Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Konsep Amor Fati Menurut Islam Dan Filsafat Stoa Muhammad Adly; Sullati Armawi
FATHIR: Jurna Studi Islam Vol 3 No 2 (2026): FATHIR: Jurnal Studi Islam
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/fathir.v3i2.514

Abstract

Takdir merupakan realitas eksistensial yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia, namun sering kali dipahami secara tidak tepat. Sebagian manusia cenderung menerima ketentuan yang menyenangkan dan menolak ketentuan yang menyakitkan, sehingga melahirkan sikap keluh kesah dan prasangka negatif terhadap Tuhan. Dalam filsafat Stoa, terdapat konsep amor fati, yaitu sikap mencintai takdir sebagai bagian dari keteraturan rasional alam semesta. Sementara itu, dalam Islam dikenal konsep ridha terhadap qadha dan qadar sebagai bentuk kedewasaan spiritual dan keimanan. Berdasarkan problematika tersebut, penelitian ini merumuskan pertanyaan utama: bagaimana konsep amor fati dalam filsafat Stoa, dan bagaimana konsep penerimaan takdir dalam Islam, serta bagaimana kemungkinan sintesis teologis-filosofis antara keduanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa karya filsuf Stoa, Al-Qur’an, dan kitab tafsir, serta sumber sekunder berupa buku dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dan komparatif untuk menemukan titik temu dan perbedaan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amor fati dalam Stoikisme menekankan penerimaan rasional terhadap ketentuan realitas alam semesta, sedangkan Islam menekankan penerimaan takdir berbasis tauhid, ikhtiar, dan tawakkal. Kesimpulannya, kedua konsep tersebut dapat dipertemukan dalam kerangka sintesis, di mana mencintai takdir tidak meniadakan usaha, melainkan menumbuhkan ketenangan batin, kedewasaan moral dan kebahagiaan sejati.
Hambatan Belajar Nagham Mujawwad Bagi Kalangan Qori/Qori’ah di Aceh Barat Denna Maryawi; Sullati Armawi
FATHIR: Jurna Studi Islam Vol 3 No 2 (2026): FATHIR: Jurnal Studi Islam
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/fathir.v3i2.515

Abstract

Al-Qur’an memiliki nilai estetika tinggi, baik dari aspek teks maupun seni pembacaannya melalui nagham. Salah satu bentuk tilawah yang berkembang adalah nagham mujawwad yang menuntut penguasaan tajwid, teknik vokal, dan maqamat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hambatan yang dihadapi qari dan qariah dalam mempelajari nagham mujawwad di Aceh Barat serta merumuskan solusi peningkatan kualitas tilawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran nagham mujawwad masih berlangsung secara tradisional dan belum terstruktur. Hambatan utama meliputi keterbatasan tenaga pengajar yang kompeten, minimnya fasilitas dan media pembelajaran, keterbatasan waktu dan konsistensi latihan, serta rendahnya pemahaman terhadap urgensi ilmu nagham. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya kualitas tilawah, baik dari aspek teknis maupun estetika. Kesimpulan diperlukan langkah strategis berupa peningkatan kompetensi pelatih, pengembangan kurikulum dan modul yang sistematis, pemanfaatan media digital, serta penguatan kesadaran masyarakat terhadap nilai estetika Al-Qur’an. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan pembinaan tilawah Al-Qur’an di Aceh Barat.
Peran Pimpinan Dayah Zawiyatul Huda Al-Azizyyah Desa Drien Tujoh Dalam Membentuk Karakter Santri Fira Juanda; Sullati Armawi
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i2.513

Abstract

Pimpinan dayah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri, tidak hanya sebagai pengatur dan pengawas, tetapi juga sebagai teladan moral, spiritual, dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena degradasi moral pada sebagian santri di Dayah Zawiyatul Huda Al-Azizyyah Desa Drien Tujoh, seperti kurangnya disiplin, pelanggaran aturan, dan rendahnya tanggung jawab, sehingga diperlukan peran pimpinan dayah yang efektif dalam pembinaan karakter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pimpinan dayah dalam membentuk karakter santri serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terhadap pimpinan dayah, pengurus, dan pengajar, serta didukung oleh data sekunder dari buku dan jurnal. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi secara deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan dayah berperan sebagai teladan, motivator, pembimbing moral dan spiritual, pengayom sosial, serta pengambil kebijakan dalam meningkatkan karakter santri. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan latar belakang santri, pengaruh lingkungan dan media sosial, serta beragamnya motivasi belajar santri. Strategi yang diterapkan antara lain penguatan aturan secara konsisten, peningkatan pengawasan yang bersifat struktural dan edukatif, serta pembangunan komunikasi yang efektif. Kesimpulannya, penguatan peran pimpinan dayah yang konsisten dan penuh keteladanan mampu membentuk santri yang berkarakter religius, disiplin, dan bertanggung jawab sesuai tuntutan era modern.
Israiliyat dalam Tafsir Al-Qur’an: Problematika Rujukan dan Penyebarannya di Sosial Media Pikri Pikri; Sullati Armawi
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i2.521

