Asri, Novri
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH METODE LATIHAN DAN KEMAMPUAN GERAK (MOTOR ABILITY) TERHADAP KETERAMPILAN TENDANGAN LURUS PENCAK SILAT Amalia Barikah; Endang Pratiwi; Novri Asri
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 4, No 1 (2020): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v4i1.1693

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak dari metode pelatihan (skipping tali usig dan lompat) dan kemampuan motorik pada keterampilan tendangan lurus Pencak Silat. Penelitian ini dilakukan di Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Kalimantan Selatan menggunakan desain faktorial 2 x 2. Analisis ragam antar kelompok berada pada tingkat signifikansi α = 0,05. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hubungan antara metode pelatihan dan kemampuan motorik terhadap keterampilan tendangan lurus Pencak Silat. Kemampuan Motorik terdiri dari tingkat tinggi dan rendah.Sampel terdiri dari 56 pesilat yang dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 14 pesilat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis varians dua arah (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) secara umum, keterampilan tendangan lurus Pencak Silat yang menggunakan metode latihan lompat tali lebih tinggi daripada yang menggunakan metode lompat pelatihan, (2) untuk kemampuan motorik tinggi yang menggunakan metode latihan lompat tali lebih tinggi daripada yang menggunakan metode lompat pelatihan, (3) untuk kemampuan motorik rendah yang menggunakan lompat tali dan metode lompat pelatihan tidak berbeda pada α = .05 tingkat signifikansi, (4) ada hubungan antara metode pelatihan dan kemampuan motorik menuju skill tendangan lurus Pencak Silat.
PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN RESISTANCE BAND TERHADAP POWER PUKULAN HOOK DALAM BELA DIRI TINJU DI SASANA ELANG SABURAI 10 A Imam Mahfud; Novri Asri; M Yusri Adytia
SPORT SCIENCE AND EDUCATION JOURNAL Vol 4, No 1 (2023): SPORT SCIENCE AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ssej.v4i1.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh latihan mengunakan resistance bandterhadap power pukulan hook dalam beladiri tinju pada sasana elang saburai 10 A. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen Penelitian eksperimen merupakan jenis penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhdap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Adapun populasi pada penelitian ini sebanyak 14 orang.teknik analisis data menggunakan uji-t, yaitu dengan membandingkan rata-rata antara kelompok eksperimen (menggunakan metode latihan resistance band) dan kelompok kontrol (tidak menggunakan metode latihan resistance band). apabila nilai t hitung lebih kecil dari t tabel, maka ha ditolak, jika t hitung lebih besar dibanding t tabel maka ha diterimaKata Kunci: tinju,power,pukulan hook
PENINGKATAN GERAK DASAR LOKOMOTOR PADA KEARIFAN LOKAL MELALUI “BERMAIN ENGKLEK” USIA 6-7 TAHUN Pratiwi, Endang; Barikah, Amalia; Kasanrawali, Andi; Anggara, Norma; Asri, Novri; -, Hariadi
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 8, No 3 (2024): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v8i3.13018

Abstract

Keterampilan gerak merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik sebagai bekal menjalani kehidupan sehari- hari. Mata pelajaran Pendidikan Jasmani adalah salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan di Sekolah Dasar dan memiliki ciri menekankan pada aspek psikomotor. Perbedaan tersebut meliputi tujuan, media yang ingin digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran gerak dasar lokomotor dengan pemberian metode bermain permainan tradisional engklek kepada SD Negeri 4 Loktabat Utara Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan dengan populasi 40 siswa yang berada di kelas 1 SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan (action research). Kegiatan penelitian terlaksana dengan 1 siklus dan pemberian treatment langsung oleh peneliti Bersama guru. Adanya pemberian treatment permainan tradisional dengan bermain engklek menghasilkan peningkatan terhadap gerak dasar lokomotor anak usia 6-7 tahun pada pembelajaran Pendidikan jasmani olahraga Kesehatan (PJOK).
Socialization of Table Tennis Refereeing to KKGO Duren Sawit, East Jakarta Asri, Novri; Wenly, Ayu Purnama
International Journal of Public Devotion Vol 8, No 1 (2025): January - July 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v8i1.6280

