchart yang membantu dalam menyusun laporan keuangan dengan lebih cepat, hemat, dan teratur. Pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat memperbaiki cara pengelolaan keuangan unit usaha ayam petelur dan membantu menciptakan tata kelola BUMDes yang lebih transparan dan berkelanjutan.
Optimalisasi Pengelolaan Aset untuk Peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi: Studi Kasus Koperasi Konsumen UPK Leuwisari Karina Nofiyanti; Gista Rismayani; Dede Riswandi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.11633

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi Konsumen UPK Leuwisari, meskipun aset koperasi mengalami pertumbuhan signifikan. Tujuan penelitian adalah menganalisis kontribusi pengelolaan aset, baik aset tetap maupun aset produktif, terhadap kinerja keuangan koperasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan dokumen koperasi, serta didukung wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset dilakukan melalui tahapan perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemeliharaan, evaluasi, hingga penghapusan. Namun, kendala utama terletak pada pemanfaatan aset produktif, khususnya unit ritel yang terbebani biaya sewa cabang dan unit simpan pinjam yang menghadapi piutang tak tertagih. Hal ini memperlambat perputaran modal kerja dan berdampak pada penurunan SHU. Dengan demikian, optimalisasi pemanfaatan aset produktif dan pengembangan inovasi usaha menjadi faktor penting untuk memperbaiki kinerja keuangan koperasi di masa depan.
Pengaruh Penjualan, Modal Kerja, Dan Managerial Ability Terhadap Laba Bersih Sindi Nopitasari; Rizky Ridwan; Dede Riswandi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.11811

Abstract

Laba bersih merupakan indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan, namun faktor-faktor yang memengaruhinya masih menunjukkan hasil penelitian yang tidak konsisten. Beberapa studi menemukan bahwa penjualan dan modal kerja berpengaruh positif terhadap laba bersih, sementara penelitian lain hanya menunjukkan salah satu faktor yang signifikan. Kondisi ini menegaskan adanya kesenjangan penelitian, terutama pada perusahaan sektor bahan dasar dan kimia yang menghadapi dinamika industri cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penjualan, modal kerja, dan managerial ability terhadap laba bersih pada perusahaan sektor bahan dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan EViews. Sampel penelitian ditentukan melalui purposive sampling dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan berpengaruh positif signifikan terhadap laba bersih, modal kerja tidak berpengaruh signifikan, sedangkan managerial ability berpengaruh negatif signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan penjualan masih menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan laba, sementara pengelolaan modal kerja belum memberikan kontribusi langsung, dan efektivitas manajerial perlu ditingkatkan agar mampu mendukung pencapaian laba yang optimal.