Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Literasi Digital untuk Pengindraan Hoax pada Pemilih Pemula di SMA Negeri 4 Kendari Menjelang Pilkada 2024 Fera Tri Susilawaty; Jumrana Jumrana; Marsia Sumule; Rahmawati Rahmawati; Djufri Rachim; Moch. Ricky Ramadhan; Cecep Ibrahim; Wa Ode Nila Farlin; Deprianus Sarlis
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v2i2.35

Abstract

Penyebaran berita hoaks di media sosial menjelang Pilkada menjadi ancaman serius bagi demokrasi, khususnya bagi pemilih pemula yang sering kali memiliki literasi digital rendah. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa SMA Negeri 4 Kendari dalam mendeteksi hoaks, sehingga mendukung pelaksanaan Pilkada 2024 yang bersih dan transparan. Pelatihan melibatkan 100 siswa kelas XI dan XII melalui ceramah, diskusi kelompok, dan praktik menggunakan alat seperti chatbot Kalimasada dan Google Reverse Image. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar demokrasi, proses Pilkada, teknik penginderaan hoaks, dan sanksi hukum terkait. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa: rata-rata skor pre-test sebesar 62 meningkat menjadi 86 pada post-test, dengan peningkatan terbesar pada kemampuan mendeteksi hoaks (51,7%). Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan literasi digital tetapi juga membentuk siswa menjadi pemilih yang kritis dan cerdas dalam menyikapi arus informasi. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam membekali pemilih pemula menghadapi tantangan era digital.
Peningkatan Literasi Artificial Intelligence Mahasiswa melalui Pelatihan Interaktif Berbasis Code.org Moh. Ricky Ramadhan R; Jumrana Jumrana; Marsia Sumule; Rahmawati Rahmawati; Fera Tri Susilawaty; Cecep Ibrahim; Wa Ode Nila Farlin; Deprianus Sarlis
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5243/kongga.v4i1.57

Abstract

Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan tinggi. Namun, tingkat literasi AI di kalangan mahasiswa ilmu sosial masih relatif terbatas karena pembelajaran AI umumnya berorientasi pada bidang komputer dan pemrograman. Kondisi tersebut mendorong perlunya program penguatan literasi AI yang bersifat inklusif dan mudah diakses oleh mahasiswa lintas disiplin ilmu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep dasar AI, penerapan machine learning, serta aspek etika penggunaan AI melalui pemanfaatan platform pembelajaran interaktif Code.org. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan participatory learning yang terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode pelatihan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung (hands-on learning), diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan kuesioner kepuasan peserta. Sebanyak 25 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar AI, mengenali prinsip kerja machine learning, serta menyelesaikan seluruh modul praktik pada Code.org. Evaluasi kepuasan juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap materi, metode pembelajaran, narasumber, dan manfaat kegiatan. Program ini membuktikan bahwa pembelajaran AI berbasis platform no-code mampu meningkatkan literasi digital mahasiswa secara efektif sekaligus memperkuat kesadaran mengenai penggunaan AI yang etis dan bertanggung jawab. Model pelatihan ini berpotensi direplikasi sebagai bagian dari pengembangan literasi digital di perguruan tinggi.
PRAKTIK KOMUNIKASI DAN REPRESENTASI DALAM PERSPEKTIF JURNALISME INKLUSIF SLB DI KENDARI Muhammad Ismail; Indra Lestari; Lisa Arifuddin; Trisusilo Raharjo; Deprianus Sarlis
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2065

Abstract

Jurnalisme inklusif menekankan keadilan, nondiskriminasi, dan penghormatan terhadap keberagaman, terutama dalam merepresentasikan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Penelitian ini menyoroti praktik komunikasi jurnalis dan representasi media terhadap Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Kendari, dengan latar belakang minimnya liputan mendalam serta kecenderungan narasi berbasis charity model yang menampilkan penyandang disabilitas sebagai objek belas kasih, berbeda dengan social model yang menekankan hambatan sosial dan lingkungan yang membatasi partisipasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan sembilan SLB sebagai konteks sosial pemberitaan, menganalisis 36 konten berita dari 26 media lokal, serta mewawancarai jurnalis, guru, siswa, dan pemangku kepentingan terkait, termasuk Dinas Pendidikan Kota Kendari, UPTD Siswa Berkebutuhan Khusus, dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Tenggara. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan berlandaskan kerangka teoritik representasi, agenda setting, dan framing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media lokal di Kendari membentuk tiga pola framing utama: inklusif, karitatif, dan pasif. Temuan ini menjadi dasar perumusan model konseptual praktik jurnalisme inklusif yang adaptif terhadap realitas pendidikan berkebutuhan khusus, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi media lokal untuk memperkuat representasi penyandang disabilitas, meningkatkan kesadaran publik, dan mendorong terciptanya masyarakat yang lebih inklusif dan setara.