Abstract

Community Service Activities entitled Socialization of Table Tennis Refereeing to KKGO Duren Sawit, East Jakarta, aims to provide socialization regarding table tennis refereeing to members of KKGO Duren Sawit, East Jakarta. This socialization was carried out to improve participants' understanding and skills regarding the role of a referee in a table tennis match, as well as to provide an in-depth understanding of the applicable regulations in the sport. This activity includes the presentation of material regarding the duties of a referee, match regulations, and simulation of referee practice in a table tennis match. The results of this activity showed that participants experienced an increase in knowledge regarding table tennis refereeing, as well as acquired basic skills in decision-making as a referee. The response of participants to this activity was very positive, with many showing interest in becoming referees in local tournaments. However, to optimize the quality of refereeing at the local level, further training, more practice opportunities, and collaboration with related organizations or federations are needed. This socialization is expected to contribute to the development of the quality of refereeing and the organization of more professional table tennis tournaments in East Jakarta.Sosialisasi Perwasitan Tenis Meja kepada KKGO Duren Sawit, Jakarta TimurABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul  Sosialisasi Perwasitan Tenis Meja kepada KKGO Duren Sawit, Jakarta Timur, bertujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai perwasitan tenis meja kepada anggota KKGO Duren Sawit, Jakarta Timur. Sosialisasi ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta terkait peran seorang wasit dalam pertandingan tenis meja, serta memberikan pemahaman mendalam mengenai peraturan yang berlaku dalam olahraga tersebut. Kegiatan ini meliputi pemaparan materi mengenai tugas wasit, peraturan pertandingan, serta simulasi praktik wasit dalam pertandingan tenis meja. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai perwasitan tenis meja, serta memperoleh keterampilan dasar dalam pengambilan keputusan sebagai wasit. Tanggapan peserta terhadap kegiatan ini sangat positif, dengan banyak yang menunjukkan minat untuk menjadi wasit dalam turnamen lokal. Meskipun demikian, untuk mengoptimalkan kualitas perwasitan di tingkat lokal, dibutuhkan pelatihan lanjutan, kesempatan praktik lebih banyak, dan kolaborasi dengan organisasi atau federasi terkait. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kualitas perwasitan dan penyelenggaraan turnamen tenis meja yang lebih profesional di Jakarta Timur.Kata Kunci :Sosialisasi; Wasit; Tenis Meja
Basic Movement Training Through Traditional Games For Students In Elementary School Sari, Eka Fitri Novita; Siregar, Nofi Marlina; Ali, Masnur; Asri, Novri
International Journal of Public Devotion Vol 8, No 2 (2025): August - December 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v8i2.7540

Abstract

This basic movement training through traditional games at SDN 01 Kamasan, Serang Regency, Banten aims to improve students' gross motor skills through fun activities that are relevant to their culture. Traditional games such as congklak, engklek, ucing-ucingan, and gasing were chosen because they contain basic movements such as running, jumping, throwing, and catching that are important for children's physical development. The training was conducted using demonstration, active participation, and group discussion methods. The observation results showed an increase in students' basic movement skills after attending the training. In addition, students also looked more enthusiastic and motivated in participating in learning activities as much as 85% of students. This training is expected to be an effective and fun alternative in developing students' basic movement skills, while preserving the noble values contained in traditional games.Pelatihan Gerak Dasar Melalui Permainan Tradisional untuk Siswa Sekolah DasarABSTRAKPelatihan gerak dasar melalui permainan tradisional di SDN 01 Kamasan, Kabupaten Serang, Banten ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar siswa melalui aktivitas yang menyenangkan dan relevan dengan budaya mereka. Permainan tradisional seperti congklak, engklek, ucing-ucingan, dan gasing dipilih karena mengandung gerakan-gerakan dasar seperti berlari, melompat, melempar, dan menangkap yang penting bagi perkembangan fisik anak. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode demonstrasi, partisipasi aktif, dan diskusi kelompok. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan gerak dasar siswa setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, siswa juga terlihat lebih antusias dan termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran sebanyak 85% Siswa. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif dan menyenangkan dalam mengembangkan kemampuan gerak dasar siswa, sekaligus melestarikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam permainan tradisional.Kata Kunci:Gerak dasar; permainan tradisional
Locomotive Game Model Training for Early Childhood Asri, Novri; Siregar, Nofi Marlina; Sari, Eka Fitra Novita; Ali, Masnur
International Journal of Public Devotion Vol 8, No 2 (2025): August - December 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v8i2.7525

