Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

TRANSFORMASI PENDIDIKAN INDONESIA MELALUI LITERASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN SISTEM KOMPUTER BERBASIS OBE Akhmad Aris Tantowi; Rahmadanil Rahmadanil; Ahmadi Ahmadi
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jrsit.v3i4.3742

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital menuntut integrasi teknologi, literasi Artificial Intelligence (AI), dan pemahaman sistem komputer dalam proses pembelajaran. Pendekatan Outcome-Based Education (OBE) menjadi salah satu strategi penting dalam pengembangan kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran, kompetensi, dan kesiapan lulusan menghadapi tantangan industri 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi literasi AI dan konsep sistem komputer berbasis OBE dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia serta mengidentifikasi tantangan dan peluang implementasinya dalam pembelajaran modern. Metode penelitian yang digunakan adalah Structured Literature Review (SLR) dengan tahapan identifikasi, seleksi, analisis, dan sintesis berbagai artikel ilmiah, prosiding, serta sumber akademik yang relevan terkait implementasi AI, sistem komputer, dan OBE dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi AI dan sistem komputer berbasis OBE mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, literasi digital, serta kesiapan peserta didik menghadapi perkembangan teknologi modern dan kebutuhan industri. Selain itu, penerapan kurikulum berbasis OBE yang terintegrasi dengan AI dapat mendukung pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan berbasis kompetensi. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur digital, kompetensi pendidik, serta perlunya kebijakan pendidikan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual integrasi AI, sistem komputer, dan OBE yang dapat dijadikan acuan dalam pengembangan pembelajaran dan transformasi pendidikan di Indonesia.
KAJIAN KONSEPTUAL INTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE) Akhmad Aris Tantowi; Yudha Randa Mad’hika; Ahmad Yusuf Malik
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jrsit.v3i4.3785

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi sistem pendidikan menuju pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan berbasis data. Dalam konteks Outcome-Based Education (OBE), integrasi AI menjadi penting karena mampu mendukung pencapaian capaian pembelajaran secara lebih efektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual integrasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta menganalisis manfaat, tantangan, dan implikasinya terhadap transformasi pendidikan digital di Indonesia. Penelitian menggunakan metode literature review dengan menganalisis 25 artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2020–2026 dan diperoleh melalui Google Scholar serta GARUDA Kemdikbud. Seleksi literatur dilakukan berdasarkan relevansi topik, kualitas sumber, dan keterkaitan dengan implementasi AI dalam pendidikan berbasis OBE. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI mampu meningkatkan personalisasi pembelajaran, efektivitas evaluasi capaian pembelajaran, efisiensi pengelolaan pembelajaran, serta penguatan keterampilan abad ke-21. Selain itu, AI mendukung adaptive learning, learning analytics, intelligent tutoring system, dan automatic assessment yang selaras dengan prinsip OBE. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, kesiapan sumber daya manusia, serta persoalan etika dan keamanan data. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan model pembelajaran berbasis OBE yang terintegrasi dengan AI sebagai bagian dari transformasi pendidikan di era Society 5.0..
PEMANFAATAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELEGENCE (AI) UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI SDN KEDUNG UMPAL 01 CIBINONG BOGOR Akhmad Aris Tantowi; Achmad Birowo; Arie Surachman; Didik Wiguna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 3 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v3i2.3553

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) guna mendukung pembelajaran interaktif di SDN Kedung Umpal 01 Cibinong Bogor. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan pelatihan dan pendampingan melalui kegiatan observasi, presentasi, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung penggunaan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan kepada guru-guru SDN Kedung Umpal 01 Cibinong Bogor dengan memberikan materi mengenai konsep dasar AI, pemanfaatan AI dalam penyusunan bahan ajar, pencarian referensi pembelajaran, serta pembuatan media pembelajaran interaktif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi digital pada kegiatan belajar mengajar. Guru mulai mampu mempraktikkan penggunaan AI untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan interaktif. Selain itu, kegiatan pelatihan juga meningkatkan antusiasme peserta dalam mengembangkan kompetensi digital di lingkungan sekolah. Simpulan pengabdian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi solusi dalam mendukung pembelajaran interaktif di sekolah dasar serta membantu guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi digital, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan dan dukungan infrastruktur yang memadai agar implementasi AI dapat berjalan secara optimal.  
Literasi Digital: Pondasi Kesiapan Sumber Daya Manusia Untuk Indonesia Emas 2045 Akhmad Aris Tantowi; Hanggono Arie Prabowo; Siti Alifah
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14575331