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masifnya pergeseran penyebaran kisah-kisah Israiliyat dari literatur eksegetis klasik ke platform media sosial digital seperti YouTube, TikTok, dan Instagram. Kisah-kisah yang sarat dengan elemen eskatologis, supranatural, dan hagiografi para nabi tersebut kini sering direproduksi oleh para penceramah kontemporer sebagai komoditas konten dakwah demi meraih atensi dan interaksi audiens. Problematika utama yang diangkat dalam tulisan ini adalah minimnya dokumentasi rujukan dan terputusnya rantai sanad keilmuan dalam penyampaian narasi-narasi tersebut di ruang virtual. Hal ini berpotensi besar menimbulkan kesalahpahaman teologis terhadap pesan orisinal Al-Qur'an serta mendegradasi literasi keislaman masyarakat awam. Untuk mengurai permasalahan tersebut, penelitian ini mengadopsi metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan mengkolaborasikan pendekatan multidisiplin, yakni Ulumul Tafsir dan Sosiologi Media. Data dikumpulkan melalui dokumentasi literatur klasik otoritatif serta observasi virtual terhadap konten dakwah digital, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa algoritma media sosial secara tidak langsung mendorong penyebaran Israiliyat tanpa adanya filter metodologis, sehingga unsur asing (al-dakhil) sering kali diyakini sebagai kebenaran sejarah mutlak. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa untuk mengatasi krisis otoritas sumber tersebut, diperlukan penguatan literasi digital Islami secara menyeluruh. Solusi ini dapat diwujudkan melalui revitalisasi prinsip tabayyun bagi masyarakat selaku konsumen informasi dan kepatuhan terhadap etika komunikasi berlandaskan amanah ilmiah bagi penceramah, guna merestorasi validitas keilmuan di era siber.
Pendampingan Perumusan Visi Misi Berbasis Teknologi Digital Di MTsS Harapan Bangsa Aceh Barat Herman Herman; Mukhlizar Mukhlizar; Junias Zulfahmi; Sullati Armawi; Suandi Suandi; Irawati Irawati; Sumardi Efendi
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v3i2.536

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan perumusan visi misi berbasis teknologi digital di MTsS Harapan Bangsa Aceh Barat, sebagai upaya membantu perumusan visi misi, meningkatkan pemahaman dan kemampuan aparatur madrasah serta dapat mendorong mengintegrasi teknologi dital dalam tata kelola administrasi dan proses pendidikan di madrasah. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada kebutuhan madrasah untuk memperoleh pendampingan dalam perumusan visi misi berbasis teknologi digital, mulai dari penyusunan draf sampai pada penetapan rumusan visi misi, tujuan, sasaran, program dan kegiatan yang akan dilaksanakan di madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 April 2026 bertempat di MTsS Harapan Bangsa Aceh Barat, dengan melibatkan dosen Prodi MPI STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh sebagai pendamping utama. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui kegiatan, meliputi: penyampaian materi terkait visi misi, perumusan visi misi, dan diskusi dengan anggota rapat perumusan visi misi MTsS Harapan Bangsa Aceh Barat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah saat ini sudah tersusun dokumen visi misi berbasis teknologi digital, sudah meningkat pemahaman dan kemampuan aparatur madrasah terhadap visi misi, dan sudah meningkat kesadaran aparatur madrasah terhadap pentinya teknologi digital dalam proses pendidikan di madrasah. Dengan demikian, pendampingan perumusan visi misi berbasis teknologi digital yang terstruktur dan sistimatis terbukti efektif dalam menyiapkan dokumen visi misi berbasis teknologi digital, sekaligus dapat meningkatkan pemahaman, kemapuan dan kesadaran aparatur madrasah dalam mewujudkan visi misi berbasis teknologi digital di madrasah.
Urgensi Pembinaan Akhlakul Karimah Bagi Siswa Siswi SMP Al Anshar Calang Aceh Jaya Desi Ramadhani; Sullati Armawi
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 3 No. 1 (2026): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v3i1.519

Abstract

Artikel ini membahas tentang Urgensi pembinaan akhlakul karimah sebagai bagian integral dari pendidikan karakter pada siswa-siswi Sekolah Al Anshar Calang, menjadi landasan penting dalam memahami kebutuhan akan pembentukan akhlak yang mulia di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang melibatkan observasi partisipatif selama 3 bulan, wawancara terstruktur yang terdiri dari kepala sekolah, guru-guru, siswa-siswi, dan tokoh masyarakat lokal, serta analisis dokumen terkait kurikulum dan program pembinaan karakter di sekolah. Adapun sample dalam penelitian adalah siswa-siswi sekolah kelas 1 sampai 3 smp dengan pemilihan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlakul karimah pada siswa-siswi SMP Al Anshar Calang memiliki urgensi yang sangat tinggi, mengingat kondisi sosial masyarakat yang masih memiliki tantangan terkait perilaku remaja, seperti kurangnya rasa hormat terhadap orang tua dan guru, perilaku agresif, serta kurangnya kesadaran akan tanggung jawab sosial. Penelitian ini juga menemukan bahwa urgensi pembinaan akhlakul karimah tidak hanya terbatas pada aspek individual, tetapi juga berperan penting dalam membangun masyarakat yang damai, harmonis, dan berkarakter, yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Jaya.