Abstract

Early childhood is a critical period for developing motor skills, especially locomotor movements such as walking, running, and jumping. However, many parents and educators lack adequate understanding and skills to apply effective and engaging play models that support optimal motor development. This community service activity aimed to provide training for parents and educators on implementing locomotor movement play models that are enjoyable, educational, and developmentally appropriate for young children. The activity was conducted at SD Negeri 1 Kamasan, Serang–Banten, through a combination of socialization sessions, practical training, and guided play simulations involving the children. Evaluation results showed a significant increase in participants’ knowledge, with average scores rising from 60.4 (pretest) to 86.6 (posttest), and the majority of participants classified in the high improvement category. Moreover, children’s motor skills improved by an average of 41.7%, particularly in jumping and coordination abilities. These findings indicate that locomotor play models are effective in enhancing the physical development of early childhood and can serve as a strategic approach integrated into early childhood education environments. The training also successfully raised awareness among parents and educators regarding the importance of physical activity as an essential component of holistic child development.Pelatihan Model Permainan Gerak Lokomotor untuk Anak Usia DiniABSTRAKMasa usia dini merupakan fase krusial dalam perkembangan keterampilan motorik anak, khususnya keterampilan gerak lokomotor seperti berjalan, berlari dan melompat. Sayangnya, banyak orang tua dan pendidik belum memiliki pemahaman serta keterampilan yang memadai dalam menerapkan model permainan yang dapat mengoptimalkan perkembangan motorik anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada orang tua dan pendidik tentang penerapan model permainan gerak lokomotor yang menyenangkan, edukatif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Kamasan, Serang–Banten, melalui metode sosialisasi, pelatihan praktik, dan simulasi permainan bersama anak-anak. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta dari rata-rata pretest 60,4 menjadi rata-rata posttest 86,6, dengan mayoritas peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam kategori tinggi. Sementara itu, kemampuan motorik anak mengalami peningkatan rata-rata sebesar 41,7%, terutama pada aspek melompat dan koordinasi gerak. Temuan ini menunjukkan bahwa model permainan gerak lokomotor efektif dalam mendukung perkembangan motorik anak usia dini, serta dapat menjadi pendekatan strategis yang dapat diintegrasikan dalam lingkungan pendidikan anak usia dini. Pelatihan ini juga meningkatkan kesadaran orang tua dan pendidik tentang pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian integral dari pendidikan anak secara holistik.Kata Kunci:Anak usia dini; Gerak lokomotor; Keterampilan motorik
First Aid Training for Accidents in Recreational Sports Tourism Siregar, Nofi Marlina; Novita Sari, Eka Fitri; Ali, Masnur; Asri, Novri
International Journal of Public Devotion Vol 8, No 2 (2025): August - December 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v8i2.7573

Abstract

Recreational sports tourism activities involving the community and educational institutions such as elementary schools are often accompanied by the risk of minor to moderate accidents, such as injuries, sprains, fainting, and even broken bones. Unfortunately, community preparedness in providing first aid for accidents (P3K) is still relatively low due to the lack of systematic training and education. Therefore, this community service activity aims to improve the capacity of sports teachers and residents around SDN Kamasan 01, Serang Regency, in handling emergency incidents through practice-based P3K training. The implementation method includes interactive lectures, P3K technique displays, case simulations, and distribution of pocket modules to 40 participants. Evaluation was carried out through pretest-posttest and direct observation during the simulation. The results of the training showed a significant increase in the knowledge and skills of participants, with an average increase of 68% and 85% of participants were able to disseminate basic P3K techniques correctly. This activity proves that community-based P3K training is effective in building an emergency response culture and improving the safety of recreational sports activities. It is hoped that similar activities can be replicated in other schools and communities as part of community safety education.Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Di Wisata Olahraga RekreasiABSTRAKKegiatan wisata olahraga rekreasi yang melibatkan masyarakat dan institusi pendidikan seperti sekolah dasar sering kali diwarnai dengan risiko kecelakaan ringan hingga sedang, seperti luka, terkilir, pingsan, bahkan patah tulang. Sayangnya, kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) masih tergolong rendah akibat kurangnya pelatihan dan edukasi yang sistematis. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru olahraga dan warga sekitar SDN Kamasan 01, Kabupaten Serang, dalam menangani kejadian darurat melalui pelatihan P3K berbasis praktik. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi teknik P3K, simulasi kasus, dan pembagian modul saku kepada 40 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest serta pengamatan langsung saat simulasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan rata-rata peningkatan nilai sebesar 68% dan 85% peserta mampu mempraktikkan teknik P3K dasar dengan tepat. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan P3K berbasis komunitas efektif dalam membangun budaya tanggap darurat dan meningkatkan keamanan kegiatan olahraga rekreasi. Diharapkan, kegiatan serupa dapat direplikasi di sekolah dan komunitas lain sebagai bagian dari edukasi keselamatan publik.Kata Kunci:Pertolongan Pertama; Wisata Olahraga; P3K; Masyarakat; Sekolah Dasar