Abstract

Indonesia is currently facing significant challenges in preparing Human Resources (HR) to achieve the vision of Golden Indonesia 2045, especially in the context of a demographic bonus that is expected to be an opportunity but also has the potential to become a disaster if not anticipated well. This research aims to explore the role of digital literacy as a foundation in preparing competent and high-quality human resources to face these challenges. The method used is a descriptive qualitative approach, with a sample of 12 high school students in Bekasi Regency. Data collection was conducted through documentation, in-depth interviews, and observations to explore information about students' digital literacy skills and their views on the importance of these skills for the future. The research results indicate that students possess basic skills in using information technology, although their knowledge of more complex tools and applications is still limited. Students actively use digital learning resources, but there is variation in their ability to assess the quality of these resources. The majority of students recognize the importance of digital literacy and believe that these skills will impact their career and educational opportunities in the future. This research concludes that the development of digital literacy needs to focus not only on technical aspects but also on ethics and responsibility in using technology. Therefore, suggestions to enhance digital literacy competencies among students are essential to support the achievement of the Indonesia Emas 2045 vision, so that future generations can compete and contribute positively on the global stage.
LITERASI KECERDASAN BUATAN: DAMPAK AI TERHADAP KEMAJUAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Akhmad Aris Tantowi
Journal of Computer Science and Information Technology Vol. 2 No. 4 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jcsit.v2i4.3038

Abstract

Kemajuan Artificial Intelligence (AI) telah menjadi salah satu pendorong utama perubahan dalam ekosistem pendidikan modern. Teknologi ini tidak hanya memengaruhi metode pengajaran, tetapi juga mengubah paradigma proses belajar-mengajar. Salah satu kontribusi utamanya adalah kemampuan AI untuk menyediakan pembelajaran yang dipersonalisasi, di mana materi dan strategi penyampaian dapat disesuaikan dengan kebutuhan, tingkat kemampuan, serta kecepatan belajar setiap individu. Penerapan AI juga berdampak pada efisiensi kerja administratif, seperti penilaian otomatis, pengelolaan data akademik, hingga penyusunan jadwal pembelajaran, yang pada gilirannya memberi ruang lebih besar bagi pendidik untuk berinteraksi langsung dengan peserta didik. Artikel ini memfokuskan kajian pada literasi AI, yang mencakup pemahaman konsep, keterampilan penerapan, kemampuan evaluasi, serta kesadaran terhadap dimensi etis penggunaannya. Penelitian dilakukan melalui metode tinjauan literatur dan analisis dokumen, dengan penekanan pada publikasi . Temuan menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan mutu pembelajaran. Namun, adopsi teknologi ini di Indonesia menghadapi sejumlah hambatan, termasuk rendahnya tingkat literasi AI di kalangan pendidik maupun siswa, keterbatasan infrastruktur pendukung, serta kekhawatiran terkait keamanan data dan privasi. Berdasarkan hasil kajian, direkomendasikan langkah-langkah strategis untuk memaksimalkan manfaat AI, antara lain penyelenggaraan program pelatihan literasi AI secara berjenjang, perumusan kebijakan etika di tingkat institusi, serta penguatan infrastruktur pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memastikan penerapannya berjalan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Studi Empiris : Efektivitas Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Untuk Mendukung Kinerja Guru Di Sekolah Dasar Negeri Akhmad Aris Tantowi; Didik Wiguna; Muhamad Nurus Syaifullah
AI dan SPK : Jurnal Artificial Intelligent dan Sistem Penunjang Keputusan Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal AI dan SPK : Jurnal Artificial Inteligent dan Sistem Penunjang Keputusan
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung peningkatan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri. Fokus penelitian mencakup pemanfaatan AI untuk merencanakan kegiatan pembelajaran, mengembangkan bahan ajar yang interaktif, melaksanakan asesmen formatif, serta mengevaluasi persepsi guru terhadap penerapan AI di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis yang dikombinasikan dengan analisis empiris dari studi kasus di beberapa sekolah dasar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan efisiensi kerja guru, memperkaya media dan metode pembelajaran, serta mendukung personalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Guru yang memanfaatkan AI dapat mengurangi beban administratif dan fokus pada interaksi pedagogis yang lebih efektif. Namun, implementasi AI masih menghadapi tantangan, termasuk kesiapan pelatihan guru, ketersediaan infrastruktur teknologi, serta dukungan kebijakan dari sekolah dan pihak terkait. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan strategi integrasi AI di pendidikan dasar, sekaligus menekankan perlunya peningkatan kapasitas guru agar pemanfaatan AI dapat maksimal dan berkelanjutan.