Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menavigasi Inovasi dalam Bimbingan dan Konseling: Studi Kasus Dinamika Pengalaman Guru SMP : Penelitian Jenyes Intan Sururoh; Achmad Miftachul 'Ilmi; Fathin Farah Fadhilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan inovasi layanan bimbingan dan konseling (BK) dari perspektif guru BK dengan menyoroti tantangan yang dihadapi, strategi adaptasi yang dilakukan, serta kebutuhan inovasi layanan dalam pelaksanaan BK di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui analisis data kebutuhan layanan BK yang dihimpun dari guru BK dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan waktu layanan, beban administrasi yang tinggi, rasio konselor dan siswa yang tidak ideal, serta dukungan institusional yang belum optimal. Dalam menghadapi kondisi tersebut, guru BK melakukan adaptasi melalui strategi layanan yang bersifat sederhana, pragmatis, dan kontekstual sesuai dengan kondisi sekolah dan karakteristik peserta didik. Selain itu, guru BK mengungkapkan kebutuhan akan inovasi layanan BK yang fleksibel, mudah diterapkan, dan mampu meningkatkan efektivitas layanan tanpa menambah beban kerja secara berlebihan. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi layanan BK perlu dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata praktisi agar relevan dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI TOOLKIT KONSELING KOMUNITAS BERBASIS AKTIVITAS PARTISIPATIF UNTUK MEMPERKUAT REGULASI EMOSI DAN ORIENTASI MASA DEPAN ANAK DAMPINGAN YAYASAN SETARA Ashari Mahfud; Muslikah Muslikah; Edwindha Prafitra Nugraheni; Sigit Hariyadi; Fathin Farah Fadhilah; Salma Aulia Khosibah
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental anak yang hidup dalam kondisi kerentanan sosial menjadi salah satu isu penting dalam pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 3 tentang Good Health and Well-being. Anak dampingan Yayasan Setara Kota Semarang masih menghadapi tantangan dalam mengelola emosi dan membangun orientasi masa depan, sementara komunitas pendamping belum memiliki perangkat intervensi psikososial yang terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan Toolkit Konseling Komunitas Berbasis Aktivitas Partisipatif untuk memperkuat kesehatan mental anak dampingan melalui peningkatan regulasi emosi dan orientasi masa depan sekaligus meningkatkan kapasitas relawan dalam memberikan pendampingan psikososial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi asesmen kebutuhan, pelatihan fasilitator (Training of Facilitator), implementasi sesi konseling komunitas berbasis aktivitas partisipatif, serta pendampingan dan evaluasi. Toolkit yang dikembangkan terdiri atas kartu emosi, papan strategi coping, modul aktivitas reflektif, vision board kit, lembar perencanaan masa depan, panduan fasilitator, dan instrumen evaluasi. Implementasi program menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam mengenali dan mengelola emosi, menyusun tujuan serta rencana masa depan yang lebih realistis, dan meningkatkan kompetensi relawan dalam memfasilitasi layanan konseling komunitas secara sistematis. Selain menghasilkan perangkat intervensi yang dapat direplikasi, program ini memperkuat kapasitas komunitas dalam menyediakan layanan pendampingan psikososial yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi Toolkit Konseling Komunitas Berbasis Aktivitas Partisipatif merupakan strategi pemberdayaan komunitas yang potensial dalam mendukung pencapaian SDG 3 melalui penguatan kesehatan mental anak dampingan Yayasan Setara.
Penguatan Kompetensi Guru PAUD dalam Pembelajaran Seni Tari untuk Meningkatkan Kreativitas dan Budaya Lokal di Desa Sambirejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang Renistiara Medilianasari; Ni Kadek Aris Rahmadani; Fathin Farah Fadhilah; Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto; Naila Nasywa; Fitri Febri Handayani; Lahenda Widiasmara; Agapea Fenda Sozo Sandeva; Arini Mayang Fauni
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2778

Abstract

This community service activity aims to strengthen the competence of early childhood teachers in teaching dance as a strategy to enhance creativity and instill local culture in young children in Sambirejo Village, Bringin District, Semarang Regency. The implementation methods include observing the needs of partners, designing programs, providing hands-on training, assisting and conducting evaluations, and monitoring. The results show an improvement in the knowledge, skills, and attitudes of teachers in designing and implementing dance learning that is contextual to the local culture. The outputs of the activity include copyrights, publications in the mass media and the faculty's official website, article publication and a video highlighting the activity. This program contributes to improving the quality of early childhood education services while supporting SDG 4 (Quality Education) and strengthening regional cultural identity.